;

Samator Pasok Gas untuk Kawasan Industri

Hairul Rizal 03 Oct 2024 Kontan

Emiten perusahaan gas, PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) meresmikan pabrik ke-56 di Kawasan Industri Terpadu Batang atau KIT Batang, Jawa Tengah. Pabrik ini siap melayani tenant di sektor medis dan industrial yang ada di KITB, serta pelanggan lain di wilayah Jawa Tengah. Presiden Direktur Samator Indo Gas Rachmat Harsono mengatakan, fasilitas baru ini bisa menopang kinerja penjualan dan profitabilitas AGII di tengah meningkatnya permintaan dari pelaku industri. Rachmat menjelaskan, pembangunan pabrik di kawasan KITB telah dimulai sejak bulan Maret 2023, dengan menyerap biaya investasi sebesar Rp 500 miliar. "Dengan hadirnya pabrik Samator yang modern ini, kami semakin yakin bahwa KITB dapat menjadi kawasan industri yang hijau, pintar, dan berkelanjutan," ujar Rachmat, Selasa(2/10). Salah satu pelanggan pertama yang akan dipasok oleh pabrik baru AGII adalah KCC Glass Corporation (KCC Glass), sebuah perusahaan manufaktur kaca yang berkantor pusat di Korea Selatan. Pabrik KCC Glass di KITB akan menjadi salah satu pabrik kaca terbesar di Asia Tenggara. Namun, tidak terbatas di kawasan KITB saja. 

Pabrik yang berdiri di lahan seluas 2,7 hektare (ha) ini juga membidik industri-industri di kawasan Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Yang pasti, kehadiran pabrik baru ini diharapkan dapat menopang kinerja bisnis Samator Gas agar dapat mencapai level pertumbuhan lebih tinggi lagi dari yang sudah dicapai saat ini. Adapun, laba bruto sebesar Rp 640,81 miliar atau meningkat 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 603,61 miliar. Rachmat mengatakan, kontribusi utama penjualan pada semester I-2024 datang dari sektor kesehatan atau healthcare. Hal ini tak lepas dari kemampuan AGII dalam mempertahankan jaringan rumah sakit baru dan yang sudah ada. Kontribusi berikutnya bersumber dari sektor infrastruktur seiring meningkatnya aktivitas sektor konstruksi. Sementara itu, sektor barang konsumsi menunjukkan permintaan yang stabil, namun sektor ritel belum menunjukkan pertumbuhan yang diharapkan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Bangkitkan Industri Hilir Sehingga Ekspor Meningkat

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Investor Daily (H)
Hilirisasi sumber daya alam (SDA) berjalan sukses selama 10 tahun pemerintahan Jokowi. Investasi mengalir deras ke proyek hilirisasi, sehingga ekspor berbasis komoditas SDA meningkat yang pada ujungnya  meningkatkan ketahanan ekonomi dari gejolak eksternal. Kini waktunya pemerintahan baru yang dipimpin Prabowo Subianto melanjutkan program ini dengan membangun industri hilir yan bisa menyerap produk hilirisasi. Tujuannya agar nilai tambah yang diperolah Indonesia dari hilirisasi makin besar. Hal itu juga bisa memacu industrialisasi secara besar-besaran, sehingga porsi manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) bisa kembali di atas 20%. Selama ini, hilirisasi mineral baru menyentuh produk setengah jadi, dimana pengolahannya didalam negeri baru sampai ke feronikel, nickle pig iron (NPI), hingga mixed hydroxide precipitate (MHP). Ketika produk turunan nikel itu lantas di ekspor, kebanyakan China untuk diolah kembali untuk produk manufaktur jadi. (Yetede)

Industri fintech P2P Lending Hingga Agustus 2024 Meraup Laba Sebesar Rp656,8 miliar.

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Investor Daily (H)
Industri fintech peer to peer (P2P) lending hingga Agustus 2024 meraup laba sebesar Rp656,8 miliar. Pencapaian ini didorong oleh oustanding pembiayaan industri fintech P2P  lending hingga Agustus 2024 sebesar Rp 72,03 triliun, melesat 35,62% secara yoy. Berdasarkan OJK, laba per Juli yang meningkat  23,97% (yoy). Adapun, dari sisi kualitas secara agregat juga masih terjaga dengan tingkat wanprestasi (TWP 90) di evel 2,38%, membaik dari bulan sebelumnya 2,53%. "Laba kembali meningkat, Juli juga naik dan di  Agustus  ini terus naik," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman. Agusman mengungkapkan, selain dari pembiayaan yang melesat, laba fintech P2P lending juga didukung dari peningkatan  pendapatan dan efisiensi beban operasional perusahaan. Sehingga dapat membukukan laba yang semakin moncer. (Yetede)

