Harapan Masyarakat untuk Kabinet Merah Putih
Masyarakat berharap Kabinet Merah Putih segera mewujudkan kebijakan nyata yang menjamin kepastian kerja dan upah layak serta menjaga stabilitas ekonomi di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. “Saya melihat sektor ekonomi didominasi teknokrat, dengan Sri Mulyani tetap di posisinya, yang membuat saya optimistis pada kinerja mereka. Fokus utama adalah menghidupkan sektor manufaktur dan menyusun kebijakan tepat guna bagi kelas menengah rentan yang sering terabaikan. Saya berharap para menteri bijak dan transparan dalam mengelola keuangan serta aset agar investasi sektor riil bisa mendorong penciptaan lapangan kerja,” ujar Alvinta (28) Penulis di Yogyakarta.
Natasha Hadiwinata (33) Penulis freelance di Jakarta, berkata, “Saya hanya mengenal sedikit dari 48 menteri Kabinet Merah Putih. Saya harap menteri-menteri ekonomi bisa mengambil keputusan yang tidak memberatkan rakyat menengah ke bawah. Mereka dipilih Presiden untuk menjadi pengamanah negara yang baik. Isu penting bagi saya adalah menciptakan lapangan kerja yang mumpuni, apalagi banyak pekerja terkena layoff. Semoga ekonomi terus bergerak dan tidak lesu, dengan peluang kerja yang lebih baik”.
Bramantyo Yamasatrio Kumoro (26) Guru swasta di Jakarta berkata, ”Pejabat sering lupa janji setelah terpilih. Masyarakat sulit mengakses pejabat untuk meminta kejelasan. Fokus saya sekarang hanya bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga. Saya harap Kabinet Merah Putih segera bertindak nyata, terutama di bidang ekonomi, dengan kebijakan konkret untuk memastikan kepastian kerja dan upah yang layak. Banyak pemberi kerja masih membayar di bawah UMR (upah minimum regional), padahal harga terus naik. (Yoga)
Harga Minyak yang Berfluktuasi wajib diwaspadai
Serangan udara Israel terhadap Iran, Sabtu (26/10) diperkirakan tidak menaikkan harga minyak mentah. Selain tak menyasar fasilitas minyak, pasar bisa tenang karena Iran tak menganggapnya sebagai serangan berarti. Namun, bagi Indonesia, risiko fluktuasi harga minyak yang rentan terhadap faktor geopolitik, wajib diwaspadai. Mengutip laporan Reuters, Minggu (27/10), kondisi itu diyakini bakal membuat harga minyak mentah turun, berbeda dengan dampak serangan Iran ke Israel pada 1 Oktober 2024, yang membuat harga minyak mentah jenis Brent naik dari 73 USD per barel ke 80 USD per barel. Namun, setelah itu, harganya kembali turun. Pada Jumat (25/10), perdagangan minyak mentah ditutup pada 76 USD per barel.
”Israel tak menyerang infrastruktur minyak. Laporan bahwa Iran tidak akan menanggapi serangan tersebut menghilangkan unsur ketidakpastian,” ujar Tony Sycamore, analis market IG di Sydney, Australia, seperti dilaporkan Reuters. Kondisi itu, kata Sycamore, kemungkinan bakal memunculkan reaksi bertipe buy the rumour, sell the fact (membeli berdasarkan informasi dan menjual setelah berita/faktanya terbit). Ia juga memprediksi harga minyak mentah jenis WTI, yang pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu pada 71 USD per barel, akan turun menjadi 70 USD per barel. Sementara harga minyak Brent diperkirakan turun menjadi 74-75 USD per barel.
Bagi Indonesia, serangan Israel terhadap Iran yang cenderung terkendali dan tak membuat harga minyak mentah melonjak bisa menjadi kabar yang melegakan, setidaknya untuk jangka pendek. Namun, fluktuasi harga minyak akibat konflik di Timur Tengah tetap menjadi risiko yang perlu diwaspadai. Sebab, Indonesia negara importir minyak dengan tren penurunan produksi siap jual (lifting) minyak di dalam negeri. Tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir membuat lifting minyak bumi anjlok menjadi sekitar 577.000 barel per hari. Padahal, kebutuhan nasional sekitar 1,6 juta barel per hari. (Yoga)
Membangun Kesejahteraan dengan Tulang Ikan
Setahun terakhir, sejumlah ibu rumah tangga di Dusun Srinanti, Banyuasin, Sumsel, tidak lagi semata sibuk mengurus rumah. Sejak diberi pengetahuan baru oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Palembang yang didukung Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit (RU) III Plaju, ibu-ibu di sana mengolah tulang ikan patin dan lele menjadi kemplang khas Palembang. Windi Larasati (32) saat ditemui, Jumat (18/10) mengatakan, tulang ikan patin atau lele bisa diolah menjadi bahan baku kemplang yang merupakan penganan khas yang sangat digemari masyarakat Palembang. Caranya, tulang dipresto supaya lunak.
