;

Berhemat atau berlibur

Yoga 02 Dec 2024 Kompas

Berlibur jelang pergantian tahun membutuhkan ongkos yang tidak murah. Perlu siasat tersendiri di tengah mahalnya harga-harga barang dan jasa, serta pelemahan daya beli. Seperti apa siasat warga nanti mengakalinya. “Liburan kala Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 tetap penting di tengah beban pengeluaran yang semakin besar. Tidak perlu menggelar perayaan mewah, tetapi lebih fokus ke pengalaman dan kebersamaan. Misalnya, memanfaatkan promo atau diskon dan tidak liburan ke luar kota. Liburan dapat diisi dengan kegiatan sederhana, seperti menekuni hobi atau olahraga, dan refleksi diri,” ujar Jessen Himawan (24) Wiraswasta di Pekalongan, Jateng.

”Wacana-wacana kebijakan pemerintah yang hendak menaikkan berbagai pungutan membubarkan rencana berlibur saya bersama teman-teman berkunjung ke daerah lain. Kenaikan tarif PPN diiringi harga barang yang meningkat memaksa saya merombak perencanaan anggaran. Saya tetap mengutamakan kebutuhan yang lebih mendesak (ketimbang liburan),” Maria Franciska Oktaviani (28) Karyawan swasta di Batam. “Liburan bersama keluarga selalu menyenangkan. Tapi, sekarang harga-harga sudah melambung tinggi, enggak kayak tahun lalu. Saya yang berdagang juga merasa mencari uang agak sulit karena daya beli masyarakat melemah. Untuk keluarga, kalau untuk liburan saya dan suami sudah spare budget, besok mau ke mana segala macam. Liburan itu pasti, tapi bergantung budget kita, yang penting kebersamaannya, di mana pun berada, ada makanan, ada keluarga, kita akan bahagia,” Rina Papimaya (42) Ibu rumah tangga di Jakarta. (Yoga)


Petrindo Raih Penghargaan Recognized

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Investor Daily (H)
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk berhasil meraih penghargaan "Recoqnized Commitment ESG" atas komitmen dan kontribusinya dalam Penerapan bidang Environmental, Social, and Governance (ESG). Apresiasi itu diberikan oleh B-Universe berkolaborasni dengan BGK Foundation di acara Investor Daily ESG Appreciation Night yang di Hotel Westin, Jakarta Selatan. Petrindo menjadi salah satu perusahaan yang dinilai memiliki komitmen tinggi, dan secara aktif terlibat dalam mendorong, serta mempromosikan praktik-praktik berkelanjutan dalam operasional. Chef Finansial Officer PT Petrindo Jaya Kreasi, Kartika Hendrawan mengungkapkan ini pihaknya semakin berkomitmen untuk mengimplementasikan prinsip-prisnip ESG, terutama yang berkaitan langsung dengan aspek sosial dan masyarakat. "Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan, semoga penghargaan ini dapat menjadi insentif bagi para pelaku usaha untuk terus mengedepankan  prinsip ESG dalam setiap aspek operasionalnya, sehingga bersama-sama kita dapat mencipatkan keberlanjutan yang nyata dan berdampak positif bagi lingkungan, masyarakat serta perekonomian," ujarnya. (Yetede)

Pemerintah Telah Resmi Menetapkan Kenaikan UMP

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Investor Daily (H)

Pemerintah telah resmi menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 6,5% untuk tahun depan. Kementrian Perindutrian (Kemeperin) mempertimbangkan untuk memberikan insentif ke beberapa sektor industri, menyusul naiknya UMP. Sekretaris Jenderal Kementerian Eko Cahyanto menerangkan, pada prinsipnya pelaku industri pasti akan terus berupaya untuk memenuhi ketentuan atau kebijakan yang dibuat oleh pemerintah "Jadi industri biasanya juga akan melakukan adjustment-adjustment (penyesuaian)," kata dia. Eko mengungkapkan, dunia industri berharap agar kebijakan pemerintah bisa menjadi instrusmen pendukung peningkatan daya saing.