Tekad Bulat Bisnis Adaro Energy

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Investor Daily (H)
PT Adaro Energi Indonesia Tbk (ADRO) telah membulatkan tekad untuk lepas dari bisnis batu bara termal, dengan menjual 99,99% kepemilikan saham di PT Adaro Andalan Indonesia (AAI) dengan nilai berkisar US$ 2,45-2,63 miliar (setara Rp37,29 triliun). Setelah melepas kepemilikan di perusahaan yang menaungi bisnis batu bara termal Group Adaro tersebut, emiten pemilik konglomerat Garibaldi 'Boy' Thohir ini mengaku akan berfokus pada bisnis hijau dan non batu bara termal. "Setelah divestasi AAI, secara terkonsolidasi perseroan masih memiliki investasi di bidang pertambangan batu bara metalurgi dan batuan, energi, utilitas dan infrastruktur pendukung, serta pengolahan mineral yang didukung oleh sumber daya dan potensi yang dimilikinya. Ke depannya, perseroan berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan beberapa proyek yang dapat mendukung ekonomi hijau yang sedang dikembangkan di Indonesia," kata Sekretaris Perusahaan Adaro Energy Mahardika Putranto. (Yetede)

IHSG Tertekan Serangan Rudal Iran-Israel

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Investor Daily (H)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (02/10/2024) ditutup melemah  -78,87 poin atau -1,03% ke level 7.563. Hal ini sebagai dampak langsung dari ketidakpastian global dan fluktuasi harga energi akibat krisis geopolitik di Timur Tengah, pasca serangan rudal Iran ke Israel. Namun, sejumlah analis masih optimistik IHSG mampu kembali ke zona hijau. Meskpiun IHSG melemah, sektor basic materialis menjadi yang paling kuat dengan kenaikan tipis sebesar +0,03%.

aDi sini lain, sektor transportation & logistics mengalami penurunan terbesar dengan pelemahan -1,95%, yang mencerminkan dampak langsung dari ketidakpastian global dan fluktuasi harga energi akibat krisisi geoplitik di Timur Tengah. Dalam risetnya, Pilarmas Sekuritas menuturkan, situasi di Timur Tengah menjadi fokus perhatian para pelaku pasar setelah Iran meluncurkan serangan rudal terhadap Israel, yang kemudian di respons dengan ancaman pembalasan dari Israel dan Amerika Serikat. Ketegangan ini menambah tekanan pada pasar saham di Asia, termasuk Indonesia, yang ikut terseret dalam pelemahan. (Yetede)

Kontraksi manufaktur tiga bulan berturut-turut menjadi PR yang harus segera dibenahi

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Investor Daily

Kontraksi manufaktur selama tiga bulan berturut-turut menjadi PR yang harus segera dibenahi oleh pemerintahan Prabowo Subianto. Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament (APSyFI) Redma Gita. Redma Wirawasta mengatakan, perbaikan industri manufatur bergantung pada pemerintahan baru nantinya. Dia menilai kinerja Kemenperin sangat positif selama ini, karena dianggap sangat paham pada industri. Redma menilai justru masalahnya ada di Kemenkeu dan Kementerian ESDM.

"Kalau Menkeu tidak mengerti masalah manufaktur, tidak pro industri dalam negeri, ya dalam lima tahun kedepan akan terjadi deindustrialisasi dan industri akan tambah banyak pabrik yang tutup," ucap Redma kepada Investor Daily. Dia mengatakan, tanda-tanda kontraksi sebenarnya sudah terlihat dari 2023, dimana ada dua poin penting yang penurunan industri manufaktur yaitu dari pasarnya yang tidak bagus dan harga energi yang mahal. Market globalnya sedang tidak bagus sehingga semua mengandalkan pasar dalam negeri, sehinga pasar dalam negeri itu diserang produk-produk impor," terang Redma. (Yetede)


Maskapai Penerbangan di Tanah Air Diramaikan Maskapai Baru Blue Bird Nordic

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Tempo
BBN Airlines Indonesia resmi mengudara pada Jumat, 27 September 2024. Meramaikan industri maskapai penerbangan di Tanah Air. Penerbangan komersial di Tanah Air diramaikan oleh maskapai baru bernama Blue Bird Nordic atau BBN Airlines Indonesia. Maskapai ini merupakan anak usaha Avia Solutions Group yang berkantor pusat di Dublin, Irlandia. BBN Airlines Indonesia resmi mengudara pada Jumat, 27 September 2024. BBN Airlines Indonesia menyiapkan tiga unit Boeing 737-800 untuk melayani permintaan carter passenger serta tiga pesawat kargo Boeing 737-800 dan Boeing 737-400 untuk melayani penerbangan domestik ataupun internasional. Dengan armada yang tersedia dan angka permintaan yang tinggi, BBN Airlines Indonesia menargetkan untuk mengoperasikan 40 pesawat pada 2027. (Yetede)

Indonesia Sedang Berupaya Mencapai Status Negara Berpendapatan Tinggi

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Tempo
INDONESIA sedang berupaya mencapai status negara berpendapatan tinggi. Cita-cita ini merupakan salah satu aspirasi "Indonesia Emas 2045". Cita-cita itu diharapkan tercapai bertepatan dengan peringatan kemerdekaan ke-100 tahun. Namun ada syarat untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi: perekonomian Indonesia harus tumbuh 6-7 persen per tahun dalam dua dekade ke depan. Jika terealisasi, perekonomian Indonesia akan berlipat ganda menjadi empat kali lebih besar pada 2045.  Namun Indonesia harus melakukan upaya khusus untuk mencapai target itu. Salah satu caranya adalah memprioritaskan sumber pertumbuhan ekonomi potensial, seperti ekonomi biru, manufaktur, dan pembangunan perkotaan. Penyerapan teknologi baru dan ilmu pengetahuan dasar juga harus terus diupayakan.

