;

Perekonomian Butuh Investasi Rp7,417,9 Triliun

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily (H)

Akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan mutlak dilakukan untuk memastikan  target Indonesia Emas 2045 bisa terwujudkan dengan sasaran antar pertumbuhan ekonomi pada 2025 di kisaran 5,3-5,6%. Guna mewujudkan itu, di antaranya dibutuhkan pertumbuhan investasi yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi dengan total investasi sebesar Rp 7.329,28-7.417,86 triliun untuk tahun 2025 saja. Deputi Bidang Ekonomi kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) Amalia Adiniggar Wadyasanti menyatakan, dengan target pertumbuhan ekonomi 5,3-5,6%, maka investasi 2025 harus tumbuh 6,5-7,8%. lainnya, pertumbuhan industri manufaktur diharapkan bisa  mencapai 5,5-6,1%, sehingga kontribusi ke produk domestik bruto meningkat menjadi 19,3-19,6%. Dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025, pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,3% sampai 5,6% dengan investasi diharapkan menjadi pintu gerbang guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lima tahun ke depan," ujar Amalia.(Yetede)

Modal Asing kembali Masuk ke Indonesia

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily (H)

Bank Indonesia (BI) melaporkan aliran modal asing masuk ke pasar keuangan dalam negeri dalam periode 29 April -2 Mei 2024. Sebagian modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) Direktur Departeman Komunikasi BI Fadjar Majardi mengatakan, aliran modal asing masuk melalui SBN sebesar Rp 3,75 triliun dan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp1,58 triliun. namun pada saat yang sama modal asing keluar melalui pasar saham senilai Rp 2,27 trilun. "Berdasarkan data transaksi 29 April-2 Mei 2024 nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat beli neto Rp 2,27 triliun di pasar saham SBN, jual neto Rp1,58 triliun di SRBI," jelas Fadjar. Secara kumulatif, dari 1 januari sampai dengan 2 Mei 2024, transaksi yang terjadi  adalah nonresinden jual neto Rp53,76 triliun di pasar SBN, beli neto Rp6,11 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 13,87 triliun di SRBI. Adapun level yield surat utang Amerika Serikat atau US Treasure Note tenor 10 tahun turun ke level 4,581% per kamis (02/05/2024).  (Yetede)

Melonjaknya Harga Emas dan 'Senjakalaning' Dolar

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily (H)

Emas telah kembali ke sistem moneter internasional. Labih dari 50 tahun yang lalu, Presiden AS Richard Nixon "menutup jendela emas" (mengakhiri konvertibilitas dolar AS dengan nilai tukar tetap terhadap emas), dan obsesi dunia terhadap logam mulia tersebut akhirnya surut. Era baru mata uang fiat telah dimulai. namun kini, uang kertas ditantang oleh kekhawatiran fiskal dan teknologi baru (blokchains/distributed ledgers), dan harga emas telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di atas US$ 2.400 per ounce.  Goldbugs tentu saja berpendapat bahwa logam mulia tetap merupakan investasi  ideal untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Namun, salah jika kita percaya bahwa harga emas itu stabil secara unik. Sebaliknya, harga tersebut mengukur kurva tingkat keamanan global. kalau terjadi lonjakan harga emas, berarti dunia mengalami era ketidakamanan yang signifikan. (Yetede)

5% BPR Belum Penuhi Modal Inti Minimum

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily (H)
Masih ada waktu bagi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp 6 miliar di akhir Desember 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengingatkan agar pemilik BPR/BPRS untuk meningkatkan permodalan banknya. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, ketentuan modal  inti tercantum pada peraturan OJK (POJK) Nomor 5 Tahun 2015 tentang penyediaan Modal Inti Minimum BPR/BPRS, tujuan konsolidasi dalam rangka memperkuat peran BPR/BPRS dalam pembiayaan UMKM dan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. "Pada posisi 31 Maret 2024, BPR/BPRS yang sudah penuhi modal inti ada 1.213 BPR/BPRS, jadi hanya sekitar 5% yang belum penuhi modal Rp 6 miliar," ungkap  Mahendra. (Yetede)

Ekonomi Stabil Jadikan Industri EV Mampu Berkembang

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily (H)
Keberhasilan dalam menjaga ketahanan  dalam pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik, membuat Indonesia memiliki potensi besar pada pengembangan industri kendaran listrik atau electric vehicle. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menerangkan, Indonesia memiliki modal pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik yang baik ditengah kompleksitas lingkungan perekonomian global. Indonesia juga berhasil melangsungkan pemilihan umum dan melakukan proses transisi pemerintahan yang berkesinambungan tanpa gejolak berarti. "Kondisi ini merupakan momentum yang tepat bagi perusahaan EV untuk mengembangkan bisnis mereka di Indonesia," kata dia. Berdasarkan penilaian Blooberg NEF, Indonesia berada di peringkat 22 dari 30 negara yang dinilai mampu meningkatkan daya tarik investasi pada ekosistem rantai pasok baterai listrik. Penilaian tersebut berdasarkan beberapa aspek, antara lain industri, inovasi dan infrastruktur. (Yetede)

