;

Bank Tanah Siapkan Lahan untuk Bandara VVIP di IKN

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan
Badan Bank Tanah mendukung percepatan pembangunan Bandara VVIP di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dukungan ini dengan menyiapkan lahan tambahan menjadi 621 hektare (ha). Jaminan lahan ini Badan Bank Tanah sampaikan usai meneken kerjasama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui anak perusahaan mereka, PT Bina Karya (Persero). Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja menyebutkan, kongsi ini merupakan komitmen Badan Bank Tanah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021. Beleid ini mengatur kewenangan Badan Bank Tanah dalam menjamin ketersediaan tanah dalam rangka ekonomi berkeadilan. Parman menjelaskan, langkah ini merupakan komitmen Badan Bank Tanah dalam mendukung pembangunan IKN, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Penajam Paser Utara. Khususnya di HPL Bank Tanah lewat penyediaan lahan untuk proyek Bandara VVIP IKN.

Prajogo Pangestu Penguasa Bursa

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Emiten milik grup konglomerasi masih menguasai Bursa Efek Indonesia (BEI). Kali ini, juaranya adalah Grup Barito milik Prajogo Pangestu yang sejumlah saham miliknya berhasil menembus rekor harga tertinggi (all time high) pekan ini. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) masih membetot perhatian publik dengan level harga yang sudah menyentuh Rp 10.750. BREN kokoh di puncak emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di BEI, senilai Rp 1.438,20 triliun. Saudara sekandung BREN, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ikut melejit dan menjadi emiten dengan market cap terbesar ketiga senilai Rp 787,26 triliun.

Lompatan harga juga dialami tiga saham Prajogo Pangestu lainnya PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)  dan PT Petrosea Tbk (PTRO). Hitungan KONTAN market cap gabungan dari lima saham Praogo Pangestu ini menyentuh Rp 2.455,62 triliun. Jumlah itu setara dengan 19,77% dari total gabungan dari lima saham Praogo Pangestu ini menyentuh Rp 2.455,62 triliun. Jumlah itu setara dengan 19,77% dari total market cap emiten BEI sebesar Rp 12.420 triliun hingga akhir pekan ini. Selain berada di puncak konglomerat terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu menjadi taipan terkaya ke-23 di dunia.

Cuan Prajogo juga mengalir ke pasar saham, yang datang dalam wujud lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Punya bobot yang jumbo, kenaikan saham-saham Prajogo signifikan mendongkrak IHSG yang selama pekan ini mengakumulasi penguatan 3,22% ke level 7.317,23. Secara bersamaan, pesta pora saham Prajogo membawa rotasi di jajaran konglomerasi penguasa bursa. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengamati, rotasi saham di jajaran top market cap cukup volatil sejak April 2024. Saham big banks merosot imbas aksi profit taking dan kinerja yang di bawah ekspektasi. Sementara saham Prajogo terus menanjak. Ini berkat sejumlah sentimen positif. Termasuk aksi akuisisi dan masuknya TPIA di Indeks Standar Global Morgan Stanley Capital International (MSCI). 

Head of Research Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengamini, rotasi market cap seringkali dipengaruhi oleh sentimen terkini. Selain dari ekspansi, branding Prajogo sebagai orang terkaya di Indonesia dan masuk ke jajaran konglomerat dunia turut menambah daya tarik. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto juga sepakat, sentimen konglomerat yang sedang bersinar secara psikologis membawa optimisme. Hanya saja, William mengingatkan pelaku pasar perlu waspada lantaran lonjakan harga saham dan market cap tak selalu mencerminkan performa fundamentalnya. 

Incar Peluang Bisnis Jasa Interior

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) meyakini bisnis desain interior dan jasa kontraktor di Indonesia masih memiliki prospek positif. Emiten baru dengan kode saham MEJA ini mengutamakan inovasi, agar bisa bersaing menjadi perusahaan jasa arsitektur terkemuka. Harta Djaya Karya yang dikenal dengan merek jasa Interra, memiliki bisnis utama jasa konsultasi desain. Interra menawarkan jasa konsultasi desain, mulai dari perencanaan ruang (space planning) sampai dengan pemilihan bahan yang digunakan (material picking). MEJA juga merupakan pelaksana konstruksi interior. Selain itu, MEJA menawarkan jasa pembuatan produk furnitur yang diproduksi secara khusus dan spesifik dan juga loose furniture yang tidak terpasang secara permanen dan mudah dipindahkan seperti meja, kursi, sofa. Titik balik perkembangan MEJA dimulai saat mendapatkan kesempatan untuk menjadi vendor di berbagai instansi pemerintah seperti DPRD DKI Jakarta, Kepolisian dan Kementrian Perdagangan.