Setelah itu, dihaluskan sehingga menjadi tepung, lalu diolah dengan tepung tapioka, tepung beras, dan bumbu dasar sebagaimana bahan baku kemplang umumnya. Selanjutnya, semua bahan dibuat menjadi pempek lenjer bulat memanjang. Bahan lenjeran itu diiris tipis-tipis sebelum dikeringkan di bawah terik matahari, hingga kandungan airnya berkurang drastis. Kemudian digoreng sampai mengembang dan kemplang siap disajikan. Cita rasa ikan dominan dalam setiap gigitan kemplang. Teksturnya renyah atau mudah dikunyah. Kalau tidak tahu bahan baku aslinya, siapa pun pasti mengira itu kemplang biasa yang terbuat dari daging ikan.
Windi dan 12 ibu lainnya yang tergabung dalam kelompok UMKM Jasmine Suger memberi merek kemplang itu ”Kerupuk Pale, Ikan Patin dan Lele”. Bahan pembuatan tergantung ketersediaan tulang ikan, antara patin atau lele. Mereka membuat dua kemasan, yakni kemasan premium 50 gram seharga Rp 15.000 per bungkus dan kemasan biasa dengan berat bersih sama seharga Rp 10.000 per bungkus. Kemplang tulang ikan mendapat respons positif dari sejumlah pihak, terutama para pegawai Pertamina RU III Plaju yang membelinya untuk camilan hari-hari, mengisi kantin kantor, oleh-oleh tetamu, hingga dibawa ke pameran UMKM di Sumsel dan luar Sumsel. Semua kemplang itu nyaris selalu habis sehingga memberi pemasukan Rp 1 juta per orang per bulan. (Yoga)
MENCARI cara Mengatasi Masalah Sampah di Jakarta
Permasalahan sampah seakan menjadi PR yang tak kunjung tuntas. Pemerintah terus mencari cara agar timbunan sampah di Jakarta bisa berkurang. Hal itu mengemuka saat Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq berkunjung ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Minggu (27/10). Hanif melihat pengoperasian pembangkit listrik tenaga sampah dan pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau refuse derived fuel (RDF) plant. Ia menyebutkan, penumpukan sampah di Bantargebang harus diselesaikan segera. Masalah yang muncul saat ini adalah kurang optimalnya penyerapan sampah di hulu. ”Jumlah sampah yang terkelola langsung dari sumber hanya 1.000 ton per hari. Jumlah sampah yang tak terkelola dan akhirnya menumpuk di Bantargebang mencapai 7.500 ton per hari,” katanya.
Apalagi timbunan sampah di TPST ini mencapai 55 juta ton dengan ketinggian 40 meter. ”Sampah di Bantargebang ini sudah terpampang jelas. Padahal, Jakarta merupakan tempat tinggal bagi pejabat yang memiliki wewenang untuk mengatur negara. Seharusnya masalah ini bisa diselesaikan,” ujar Hanif. Permasalahan sampah menjadi perhatian karena saat ini Indonesia tengah didera isu impor sampah dari negara maju. ”Mereka (negara maju) mengirim sampah ke Indonesia untuk merealisasikan program zero waste. Padahal, potensi sampah di Indonesia masih banyak yang belum terkelola,” kata Hanif. Karena itu, dibutuhkan peran semua pihak, terutama masyarakat, untuk bisa mengelola sampah mulai dari rumah.
”49 % sampah di Jakarta adalah sampah makanan yang sebenarnya bisa dikelola di tingkat rumah tangga atau bidang usaha,” tambahnya. Sejumlah strategi yang dicetuskan oleh Jakarta diharapkan dapat ditingkatkan skalanya sehingga dampaknya bisa terasa Beragam upaya sudah dijalankan, seperti membangun RDF plant di Bantargebang dengan kapasitas 2.000 ton sampah yang bisa menghasilkan 700 ton RDF per hari. RDF Plant Rorotan di Jakut, berkapasitas 2.500 ton dan menghasilkan 875 ton RDF per hari. RDF yang dihasilkan diserap oleh Indocement. ”Sementara kebutuhan RDF mereka sekitar 3.500 ton per hari. Ini tentu kesempatan sekaligus tantangan,” kata Sekda DKI Jakarta Joko Agus Setyono. (Yoga)
Tercatat 30 Perusahaan TPT Skala Menengah Bangkrut Selama 2023-2024
Pailitnya Grup Sritex ibarat fenomena gunung es. Betapa tidak, selain Sritex, tercatat 30 perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) skala menengah bangkrut selama 2023-2024, dengan jumlah PHK mencapai 150 ribu orang. Jika ditambah dengan perusahaan TPT skala industri kecil dan menengah (IKM), total perusahaan yang tutup bisa mencapai 100 lebih. Tak ayal lagi, sektor TPT harus segera diselamatkan, dengan memberantas impor ilegal yang selama ini menjadi biang keladi keterpurukan industri TPT. Banjir impor ilegal membuat sektor TPT saat ini mengalami krisis yang demikian parah, bahkan lebih parah dibanding saat pandemi Covid-19 atau awal 2000-an.
