;

Rumah Berkualitas dan Terjangkau Membuat Ingria Melejit

Yuniati Turjandini 08 May 2024 Investor Daily

Kinerja PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (Ingria) melejit sepanjang kuartal I/2024 bila dibandingkan dengan periode yang sama 2023. Salah satu pemicu itu adalah konsistensi Ingria membangun rumah berkualitas dan terjangkau. Dari sisi pendapatan, kata majamene Ingria, tumbuh 65,,6% menjadi Rp 13,8 miliar, sedangkan laba bersih  melejit 341,3% ke level Rp907,3 juta year on year (yoy). Menurut Corporate Secretary Ingria, Eka Maolana, moncernya kinerja itu terjadi karena perusahaan berhasil menjalankan dua kebijakan yang fundamental. "Pertama, Ingria menjalankan prinsip good governance yakni prinsip pengambil keputusan dan pelaksana kebijakan perseroan yang dapat dipertanggungjawabkan. Kedua, Ingria selalu mengedapankan pengembangan rumah yang berkualitas serta terjangkau," kata dia dalam siaran persnya. Dia menerangkan, sebagai perusahaan publik, Ingria selalu memegang prinsip-prinsip keterbukaan dan mengikuti regulasi di bidang kebijakan pengadaan rumah subsidi yang telah ditetapkan pemerintah. (Yetede)

ESDM Gandeng Eramet Studi Mineral Kritis Indonesia

Yuniati Turjandini 08 May 2024 Investor Daily

Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) bersama Eramet Indonesia melakukan studi potensial mineral kritis di dalam negeri. Studi ini guna memahami potensi Indonesia dalam rantai pasok industri kendaraaan elektrik dan membantu mengembangkan  strategi industri kendaraan elektrik di indonesia. Eramet merupakan perusahaan pertambangan dan  metalurgi multinasional asal Prancis. Kemitraan ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama  oleh Kepala Pusat Sumber Daya Mineral dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi Kementrian ESDM Agung Pribadi dan Direktur Eramet Indonesia Bruno Faour, di Jakarta, Senin (6/5/2024). Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Staf Khusus Menteri  ESDM bidang Percepatan Bidang Tata Kelola Minerba Kementerian ESDM Irwandy Arif dan Deputi Kepala Departemen Ekonomi Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia Pauline Leduc. "Studi bersama mengenai mineral-mineral kritis, terutama soal potensi cadangan litium di daerah  yang belum dikembangkan di Indonesia, belum pernah dilakukan sebelumnya. Pada akhirnya, studi ini berperan untuk memahami potensi Indonesia dalam rantai pasok industri kendaraan listrik dan membantu mengembangkan strategi industri kendaraan listrik di Indonesia," kata Irwandi. (Yetede)

Butuh 215 Ribu Pompa untuk 2,15 Juta Ha Sawah Tadah Hujan

Yuniati Turjandini 08 May 2024 Investor Daily

Kementerian Pertanian (Kementan) menggeber program pompanisasi pada lahan-lahan sawah tadah hujan guna  mengejar target produksi beras 32 juta ton tahun ini  dan 34 juta ton tahun depan. Setelah diverifikasi, terdapat 2,15 juta hektare (ha) sawah tadah hujan yang  berpotensi mengadopsi program pompanisasi dengan total kebutuhan 215 ribu unit pompa. Saat ini, pompa yang sudah  beroperasi 27 ribu unit dengan jangkauan 275 ribu ha, atau masih kurang 194 ribu unit lagi bagi 1,95 juta ha sawah tadah hujan yang pemenuhannya akan dilakukan bertahap. Menurut menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pompanisasi adalah solusi cepat dalam mengantisipasi dampak kekeringan atau musim kemarau  terhadap produksi beras /padi. Kekeringan panjang yang sempat terjadi tahun lalu  menurunkan produksi padi/beras nasional karena areal tanaman menyusut akibat kekurangan air. Amran pernah mengatakan, apabila  ditempuh opsi cetak sawah  untuk meningkatkan luas tanam maka dibutuhkan 2-3 tahun. "El Nino panjang sempat menurunkan produksi padi/beras tahun lalu. Karenanya, pompanisasi ini merupakan solusi paling cepat guna memacu produksi dalam menghadapi kemarau  panjang atau EL Nino," papar mentan (Yetede)

