;

Antisipasi Kenaikan Harga Minyak

Yoga 03 Oct 2024 Kompas

Harga minyak mentah mulai naik di atas 70 dollar AS per barel pada awal Oktober 2024 setelah mengalami tren penurunan sejak pekan keempat Agustus 2024. Salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga minyak ini adalah serangan rudal balistik Iran ke Israel pada Selasa (1/10/2024). Kebijakan antisipatif diperlukan untuk mencegah meluasnya konflik tersebut. Berdasarkan data Trading Economics pada Rabu (2/10), harga minyak mentah jenis Brent mencapai 75 dollar AS per barel, naik dari perdagangan Selasa (1/10) yang berada diangka 73 dollar AS per barel. Sebelumnya, harga turun dari 81,5 dollar AS per barel pada 26 Agustus 2024 menjadi 69,3 dollar AS pada 10 September 2024. Namun, setelah itu harga kembali menunjukkan tren kenaikan. Pengamat ekonomi energ yang juga dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fahmy Radhi, dihubungi Rabu, mengatakan, sebelum konflik meletus, harga minyak memang cenderung turun. 

Di sisi lain, inflasi terkendali dan rupiah menguat Hal itu membuat PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM nonsubsidi per 1 Oktober 2024. Meluas atau tidaknya konflik Iran dengan Israel, kata Fahmy, bergantung pada respons dari Israel. Melihat riwayat konflik di Timur Tengah, beberapa waktu terakhir, eskalasi perang tidak signifikan. Apabila hal tersebut terulang, kenaikan harga minyak mentah juga tidak bakal signifikan. Namun, jika konflik ternyata meluas, pasokan minyak mentah bisa terganggu dan membuat kenaikan harga terus berlanjut. ”Apabila harga minyak mentah terus meningkat, dampak pada APBN perlu diwasdapai. Sebab, impor minyak mentah Indonesia dan BBM Indonesia terhitung besar. Akan ada pembengkakan biaya subsidi BBM yang jumlahnya meningkat,” kata Fahmy. Menurut Fahmy, variabel yang masih bisa dilakukan pemerintah untuk menekan besarnya biaya subsidi BBM adalah membatasi hanya kepada warga yang berhak, misalnya pada BBM jenis pertalite. Hingga saat ini, implementasi rencana pembatasan BBM itu belum juga terlaksana karena regulasi tak kunjung terbit, baik itu tingkat peraturan presiden maupun peraturan menteri. (Yoga)

Momentum Cari Rumah di Akhir Tahun

Yoga 03 Oct 2024 Kompas

Perpanjangan stimulus Pajak Pertambahan Nilai yang Ditanggung Pemerintah atau PPNDTP untuk pembelian rumah hingga akhir tahun 2024 dipandang sebagai momentum bagi masyarakat yang mencari tempat tinggal. Tahun depan, biaya pembelian rumah diprediksi bakal makin tinggi jika stimulus pajak berakhir, sementara Pajak Pertambahan Nilai bakal dinaikkan dari 11 persen menjadi 12 persen. Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengemukakan, pemangkasan suku bunga acuan menjadi 6 persen serta berlanjutnya perpanjangan PPNDTP merupakan katalis bagi pasar properti residensial. Dampak perpanjangan PPNDTP mulai September 2024 saat ini belum terlihat pada kinerja penjualan rumah dan apartemen. Akan tetapi, dampaknya kemungkinan akan lebih terasa mulai Oktober-Desember 2024. Ia menambahkan, konsumen yang mencari rumah dapat memanfaatkan momentum hingga akhir tahun ini untuk menikmati insentif pembebasan PPN dari besaran PPN 11 persen yang harus dibayarkan. 

Sebab, mulai tahun 2025, jika insentif PPNDTP tidak dilanjutkan oleh pemerintah, konsumen bakal terkena biaya PPN yang tarifnya meningkat dari 11 perse nmenjadi 12 persen. ”Berlanjutnya insenti pembebasan PPN dalam tiga bulan ke depan menjadi momentum untuk dimanfaatkan konsumen. Konsumen dapat memiliki properti bebas PPN dan menghemat uang cukup besar sampai akhir tahun ini,” katanya dalam Colliers Virtual MediaBriefing Q3-2024,Rabu (2/10/2024). Pemerintah memberlakukan perpanjangan insentif pajak untuk pembelian rumah primer seharga maksimum Rp 5 miliar dengan besaran PPN yang ditanggung untuk rumah dengan harga hingga Rp 2 miliar. Perpanjangan insentif pajak berlaku mulai September hingga akhir tahun 2024. Sebagai ilustrasi, jika harga rumah saat ini Rp 1 miliar, konsumen dapat menikmati bebas biaya PPN Rp 110 juta dengan adanya skema PPNDTP. Namun, mulai tahun 2025, jika insentif PPNDTP tidak dilanjutkan, konsumen rumah bakal dikenai bea PPN Rp 120 juta atau 12 persen dari harga rumah. (Yoga)


