Euforia Meningkat, Harga Tiket Meroket
Keputusan PSSI menaikkan harga tiket laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026, yaitu melawan Irak dan Filipina, menuai polemik. Sejumlah kelompok suporter menolak keras kenaikan harga tiket yang mencapai 250 % itu. Namun, kenaikan harga yang sangat signifikan itu tidak sampai mengurangi animo suporter. Rata-rata kenaikan harga tiket untuk laga Indonesia versus Irak (pada 6 Juni) dan melawan Filipina (11 Juni) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sebesar 100 %. Kenaikan tiket pada sejumlah kategori bahkan hingga dua setengah kali lipat. Sebagai contoh, pada laga Indonesia melawan Vietnam dalam ajang yang sama pada 21 Maret 2024, harga tiket kategori upper garuda adalah Rp 100.000 per lembar. Untuk laga melawan Irak dan Filipina, harganya melonjak menjadi Rp 250.000. Upper garuda merupakan tiket timnas dengan kategori termurah.
”Alasan prestasi timnas yang membuat PSSI menaikkan harga tiket ini menunjukkan penggunaan semangat suporter yang sedang tinggi untuk mendapatkan cuan (keuntungan). PSSI tahu betul, bagi pencinta sepak bola, khususnya timnas, harga berapa pun kemungkinan akan dibeli,” tutur Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) Ignatius Indro, melalui keterangan tertulis, Kamis (16/5). Euforia publik terhadap kiprah timnas Indonesia memang sedang tinggi-tingginya. Kondisi itu tidak lepas dari prestasi Indonesia di Piala Asia U-23 yang mampu menembus semifinal. Kualitas permainan Indonesia di bawah asuhan Pelatih Shin Tae-yong juga dinilai meningkat dan enak ditonton. Tren positif
Menyikapi polemik itu, Sekjen PSSI Yunus Nusi menjelaskan, keuntungan dari kenaikan harga tiket akan dipergunakan untuk membiayai kepentingan atau kebutuhan timnas Indonesia. ”Kami yakin teman-teman suporter tidak akan mempermasalahkan harganya karena mereka juga paham bahwa timnas butuh dukungan yang kuat. Timnas juga pasti akan memberikan yang terbaik di lapangan untuk kemajuan sepak bola Indonesia,” kata Yunus. Meskipun harga tiket timnas meroket, euforia publik tak berkurang. PSSI mengklaim sebanyak 50.000 lembar tiket telah terjual. Jumlah tersebut hampir mendekati total kapasitas Stadion Utama GBK yang mencapai 78.000 tempat duduk. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023