;

Pukulan Ganda Sektor Manufaktur pada 2025

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Investor Daily (H)
Sektor manufaktur bakal kena pukulan ganda pada 2025, yakni dari kenaikan PPN menjadi 12% dan upah minimum provinsi (UMP). Kedua hal itu bakal mendorong industri menaikkan harga jual di tengah tren pelemahan daya beli masyarakat. Akibatnya, penjualan ditaksir turun, yang berujung pada penurunan produksi, utilitas, hingga PHK massal. Hal ini akan mempengaruhi iklim investasi nasional. Investor, terutama asing, yang tadinya berniat bakal menunda atau bahkan membatalkan rencana investasi, karena pasar domestik melemah. Tak ayal lagi, pertumbuhan industri pengolahan nonmigas menufaktur bakal makin tergerus. Pandangan esktrem, pertumbuhan manufaktur tahun depan bisa dibawah 4% atau tepatnya 3%. Sejalan dengan itu, porsi manufaktur terhadap produk domestik (PDB) bakal makin turun, karena lajunya dibawah ekonomi. Akibatnya, Indonesia sulit keluar dari zona deindrustrialisasi. Ini sangat disayangkan mengingat manufaktur sejatinya bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi, mengingat merupakan lapangan usaha penyumbang PDB terbesar. (Yetede)

Industri Perbankan Mengalami Pertumbuhan Laba Bersih 8,04% Yoy

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Investor Daily (H)

Industri perbankan mengalami pertumbuhan laba bersih 8,04% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 194,97 triliun per akhir  September 2024. Pencapaian tersebut didukung dari pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang sebesar Rp407,22 triliun, naik 2,7% (yoy). Apabila ditelisik lebih dalam, pertumbuhan laba bersih per September tahun ini mengalami penguatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya masih single digit dan masih lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu. Berdasarkan data OJK, pertumbuhan laba bersih tertinggi berasal dari kelompok bank berdasarkan modal intil (KBMI) 2 yang mencapai 49,58% (yoy) pada akhir September 2024 menjadi Rp 19,49 triliun.

Berikutnya, pertumbuhan dari KBMI 4 dengan laba bersih tertinggi Rp136,04 triliun, naik 7,89% (yoy) di kuartal III-2024. Kemudian KBMI 3 dengan laba Rp30,98 triliun, tumbuh 1,71% (yoy) per September 2024. Sedangkan, kelompok bank mini (KBMI 1) mencatatkan laba bersih Rp 8,46 triliun, anjlok 22,31% dibandingkan dengan September 2023 senilai Rp 10,89 triliun. Dari data yang dihimpun Investor Daily, pertumbuhan laba bersih industri perbankan per September ini menjadi yang paling tinggi sejak awal 2024. Adapun, pada Januari 2024 tercatat laba bersih terkontraksi 1,77% (yoy), per Maret sudah tumbuh positif 2,01% (yoy), namun April kembali terkontraksi 0,48% (yoy).

Kilau Amman Mineral Menorehkan Kinerja Keuangan Mengesankan pada Januari-September 2024

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Investor Daily (H)

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menorehkan kinerja keuangan mengesankan pada Januari-September 2024 (9M24) dengan raihan laba bersih US$ 720 juta atau setara Rp11,46 triliun, melesat 958% dibanding periode sama tahun lalu (year on year/yoy). Capaian signifikan ini sejalan dengan prestasi emiten tambang emas tersebut yang mampu mencatatkan rekor produksi terbesar sejak diakuisisi pada tahun 2016. Hal itu turut menaikkan ekspektasi pembagian dividen bagi pemegang saham perseroan. "Sejak Amman mengambil alih operasi Batu Hijau pada November 2016, perusahaan secara konsisten meraih berbagai rekor produktivitas dan produksi.