Peningkatan Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Yoga 03 Oct 2024 Kompas

Perpustakaan Nasional atau Perpusnas menginisiasi gerakan inkubator literasi di Kalimantan Tengah. Gerakan ini diharapkan bisa semakin mengangkat kisah-kisah kearifan lokal masyarakat Dayak, sekaligus melestarikan peradaban Dayak. Kekayaan budaya Dayak diyakini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai karya tulis. Inisiasi gerakan ini dimulai dengan diskusi publik yang diselenggarakan Perpusnas di Kota Palangka Raya, Kalteng. Diskusi dengan tema ”Cintai Tra- disi, Bangun Literasi” itu digelar pada Rabu (2/10/2024). Hadir dalam kegiatan itu, Pemimpin Redaksi Perpusnas Press Edi Wiyono, Pelaksana Harian Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Arthur Mukkin, Pustakawan Ahli Madya Perpusnas Damaji Ratmono, antropolog Dayak di Kalteng Marko Mahin, penulis Ai Gumiar, dan Redaktur Senior Kalteng Pos Rohansyah. Dalam paparannya, Marko Mahin mengungkapkan, begitu banyak tulisan populer tentang orang Dayak di Kalteng yang didominasi kisah fiksi, cerita horor, atau spiritual. Namun, belum banyak tulisan tentang kearifan lokal. Salah satu contoh novel yang begitu laris tentang Dayak di Kalteng adalah cerita fiksi berjudul Kuyang.

Marko mengatakan, cerita itu bahkan sampai dibuat film. Ia berharap dalaM gerakan inkubator literasi Perpusnas itu akan muncul judul-judul baru yang mengangkat keseharian orang Dayak beserta tradisinya ”Misalnya tentang atap rumah orang Dayak mengapa dibuat selalu berlawanan dengan arah angin karena logika leluhur kita saat itu, Kalteng ini panas dan saat itu tidak ada AC (air conditioner) sehingga untuk membuat rumah sejuk atapnyA dimodifikasi dengan cara begitu,” kata Marko Ia menyoroti ladang orang Dayak yang begitu kaya. Di beberapa wilayah, seperti Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dan Barito, setiap berladang, ada 5 sampai 10 jenis benih padi yang ditanam. ”Ada banyak alasan mengapa demikian. Kalau itu diungkap menjadi gagasan dalam menulis, pasti bisa menjadi cerita menarik dan menambah pengetahuan anak-anak muda yang mungkin tidak pernah pergi berladang sehingga tradisi itu terjaga,” kata Marko. Hal serupa disampaikan Edi Wiyono. Menurut dia, dalam program itu, pihaknya akan memberikan kesempatan kepada anak-anak muda, peserta didik, dan masyarakat umum untuk mengajukan gagasannya terkait kearifan lokal.  (Yoga)

Korban Kebakaran Menteng Dapat Rumah

Yoga 03 Oct 2024 Kompas

Puluhan warga di Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, mendapatkan rumah baru setelah kebakaran setahun yang lalu. Rumah baru ini bagian dari program bedah kawasan agar permukiman ataupun rumah warga lebih layak huni. Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Anyer RT 006 RW 009 Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, 29 September 2023. Kala itu, 13 mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi padat penduduk tersebut. Setidaknya 20 rumah rusak berat, sedang, dan ringan sehingga penghuninya mengontrak ke tempat lain untuk sementara waktu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian bekerja sama dengan Baznas (Bazis) DKI Jakarta membedah ataupun merenovasi rumah-rumah warga itu sejak akhir April 2024. Rumah yang semula semipermanen kini berganti tembok, bahkan dilengkapi sistem drainase, biopal, pengecoran jalan, dan lainnya. Ani Tanjung (72) dan Tuti Solihati (50) mewakili warga menerima kunci rumah dari Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada Rabu (2/10/2024). 

Akhirnya mereka tidak perlu mengontrak lagi setelah setahun. Ia bersemangat menunjukkan kondisi rumah barunya berukuran 5 x 3 meter. Rumah dua lantai itu tampak lega karena ventilasi dan jendelanya lebih banyak dari sebelumnya. Terdapat satu kamar, wastafel, dan kamar mandi di lantai satu. Sebuah tangga baja ringan jadi penghubung ke lantai dua. Lantai atas ini berupa satu ruangan dengan balkon. ”Tanahnya memang jadi lebih kecil karena ada yang dipakai untuk halaman tempat kumpul-kumpul warga,” katanya. Ia tak mempermasalahkan hal itu karena setiap warga sepakat mewakafkan sedikit tanah untuk jadi halaman. Halaman di tengah permukiman padat penduduk ini bakal jadi tempat kegiatan sosial. 

