;

Waspadai Permintaan Uang Pada Lowongan Kerja

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Penipu berkedok lowongan kerja menyasar orang yang menyebar lamaran secara daring. Di antara banyaknya lamaran yang dikirim, sebagian lowongan kerja fiktif itu menyangkut ke alamat surel pencari kerja. Dari situlah Lina (22) bukan nama sebenarnya, menerima lowongan kerja fiktif awal Agustus 2024. Perempuan ini sempat berharap karena akhirnya ada undangan wawancara kerja dari puluhan lamaran yang dikirim. Namun, dia merasa ada kejanggalan pada lowongan itu, terutama karena syarat yang sangat mudah, yakni usia 18-65 tahun boleh mendaftar. Saat dia menjalani wawancara kerja, perusahaan itu meminta uang jaminan dengan total Rp 1,7 juta. Staf perusahaan itu pun mengumbar janji gaji layak dan sejumlah fasilitas.

Sudah membayar penuh uang jaminan itu, Lina justru tidak pernah mendapat gaji dan fasilitas yang dijanjikan. ”Ini penempatan malah dioper-oper, tidak sesuai dengan nama perusahaan dan bidang yang aku lamar di awal. Gaji yang dibilang UMR ternyata cuma Rp 2 juta (per bulan),” jelasnya, saat ditemui, Rabu (14/8). Seperti dialami Lina, penipuan lowongan kerja dapat menimpa siapa saja. Pencari kerja perlu mencermati ciri-ciri lowongan yang mengarah ke penipuan. Berdasarkan penelusuran Kompas di platform pencarian kerja dan media sosial, penipu lowongan kerja palsu sering menerapkan syarat-syarat yang terlalu mudah. Hampir semua penipuan lowongan kerja tak mensyaratkan ijazah pendidikan terakhir.

Sejumlah lowongan kerja dengan syarat mudah kerap berujung pada wawancara di lokasi ruko yang tidak terawat dan dijaga ketat petugas sekuriti. Ketika ditelusuri, perusahaan yang tercantum pada lowongan berbeda dengan pihak yang mewawancara, yang kemudian mengaku sebagai penyalur tenaga kerja. Jika mendapati situasi seperti ini, pencari kerja patut curiga karena tak jarang praktik semacam ini yang berujung pada penipuan. Indikasi kuat penipuan berkedok lowongan kerja adalah saat pewawancara meminta uang jaminan kepada pelamar kerja. Permintaan uang itu selalu dibarengi dengan janji gaji standar upah minimum provinsi, uang transportasi dan uang makan, serta fasilitas mes pekerja.

Nyatanya setelah membayar uang jaminan pencari kerja justru disalurkan lagi ke tempat kerja lain. Gaji yang didapat pun di bawah Rp 3 juta per bulan. Siti Kustiati, Direktur Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kemenaker, menyebut ”Untuk pencari kerja, ketika nanti akan dipungut biaya dengan segala modus, pelatihan dan yang lain-lain, itu agar waspada,” ucapnya. Siti merekomendasikan para pencari kerja agar menjelajahi lowongan-lowongan di aplikasi dan situs SIAPkerja besutan Kemenaker. Melalui menu Karirhub, pengunjung situs bisa mencari lowongan kerja di dalam maupun luar negeri, sesuai bakat, minat, dan kualifikasi masing-masing. (Yoga)


TRAGEDI OBAT SIROP BERACUN, Korban Dikecewakan Putusan Pengadilan

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Putusan PN Jakpus terhadap kasus obat sirop beracun penyebab gangguan ginjal akut progresif atipikal atau GGAPA sangat mengecewakan para keluarga anak-anak korban. Dua perusahaan farmasi hanya dihukum membayar santunan, sedang Kemenkes serta Badan Pengawas Obat dan Makanan bebas dari tuntutan. Dalam putusan yang diumumkan PN Jakpus melalui e-court pada Kamis (22/8), Ketua Majelis Hakim Yusuf Pranowo memutuskan bahwa gugatan para tergugat dikabulkan sebagian. PT Afi Farma Pharmaceutical Industry dan CV Samudera Chemical harus membayar kerugian masing-masing Rp 50 juta untuk keluarga korban yang meninggal dan Rp 60 juta untuk para penyintas yang masih berjuang hidup dari 2022 sampai sekarang, sebagaimana Keputusan Mensos RI No 185/HUK/ 2023, begitu yang tertulis dalam putusan perkara No 771/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst itu.

