;

Transisi Semu Energi Bersih

Yuniati Turjandini 25 Jul 2024 Tempo
PROGRAM transisi energi tak segemerlap klaim pemerintah kepada masyarakat global bahwa Indonesia berkomitmen dalam gerakan mitigasi krisis iklim. Pada kenyataannya, beragam proyek dan program pemerintah justru memperpanjang ketergantungan negara ini kepada energi fosil, terutama batu bara. Ambisi pemerintah menarik investasi melalui pembangunan kawasan industri, misalnya, justru mendorong pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara captive, pembangkit yang dioperasikan dan dipakai oleh pelaku industri di luar jaringan listrik.

Di tengah ikrar pemerintah untuk mengakhiri PLTU batu bara, pembangunan PLTU captive justru terus bertambah. Per 2023, kapasitas pembangkit captive telah mencapai 15 gigawatt atau sekitar 28 persen dari total kapasitas pembangkit berbahan bakar batu bara. Sejumlah proyek pembangunan PLTU captive dengan kapasitas 12,9 gigawatt juga sedang dibangun seiring dengan ekspansi kawasan industri, terutama nikel.

Kondisi ini pula yang membuat banyaknya pandangan miring terhadap klaim pemerintah bahwa penghiliran hasil tambang nikel sebagai bagian dari visi transisi energi. Selama ekosistem kendaraan listrik belum juga terbangun, kompleks smelter hanya menjadi pasar baru bagi pengusaha tambang batu bara. Kondisi tersebut diperparah dengan rencana penerapan teknologi pencampuran bahan bakar (co-firing) pada PLTU batu bara. Diklaim akan menurunkan emisi karbon PLTU, program yang tengah digeber PLN ini justru menjadi dalih untuk memperpanjang masa operasi pembangkit tua. (Yetede)

Angan-angan Semu Tinggalkan Batu Bara

Yuniati Turjandini 25 Jul 2024 Tempo
SEJAK di kampungnya berdiri kawasan industri pengolahan bijih nikel, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), kehidupan Awaluddin, 37 tahun, berubah 180 derajat. Dulu, warga Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, itu bisa mencari ikan di perairan Laut Banda yang tak jauh dari pantai. Sekarang, terumbu karang mati, hutan bakau lenyap, dan air laut menjadi panas. “Tidak ada lagi ikan,” kata Awaluddin, Sabtu, 20 Juli 2024.

Pemicu perubahan itu, kata Awaluddin, adalah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara milik PT IMIP yang membuang limbah air bahang ke perairan. Air limbah PLTU itu membuat air laut di sepanjang pesisir Fatufia hingga berjarak satu mil dari bibir pantai menjadi panas. “Sejak 2017, keramba-keramba tempat pembiakan ikan dan lobster sudah musnah,” tuturnya.

Kerusakan yang ditimbulkan PLTU milik PT IMIP itu bukan hanya di laut, tapi juga di darat dan udara. Tailing dan tanah tambang yang terbawa air hujan masuk ke sungai dan merembes ke dalam air tanah. Akibatnya, masyarakat tidak bisa lagi mengkonsumsi air sungai maupun air tanah yang tercemar. PLTU juga menyebarkan debu yang keluar dari cerobong asap. Debu beterbangan dan menyelimuti rumah penduduk.

PT IMIP memiliki dan mengoperasikan dua pembangkit listrik berbahan bakar batu bara dengan daya 5.319 megawatt dan 1.520 megawatt. PLTU tersebut menggunakan mekanisme captive power atau pembangkit listrik yang dioperasikan mandiri dan mendapat izin dari pemerintah. Saban tahun, PLTU tersebut mengkonsumsi 9 juta ton batu bara untuk menggerakkan smelter. Jumlah itu setara dengan muatan 2.000 kapal tongkang. (Yetede)

MENGUNGKIT BISNIS KARTU KREDIT

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Bisnis Indonesia (H)