Serapan Beras Domestik Perum Bulog 326 Ribu Ton

Yuniati Turjandini 08 May 2024 Investor Daily

Perum Bulog telah merealisasikan penyerapan domestik sebesar 326.780 setara beras yang diperoleh melalui skema cadangan beras pemerintah atau public servis obligation (CBP/PSO) 278.333 ton dan komersial 48.448 ton. Sepanjang 2024, Bulog menargetkan pengadaan dalam negeri 900 ribu ton diantaranya melalui skema CBO/PSO dan 300 ribu lainnya dengan mekanisme komersial. Kadiv Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Epi Sulandri mengatakan, Perum Bulog mendapatkan penugasan dari Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) untuk menstabilkan harga  ditingkat produsen dan konsumen. Khususnya di produsen, Bulog fokus melakuakn pengadaan gabah/beras dalam negeri dalam menyikapi  panen raya saat ini yang diperkirakan masih berlangsung hingga Juni. "Target pengadaan domestik Bulog tahun ini 900 ribu ton, CBP 600 ribu ton dan komersial 300 ribu ton. Dari target 600 ribu ton itu, hingga 4 Mei 2024, baru terealisasi sekitar 46% dan 54% akan kami kejar sampe musim panen akhir Mei ini," ungkap Epi. (Yetede)

Risiko Bank Setelah Restrukturisasi Kredit Usai

Yuniati Turjandini 08 May 2024 Tempo

AKHIRNYA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan program restrukturisasi kredit perbankan per 1 April lalu. Penghentian program ini akan menimbulkan sejumlah risiko terhadap bank. Meski begitu, ada sejumlah alternatif solusi untuk menekan risiko tersebut. Restrukturisasi kredit merupakan upaya perbaikan oleh bank kepada debitor yang sedang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya. Sejatinya, program restrukturisasi kredit diakhiri pada April dua tahun lalu. Namun OJK memperpanjang program ini sampai dua kali, yakni hingga 31 Maret 2023 dan 31 Maret 2024.

Upaya restrukturisasi kredit itu dilakukan, antara lain, melalui penurunan suku bunga, perpanjangan tenor, pengurangan tunggakan bunga kredit, pengurangan tunggakan pokok kredit, penambahan fasilitas kredit, serta konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara. Meski membantu debitor, bagi bank, restrukturisasi kredit dapat mendorong risiko kenaikan kredit bermasalah (non-performing loan/NPL).

Selama ini, dalam perbankan dikenal kualitas kredit berdasarkan penilaian prospek usaha, kinerja debitor, dan kemampuan membayar. Terdapat lima kualitas kredit. Pertama, kredit lancar atau kolektibilitas 1 (dengan cadangan minimal satu persen dari aktiva). Lalu kredit dalam perhatian khusus atau kolektibilitas 2 (minimal 5 persen dari aktiva setelah dikurangi nilai agunan). Kemudian kredit kurang lancar atau kolektibilitas 3 (minimal 15 persen dari aktiva setelah dikurangi nilai agunan). Berikutnya, kredit diragukan atau kolektibilitas 4 (minimal 50 persen dari aktiva setelah dikurangi nilai agunan) serta kredit macet atau kolektibilitas 5 (minimal 100 persen dari aktiva setelah dikurangi nilai agunan). Kolektibilitas kredit yang masuk kategori 3, 4, dan 5 sudah bisa dianggap sebagai NPL. (Yetede)

Cuaca Panas Ancam Produksi Beras

Yuniati Turjandini 08 May 2024 Tempo

Suhu udara yang panas belakangan ini membawa berkah selama masa panen padi. Kartono, 39 tahun, petani asal Desa Nunuk, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menuturkan sinar terik matahari membantu proses pengeringan gabah. Percepatan pengeringan penting untuk mencegah kerusakan beras. Rendemen atau persentase beras yang dihasilkan penggilingan juga bakal meningkat. Tapi pada saat yang sama, udara panas juga membuat Kartono khawatir. Sebab, masa tanam padi kedua tidak lama lagi akan datang. "Di beberapa wilayah, sawah tadah hujan rawan gagal tanam dan gagal panen," tuturnya kepada Tempo, kemarin, 7 Mei 2024.