MEJA juga mulai menjadi mitra utama perusahaan-perusahaan swasta terkenal, seperti PT Trinusa Travelindo (Traveloka), PT Goodyear Indonesia Tbk, dan British School Jakarta. Di tahun-tahun berikutnya, MEJA cukup banyak mendapatkan proyek pengerjaan interior untuk BUMN dan pengerjaan interior proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Direktur Utama Harta Djaya Karya, Richie Adrian Hartanto mengatakan, langkah initial public offering (IPO) MEJA juga akan memberikan peluang bagi perusahaan untuk membentuk kemitraan strategis yang lebih erat dan merambah pasar industri konstruksi dengan lebih luas. Di samping menjaring dana untuk membiayai proyek-proyek berjalan.

Dana hasil IPO MEJA sekitar 72% atau Rp 32,72 miliar akan digunakan untuk modal kerja. Sementara itu, sekitar 24% atau Rp 10,91 miliar akan digunakan untuk pembelian aset tetap berupa peralatan kerja kantor, peralatan kerja proyek dan kendaraan. Richie optimistis MEJA dapat menghimpun pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di tahun pertamanya tercatat sebagai emiten. Bahkan, pendapatan yang dipatok capai Rp 63 miliar diyakini sudah bisa tercapai pada semester I-2024. "Kami yakin kemungkinan target pendapatan di kuartal II 2024 sudah tercapai. Sementara, target laba kami di tahun ini sekitar 12% dari total pendapatan yang didapatkan, ujar Richie saat ditemui usai seremoni pencatatan IPO, belum lama ini. Dalam lima tahun ke depan, MEJA memiliki rencana dapat membangun workshop baru. Selain itu, emiten ini juga akan membangun experience center di beberapa lokasi.

LPKR Siap Terjun ke Bisnis Parkir

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)  kembali melakoni aksi korporasi. Setelah melepas sebagian saham PT Siloam Internationals Hospitals Tbk (SILO), salah satu entitas Grup Lippo tersebut berencana menambah kegiatan usaha. Melansir keterbukaan informasi, Jumat (17/5), salah satu emiten properti ini berencana menambah kegiatan usaha, yaitu pengelolaan lahan parkir. Maka, LPKR akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 19 Juni 2024 untuk meminta restu terkait aksi korporasi itu.

Studi kelayakan sudah disiapkan LPKR terkait aktivitas perparkiran di badan jalan (on street parking) dan aktivitas perparkirandi luar badan jalan (off street parking). Manajemen LPKR menjelaskan, kegiatan usaha aktivitas perparkiran ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan usaha real estat yang saat ini dijalankan oleh perseroan ini. Guna meningkatkan kinerja, LPKR mengintegrasikan jasa usaha perparkiran dalam kegiatan usaha utamanya. Dari studi kelayakan LPKR, net present value (NPV) dari penambahan kegiatan usaha ini sebesar Rp 8,96 miliar. Lalu, internal rate of return  sebesar 64,38%. Sementara itu, profitability index sebesar  1,19 dan break even point 41%. Lantas titik impas bisnis ini bisa lebih cepat dari lima tahun menjadi 3 tahun 5 bulan. 

Sejumlah Bankir Borong Saham Bank

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Para bankir aktif melakukan penambahan kepemilikan saham di bank yang mereka pimpin. Analis menilai aksi tersebut bisa menjadi sentimen positif bagi pergerakan saham bank terkait. Teranyar, tiga direksi PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) aktif membeli saham BMRI di awal Mei. Direktur Keuangan Sigit Prastowo merogoh kocek Rp 8,23 miliar untuk membeli 1,3 juta saham BMRI. Sehingga kepemilikannya di BMRI menjadi 10,86 juta. Lalu, Direktur Information Technology Bank Mandiri Timothy Utama menarik isi dompet sebesar Rp 937,5 juta membeli 150.000 saham BMRI. Alhasil, kepemilikan sahamnya kini sudah mencapai 6,88 juta saham di BMRI. Riduan, Direktur Corporate Banking melakukan transaksi pembelian 100.000 saham BMRI senilai Rp 620 juta.

Kepemilikannya kini di BMRI mencapai 11,1 juta saham, Tiga direksi Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga memborong saham BNGA pada 1 April 2024. Mereka melakukan pembelian total 502.700 saham senilai Rp 1,07 miliar. Mereka adalah Presiden Direktur Lani Darmawan, Direktur Consumer Noviady Wahyudi, dan Direktur Compliance, Fransiska Oei. Menurut Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana, aksi para bankir itu secara tak langsung menunjukan kepercayaan kepada prospek bank yang dipimpin. Itu memberi sinyal ke investor bahwa manajemen percaya dengan keberlangsungan bisnisnya, ujar Wawan kepada KONTAN, Jumat (17/5). Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus menilai wajar jika para bankir ini mulai menambah kepemilikan sahamnya. Harga sahamnya terbilang murah dengan adanya koreksi beberapa waktu terakhir.