Tahun ini, kami mencatat tonggak sejarah baru dengan mencapai rekor produktivitas  pertambangan dan produksi tertinggi untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024," kata Direktur Utama Amman Mineral Internasional Alexander Ramlie. Alex mengungkapkan, produksi konsentrat perseroan meningkatkan signifikan sebesar 85% menjadi 637,1 ribu ton dibanding tahun lalu 344,24 ribu ton, dengan produksi tembaga naik 68% dari 199 juta pon menjadi 335 juta pon. Dan produksi emas meningkat tajam sehingga 173% dari 259,17 yang mengesankan ini didukung oleh produksi bijih berkadar tinggi dari Fase 7," kata dia. (Yetede)

Ditengah Kondisi Biaya Dana yang Mahal dan Sejumlah Tantangan Makroekonomi

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Investor Daily (H)
Ditengah kondisi biaya dana yang  mahal dan sejumlah tantangan makroekonomi, penyaluran kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada kuartal III-2024 tetap meningkatkan ditopang permintaan KPR Subsidi dan KPR Non-Subsidi, serta pertumbuhan dana pihak ketika (DPK) yang tercatat di atas rata-rata industri perbankan nasional. Pencapaian tersebut menunjukkan core business BTN yang bertumbuh sehat dan solid. BTN menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp356,1 triliun per akhir September 2024 atau tumbuh sebesar 11,9% secara tahunan (year on year/yoy) dibanding periode yang sama tahun lalu. Pencapaian tersebut masih tercatat di atas pertumbuhan rata-rata kredit industri perbankan nasional yang mencapai 10,9% yoy. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, tahun 2024 merupakan tahun yang cukup menantang karena pertumbuhan konsumsi rumah tangga nasional mengalami stagnasi dan daya beli masyarakat mengalami pelemahan. Namun, BTN tetap mampu menjaga pertumbuhan kredit sesuai dengan target yang telah ditetapkan yakni di level 10-11% pada tahun ini. (Yetede)

Presiden Prabowo Subianto Membawa Komitmen Sejumlah Negara untuk Mewujudkan Program Makan Bergizi gratis.

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Tempo
PULANG dari luar negeri setelah lawatan sejak 8 November, Presiden Prabowo Subianto membawa komitmen sejumlah negara untuk mewujudkan program makan bergizi gratis. Salah satunya dari pemerintah Cina yang memberi janji pendanaan berlabel Food Supplementation and School Feeding Programme in Indonesia. Nota kesepahaman kedua negara menjadi landasan kerja sama tersebut.  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan Tiongkok ini muncul lantaran Cina sudah menggelar program serupa. "Pemerintah Cina akan mendukung karena mereka juga sudah melaksanakan makan bergizi di sini," katanya kepada wartawan di Beijing, Cina, 10 November 2024.

Selain Cina, ada juga Inggris, Amerika Serikat, Prancis, dan Brasil. Dalam pernyataan bersama Inggris dan Indonesia yang dilansir di halaman gov.uk, pemerintahan negeri Raja Charles itu menyatakan dukungan muncul lantaran mereka memahami pentingnya nutrisi yang baik untuk mendukung edukasi serta membentuk pola pikir anak. Kedua negara masih akan berdiskusi membahas bentuk kerja sama ke depan. Uluran tangan asing ini bisa menjadi angin segar bagi pemerintah untuk mengongkosi program makan bergizi gratis. Tahun depan, alokasi dana yang disiapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk program makan bergizi gratis hanya Rp 71 triliun. Padahal, saat program itu efektif berjalan pada tahun depan, Badan Gizi Nasional memperkirakan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 1,2 triliun per hari.

Dari total dana Rp 1,2 triliun, sebanyak 75 persen atau Rp 800 miliar akan digunakan untuk membeli produk-produk pertanian atau bahan baku. Karena itu pemerintah Prabowo membuka peluang merombak APBN 2025 guna mendanai makan bergizi gratis. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda berharap pemerintah tak asal menerima tawaran bantuan, apalagi berbentuk pendanaan lewat pinjaman. "Saya melihat risiko yang cukup besar apabila bantuan tersebut berupa pinjaman, meskipun pinjaman lunak," katanya kepada Tempo, Kamis, 28 November 2024.  Dalam kajian bertajuk Makan Bergizi Gratis: Dampak Ekonomi dan Konsekuensi Defisit APBN, Celios menyatakan program makan bergizi gratis bisa memberi nilai tambah sebesar Rp 61,68 triliun untuk pelaku usaha yang terlibat. Salah satunya, tenaga kerja di industri jasa makanan dan minuman bisa mengantongi nilai tambah hingga Rp 23,66 triliun. (Yetede)

Syarat dan Tahapan Mengikuti Pemutihan Pajak Kendaraan, Cek Daerah Mana Saja?