Sertifikasi halal Tidak Bisa Ditunda

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily
Sertifikasi halal bagi pelaku usaha kecil dan menengah sangat penting dilakukan, karena berkaitan langsung dengan kosumen. Maka dari iru, kebijakan sertifikasi halal yang harus dipenuhi paling lambat Oktober 2024 wajib dilaksanakan dan tidak boleh ditunda. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menjelaskan, konsumen tentu harus mendapatkan kualitas yang bagus saat membeli sesuatu, mulai dari kebersihan, kelayakan, hingga halal atau tidaknya  barang yang mereka beli tersebut. Dia menambahkan, sampai kapan pun sebenarnya  Indonesia tidak akan pernah siap dengan berbagai aturan, termasuk soal sertifikat halal. Tapi tidak siap bukan berarti tidak bisa. "Kalau enggak siap-siap, kapan siapnya? Ya, nanti setahun lagi, sepuluh tahun lagi, saratus tahun lagi juga enggak akan siap gitu. Ya, harus kita latih," kata Mendag. (Yetede)

Wajah Baru Stasiun Tanah Abang, Pacu Potensi Ekonomi

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily

Pengembangan Stasiun Tanah Abang yang dilakukan pemerintah merupakan impian besar yang harus segera terwujud. Sebagai stasiun sentral sekaligus pusat hub yang menyambungkan wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, pengembangan stasiun ini bisa menciptakan potensi ekonomi baru yang lebih besar. Pakar infrastruktur perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna mengatakan, pengembangan Stasiun Tanah Abang merupakan rencana lama yang ditunggu-tunggu namun baru terealisasi sekarang. Menurut dia, kondisi Stasiun Tanah Abang sudah tidak dapat menampung jumlah penumpang yang ada. "Ini skenario yang sudah lama sebenarnya. Hanya saja kita baru melihat berjalan sekarang karena memang butuh keterpaduan, terutama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Yayat kepada Investor Daily. Yayat menjelaskan, dari seluruh stasiun kereta commuter yang ada, stasiun  terpadat ada di stasiun Tanah Abang. Peran stasiun ini tidak hanya sebagai pusat hub, namun juga wilayahnya yang terkenal sebagai pasar terbesar regional menjadikan stasiun ini ramai dari berbagai kawasan dari Bogor, Cikarang hingga Serang melalui Rangkasbitung. (Yetede)

2029, Pasar Gim Indonesia Tembus US$ 5,5 Miliar

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily

Total nilai pasar permainan pada perangkat elektronik  dan komputer (gim) Tanah Air diproyeksikan berpotensi mencapai US$ 5,5 miliar pada 2029 dari tahun 2024 masih US$ 3,7 miliar. Pasar gim punya tingkat pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) 8,45% pada rentang lima tahun ke depan (2024-2029). Pertumbuhan terutama ditopang oleh tren terus meningkatnya minat pada kaum muda  yang suka bermain gim dan produk yang makin variatif. Statista, lembaga riset dan pemeringkat berbagai sektor industri, menyampaikan, pasar gim di indonesia terus berkembang dan mengalami lonjakan popularitas karena terutama ditopang oleh pertumbuhan gim yang dimainkan di perangkat seluler/mobile (smartphone, tablet, dan laptop) serta makin banyaknya pengembang lokal yang mencipatkan gim inovatif yang relevan dengan budaya dan kebutuhan gamer lokal. (Yetede)

Konsumsi Rumah Tangga Menopang Pertumbuhan Ekonomi

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily

Sejumlah kalangan  memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal 1-2024 akan mencapai 5,17%. Hal ini tidak terlepas dari terjadinya pergeseran bulan Ramadan, periode peningkatan permintaan secara musiman, dari kuartal kedua pada tahun sebelumnya ke kuartal pertama pada tahun ini. Kepala Ekonomi Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pergeseran tersebut memberikan efek low base, yang berkontribusi pada pertumbuhan yang lebih tinggi. Pada saat yang sama peningkatan pengeluaran  yang terkait  dengan Pemilihan Presiden 2024 semakin mendorong pengeluaran pemerintah dan lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga, termasuk kegiatan kampanye politik. "Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2024 diperkirakan akan berkisar 5,17% secara year on year (year) pada kuartal sebelumnya," kata Josua. (Yetede)

Pendapatan Perumahan Intiland Tumbuh 30%

Yuniati Turjandini 06 May 2024 Investor Daily
PT Intiland Development Tbk (Intiland)  membukukan peningkatan pendapatan usaha dari segmen perumahan sebesar 30% pada triwulan 1/2024 dibandingkan periode sama 2023 dari Rp126,55 miliar menjadi Rp164,33 miliar. "Pendapatan usaha dari segmen perumahan meningkat  lebih disebabkan adanya pengakuan penjualan dari rumah tapak. Kontribusi terbesar berasal dari pengakuan penjualan unit-unit rumah di proyek Graha Natural di Surabaya, Talaga Bestari di Tangerang, dan Sirenia Hils di Jakarta," ujar Theresia Rustandi, Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk kepada Investor Daily.  Dia menambahkan, pihaknya optimistis kinerja usaha akan tumbuh lebih baik hingga akhir 2024. (Yetede)

Pilihan Editor