Dengan status negara berpendapatan tinggi, situasi ekonomi yang diidamkan Indonesia pada 2045 adalah tingkat produk domestik bruto (PDB) nominal menyentuh US$ 10 triliun. Pendapatan nasional bruto per kapita mencapai US$ 30.300 dan kontribusi manufaktur sebesar 28 persen. Indikator-indikator itu bisa saja tercapai, syaratnya, dalam perjalanan menuju 2045, Indonesia tidak menghadapi peristiwa "black swan", seperti krisis keuangan global atau insiden geopolitik besar. Tak boleh dilupakan juga syarat yang tak kalah penting: meningkatkan produktivitas pada pertumbuhan ekonomi, seperti yang dipaparkan di awal. Ihwal produktivitas ini, ada satu kutipan bagus dari ekonom Paul Krugman. "Produktivitas bukanlah segalanya, tapi hampir segalanya dalam jangka panjang." Dengan demikian, menggenjot produktivitas adalah strategi yang harus dipilih Indonesia. (Yetede)

Indonesia Kedatangan Maskapai Penerbangan Baru Bernama Blue Bird Nordic

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Tempo
INDONESIA kedatangan maskapai penerbangan baru bernama Blue Bird Nordic atau BBN Airlines Indonesia. Maskapai ini merupakan anak usaha Avia Solutions Group yang bergerak di jasa aircraft, crew, maintenance, and insurance (ACMI), penyewaan pesawat, serta penerbangan kargo. BBN Airlines Indonesia resmi mengudara pada Jumat, 27 September 2024. Rute perdana yang ditempuh adalah dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, menuju Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur. Masuknya maskapai ini ditandai dengan terbitnya sertifikat operator pesawat udara atau air operator certificate (AOC) pada 31 Agustus 2023.

Sertifikat penerbangan komersial diterbitkan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan. Chairman BBN Airlines Indonesia Martynas Grigas mengatakan sertifikat tersebut merupakan bentuk komitmen dan kesiapan perusahaan memenuhi kebutuhan penerbangan masyarakat Indonesia. Pada akhir 2023, BBN Airlines Indonesia mendapat suntikan modal US$ 6,2 juta atau sekitar Rp 96,1 miliar dari Avia Solutions Group. Perusahaan kemudian menambah jumlah armadanya hingga tiga kali lipat, dengan kehadiran empat pesawat baru yang terdiri atas satu unit Boeing 737-400SF dan tiga unit Boeing 737-800NG. BBN Airlines berencana mengoperasikan total 40 pesawat pada 2027. (Yetede)



Dikenal Dengan Program Tiga Juta Rumah

Yuniati Turjandini 03 Oct 2024 Tempo
RUMAH  murah selalu menjadi dagangan politik yang menggiurkan. Maklum, saat ini 15 persen keluarga Indonesia belum kesampaian punya rumah sendiri dan hanya bisa menumpang, mengontrak, atau lainnya. Maka wajar saja Prabowo Subianto berjanji membangun jutaan rumah per tahun dalam kampanye pemilihan presiden lalu. Dikenal dengan program tiga juta rumah, rencana ini merupakan versi mutakhir dari program sejuta rumah Presiden Joko Widodo, rival Prabowo dalam dua pemilihan presiden sebelumnya.

Program tiga juta rumah akan Prabowo realisasi setelah ia dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024. Rencananya, satu juta hunian di perkotaan dan dua juta rumah di perdesaan dibangun per tahun. Anggarannya diperkirakan Rp 60 triliun, sedikit di bawah alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk program makan bergizi gratis sebesar Rp 71 triliun. Hingga kini belum jelas peruntukan program tiga juta rumah Prabowo itu. Jika mengacu pada program sejuta rumah Jokowi, targetnya adalah masyarakat berpenghasilan Rp 2,5-4 juta. Mereka diberi persyaratan mudah berupa uang pangkal 1 persen dan cicilan murah dengan bunga tetap 5 persen.

Masalahnya, urusan perumahan bukan hanya soal ketersediaan, melainkan harus ada kebutuhan. Tanpa memperhitungkan permintaan, perumahan dibangun hanya berdasarkan hitung-hitungan ekonomis pengembang, jauh dari sentra ekonomi demi mendapatkan lahan dengan harga murah. Walhasil, para penghuni harus bolak-balik puluhan kilometer setiap hari untuk mengais rezeki. Taksiran biaya transportasi para komuter tersebut adalah Rp 71,4 triliun, setara dengan 2,2 juta liter bahan bakar minyak per hari. Ditambah kualitas bangunan yang buruk, dampak lain adalah banyak rumah subsidi ditelantarkan pemilik yang memilih mengontrak di dekat lokasi kerja. (Yetede)

Pilihan Editor