Adu Besar Nilai Kapitalisasi Pasar
Peta emiten dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pergeseran. Sederet saham langganan 10 besar di jajaran market cap terbesar, harus terlempar dari klub elite itu. Terbaru, ada PT Astra International Tbk (ASII) yang terpental dari 10 market cap terbesar di BEI. Sebelumnya, ada saham UNVR, ARTO, EMTK dan ADRO yang sudah terlempar dari 10 besar. Hingga perdagangan Rabu (24/7), jawara market cap dipegang PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Tapi BBCA tak lagi bisa nyaman di posisi puncak, setelah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terus membuntuti dengan ketat. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina mengamati, pergeseran posisi market cap dipicu sejumlah faktor. Di antaranya efek kinerja keuangan, rotasi sektor, serta ekspektasi pasar terhadap prospek emiten. "Jika penurunan karena kinerja menyusut, maka wajar harga turun.
Kalau kinerja emiten melemah, investor juga akan menurunkan ekspektasi atas perusahaan tersebut," kata Martha pada KONTAN, Rabu (24/7). Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi melihat, valuasi sejumlah saham emiten top 10 market cap saat ini tergolong overvalued. Senior Research Analyst Lotus Andalan Sekuritas, Fath Aliansyah memproyeksi, sampai tutup tahun 2024, emiten penghuni top 10 market cap tidak akan banyak berubah. Fath melihat, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menjadi emiten yang berpotensi naik kelas mengisi barisan top 10. Audi merekomendasi beli saham BBNI, ASII dan ICBP. Target harga masing-masing Rp 5.525, Rp 5.400 dan Rp 12.350 per saham. Founder Stocknow.id Hendra Wardana melihat, ASII dan ADRO layak koleksi, target masing-masing Rp 4.640-Rp 5.275 dan Rp 3.260-Rp 3.590.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023