Oleh karena itu pihaknya terus berupaya menjaga sektor industri.  tetap tumbuh, salah satunya melalui dorongan pemberian insenti bagi industri yang membutuhkan. "Kami mendorong dan mengusulkan beberapa insentif untuk sektor-sektor industri tertentu," kata dia. Eko mengungkapkan, sebelumnya pemerintah pernah memberikan beberapa insentif untuk industri otomotif karena suatu keadaan. Misalnya, ketika pandemi Covid-19 Presiden Jokowi mengeluarkan Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) kendaraan bermotor. (Yetede)

PPN 12% Konsumsi Rumah Tangga Berkurang

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Investor Daily
Kenaikan tarif PPN dari  11% menjadi 12% dinilai berisiko mengurangi konsumsi rumah tangga hingga Rp 40,68 triliun, serta berpotensi memukul daya beli masyarakat. "Hasi studi Celios mengungkapkan kebijakan tarif PPN 12%  berisko menurunkan PDB hingga Rp65,3 triliun mengurangi jumlah konsumsi rumah tangga sebesar Rp40,68 triliun," kata Direktur Fiscal Justice Center of Economin and Law Studies (Celios) Media Wahyudi Askar. menurut perhitungan simulasi Celios, kenaikan PPN 12% akan meningkatkan pengeluaran kelompok  miskin sebesar Rp 101.880 per bulan, kelompok rentan miskin Rp153,871 per bulan, dan kelas menengah hingga Rp345.293 per bulan. Namun juga memperburuk fenomena  penurunan kelas sosial dari kelas menengah menjadi rentan miskin. Media menekankan bahwa pemerintah seharusnya mencari sumber penerimaan negara lain yang lebih berkeadilan, seperti pajak kekayaan, pajak windfall profit komoditas, pajak  produksi batubata. atau pajak karbon. 

Ketika Asean Makin Diakui Perannya dalam Lanskap Perekonomian Global

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Investor Daily
Ketika Asia Tenggara makin diakui perannya dalam lanskap perekonomian global, berbagai perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini juga makin menegaskan pengaruh yang ditanamkan oleh kawasan tersebut. Pada Agustus lalu, Indonesia dan Thailand menyampaikan minat bergabung dengan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangaunan (OECD). Dua bukan kemudian, empat anggota ASEAN -- Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam -- menjadi mitra BRICS, organisasi kerja sama ekonomi yang awalnya hanya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan yang kemudian menjadi akronim nama organisasi. Perkembangan ini menimbulkan sejumlah pertanyaan tentang evolusi perekonomian ASEAN, perannya dalam ekonomi global, dan arah organisasi di masa depan. Sejak dibentuk pada 1067, ASEAN tekah mengalami transformasi yang menakjubkan. Dari sekedar gabungan kekuatan ekonomi yang bernilai hanya US$ 24 miliar, ASEAN telah melesat menjadi blok kerja sama ekonomi terbesar keempat di dunia tahun ini, dengan kombinasi PDB sekitar US$ 4,13 triliun --hanya kalah oleh Amerika Serikat (US$ 28 trliun), China (US$ 18,5 triliun), dan Jerman (US$ 4,5 triliun). (Yetede)

Kurangnya SDM yang Berkualitas

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Investor Daily
Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dinilai salah satu kendala utama yang menyebabkan rendahnya minat investasi teknologi tinggi di Indonesia, selain masalah perizinan, kepastian hukum, serta ekosistem dan infratrstuktur pendukung. Akibanya, meski banyak investor berteknologi tinggi awalnya melirik Indonesia sebagai tujuan investasi mereka, namun negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam justri akhirnya mereka pilih. Menyadari kondisi tersebut, pemerintah mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah guna menyelesaikan 'pekerjaan rumah' (PR) itu, salah satunya dengan menggencarkan pendidikan vokasi. Bahkan, hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja termasuk sokongan insentif dari pemerintah. Tak hanya melibatkan kesesuaian lulusan dengan kebutuhan dunia usaha, pendidikan vokasi juga didorong menerapkan standar yang baik dan benar. "Betul, SDM ini menjadi salah satu kendala kita dan kita harus melakukan upskiling terhadap SDM kita melalui pendidikan vokasi," ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Reoslani. (Yetede)