Bedah rumah di Kelurahan Menteng ini menelan biaya Rp 2,2 miliar. Baznas (Bazis) DKI Jakarta membangun ulang 13 rumah rusak berat serta 9 fasad rumah rusak sedang dan rusak ringan. Dalam prosesnya dilakukan pelebaran jalan lingkungan dari 80 cm menjadi 1,5 meter. Dengan begitu, lalu lalang orang dan kendaraan jadi lebih mudah. Tuti juga antusias memasuki rumah barunya. Kini, tidak ada lagi sekat tripleks dan tumpukan barang di sana-sini. ”Lega tinggal bareng anak. Tidak desak-desakan lagi,” ujarnya. Selain itu, lima rumah penderita tuberkulosis (TBC) tuntas pula dibedah se-Jakarta Pusat. Secara keseluruhan, bedah rumah ini bagian dari target 78 rumah pada 2024, khusus di Jakarta Pusat. (Yoga)

Migas Hulu Menyongsong Energi Baru

Hairul Rizal 03 Oct 2024 Bisnis Indonesia (H)

Industri hulu migas di Indonesia mendapatkan peluang baru untuk berkembang setelah pemerintah merombak skema kontrak bagi hasil melalui Peraturan Menteri ESDM No. 13/2024 dan Keputusan Menteri ESDM No. 230/2024. Direktur Pembinaan Hulu Migas Kementerian ESDM, Ariana Soemanto, menjelaskan bahwa regulasi baru ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor dengan memberikan bagi hasil yang lebih besar, yakni antara 75% hingga 95%. Lima kontraktor kerja sama sudah menyatakan minat untuk mengadopsi skema ini, yang diharapkan dapat meningkatkan produksi migas nasional, termasuk migas non-konvensional di Wilayah Kerja Gas Metana Batu Bara Tanjung Enim.

Namun, ada pandangan skeptis dari Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas. Moshe Rizal, Ketua Komite Investasi asosiasi tersebut, berpendapat bahwa meskipun skema baru menawarkan bagi hasil lebih besar, hal ini justru menambah ketidakpastian bagi investor. Dia menilai perubahan kebijakan ini tidak cukup signifikan untuk merangsang minat investasi, terutama mengingat pajak migas yang tinggi, yang dapat mencapai 40%. Ekonom Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, juga mengingatkan bahwa ketidakpastian dalam perubahan aturan dapat menghambat minat investasi, dan pemerintah seharusnya lebih proaktif dalam eksplorasi potensi cekungan migas baru.

Dengan adanya regulasi baru ini, pemerintah berharap dapat menciptakan iklim investasi yang lebih baik dan mendorong peningkatan produksi serta cadangan migas di Indonesia.

Beban Berganda di Awal Pemerintahan Prabowo

Hairul Rizal 03 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Awal Oktober 2024 ditandai dengan tanda-tanda penurunan daya beli dan kontraksi produksi sektor manufaktur, menambah tantangan bagi pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto, yang akan dilantik dalam 17 hari ke depan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya deflasi sebesar -0,12% pada September 2024, memperpanjang tren deflasi selama lima bulan berturut-turut. BPS mencatat deflasi saat ini disebabkan penurunan harga komoditas pangan yang mencukupi dari sisi suplai, berbeda dengan deflasi pada krisis 1999 yang diakibatkan depresiasi rupiah.

Deflasi ini juga bersamaan dengan Purchasing Manager’s Index (PMI) sektor manufaktur Indonesia yang mencatat kontraksi selama tiga bulan berturut-turut, mencapai angka 49,2 di bulan September. S&P Global melaporkan bahwa penurunan PMI tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang lesu. Para pejabat mencoba membantah bahwa deflasi dan kontraksi manufaktur disebabkan oleh penurunan daya beli, mengacu pada inflasi inti yang masih naik. Namun, para ekonom memandang deflasi beruntun ini sebagai sinyal bahwa ekonomi sedang tidak baik, mengingat adanya ketidaksesuaian antara angka pertumbuhan ekonomi di atas 5% dengan permintaan yang melemah.

Tantangan ekonomi ini akan menjadi pekerjaan besar bagi Prabowo Subianto setelah menerima estafet kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo, di tengah penurunan daya beli dan produksi serta beban defisit anggaran yang juga harus diatasi pada tahun pertama kepresidenannya.