Kuasa hukum korban, Siti Habiba, Sabtu (24/8), menyatakan, putusan ini sangat mengecewakan karena nilai santunannya sangat jauh dari tuntutan para korban, yakni Rp 3 miliar untuk korban meninggal dan Rp 2 miliar untuk penyintas. Pengadilan pun memutuskan penerima santunan dari kedua perusahaan itu hanya 24 orang, padahal mereka mewakili lebih dari 40 korban. Para korban yang berkenan menempuh jalur hukum ini masih jauh dari total korban obat beracun di seluruh Indonesia. Berdasar data Kemenkes, jumlah korban GGAPA akibat cemaran etilen glikol dan dietilen glikol pada obat sirop anak ini sebanyak 312 korban dengan rincian 218 korban meninggal dan 94 korban sembuh atau menjalani rawat jalan. Habiba juga menyayangkan putusan pengadilan yang tidak memutus bersalah Kemenkes serta BPOM yang juga termasuk dalam daftar enam tergugat. Dia menilai, kedua instansi pemerintah tersebut layak diputus bersalah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam peredaran obat di dalam negeri. (Yoga)


Manufaktur Kendaraan Listrik

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Menjadi negara yang kaya sumber daya alam dan manusia, Indonesia memiliki potensi besar membangun sendiri industri manufaktur kendaraan listrik. Pengembangan manufaktur ini memerlukan peta jalan yang jelas dan kolaborasi dengan segala lini agar Indonesia tidak sekadar menjalankan ”transisi hijau”. Ekosistem kendaraan listrik mengandalkan ragam manufaktur produk yang padat teknologi, mulai dari baterai kendaraan, unit kendaraan, hingga sistem pengisian listrik. Sejauh ini, Indonesia masih cenderung fokus mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di hilir. Setidaknya, sampai Mei 2024, Kemenperin mencatat populasi kendaraan listrik di Tanah Air mencapai 150.000 unit. Mayoritasnya sepeda motor roda dua diikuti kendaraan roda tiga, kendaraan penumpang, bus, dan truk.

Kendaraan yang beredar masih banyak diimpor atau dipasok pemegang merek asing yang berproduksi di dalam negeri. Dominasi produk asing juga ada pada komponen kendaraan listrik, hal ini membuat pemerintah mengatur tingkat komponen dalam negeri (TKDN) untuk kendaraan listrik minimal 40 % hingga 2026, yang diperpanjang dari sebelumnya hanya sampai akhir 2024. Selepas itu, TKDN harus di atas 40 %. Untuk mengembangkan manufaktur kendaraan listrik yang terintegrasi, mulai dari hulu ke hilir, dibentuklah Indonesia Battery Corporation (IBC), perusahaan patungan BUMN pertambangan dan energi, yang didirikan pada 2021.

Direktur Hubungan Kelembagaan IBC Reynaldi Istanto, pada ASEAN Battery and Electric Vehicle Technology Conference (ABTC) ke-2, di Singapura, Kamis (22/8) mengatakan, pada 2030 IBC diproyeksikan menjadi perusahaan yang bergerak pada ekosistem baterai dan kendaraan listrik global. ”Pengembangan proyek IBC mencakup inisiatif untuk menciptakan dan mempercepat adopsi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan sistem penyimpanan energi (energy storage system/ESS) serta memastikan pasar Indonesia dapat menyerap kegiatan hilirisasi yang dihasilkan dari sumber daya bahan baku,” katanya. Melihat gerak cepat negara lain mematangkan manufaktur kendaraan listrik dalam negerinya, Indonesia sudah saatnya serius mengembangkan industri ini dari hulu ke hilir. (Yoga)