Mempertanyakan Kelayakan Subsidi BBM Bagi Pengemudi Ojol

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Tempo
PEMERINTAH masih mengkaji berbagai alternatif skema baru penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan akan menyeleksi kelompok penerima subsidi BBM agar tepat sasaran. Salah satu yang ia pertimbangankan adalah mencoret pengemudi ojek online dari daftar penerima utama subsidi. Meski belum resmi diputuskan, pernyataan Bahlil menuai kecaman dari pengemudi ojek online. Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia Lily Pujiati mengatakan kebijakan Menteri Bahlil itu akan makin memberatkan pengemudi ojek online yang kini pendapatannya tidak pasti karena statusnya sebagai mitra.

"Pencabutan subsidi sudah pasti membebani para pengemudi karena kami mengeluarkan banyak uang untuk membeli BBM setiap hari," ujar Lily kepada Tempo, Ahad, 1 Desember 2024. Sebagai gambaran, pengemudi ojek online harus mengeluarkan Rp 30-40 ribu per hari untuk biaya Pertalite. Sedangkan pendapatan bersih mereka rata-rata Rp 50-100 ribu per hari. Pencabutan subsidi ini, menurut Lily, bakal makin memberatkan karena pengemudi sudah menanggung banyak biaya operasional, dari biaya parkir, suku cadang, servis kendaraan, hingga pulsa. Apalagi perusahaan aplikasi ojek online juga mengenakan biaya potongan sebesar 25-70 persen terhadap para pengemudi. Biaya itu pun sebetulnya melanggar ketentuan pemerintah yang mengatur potongan platform maksimal 20 persen.

Belum lagi biaya cicilan kendaraan dan atribut yang harus dibayar oleh pengemudi ojol. Adapun beberapa perusahaan ojek online menawarkan pinjaman melalui aplikasi pengemudi, sehingga setiap hari pengemudi harus menambah jam kerja untuk bisa membayar utang tersebut. Di sisi lain, Lily juga khawatir pencabutan subsidi BBM akan berdampak luas serta mendorong kenaikan harga sejumlah barang dan jasa. Imbasnya, masyarakat bakal berhitung ulang dan mulai mengurangi penggunaan jasa ojek online. Karena itu, ia berharap pemerintah tetap menyalurkan subsidi BBM kepada pengemudi ojek online. Terlebih di tengah kondisi ekonomi yang lesu saat ini. (Yetede)

Tambahan Anggaran Rp 64,2 Miliar untuk Pegawai Baru

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Tempo
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajukan tambahan dana senilai Rp 64,2 miliar untuk tahun anggaran (TA) 2025 untuk menyerap pegawai baru. “Kami mohon tambahan anggaran sebesar Rp 64,2 miliar,” kata Airlangga saat Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin, 2 Desember 2024. Airlangga menjelaskan estimasi belanja operasional pegawai pada pagu anggaran TA 2025 belum mencakup kebutuhan penerimaan aparatur sipil negara (ASN) 2025. Meski penerimaan dilakukan pada 2024, namun prosesnya bakal selesai pada TA 2025.

Azwar Anas: Kemenpan RB Siapkan Berbagai Kebutuhan Pemerintahan Prabowo-Gibran Sementara Kemenko Perekonomian rencananya akan merekrut 428 orang ASN baru untuk tahun depan, yang bakal disebar di Kemenko Perekonomian dan Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Secara keseluruhan, pagu anggaran Kemenko Perekonomian TA 2025 yang telah disetujui DPR sebelumnya sebesar Rp 459,76 miliar. Angka itu turun sebesar Rp 64,2 miliar atau 12,25 persen bila dibandingkan dengan pagu anggaran TA 2024 senilai Rp 524,04 miliar.