Kendati instrumen beli sekarang bayar nanti alias paylater belakangan naik daun, kalangan perbankan rupanya tidak kehilangan asa di bisnis kartu kredit. Sejumlah bank menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan bisnis kartu kredit sebagai salah satu mesin cuan bank, beriringan dengan bisnis paylater yang juga mereka jalankan. Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) Jahja Setiaatmadja, mengatakan bahwa meskipun sudah memiliki bisnis paylater, BCA tetap mengandalkan kartu kredit sebagai kontributor terbesar di segmen personal loan. Buktinya, per Juni 2024, segmen personal loan perseroan tumbuh 20,2% year on year (YoY) menjadi Rp17,8 triliun. Di segmen ini, paylater baru menyumbang sekitar Rp250 miliar, selebihnya dari kartu kredit dan kredit perorangan lainnya. “Bagi kami, ini bukan produk yang saling bersaing, melainkan saling melengkapi. Ini sarana bagi masyarakat yang membutuhkan belanja barang, tetapi kemampuan tunai belum ada, sehingga dibantu dengan mekanisme paylater,” katanya, Rabu (24/7). PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), misalnya. Setelah mengakuisisi portofolio konsumer Standard Chartered Bank Indonesia (SCBI) pada akhir 2023 lalu, perseroan optimistis bisnis kartu kreditnya bisa tumbuh 15%-20% tahun ini. Consumer Lending Business Head of Bank Danamon Enriko Sutarto mengatakan bahwa Danamon juga manfaatkan ekosistem pemegang saham pengendalinya dari Jepang yakni Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. (MUFG).

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menggunakan strategi kemitraan dengan Samsung dan menerbitkan Co-Branding Kartu Kredit BRI-Samsung. Perseroan meyakini strategi ini bisa mengerek pertumbuhan transaksi hingga double digit dengan pengguna tembus 100.000 nasabah. Card, Digital Lending & Asset Product Development Division Head BRI Dewi Andjarsari mengatakan BRI sudah menikmati pertumbuhan bisnis kartu kredit hingga 30% pada pertengahan tahun ini. Hal ini didorong oleh daya beli masyarakat yang membaik. Memang menurut data Bank Indonesia, nilai transaksi kartu kredit sempat anjlok 30,28% YoY menjadi Rp239 triliun saat pandemi 2020. Namun, pada 2023, nilainya sudah mencapai Rp405 triliun, atau tumbuh rata-rata 19,2% dalam 3 tahun terakhir. Pada periode Januari hingga Mei 2024, nilai transaksinya sudah naik 8,54% YoY menjadi Rp175 triliun, dari Rp161 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun, volume transaksi melonjak 15,86% YoY menjadi 180,96 juta transaksi. Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo menilai bisnis pembiayaan belanja konsumtif masih akan bertahan dalam jangka panjang. Alhasil, baik alat pembayaran maupun skema model bisnisnya akan terus berkembang sesuai zaman.

Mengamankan Duit BPJS Kesehatan

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Tiba-tiba Komisi Pemberan tasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya dugaan fraud terkait dengan tagihan klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Temuan kasus ini membuka tabir gelap kejahatan rumah sakit yang selama ini hanya sebatas kasak-kusuk saja. Nilai dugaan korupsi tidak sebesar kasus-kasus yang sedang ditangani penegak hukum. KPK mengindikasikan kerugian keuangan negara sekitar Rp43 miliar dari kasus itu. Namun, disinyalir tersebut bukan kasus pertama. Tim gabungan dari KPK, Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan menemukan dugaan sejumlah pihak yang mengajukan klaim fiktif atas JKN dan menggembosi pengeluaran BPJS.Upaya tim mengungkap dugaan fraud itu berawal dari kunjungan ke Amerika Serikat pada 2017. Di Negeri Paman Sam, praktik fraud sistem jaminan kesehatan, seperti ObamaCare disebut-sebut mencapai 3%—10% dari total klaim. Modusnya, oknum di RS diduga menggunakan phantom billing, atau merekayasa seluruh dokumen pendukung klaim JKN. Namun, tim menduga ada modus lain yang digunakan di tempat lain. Secara terperinci, satu RS di Jawa Tengah memiliki klaim fiktif atas pembayaran JKN sekitar Rp20 miliar dan Rp30 miliar. 

Kemudian, satu rumah sakit di Sumatra Utara terindikasi fraud Rp1 miliar—Rp3 miliar, serta satu rumah sakit lainnya Rp4 miliar—Rp10 miliar. Temuan itu didapatkan dari audit atas klaim BPJS Kesehatan. Atas temuan itu, KPK, Kemenkes, dan BPJS melakukan pengumpulan bahan keterangan ke lapangan. Hasil pulbaket itu disampaikan ke pimpinan KPK. Seperti diketahui, phantom billing adalah praktik klaim atas layanan yang tidak pernah diberikan. Adapun, manipulation diagnosis adalah memberikan diagnosis yang berbeda dengan hasil pemeriksaan untuk mendapatkan klaim yang lebih tinggi. Sementara itu, enam modus lainnya yaitu self-referrals, upcoding, repeat billing, fragmentation, suap/gratifikasi, dan iur biaya. Temuan praktik fraud ini tentu membuat publik kesal. Mengonfirmasi sejumlah keluhan layanan rumah sakit yang memakai fasilitas BPJS Kesehatan. Berdasarkan data pengendalian potensi kecurangan BPJS Kesehatan, baik pada tahapan proses klaim atau verifikasi dan pascaverifikasi klaim, melalui audit November 2023, terdapat biaya pengendalian inefisiensi pembiayaan program JKN sebesar Rp866,8 miliar, dan pascaverifikasi sebesar Rp397,9 miliar.