UU Cipta Kerja, Yang Kini Melempem

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Empat tahun berlalu sejak pemerintah dan DPR mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang. Di atas kertas, tujuan UU tersebut baik, yakni memperbaiki aspek perizinan berusaha agar menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja yang banyak. Sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat di era bonus demografi ini. Namun, setelah empat tahun berlalu, UU yang dulunya digadang-gadang akan menjadi game changer atas kondisi ekonomi Indonesia, ternyata berakhir jauh dari ekspektasi. Kalangan pengusaha yang semestinya paling diuntungkan oleh UU Cipta Kerja bahkan ikut mengeluh. Pekan depan, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) akan menggelar Raker dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Ke 33 pada 28-30 Agustus 2024 di Surabaya. Agenda utamanya mengevaluasi penerapan UU Cipta Kerja karena ternyata regulasi itu belum banyak membantu perizinan berusaha di daerah.

Direktur Apindo Riset Institute Agung Pambudi mengatakan, dunia usaha masih menghadapi masalah klasik, yaitu kendala perizinan berusaha di daerah, meski dalam 10 tahun terakhir pemerintah telah melakukan sejumlah reformasi regulasi dan birokrasi, salah satunya melalui UU Cipta Kerja. Pengusaha di daerah mengeluh UU Cipta Kerja belum mampu menyederhanakan perizinan usaha. Bahkan, untuk beberapa aspek, UU Cipta Kerja semakin menambah rumit urusan perizinan. ”Kami masih berharap agar UU Cipta Kerja ini bisa menjadi game changer perubahan iklim investasi di Indonesia sesuai tujuan awalnya. Dibutuhkan perbaikan atas beberapa kasus yang justru lebih rumit pasca-UU Cipta Kerja,” kata Agung, Jumat (23/8). (Yoga)


Transportasi Publik di Jabodetabek

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Transportasi publik yang mampu mengurangi kemacetan dan polusi menjadi salah satu kebutuhan warga, termasuk di Jabodetabek, untuk bermobilitas. Sejauh mana warga menggunakan transportasi umum? Menurut Bernadetha Rosari Prathivi (25) karyawati swasta di Jakarta, kalau dari ongkos, pasti lebih irit. Misalnya, mau ke Kuningan, Jaksel, hanya butuh Rp 3.500 naik bus, sedang ojek daring Rp 30.000. Ongkosnya 10 kali lipat dan itu bisa untuk pergi pulang selama lima hari. Jadi, lumayan menghemat. Namun, ada beberapa halte yang kapasitasnya tak mampu menampung penumpang, bahkan sampai harus antre mengular panjang. Dan, tidak semua halte besar ada toiletnya, padahal itu kebutuhan dasar.

“Kalau di area Jakarta yang bisa dijangkau sepeda motor, aku naik sepeda motor. Kadang lebih repot naik KRL jika masih harus transit di Jakarta. Secara keseluruhan, stasiun KRL memang sudah baik. Namun, masih ada beberapa stasiun yang sulit untuk akses parkir sepeda motor. Saya, berharap transportasi umum dapat menjangkau beragam kawasan yang lebih jauh supaya konektivitas lebih optimal. Tempat parkir kendaraan pribadi juga perlu disediakan,” ujar Dwina (28), karyawan swasta.

“Menurut saya, integrasi moda transportasi umum di Jakarta cukup membantu. Hanya saja, kerap terjadi penumpukan penumpang. Bahkan, tak jarang desak-desakan di KRL, yang bisa memicu konflik sesama penumpang. Tarif terbilang murah, tapi beberapa transportasi umum, seperti KRL dan Transjakarta, masih perlu menambah armada, mengingat banyaknya minat masyarakat menggunakan transportasi umum di Jakarta,” kata Widya Islamiati (25), karyawan swasta di Jakarta. (Yoga)


Penurunan Penjualan E-Dagang

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Pemilik usaha kecil menengah yang berjualan di platform perdagangan secara elektronik atau e-dagang mulai mengeluhkan pengurangan pesanan. Mereka menduga hal itu ada kaitannya dengan penurunan daya beli. Pemilik platform e-dagang Thenblank, UKM bidang pakaian jadi, Mutiara Kamila Athiyya, yang ditemui di sela Festival Beli Lokal di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (24/8) menceritakan, penurunan pesanan terasa tahun 2024, sampai 20 %. ”Mei 2024 sudah terasa penurunan pesanan. Lalu, Juni 2024, tim internal kami melakukan clearance stok. Selanjutnya, Juli, juga masih terasa penurunan pesanan, tapi Agustus yang masih berjalan sejauh ini mulai ada perbaikan keadaan,” ucapnya.Festival Beli Lokal diselenggarakan dalam rangka peringatan ulang tahun ke-15 Tokopedia.