Di tengah cuaca panas, Kartono berujar, sumur bor terkadang tak bisa menjadi solusi bagi sawah tadah hujan. Pasalnya, air cenderung cepat menguap dan habis. Selain itu, pekerjaan pembuatan sumur bor membutuhkan banyak biaya. Dia mengimbuhkan, sejumlah petani di Desa Nunuk berpotensi menunda penanaman padi untuk mencegah kerugian. Kondisi ini perlu diwaspadai karena bisa mengancam produksi beras nasional pada masa tanam kedua pada Juni mendatang

Kekhawatiran akan produksi pada masa tanam kedua juga diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Aliansi Petani Indonesia Muhammad Nuruddin. Dia memperkirakan pasokan air masih mencukupi karena fenomena cuaca panas berbeda dengan El Nino panjang pada tahun lalu. Tapi masalahnya adalah hama. Pada musim kemarau, menurut Nuruddin, hama padi cenderung berkembang biak dengan cepat. Ditambah cuaca yang makin panas, dia khawatir jumlahnya akan makin membeludak. "Sekarang ini masuk musim kawin tikus. Ketika Juni-Juli nanti, anak-anak tikus itu akan besar," tuturnya. (Yetede)

PENGEMBANGAN EBT : Ancang-ancang Pengusaha Garap Proyek PLTS Atap

Hairul Rizal 08 May 2024 Bisnis Indonesia

Asosiasi Energi Surya Indonesia langsung melakukan memastikan kesiapan anggotanya untuk mengeksekusi kuota Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS atap yang telah disepakati oleh PT PLN (Persero) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Mada Ayu Habsari berharap kuota yang telah disepakati PLN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dapat dibarengi dengan adanya peta jalan pemasangan PLTS atap dalam beberapa tahun ke depan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Bisnis, PLN dan Kementerian ESDM telah sepakat untuk mematok kuota PLTS atap sebesar 3,375 gigawatt (GW) pada periode 2024—2025.Rencananya, besaran kuota itu bakal ditambah sampai dengan 2028, selepas kuota yang dialokasikan sebesar 3,375 GW itu habis diutilisasi pada 2025.Untuk diketahui, aturan anyar soal kuota PLTS atap tertuang dalam dalam Peraturan Menteri ESDM No. 2/2024. 

Lewat aturan itu, periode kuota mestinya ditetapkan secara berkala 5 tahunan lewat usulan PLN, sehingga periode kuota kali ini mestinya ditarik hingga 2028. Adapun, hitung-hitungan kuota PLTS atap itu tidak jauh berbeda dari target kapasitas terpasang pembangkit listrik berbasis EBT dalam RUPTL pada 2025. Saat itu, total 3,6 GW kapasitas PLTS atap ditargetkan bisa masuk ke dalam sistem kelistrikan nasional pada 2025. Lewat data Kementerian ESDM, akumulasi kapasitas pemasangan PLTS hingga akhir 2023 berada di level 573,8 MW.

JELANG WORLD WATER FORUM : KADIN HARAP INVESTASI AIR SEMARAK

Hairul Rizal 08 May 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah diminta membuka peluang lebar investasi swasta pada sektor pembangunan infrastruktur air dalam gelaran World Water Forum ke-10 yang diselenggarakan di Bali pada 18-25 Mei 2024. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Insannul Kamil menuturkan bahwa agenda World Water Forum (WWF) ke-10 bakal menjadi tonggak awal untuk memuluskan geliat investasi pada bidang infrastruktur air. “Inisiatif Indonesia untuk mengambil posisi menjadi inisiator forum yang membahas semua aspek dari air di dunia itu yang paling penting akan ada banyak hal yang dibahas,” jelasnya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (7/5). 

Menurutnya, beberapa unsur yang perlu dibahas pemerintah dalam forum tersebut di antaranya mengenai percepatan realisasi investasi swasta pada sektor pembangunan infrastruktur air. Selain itu, forum tersebut juga perlu membahas dan menjawab sejumlah persoalan lain mulai dari ketersediaan air, pembiayaan air, hingga pengadaan teknologi air yang memadai. “Seperti isu limbah kapan mau selesai? limbah air itu kan terbuang sekarang, tidak digunakan lagi jadi sumber air, pasti bicara technology soal itu, dan itu [WWF] menjadi showcase banyak sekali yang bisa kita lihat,” katanya. 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia, Bobby Gafur Umar menekankan perlunya swasembada air menjadi fokus perhatian pemerintahan baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029. Dia menyebut hal itu perlu dilakukan dalam rangka mencapai target Indonesia Emas pada 2045. “Kita baru saja selesai pemilu, pemenangnya adalah Pak Prabowo dan Gibran. Di mana, dalam visi misinya di asta citanya ada swasembada air,” kata Bobby. Dalam visi dan misinya, Prabowo-Gibran memang menjanjikan swasembada air sebagai salah satu dari delapan misi utama yang akan dijalankan usai keduanya resmi menjabat sebagai presiden dan wakil presiden. Perinciannya, Prabowo-Gibran berkomitmen memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. 