Buana Finance Raih Kredit Rp 50 Miliar dari Bank Jago

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan
PT Buana Finance Tbk (BBLD) meraih tambahan fasilitas pinjaman senilai Rp 50 miliar dari PT Bank Jago Tbk (ARTO). Kesepakatan fasilitas pinjaman tersebut ditandatangani Buana Finance dan Bank Jago pada 14 Mei 2024. Fasilitas ini menambah total plafon pinjaman Buana Finance kepada Bank Jago menjadi Rp 1,55 triliun. Sekretaris Perusahaan Buana Finance, Ahmad Khaetami mengatakan, tambahan pinjaman tersebut memiliki tenor 48 bulan. Pinjaman akan digunakan Buana Finance untuk menggenjot pembiayaannya. "Fasilitas pinjaman akan digunakan untuk keperluan modal kerja," ujar Sekretaris Perusahaan Buana Finance, Ahmad Khaetami, Jumat (17/5). Pada 19 Maret, Buana Finance dapat kucuran kredit Rp 500 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk dengan tenor 36 bulan. Lalu, pada 22 Maret 2024, Buana Finance dapat kredit Rp 300 miliar dari PT Bank OCBC NISP Tbk.

Sektor Manufaktur di China Semakin Pulih

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Perekonomian China secara keseluruhan masih lancar pada bulan April 2024. Itu menandai semakin pulihnya sektor manufaktur Negeri Panda ini. Biro Statistik National China (NBS) melaporkan, produksi sektor industri negara itu pada April tercatat tumbuh sebesar 6,7% secara tahunan atau year on year (yoy). Lajunya meningkat dari bulan sebelumnya yang baru tumbuh 4,5%. Realisasi produksi sektor industri itu bahkan melampaui proyeksi analis. Sebelumnya, rata-rata analis yang disurvei Reuters hanya memproyeksi pertumbuhan 5,5%. Pertumbuhan itu terutama ditopang oleh produksi perusahaan manufaktur berteknologi tinggi. Liu Aihua, Juru Bicara NBS mengatakan, secara keseluruhan, perekonomian nasional China berjalan lebih baik, meski beberapa indikator data ekonomi negara itu mengalami penurunan laju pertumbuhan.

Penjualan ritel barang konsumsi, yang merupakan ukuran pengeluaran rumah tangga hanya tumbuh sebesar 2,3% pada April. Realisasi ini lebih rendah dari proyeksi analis, yakni 3,8%. Sektor properti terus menyeret perekonomian China. Selama empat bulan pertama tahun ini, investasi di bidang properti turun 9,8%, membebani investasi aset tetap, yang tumbuh sebesar 4,2%. Tidak termasuk real estat, investasi aset tetap melonjak sebesar 8,9%, sebagian besar didorong oleh belanja infrastruktur dan manufaktur. Sedangkan ekspor impor tercatat kembali mengalami pertumbuhan pada bulan April, setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi. Pemerintah pusat juga sedang mengkaji rencana agar semua pemerintah daerah membeli jutaan rumah yang tidak terjual dari pengembang. Selanjutnya, rumah-rumah itu akan disulap menjadi rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

PDB Malaysia Tumbuh 4,2%

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan
Perekonomian Malaysia tumbuh lebih cepat dari perkiraan. Mengutip data yang dirilis dalam konfrensi bersama Departemen Statistik dan Bank Negara Malaysia (BNM) pada Jumat (17/5), produk domestik bruto (PDB) Malaysia disepanjang periode Januari-Maret 2024 meningkat 4,2% secara tahunan. Laju PDB Malaysia itu melampaui ekspektasi pasar sebesar 3,9%. Secara kuartalan, ekonomi Malaysia tumbuh 1,4% setelah turun 1% di kuartal IV-2023. Kuatnya belanja swasta dan pulihnya kinerja ekspor, menopang pertumbuhan ekonomi Malaysia. Di kuartal I-2024, ekspor Malaysia naik 2,2% secara tahunan, usai terkontraksi tiga kuartal berturut-turut. Gubernur BNM, Abdul Rasheed Ghaffour memproyeksi, belanja konsumen akan terus membaik. Ini disokong meningkatnya pendapatan, neraca keuangan yang sehat dan dukungan pemerintah. "Indikator ke depan menunjukkan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi Malaysia," kata Ghaffour, dikutip dari Bloomberg, kemarin.