Lebih dari 100 mitra UKM ikut serta dalam festival ini. Mutiara berharap penurunan pesanan disebabkan memang ada pengaruh faktor musiman tengah tahun yang biasanya konsumen banyak pengeluaran lain, seperti biaya sekolah anak. Meski demikian, di sisi lain, Thenblank juga berusaha mengencangkan konten-konten produk di Tiktok, termasuk konsisten menjalankan live shopping dan menggelar aneka promo. Mengikuti festival belanja, baik daring maupun luring, menurut dia, sangat membantu. Thenblank juga rajin berkomunikasi dengan platform lokapasar, seperti Tokopedia, untuk mengupayakan berbagai inisiatif supaya konsumen tetap tertarik berbelanja daring.

”Memang harus tetap melakukan promo,” katanya. Saat ini, porsi penjualan produk Thenblank 70 % dari saluran daring dan 30 % luring. Sesuai data BPS, dari sisi pengeluaran, ada tren perlambatan konsumsi rumah tangga. Selama tiga triwulan terakhir, konsumsi masyarakat tumbuh di bawah level 5 %. Chief Marketing Officer Kintakun (produsen seprai dan selimut) Vincent Saputra mengungkap, sekarang ada realitas sejumlah konsumen yang lebih sensitif terhadap harga barang. Di lokapasar pun kenyataan itu juga terjadi. ”Ada segmen pasar yang lebih memilih mencari harga rendah. Untuk menghadapi situasi ini, kami upayakan mencari bahan-bahan kain yang baik, tetapi harga produk jadinya lebih murah,” ucap Vincent. (Yoga)


Pengalihan KJP Plus ke Sekolah Gratis

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Warga berharap bukan hanya ada penambahan jumlah sekolah swasta gratis di Jakarta. Jika mungkin, ada anggaran bantuan pembelian biaya perlengkapan sekolah dan buku yang selama ini membebani keuangan keluarga kurang mampu. Pemprov DKI Jakarta akan menambah hingga 2.900 sekolah swasta gratis dari SD sampai SMA atau sederajat mulai tahun 2025. Komisi E DPRD DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta menandatangani nota kesepahaman itu di DPRD DKI Jakarta, Jumat (23/8). Sumber anggarannya berasal dari pengalihan anggaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Ida (43), warga Kampung Luar Batang, Jakut, langsung setuju dengan rencana penambahan jumlah sekolah swasta gratis. Apalagi, anaknya masuk sekolah swasta karena tidak lolos penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan KJP Plus-nya dicabut sejak akhir tahun 2023.

”Enggak apa-apa tidak ada KJP Plus asal semua biaya dan kebutuhan sekolah gratis. Daripada KJP Plus banyak disalahgunakan,” ujarnya, Minggu (25/8). Ida punya empat anak. Dua anak usia sekolah, SMP dan SMK, serta dua anak lainnya masih balita. Ia sepenuhnya ibu rumah tangga, sedang sang suami bekerja dengan gaji UMR Jakarta, Rp 5,06 juta. Keluarganya masih menumpang di rumah kakak di Luar Batang. Tak heran ia bingung saat KJP Plus anaknya dicabut setelah pendataan tahun 2023. Warga Luar Batang lainnya, Sofia (50), berharap hal serupa. Ia kelimpungan KJP Plus anaknya dicabut karena dianggap dari keluarga mampu. ”Saya bilang, tim pemeriksa ke rumah saja. Nge-cek saya mampu atau enggak. Saya orangtua tunggal, masih numpang orangtua,” ujarnya. Sofia berdagang untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Plt Kadis Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyampaikan, ”KJP Plus otomatis kami alihkan ke sana (sekolah gratis). Masih kami dalami angkanya, tetapi bisa terpenuhi semua dari anggaran KJP Plus,” kata Budi. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria menyatakan akan ada penyesuaian atau perbaikan dan tahapan yang harus dilakukan sampai penambahan jumlah sekolah swasta gratis berjalan tahun 2025. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan tidak ada lagi cerita anak putus sekolah atau terhambat karena alasan ekonomi. ”Yang penting kami sepakat ingin menjalankan sekolah swasta gratis pada 2025. KJP Plus tidak ada lagi, dihapus. Anggarannya dialokasikan untuk sekolah gratis,” ujarnya. (Yoga)


