Pertaruhan Proyek Kereta Cepat
Rencana proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya harus terintegrasi dengan pembangunan angkutan umum perkotaan. Pemerintah mulai mengkaji kelanjutan proyek kereta cepat rute Jakarta-Surabaya. Rencana proyek lanjutan dari kereta cepat yang saat ini baru melayani rute Jakarta-Bandung itu akan memangkas waktu dan mengurangi beban transportasi jalan, mengurangi emisi dari sektor aviasi, dan meningkatkan konektivitas antarkota di Indonesia (Kompas, 4 Mei 2024). Kabar baik tersebut melambungkan harapan publik agar Indonesia segera memiliki angkutan umum modern, aman, dan nyaman layaknya di negara maju.
Pembangunan sistem angkutan massal menjadi salah satu elemen penting dalam perkembangan aktivitas sosial dan ekonomi di suatu negara. Di perkotaan, pembangunan angkutan umum massal yang lebih hijau akan mewujudkan kota yang manusiawi untuk ditinggali, berkelanjutan, dan menjamin perekonomian lancer bergulir. Indonesia boleh berbangga, KA cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh adalah yang pertama di Asia Tenggara. Pembangunannya menyerap anggaran Rp 132 triliun yang didominasi pinjaman dari China Development Bank. Anggaran yang menambah utang Indonesia itu memantik kritik.
Kehadiran kereta cepat dengan rute relatif pendek dan telah dilayani berbagai moda angkutan lain,termasuk jalan tol, dinilai kurang efisien untuk menstimulasi pertumbuhan kawasan. Walaupun dengan menambah besar utang, melanjutkan rute kereta cepat hingga ke Surabaya diyakini dapat memupus keraguan atas nilai penting kereta cepat. Pemerintah dan pihak terkait memiliki momentum baru untuk mengartikulasikan manfaat kereta cepat, yaitu antara kebutuhan menciptakan lapangan kerja berkualitas, stimulus ekonomi, dan konektivitas yang lebih baik serta berkelanjutan. Bagian penting dan tidak bisa dipisahkan dalam mewujudkan konektivitas adalah memadukan kereta cepat dengan pembangunan angkutan umum perkotaan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023