Daya Beli Pulih, SIDO Makin Sehat

Hairul Rizal 18 May 2024 Kontan

Bisnis emiten farmasi, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mulai kembali bangkit di tahun ini. Produsen obat herbal Tolak Angin ini mencatat penjualan bersih sebesar Rp 1,05 triliun pada kuartal pertama 2024. Jumlah ini naik 16% secara tahunan atau year on year (yoy) bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 907,30 miliar. David Hidayat, Direktur Utama SIDO mengatakan, penjualan ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 44%, dengan kontribusi 7% terhadap total penjualan pada kuartal pertama 2024. Dari segi profitabilitas, margin laba kotor meningkat menjadi 59% pada kuartal pertama 2024, naik 53% dibandingkan kuartal I-2023. SIDO juga mencatatkan adanya beban operasional, termasuk beban iklan dan promosi, serta beban administrasi dan umum yang naik sekitar 10%, namun tetap lebih rendah dari pertumbuhan penjualan.

"Adapun, margin laba operasional meningkat menjadi 47% dibandingkan kuartal I 2023 yang sebesar 42%. Sementara Laba bersih setelah pajak mencapai Rp 390 miliar pada kuartal pertama 2024," sambung David. Seperti diketahui, peningkatan daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor penting bagi SIDO untuk memproyeksikan penjualan secara berkala. Makanya, perseroan juga berharap pertumbuhan dan kestabilan ekonomi nasional dapat terjaga. Optimisme ini tertuang dalam target SIDO yang berharap dapat mencetak kinerja positif, yakni pendapatan dan laba masing-masing naik 10%-15% di tahun ini. Selain itu, perusahaan juga telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Penunjukan Sub Distributor dengan PT Atri Distribusindo yang merupakan grup Alfamart untuk mempersingkat jalur distribusi modern trade channel dalam meningkatkan penjualan serta marjin laba. Kerjasama serupa akan dikembangkan untuk modern trade channel perusahaan lainnya.

KALIMANTAN SELATAN Panggung Kearifan Lokal Banjar di Layar Lebar

Yoga 17 May 2024 Kompas (H)

Tradisi dan Bahasa Banjar mulai mewarnai perfilman Tanah Air. Film lokal disuguhkan sebagai medium agar orang lebih mengenal Kalimantan. Sekelompok anak muda berkumpul di markas Forum Sineas Banua di Banjarmasin, Kalsel, Selasa (14/5). Sambil berbincang, mereka menampilkan kembali cuplikan film Badrun & Loundri garapan Garin Nugroho. Film berdurasi 86 menit ini sebelumnya sudah tayang di ajang Jogja NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2023 dan Jakarta World Cinema Week 2023. ”Keterlibatan FSB di film Badrun & Loundri ini cukup besar. Bisa dikatakan, ini film pertama yang diproduksi dengan gaya komunitas, bahkan kami dikomandoi langsung oleh Garin Nugroho,” ujar Ketua Forum Sineas Banua (FSB) Munir Shadikin.

Film itu dibintangi Arswendy Bening Swara yang berperan sebagai pemeran utama bernama Badrun. Film ini bercerita tentang Badrun (55) yang dititipi tas berisikan cucian ketika berteduh di toko penatu. Menurut Munir, lokasi shooting film itu berada di Kalsel. Film ini kental dengan tradisi masyarakat Banjar dengan sejumlah dialog menggunakan Bahasa Banjar. ”Film ini banyak melibatkan pemain dan kru produksi dari Kalsel dalam proses produksinya,” katanya. Sebelumnya, anggota FSB pernah terlibat dalam beberapa produksi film di Kalsel, di antaranya Saranjana: Kota Ghaib (Oktober 2023), Jendela Seribu Sungai (Juli 2023), dan Syeikh M Arsyad Al-Banjari: Matahari dari Bumi Banjar (Desember 2022).

”Secara ideologis, kami merasa salah satu keberhasilan FSB adalah melahirkan film-film berbahasa Banjar,  yang sebelumnya sangat jarang. Sekarang ini, kita sudah lebih percaya diri menggunakan bahasa Banjar di film-film lokal ataupun film layar lebar,” katanya. ”FSB hadir sebagai wadah sosialisasi antarsineas dan komunitas film di Kalsel. FSB juga mengupayakan kebutuhan anggota dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kesadaran hukum secara umum di dunia perfilman,” katanya. FSB dilatarbelakangi keresahan para pendirinya, yang melihat lemahnya ekosistem perfilman di Kalsel yang ditandai tidak berkumpulnya para pegiat film. Kini, FSB jadi rumah bagi 20 komunitas film yang dibidani 4-5 orang dengan rentang usia 16-30 tahun. Profesinya mulai dari pelajar, guru, fotografer, hingga videografer. Para penggawa FSB optimistis Kalsel bisa jadi titik kumpul (hub) bagi pergerakan film di Kalimantan. (Yoga)


Pilihan Editor