Nilam Aceh yang Mewangi hingga Eiffel

Yoga 26 Aug 2024 Kompas

Jika suatu hari Anda berkesempatan jalan-jalan sampai ke Menara Eiffel di Paris, Perancis, dan mencium wangi parfum di antara wisatawan di sana, barangkali ada minyak nilam asal Aceh di rantai produksinya. Semprotan minyak wangi atau parfum hampir tak bisa dilepaskan dari aktivitas kita. Aroma wangi mampu meningkatkan kepercayaan diri, bahkan dapat memengaruhi suasana hati seseorang. Berdasarkan data Statista, pendapatan segmen fragrance alias wewangian di Indonesia terus meningkat selama 2023-2028 dengan pertumbuhan 14,36 %. Pada 2023, pendapatannya 429,69 juta USD. Pada 2028, sebanyak 491,36 juta USD. Namun, tak banyak yang tahu, ada rantai pasok global yang melibatkan banyak pihak dalam proses produksi parfum. Dalam konteks Indonesia, ini misalnya dimulai dari petani nilam di Aceh.

Di balik aneka wewangian, patchouli atau minyak nilam merupakan salah satu unsur dalam produksinya. Minyak nilam digunakan sebagai bahan fiksatif alias untuk membuat aroma parfum bertahan lama. Minyak itu dihasilkan melalui proses panjang, dimulai dari tahapan distilasi. Minyak nilam merupakan jenis minyak asiri (essential oil). Selain sebagai salah satu bahan baku parfum, minyak asiri juga digunakan sebagai bahan perasa (essence), perisa (flavor), dan wewangian (fragrance) dalam makanan, minuman, jamu, sabun, pasta gigi, dan kosmetik. Ali Ibrahim (66) petani nilam, pada pertengahan Agustus 2024 berkata, Untuk bisa menghasilkan minyak asiri dari proses distilasi dibutuhkan waktu 8-12 jam. ”Harus tunggu satu jam dulu, baru keluar minyaknya,” kata Ali saat ditemui di Sentra Industri Nilam, Desa Umong Siribee,  Aceh Besar, Selasa (13/8).

Ketel di Sentra Industri Nilam menghasilkan 1,5 kg minyak nilam. Dengan dua kali pengoperasian sehari, total produksi minyak nilam sebanyak 3 kg. Saat ini, para petani di wilayah itu sedang antusias menanam nilam. Sebab, harga jual minyak nilam mencapai Rp 1,68 juta per kg. Namun, butuh waktu hingga tujuh bulan agar nilam siap dipanen. Sebelumnya, harga minyak nilam hasil produksi para petani bergantung tengkulak. Untuk 1 kg minyak nilam, pernah harganya hanya Rp 400.000 sehingga para petani bersikap mana suka dalam menanam nilam. Kemudian, Atsiri Research Center (ARC)/Pusat Penelitian Nilam Universitas Syiah Kuala bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk datang untuk menginisiasi Sentra Industri Nilam pada 2022. Seluruh minyak nilam petani dibeli ARC dengan ambang batas minimal Rp 700.000 dan mengikuti kenaikan harga di pasar. Alhasil, harga minyak nilam pun stabil dan cenderung terus naik.