Saat ini sektor TPT benar-benar terpuruk, dengan utilasi berkisar 40-50% baik di subsektor hulu, antara dan hilir, Impor ilegal juga diduga menjadi salah satu pemicu krisis Sritex. Salah satu memberantas TPT ilegal membentuk satuan tugas (satgas) pengendalian impor yang dipimpin langsung oleh Presiden, posisi satgas ini sangat kuat dan bisa menindak siapa saja yang melindungi impor TPT ilegal. Adapun jika satgas hanya dibentuk oleh lembaga sekelas menteri, efektivitasnya diragukan, karena harus berhadapan dengan pejabat yang diduga mem-back-ing importir TPT ilegal. Pelaku industri TPT percaya, jika impor ilegal diberangus, sektor TPT bisa tumbuh, minimal 8% per tahun depan. Sebaliknya, jika impor TPT ilegal dibiarkan merajalela, sektor ini dipercaya akan terus kontraksi dan melanjutkan PHK massal. (Yetede)
Swasembada Pangan Bukan Hal yang Sulit
Komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang berswasembada pangan telah disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak masa kampanye pemilihan presiden 2024. Itu kemudian kembali ia tegaskan pada pidato pertamanya pada usai pengucapan sumpah sebabai Presiden Republik Indonesia di gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, pada Minggu (20/10/2024). Pada kesempatan yang terakhir itu, Presiden meyakini, paling lambat empat sampai lima tahun ke depan Indonesia akan berswasembada pangan. Bahkan, Indonesiapun siap menjadi lumbung pangan dunia. "Saya telah mencanangkan bahwa Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kita tidak boleh bergantung dari sumber makanan dari luar," tegas Presiden. Untuk mengetahui lebih jauh upaya pemerintah dalam merealisasikan target swasmebada itu, B-Universe berkesempatan mewawancarai Andi Amran Sulaiman yang kembali terpilih menjadi menteri pertanian di kantornya, Rabu (23/10/2024). Salah satu pengemban tugas utama untuk mewujudkan gagasan besar presiden tersebut menyebut bahwa visi presiden itu sudah tepat karena ketahanan pangan identik dengan ketahanan negara. (Yetede)
Subsidi Motor Listrik Diharapkan Berkelanjutan untuk Tahun Depan
Pemberian subsidi motor listrik (molis) masih menjadi salah satu harapan utama industri otomotif dalam mengembangkan pasar molis. Untuk itu, diharapkan subsidi tersebut berlanjut pada tahun depan. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiadi menerangkan, pemberian subdidi molis terbukti mempecepat penyebaran molis di masyarakat. Berdasarkan data dari Sistem Infromasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listri Roda Dua (Sisapira). 60.802 unit kendaraan diterima masyarakat di Tahun 2024. Hasil tersebut jauh melampaui capaian sepanjang 2023 sebanyak 11.532 unit.