PENGELOLAAN JKN : BERSIH-BERSIH DANA KESEHATAN

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Perkara kecurangan (fraud) terus menerus merongrong pengelolaan dana jaminan kesehatan nasional (DJKN). Upaya pengendalian dan pengawasan seakan tak berkutik menghadapi lubang kebocoran terus mendapatkan celahnya. Teranyar, hasil audit Tim Pencegahan dan Penanganan Kecurangan Jaminan Kesehatan Nasional (PK-JKN) yang terdiri atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap enam RS di tiga provinsi mencatatkan tiga rumah sakit di Jawa Tengah dan Sumatra Utara terindikasi fraud atas klaim JKN. Oknum di ketiga rumah sakit diduga bermodus phantom billingatau merekayasa seluruh dokumen pendukung klaim JKN. Perinciannya, satu RS di Jawa Tengah terindikasi memiliki klaim fiktif sebanyak Rp20 miliar—Rp30 miliar, satu RS di Sumatra Utara terindikasi curang Rp1 miliar—Rp3 miliar, dan satu RS di Sumatra Utara lainnya Rp4 miliar—Rp10 miliar. Phantom billing merujuk praktik klaim atas layanan yang tidak pernah diberikan. Sedangkan, manipulation diagnosis yakni memberikan diagnosis berbeda dengan hasil pemeriksaan demi mendapatkan klaim lebih tinggi. 

Adapun, enam modus lain yaitu self-referrals, upcoding, repeat billing, fragmentation, suap/gratifi kasi dan iur biaya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan kecurangan terkait dengan tagihan klaim JKN, dengan indikasi kerugian keuangan negara antara Rp25 miliar—Rp43 miliar. Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menjelaskan bahwa tim gabungan menemukan dugaan sejumlah pihak yang mengajukan klaim fiktif atas JKN dan menggembosi pengeluaran BPJS. Atas temuan itu, KPK, Kemenkes serta BPJS melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) ke lapangan. Hasil pulbaket itu lalu diakui Pahala telah dipaparkan ke pimpinan KPK. Adapun, upaya tim mengungkap dugaan kecurangan berawal dari kunjungan ke Amerika Serikat (AS) pada 2017, praktik kecurangan terkait dengan sistem jaminan kesehatan seperti ObamaCare mencapai 3%—10% dari total keseluruhan klaim. AS pun membentuk Healthcare Fraud Unit. Sementara itu, BPJS Kesehatan tak segan memutus kerja sama dengan pihak RS yang terindikasi curang. Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan, setidaknya ada lebih dari lima RS yang diputus kerja sama lantaran kasus kecurangan atau klaim fiktif. Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan klaim palsu menjadikan beban bagi pembiayaan JKN. Bila tak diatasi, defi sit tak terhindarkan.Timboel melihat kecurangan terjadi karena ada kesenjangan pengawasan dan komunikasi langsung BPJS Kesehatan dengan pasien.

PENGEMBANGAN EBT : Jalan Mulus Proyek Pembangkit Listrik Hijau

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Bisnis Indonesia

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan telah memasuki tahap pengadaan. Targetnya, proyek senilai US$850 juta itu bisa beroperasi pada 2028. Saat ini, kata dia, PLN terus melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk mencari jalan tengah dari problem TKDN yang menghambat pembangunan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), termasuk PLTA Upper Cisokan. “Saat ini PLN terus berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral , serta Kementerian Perindustrian untuk menyelesaikan isu terkait dengan TKDN,” katanya, Rabu (24/7). Eksekusi proyek PLTA Upper Cisokan memang sempat molor, kendati PLN telah mengamankan pinjaman dari Bank for Reconstruction and Development (IBRD) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) sejak 2022. Secara bersamaan, Kementerian ESDM juga sedang meyakinkan sejumlah lender multilateral untuk menyalurkan pinjaman pada proyek EBT di Indonesia. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menuturkan, dirinya telah meyakinkan sejumlah lender ihwal perubahan regulasi TKDN di dalam negeri saat ini.