Pendamping Sentra Industri Nilam, Rifyal Faruqi (33), menyebut, ”Dampak terbesar itu soal stabilitas harga, Dengan harga Rp 700.000, petani untung Rp 150.000-Rp 200.000 per kg minyak. Saat awal penanaman, mereka mengeluarkan biaya Rp 550.000. Dengan harga sekarang Rp 1,68 juta-Rp 1,7 juta, sudah tiga kali lipat,” ujarnya. Dalam tiga tahun terakhir, ekspor minyak nilam mentah Indonesia meningkat enam kali lipat. Pada 2021, ekspor nilam tercatat 300 ton. Setahun kemudian menjadi 1.400 ton. Pada 2023, ekspornya tumbuh jadi 1.900 ton. Negara tujuan ekspor antara lain AS, Inggris, dan Perancis. Menurut lektor kepala di Program Studi Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Syaifullah Muhammad, minyak nilam Indonesia, khususnya Aceh, memiliki kualitas terbaik di dunia. Indonesia memasok 90 % dari total kebutuhan minyak nilam di dunia. (Yoga)


DPR Mengangkangi Konstitusi

Yuniati Turjandini 26 Aug 2024 Tempo
SIASAT pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat mengangkangi konstitusi memperlihatkan dengan gamblang bagaimana penyusunan regulasi bisa dimanipulasi demi kepentingan elite. Padahal kepastian regulasi merupakan faktor penting bagi pelaku usaha mencurahkan investasi. Akal-akalan merevisi undang-undang, yang bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi, bisa membuat investor balik badan.

Sejak Kamis, 22 Agustus 2024, demonstrasi mahasiswa dan kelompok sipil prodemokrasi merebak di sejumlah kota. Mereka menentang siasat busuk DPR yang berniat mengesahkan revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah demi melanggengkan dinasti Joko Widodo. Salah satu isi revisi undang-undang ini mengadopsi putusan Mahkamah Agung perihal batas usia calon gubernur dan wakil gubernur minimal 30 tahun terhitung sejak pelantikan.

Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang belum genap 30 tahun, diuntungkan dengan perubahan undang-undang ini. Semula ia hendak berlaga dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah. Walhasil, maraknya protes langsung menggembosi sentimen positif di pasar. Indeks Harga Saham Gabungan jeblok 0,87 persen ke level 7.488,68 dan menjadi yang terburuk di Asia-Pasifik pada hari itu. Padahal, sehari sebelumnya, indeks menembus rekor tertinggi sepanjang masa di level 7.554. (Yetede)

Tingkat Pengangguran Tinggi

Yuniati Turjandini 26 Aug 2024 Tempo
INI adalah ironi dalam dunia ketenagakerjaan di Indonesia: di tengah angka pengangguran yang tinggi, perusahaan justru sulit mendapatkan pegawai baru. Riset Populix mendapati 46 persen perusahaan kesulitan mendapatkan calon karyawan. Data itu didapat dari survei terhadap 100 perusahaan, lebih dari 1.000 pencari kerja, dan analisis 1 juta data situs web pencari kerja KitaLulus pada Juni 2024. Hasil riset ini disampaikan pada Sabtu, 24 Agustus 2024. Padahal data Badan Pusat Statistik atau BPS menunjukkan ada 7,2 juta orang Indonesia yang menganggur per Februari 2024.

Angka itu, menurut Populix, menunjukkan banyak pencari kerja di Indonesia yang belum memiliki pengalaman, keterampilan, dan tingkat pendidikan yang dianggap cukup bagi pemberi kerja. Sebanyak 50 persen perusahaan menyebutkan keterampilan teknis pelamar tergolong rendah. Adapun 35 persen perusahaan menyebutkan keterampilan lunak atau soft skill pelamar belum cukup baik. Tingkat pendidikan pelamar juga tidak seperti yang diharapkan perusahaan.

Kepala Riset Sosial Populix Vivi Zabkie mengatakan analisis terhadap 1 juta data pelamar kerja dan permintaan tenaga kerja di KitaLulus menunjukkan makin tinggi tingkat pendidikan yang dibutuhkan perusahaan, makin besar pula kesenjangan dengan ketersediaan tenaga kerjanya. Hal yang sama juga berlaku pada kebutuhan akan pengalaman kerja. (Yetede)

Pilihan Editor