Dagang Elektronik: Pengawasan Pemerintah Diperketat

Hairul Rizal 03 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Pemerintah Indonesia memastikan untuk menghalangi masuknya platform dagang online asal China, Temu, ke Tanah Air demi melindungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional. Fiki Satari, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, menjelaskan bahwa kehadiran Temu bisa mengancam UMKM karena platform ini memungkinkan transaksi langsung antara pabrik di China dan konsumen, tanpa melibatkan perantara seperti seller atau reseller.

Temu, yang didirikan oleh Colin Huang, mantan insinyur Google, menawarkan produk dengan harga sangat murah berkat subsidi dari platform tersebut. Fiki menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mencegah masuknya aplikasi ini. Sejak September 2022, Temu telah mencoba mendaftarkan merek di Indonesia, tetapi gagal karena ada perusahaan lokal dengan nama serupa.

Temu telah berhasil berekspansi ke 48 negara, termasuk Thailand dan Malaysia, dengan prestasi terbesar di AS, di mana 9% populasi berbelanja di platform tersebut dalam setahun terakhir. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga pelaku UMKM dalam negeri agar tetap berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif.

Industri Halal: Geliat Manufaktur di Tengah Perubahan

Hairul Rizal 03 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Perindustrian terus mendorong perkembangan industri manufaktur, terutama dengan melibatkan generasi muda dalam sektor industri yang potensial, seperti industri halal. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan *Industrial Festival 2024*, di mana generasi muda diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor industri. Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Eko SA Cahyanto, menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri, pemangku kebijakan, dan masyarakat umum dalam upaya ini.

Festival ini juga melibatkan sejumlah tokoh muda, seperti Zaskia Adya Mecca dan Ricky Harun, yang memberikan wawasan terkait dengan memanfaatkan marketplace dan pentingnya produk halal dalam memenangkan pasar. Kegiatan ini mencakup berbagai acara seperti *talk show*, workshop, konsultasi halal, dan pop-up market yang menampilkan produk lokal, guna mendukung penguatan industri dalam negeri.

Eko juga menyatakan bahwa *Industrial Festival 2024* diadakan dalam tiga rangkaian acara, salah satunya berkolaborasi dengan *Halal Indo 2024* yang menargetkan kehadiran 15.000 pengunjung dari lebih dari 35 negara. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama internasional dan investasi di sektor industri halal. Festival berikutnya akan memperingati Hari Batik Nasional pada Oktober 2024, yang menonjolkan peran batik sebagai bagian dari industri kreatif Indonesia.

Dalam konteks ekonomi, sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan harapan dapat membawa negara keluar dari jebakan pendapatan menengah.

WITF: Pameran Pariwisata Lokal dan Internasional

Hairul Rizal 03 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Kolaborasi antara industri pariwisata domestik dan pelaku industri internasional berpotensi semakin kuat setelah gelaran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) pada 2-4 Oktober 2024. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Hariyadi B. Sukamdani, menjelaskan bahwa pameran dagang pariwisata secara business to business ini dapat mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan dan berkualitas. Dia berharap WITF 2024 dapat meningkatkan kinerja sektor pariwisata Indonesia pasca-pandemi Covid-19 dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata utama dunia.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, menyambut baik pelaksanaan WITF 2024 dan optimis bahwa pameran ini akan memberikan keuntungan signifikan bagi kedua belah pihak. Ketua Steering Committee WITF 2024, Budi Tirtawisata, menambahkan bahwa event global ini menghadirkan 195 buyers dari 38 negara, memungkinkan peserta untuk memamerkan produk dan layanan pariwisata terbaik mereka serta menjalin jaringan bisnis. Dengan kontrak dagang yang diikat antara agen pariwisata asing dan para penjual, WITF diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan pertumbuhan industri pariwisata Indonesia.

Nyala Terang di 11 Desa Melalui Rasio Elektrifikasi

Hairul Rizal 03 Oct 2024 Bisnis Indonesia

Rasio elektrifikasi di Kalimantan Timur mengalami peningkatan setelah 11 desa di Kabupaten Kutai Barat berhasil teraliri listrik oleh PT PLN (Persero). Menurut PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra), hal ini meningkatkan Rasio Desa Berlistrik (RDB) dari 87,96% pada 2023 menjadi 91,12%. Desa-desa yang kini mendapatkan akses listrik tersebar di Kecamatan Damai dan Kecamatan Nyuatan.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian PLN ini, mengungkapkan bahwa listrik akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. General Manager PLN UID Kaltimra, Agung Murdifi, menekankan pentingnya akses listrik dalam mendorong kemajuan desa, meningkatkan kualitas hidup, dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Proyek ini mencakup pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 73,15 kilometer, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 61,20 kilometer, serta pemasangan 24 gardu distribusi dengan total kapasitas 1.900 kVA, dengan total investasi sebesar Rp 43,5 miliar. PLN mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas listrik agar tetap berfungsi optimal.

Pilihan Editor