Harga Minyak yang Berfluktuasi wajib diwaspadai
Serangan udara Israel terhadap Iran, Sabtu (26/10) diperkirakan tidak menaikkan harga minyak mentah. Selain tak menyasar fasilitas minyak, pasar bisa tenang karena Iran tak menganggapnya sebagai serangan berarti. Namun, bagi Indonesia, risiko fluktuasi harga minyak yang rentan terhadap faktor geopolitik, wajib diwaspadai. Mengutip laporan Reuters, Minggu (27/10), kondisi itu diyakini bakal membuat harga minyak mentah turun, berbeda dengan dampak serangan Iran ke Israel pada 1 Oktober 2024, yang membuat harga minyak mentah jenis Brent naik dari 73 USD per barel ke 80 USD per barel. Namun, setelah itu, harganya kembali turun. Pada Jumat (25/10), perdagangan minyak mentah ditutup pada 76 USD per barel.
”Israel tak menyerang infrastruktur minyak. Laporan bahwa Iran tidak akan menanggapi serangan tersebut menghilangkan unsur ketidakpastian,” ujar Tony Sycamore, analis market IG di Sydney, Australia, seperti dilaporkan Reuters. Kondisi itu, kata Sycamore, kemungkinan bakal memunculkan reaksi bertipe buy the rumour, sell the fact (membeli berdasarkan informasi dan menjual setelah berita/faktanya terbit). Ia juga memprediksi harga minyak mentah jenis WTI, yang pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu pada 71 USD per barel, akan turun menjadi 70 USD per barel. Sementara harga minyak Brent diperkirakan turun menjadi 74-75 USD per barel.
Bagi Indonesia, serangan Israel terhadap Iran yang cenderung terkendali dan tak membuat harga minyak mentah melonjak bisa menjadi kabar yang melegakan, setidaknya untuk jangka pendek. Namun, fluktuasi harga minyak akibat konflik di Timur Tengah tetap menjadi risiko yang perlu diwaspadai. Sebab, Indonesia negara importir minyak dengan tren penurunan produksi siap jual (lifting) minyak di dalam negeri. Tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir membuat lifting minyak bumi anjlok menjadi sekitar 577.000 barel per hari. Padahal, kebutuhan nasional sekitar 1,6 juta barel per hari. (Yoga)
Postingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023