Anggaran Kemenko Perekonomian TA 2025 rencananya digunakan untuk program koordinasi pelaksanaan kebijakan sebesar Rp 165,93 miliar dan program dukungan manajemen Rp 293,83 miliar. Badan Anggaran DPR RI menggelar rapat kerja dengan tujuh menteri koordinator dari Kabinet Merah Putih di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, untuk membahas rencana kerja anggaran pada RAPBN Tahun Anggaran 2025. Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah memaparkan anggaran yang dialokasikan untuk sejumlah Kementerian Koordinator yakni, Kementerian Koordinator Bidang Politik Keamanan sebesar Rp268,28 miliar, Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan sebesar Rp9,03 miliar, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebesar Rp 459,76 miliar, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebesar Rp 345,5 miliar. (Yetede)

Menko Pangan Zulhas Pastikan Stok dan Harga Pangan Akhir Tahun Aman Terkendali

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Tempo
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan stok dan harga pangan pada akhir tahun 2024 dalam kondisi aman terkendali. "Aman stok Bulog hampir dua juta, jadi harga Natal dan tahun baru aman terkendali tidak usah khawatir stok cukup, beras ada hampir dua juta ton di Bulog, total 8 juta ton lebih beredar di masyarakat," kata Zulkifli Hasan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 2 Desember 2024. Sementara untuk operasi pasar, kata Zulkifli, baru akan dilakukan pada Januari 2025, berkenaan dengan adanya penyaluran bantuan pangan. Di sisi lain Zulkifli Hasan mengatakan ditargetkan pada tahun 2025 tidak akan ada lagi keputusan impor beras. "Andaikata ada impor beras, yang belum (selesai) sekarang itu yang dilanjutkan," kata Zulkifli. Dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimistis bahwa pada 2025 Indonesia tidak akan impor beras lagi.Prabowo juga meyakini Indonesia tidak akan lagi melakukan impor bahan pangan lainnya, di waktu-waktu mendatang seiring menguatnya sektor pangan nasional. (Yetede)

Prabowo Optimistis RI Tidak Impor Beras Lagi Tahun 2025

Yuniati Turjandini 02 Dec 2024 Tempo
Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia tidak lagi mengimpor beras pada tahun 2025, karena melihat produksi pangan nasional yang terus meningkat. "Dan sangat besar kemungkinan dan keyakinan saya tahun 2025, kita tidak akan impor beras lagi," kata Prabowo ketika menyampaikan pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Sidang Kabinet, di Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Senin, 2 Desember 2024. Prabowo juga menginginkan Indonesia ke depan tidak lagi mengimpor komoditas pangan, karena Kepala Negara optimistis Indonesia akan semakin kuat dalam bidang pangan.

Sinyal Jokowi dan Prabowo Pamer Makan Bareng, Saat Pilpres 2024 hingga di GBK Menjelang Transisi Pemerintahan "Semakin ke depan kita akan tambah kuat di bidang ini (pangan). Kita nanti tidak hanya bebas dari impor beras, tapi kita harus bebas dari impor semua komoditas pangan," kata Prabowo. Prabowo menyampaikan terima kasih kepada tim Menko Pangan dan semua menteri-menteri yang berurusan dengan pangan. Dalam rapat terbatas terakhir beberapa hari yang lalu, Kepala Negara mengaku mendapat paparan yang sangat menggembirakan. Respons Istana, Mensesneg, hingga Gerindra Ihwal Pertemuan Jokowi dan Prabowo "Produksi pangan kita naik, cadangan pangan kita mungkin terbesar selama beberapa tahun ini. Yang ada di gudang kita, saya kira mendekati 2 juta ton," kata Prabowo.

Presiden menyampaikan cadangan pangan cukup. Menurut Kepala Negara, hal tersebut berkat kerja keras jajaran anggota kabinet dan kepala badan. "Apresiasi saya juga kepada Menteri Pertanian dan timnya, Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas), semua unsur Menteri BUMN dan BUMN yang berada di bawah pengawasan Menteri BUMN. Terima kasih langkah-langkah kita di akhir tahun 2024," jelasnya. Prabowo juga berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri yang ikut membantu mengendalikan pemantauan inflasi. Prabowo juga berterima kasih atas dukungan Presiden ketujuh RI Joko Widodo sebelumnya, sehingga pemerintahan saat ini mampu mengatasi tantangan tahun ini yang tidak ringan, seperti El Nino sekaligus La Nina. (Yetede)

Pilihan Editor