Cuan Menarik Dari Bunga Simpanan Bank Digital

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Kontan (H)

Persaingan bunga simpanan tinggi kembali terjadi pada industri bank digital. Bagi Anda para pemilik dana, ini mungkin menjadi kesempatan menarik untuk menangguk cuan dari produk simpanan bank digital. PT Super Bank Indonesia menjadi bank digital yang cukup getol menawarkan bunga simpanan tinggi. Baru-baru ini, bank milik grup PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek) ini meluncurkan produk deposito dengan tawaran bunga 7,5% per tahun, dan setoran minimal Rp 500.000. Sebelumnya, Superbank meluncurkan produk tabungan Celengan by Superbank dengan tawaran bunga tinggi, mencapai 10% per tahun. "Kami optimistis dapat mendukung pengelolaan finansial nasabah secara aman serta membantu menikmati keuntungan simpanan secara optimal," kata Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan, beberapa waktu lalu. Imbal hasil jumbo simpanan juga ditawarkan oleh bank digital lain. Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) Indra Utoyo menyebut juga sedang mempertimbangkan meningkatkan suku bunga deposito. Perencana keuangan menilai, penawaran bunga tinggi ini menarik. Pasalnya instrumen deposito dan tabungan lebih terukur risikonya ketimbang investasi di saham. Lihat saja, indeks LQ45 justru turun 4,7% selama setahun terakhir. 

Bahkan jika dibandingkan saving bond retail (SBR) 13 tenor 2 tahun yang menawarkan bunga 6,45%, sejumlah tabungan digital tetap lebih menguntungkan. Sebab, setelah dipotong pajak, bunga bersih SBR013 tenor 2 tahun ada di 5,8%. Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) Aditya Windarwo menyebut, pihaknya menawarkan deposito dengan bunga 5,5% hingga 8% per tahun untuk memikat nasabah baru. Namun, tidak semua nasabah bisa mendapat bunga tinggi. Tapi Senior Vice President Research LPPI Trioksa Siahaan mengingatkan, tawaran bunga tinggi juga memiliki risiko yang tinggi. Nasabah tidak bisa mendapat bunga tinggi dengan mudah. Biasanya, ada syarat dan ketentuan tertentu. Produk deposito bank digital memberi imbal hasil tinggi tapi risikonya relatif rendah. Mike menyarankan, pemodal bisa menyimpan dana di bank digital dengan jangka waktu di bawah satu tahun. Deposito memang lebih dipilih karena jangka waktu pendek, berbeda dengan obligasi pemerintah, terutama SBR, yang lebih menarik jika dipegang hingga jatuh tempo. Perencana Keuangan OneShildt Consulting Budi Rahardjo juga mengingatkan risiko bunga yang dijamin LPS juga ikut diukur. "Jangan hanya tergiur imbal hasil tinggi," tegas dia. Sebab, bukan tidak mungkin, bila bank gagal bayar, maka dana yang disimpan dalam deposito tidak terjamin dan hilang.

Siap-Siap PLTU Akan Dikenakan Pajak Karbon

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Kontan

Pemerintah kembali menghidupkan rencana penerapan pajak karbon di Indonesia. Di tahap awal, pajak karbon akan menyasar subsektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, aturan untuk mengenakan pajak karbon sudah disiapkan. Namun dia tidak menjelaskan apakah pajak karbon akan diimplementasikan pada pemerintahan Prabowo Subianto pada 2025 mendatang. "Ya nanti kita lihat (implementasinya)," kata dia kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, kemarin. Deputi Bidang Pengembangan Usaha BUMN, Riset dan Inovasi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi mengatakan, pajak karbon akan diterapkan pertama kali atas subsektor pembangkit listrik, yakni PLTU. Sementara pada tahap kedua, implementasi pajak karbon rencananya dikenakan terhadap bahan bakar fosil yang digunakan oleh kendaraan.

Pengenaan pajak karbon atas sektor pembangkit listrik dan transportasi sudah mencakup 39% dari total emisi karbon di Indonesia. "Pengenaan atas kedua sektor ini diharapkan mencakup sekitar 71% emisi dari sektor energi, yaitu 48% dari pembangkit dan 23% dari transportasi. Jumlah itu 39% dari total emisi Indonesia," kata Elen. Mengacu UU HPP, tarif pajak karbon paling rendah senilai Rp 30 per kilogram setara karbon dioksida (CO2e). Selanjutnya, penetapan tarif pajak karbon beserta dasar pengenaannya akan dituangkan melalui Peraturan Menteri Keuangan. Hingga kini, aturan tersebut belum terbit. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mendorong pemerintah segera mengimplementasikan pungutan pajak karbon paling lambat tahun 2025.