"Artinya, ada sekitar total 70.000-an unit kendaraan molis yang sudah sampai kepada masyarakat," jelas dia kepada Investor Daily. Budi menjelaskan, Presiden Prabowo beberapa kali menyebut masalah energi, transisi energi atau berpihak kepada green energi. Salah satunya bisa dengan mendorong pergerakan sepeda motor listrik. "Nah kalau ini memang ada tentunya mungkin pasti akan dialihkan atau dicarikan anggaran untuk mendukung itu. Kalau subsidi diteruskan pasti kita sudah siap. karena sebetulnya 2025 kita sudah dapat informasi saat itu bahwa subsidi akan berlanjut," kata dia. jadi, lanjut Budi, semua industri pastinya akan bersiap dengan produksi yang mungkin sesuai dengan kuota atau kapasitas yang maksimal. (Yetede)
Penyaluran Kredit UMKM Kembali Bangkit Setelah Sempat Turun
Penyaluran kredit UMKM kembali bangkit setelah lama mengalami penurunan sejak awal tahun. Salah satu sektor yang menopang pertumbuhan kredit UMKM adalah usaha kecil. Data Uang Beredar Indonesia (BI) menyoroti perkembangan kredit UMKM per September 2024, dimana kredit skala kecil terlihat tumbuh 6,6% secara year on year (yoy), naik dibandingkan sebulan sebelumnua yang hanya tumbuh 4,0% yoy. Kenaikan kredit skala kecil ini dilihat sebagai penopang utama untuk keseluruhan kredit kepada UMKM yang tumbuh sebesar 5% yoy dari bulan sebelumnya yang 4,3% yoy. Sementara itu, kalau dilihat dari sisi penggunaan, kredit UMKM ini ditopang oleh pertumbuhan kredit investasi 13,2% yoy dan kredit modal kerja 2,2% yoy.
"Penyaluran kredit kepada UMKM pada September tumbuh 5,0% yoy, meningkat pertumbuhan pada Agustus 4,3%. Pertumbuhan penyaluran kredit UMKM terutama pada skala kecil 6,6% yoy," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso. Adapun penyaluran kredit UMKM ini memang terlihat kembali bangkit setelah mengalami penurunan sejak Feruari 2024. Kredit UMKM yang saat itu (Februari) tumbuh 8,9% per maret, kemudian turun lagi ke 8,1% per April, dan Mei menjadi 7,3%. Pada Juni, turun menjadi 5,6% dan Juli 5,1% hingga mencapai level terendah pertumbuhan 4,3% yoy per Agustus 2024. Tapi, kemudian mulai bangkit dengan mencatat pertumbuhan sebesar 5% per September 2024. (Yetede)
AWS Perusahaan Penyedia Cloud Computing Global Luncurkan Inkubator Pendidikan Pertama di RI dan Asean
Amazon Web Services (AWS), perusahaan penyedia cloud computing global, mengumumkan peluncuran lab edukasi baru, yang berfungsi sebagai inkubator pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Karawang, Indonesia. Lab edukasi ini menjadi think bag space pertama di Indonesia dan Asia Tenggara (Asean). Lab edukasi ini menyediakan ruang khusus bagi siswa, pendidik, dan anggota komunitas untuk mengeksplorasi ide dan proyek terkait sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika (STEAM) melalui pendidikan teknis dan pelatihan cloud computing yang interaktif. "AWS Think Bag Space diharapkan memilik dampak positif bagi masyarakat dengan menyediakan lingkungan belajar yang menstimulasi bagi siswa dan pelajar untuk mengekplorasi teknologi futuristik seperti artificial intelegence (AI) dan robotika," kata Manajer, Operasi Pusat Data, AWS Indonesia Winu Adiarto dalam keterangan persnya. Winu menambahakan, AWS akan membantu mengembangkan pimpinan IT masa depan Indonesia melalui komitmennya untuk mengembangkan ketrampilan digital. AWS berkomitmen untuk memberdayakan ratusan ribu orang Indonesia dari semua latar belakang dengan kemahiran cloud pada tahun 2025 untuk mendukung inisiatif nasional Merdeka Belajar. (Yetede)
Program-program Ala Prabowo Subianto
SEPERTI janjinya dalam kampanye, Presiden Prabowo Subianto tak akan mundur dalam tiga hal: program makan siang gratis, swasembada pangan, dan penghiliran atau hilirisasi sumber daya alam. Karena itu, dalam sidang kabinet pertama, Prabowo menginstruksikan para menterinya mencari pendanaan untuk menggenjot hilirisasi. Hilirisasi ala Prabowo akan lebih luas cakupannya dibanding hilirisasi era Presiden Joko Widodo. Hilirisasi Prabowo menyasar sektor nonminyak dan gas, nonmineral, serta sektor-sektor lain yang memberikan nilai tambah ekonomi. Pada era Jokowi, hilirisasi baru sebatas pembuatan smelter atau pabrik pemurnian sumber daya alam. Investor, teknologi, hingga pekerjanya datang dari luar Indonesia. Akibatnya, hilirisasi ala Jokowi terjadi di negara penampung bijih sumber daya manusia di Indonesia pun hanya bisa mengekspor barang setengah mentah. Sedangkan Cina, penampung terbesar komoditas sumber daya alam Indonesia, mengolahnya menjadi barang jadi sehingga bisa mengimpornya kembali ke Indonesia dalam bentuk baterai kendaraan serta sepeda motor dan mobil listrik. (Yetede)









