Industri Hulu Migas: Lifting KKKS Tidak Boleh Turun
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto, menekankan pentingnya upaya peningkatan lifting minyak dengan memastikan tidak ada lagi penurunan, meskipun hanya sedikit. Instruksi Presiden Prabowo Subianto menuntut agar kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lebih aktif dan waspada terhadap pencapaian target lifting yang masih belum optimal.
Dwi menjelaskan bahwa peningkatan lifting hanya dapat tercapai jika kegiatan utama, seperti pemboran sumur pengembangan, workover, dan well service, dilaksanakan sesuai target. SKK Migas dan KKKS telah menetapkan target peningkatan yang ambisius untuk tahun ini, dengan rencana pemboran sumur pengembangan naik 17%, workover 43%, dan well service 40%.
Dwi juga mengapresiasi pencapaian KKKS yang lebih baik dibanding tahun lalu dan mendorong peningkatan kecepatan pengerjaan proyek agar produksi migas dapat meningkat secara signifikan. Dengan langkah-langkah strategis dan kolaborasi yang baik, SKK Migas berupaya memastikan produksi migas dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.
IPO di Era Prabowo: Bursa Siap Ngebut
Tekanan pada Rupiah Diperkirakan Berlanjut hingga 2025
Bursa Targetkan Kenaikan Moderat di Tahun Depan
Peluang Keuntungan dari Program Swasembada Pangan
Wajah Baru ACES Jadi Harapan Bisnis
FDI Dibutuhkan untuk Mensupport Program Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pemerintah Baru, Perdagangan dan Investasi Telah Terbentuk lengkap
Pemerintahan baru dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah terbentuk lengkap. Visi pemerintahan dibawah komando Presiden yang baru telah disampaikan, arahan kepada jajaran Menko, Menteri Mawen, pimpinan negara non-departemen, penasehat, utusan khusus dan perangkat lainnya juga disampaikan dengan gamblang. Pembekalan untuk pelaksanaan tugas kepemerintahn juga telah diberikan. Kini masyarakat dan kalangan bisnis menunggu bagaimana rencana dan strategi pemerintah periode 2024-2029 akan diterjemahkan kedalam langkah konkrit dan menghasilkan outcomes yang terukur. Apabila dapat dipadatkan sari-patinya, maka tekad pemerintah yang baru terbentuk ini mungkin cukup terwakili oleh satu kata: Resilience.
Baik di bidang ekonomi, politik, sosial-budaya maupun pertahanan-keamanan, hal yang ingin diwujudkan adalah kemandirian. Sebagai bangsa besar yang merebut kemerdekaan berkat perjuangan anak-anaknya sendiri, untuk mewujudkan kemandirian bangsa ini. Hal yang perlu diingat adalah bahwa Indonesia tidak beroperasi dalam sebuah vakum yang terisolasi diri dari lingkungan sekitarnya. Sejatinya, tidak ada satu negara pun di muka bumi ini yang benar-benar mandiri dan dapat mengisolasi diri dari hubungannya dengan negara atau bangsa lain: memenuhi kebutuhannya yang tidak dapat dipenuhinya sendiri. Dalam konteks perdagangan, pemenuhan kebutuhan ini lazimnya dilakukan melalui pertukaran barang dan jasa melintasi batas-batas negara dan bentuk suatu pola tertentu. (Yetede)