Adu Besar Nilai Kapitalisasi Pasar

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Kontan

Peta emiten dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pergeseran. Sederet saham langganan 10 besar di jajaran market cap terbesar, harus terlempar dari klub elite itu. Terbaru, ada PT Astra International Tbk (ASII) yang terpental dari 10 market cap terbesar di BEI. Sebelumnya, ada saham UNVR, ARTO, EMTK dan ADRO yang sudah terlempar dari 10 besar. Hingga perdagangan Rabu (24/7), jawara market cap dipegang PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Tapi BBCA tak lagi bisa nyaman di posisi puncak, setelah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terus membuntuti dengan ketat. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina mengamati, pergeseran posisi market cap dipicu sejumlah faktor. Di antaranya efek kinerja keuangan, rotasi sektor, serta ekspektasi pasar terhadap prospek emiten. "Jika penurunan karena kinerja menyusut, maka wajar harga turun.

Kalau kinerja emiten melemah, investor juga akan menurunkan ekspektasi atas perusahaan tersebut," kata Martha pada KONTAN, Rabu (24/7). Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi melihat, valuasi sejumlah saham emiten top 10 market cap saat ini tergolong overvalued. Senior Research Analyst Lotus Andalan Sekuritas, Fath Aliansyah memproyeksi, sampai tutup tahun 2024, emiten penghuni top 10 market cap tidak akan banyak berubah. Fath melihat, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menjadi emiten yang berpotensi naik kelas mengisi barisan top 10. Audi merekomendasi beli saham BBNI, ASII dan ICBP. Target harga masing-masing Rp 5.525, Rp 5.400 dan Rp 12.350 per saham. Founder Stocknow.id Hendra Wardana melihat, ASII dan ADRO layak koleksi, target masing-masing Rp 4.640-Rp 5.275 dan Rp 3.260-Rp 3.590. 

Aksi Boikot Bikin Laba UNVR Melorot

Hairul Rizal 25 Jul 2024 Kontan

Sejumlah emiten indeks LQ45 telah merilis laporan keuangan semester I-2024. Salah satunya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Di semester I-2024, pendapatan dan laba bersih UNVR kompak merosot. Merujuk pada laporan keuangan UNVR, Rabu (24/7), emiten ini mencatat pendapatan Rp 19,04 triliun pada 30 Juni 2024. Realisasi pendapatan UNVR itu jeblok 6,16% secara tahunan dari Rp 20,29 triliun di semester I-2023. Alhasil, laba bersih UNVR merosot 10,54% secara tahunan menjadi Rp 2,46 triliun dari Rp 2,75 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Merosotnya pendapatan UNVR di enam bulan pertama tahun ini, antara lain, dipicu turunnya penjualan perseroan dari segmen home and personal care sebesar 7,3% secara tahunan menjadi Rp 12,28 triliun dari Rp 13,25 triliun di semester I-2023. Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap mengatakan, pada separuh pertama tahun 2024, UNVR harus memperbaiki beberapa tantangan. Di antaranya, memperkuat fundamental, meningkatkan daya saing brand, serta mendorong efisiensi biaya untuk mendongkrak profitabilitas. 

Benjie menambahkan, hingga saat ini aksi boikot terhadap UNVR, masih memengaruhi kinerja UNVR. Sejak awal tahun ini UNVR fokus menangani sentimen negatif berupa aksi boikot produk yang terafiliasi dengan Israel. Saat ini, ungkap Benjie, UNVR juga menjalankan program transformasi untuk mempertajam fokus dan mendorong pertumbuhan melalui organisasi yang lebih ramping dan akuntabel. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji Gusta berpendapat, meski mengalami penurunan, pendapatan UNVR masih relatif bagus di sepanjang enam bulan tahun ini. Nafan juga melihat masih ada harapan untuk UNVR bisa tumbuh. Cuma, Nafan tidak menampik, salah satu sentimen negatif pemberat kinerja UNVR adalah adanya aksi boikot yang mempengaruhi kinerja UNVR. Dia bilang, produk emiten ini diduga memiliki keterkaitan dengan Israel. Dengan sentimen yang ada, Nafan menyematkan rekomendasi hold saham UNVR dengan target harga Rp 2.750.

Pilihan Editor