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan terdapat 229 unit bendungan yang memasok kebutuhan air baku masyarakat di Indonesia. Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Muhammad Rizal menjelaskan bahwa mayoritas bendungan dibangun oleh pemerintah lewat dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Saat ini, Rizal menuturkan pemerintah juga mendorong fungsionalisasi bendungan sebagai sarana pembangkit listrik tenaga air (PLTA) hingga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung. Dia berharap hal itu mampu mendorong internal rate of return (IRR) proyek bendungan, sehingga mampu mengundang minat investor yang jauh lebih besar. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga menuturkan bahwa proses penyelesaian pembangunan ke-61 bendungan itu ditargetkan rampung pada Oktober 2024.

TRANSPORTASI DARING : Gojek Optimistis Terus Tumbuh

Hairul Rizal 08 May 2024 Bisnis Indonesia

Gojek, unit bisnis ride hailing PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), optimistis transportasi dalam jaringan (daring) terus tumbuh setelah pulih pascapandemi Covid-19. VP of Regions Gojek Gede Manggala menuturkan tren pertumbuhan itu membuat persaingan antarpelaku industri makin kompetitif. Dia menjelaskan kompetisi di transportasi online dapat menimbulkan efek positif bagi sektor usaha transportasi jenis itu pada masa mendatang. Menurutnya, permintaan perjalanan masyarakat pada sektor transportasi online di awal 2024 mengalami kenaikan cukup signifi kan hingga kuartal I/2024. Namun, Gede tidak memperinci secara detail besaran pertumbuhan permintaan yang dicatatkan perusahaan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dia memberikan contoh salah satu segmen layanan Gojek yang mencatatkan pertumbuhan permintaan adalah GoTransit. 

Layanan tersebut memudahkan masyarakat dalam membeli tiket kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek dan memesan layanan GoRide. Gede mengatakan kenaikan permintaan pada layanan ini juga seiring dengan pertumbuhan pengguna moda transportasi KRL. Gojek PLUS merupakan salah satu wujud strategi Grup GoTo untuk memperluas jangkauan dan daya tarik ke segmen pengguna yang lebih luas. “Layanan ini khususnya ditujukan pada segmen konsumen yang lebih berhati-hati dalam pengeluaran,” kata Gede. Dengan Gojek PLUS, masyarakat mendapat jaminan diskon pada setiap transaksi untuk beragam layanan di Gojek. Ada tiga pilihan paket langganan masing-masing berdurasi 14 hari, 30 hari, dan 90 hari. Harga normal paket langganan 14 hari adalah Rp14.900, kemudian 30 hari senilai Rp29.900, dan 90 hari seharga Rp44.000.

PILKADA JAKARTA : Anies Menyadari Banyak Dukungan

Hairul Rizal 08 May 2024 Bisnis Indonesia

Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum menentukan langkah untuk berpartisipasi dalam ajang Pilgub Jakarta 2024. Dia berdalih, hanya partai politik yang bisa mengusung kandidat agar dapat maju dalam pertarungan Pilkada. “Ini kan sebetulnya bukan sesuatu yang bisa diputuskan oleh saya, karena bukan pribadi yang bisa mencalonkan, dan yang bisa mencalonkan adalah partai,” katanya di Jakarta, Selasa (7/5). Anies pun mengetahui bahwa belakangan ini banyak warga DKI Jakarta menyampaikan aspirasi agar dia maju dan bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta nanti. Di sisi lain, Anies disebut berpeluang berduet dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada Jakarta. Namun, Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menilai Anies dan Ahok sulit untuk bersanding. “Walaupun disatukan, tetap saja bahwa ada persoalan pidana pada masa lalu, itu kan tidak pernah terhapus.”

Pilihan Editor