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Tempo
Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia memberlakukan pemutihan pajak bagi kendaraan bermotor. Adapun program pemutihan pajak kendaraan merupakan kebijakan yang meringankan beban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang terlambat dalam membayar pajak kendaraan. Pembebasan atau pemutihan pajak kendaraan masih berlaku di beberapa wilayah. Masyarakat nantinya hanya perlu membayarkan pokok Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa tambahan denda keterlambatan. Pemutihan pajak tersebut digelar sejak Maret 2024-31 Desember 2024. Aturan mengenai pemutihan kendaraan bermotor tercantum dalam Undang-Undang (UU) No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Adapun beberapa langkah-langkah mengikuti pemutihan pajak kendaraan bermotor, yaitu pertama melakukan pemeriksaan fisik kendaraan (khusus pembayaran pajak lima tahunan atau ganti pelat motor). Kedua, pemeriksaan kepemilikan kendaraan bermotor di loket progresif.

Ketiga, menyerahkan kelengkapan administrasi di loket pendaftaran. Tahap selanjutnya ialah pegawai melakukan penetapan besaran pajak dan umbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan dan menetapkan penerimaan negara bukan pajak. Setelah ditetapkan besaran pajak maka Anda akan diarahkan untuk melakukan pembayaran di loket pembayaran. Bagi Anda yang mengikuti program diskon PKB dapat melakukan pembayaran di Bersama Samsat, Samsat Keliling, Samsat Outlet, Samsat Gendong, Samsat Drive Thru, e-Samsat Regional (BNI, BCA, BJB), Signal, Sapawarga, Smades, dan Samsat J’bret (Alfamart, Alfamidi, Indomaret, Bukalapak, Tokopedia, Kaspro, BJB, dan loket Payment Point Online Banking atau PPOB).  Melansir dari laman pajakku kendaraan bermotor memiliki dua jenis pajak, yaitu pajak yang dibayar setiap tahun dan pajak yang dibayar setiap lima tahun sekali. Pajak tahunan dapat dibayarkan oleh pemilik kendaraan saat mengurus STNK, sedangkan pajak per lima tahun akan dikenakan bertepatan dengan mengganti pelat kendaraan. (Yetede)


Musim Gugur Bank Perkreditan

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Tempo
RUKO bekas kantor Bank Perkreditan Rakyat Nature Primadana Capital (BPR NPC) di Graha Cibinong Blok F Nomor 5, Bogor, Jawa Barat, itu kini sepi. Di pintu masuk bangunan tersebut terpampang informasi bahwa bank tutup. Tak jauh dari situ, berdiri papan informasi yang mengarahkan para nasabah untuk mencairkan dana mereka di Bank Rakyat Indonesia cabang Cibinong dan Cileungsi. Sudah dua bulan BPR ini tutup. Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha entitas tersebut pada 13 September 2024, menjadikannya bank perkreditan rakyat ke-15 yang berhenti beroperasi pada tahun ini. Sebelum keputusan tersebut diambil, OJK menetapkan status pengawasan “Bank dalam Penyehatan” untuk BPR NPC pada 29 Januari 2024. Sebab, rasio kewajiban pemenuhan modal minimum di bawah ketentuan, yaitu minus 31,21 persen, dan tingkat kesehatan memiliki predikat “Tidak Sehat”.

Lalu pada 22 Agustus 2024, OJK mengubah status pengawasan menjadi “Bank dalam Resolusi”. Per 6 September 2024, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk tidak melakukan penyelamatan dan meminta OJK mencabut izin usaha BPR tersebut. Daftar pencabutan izin BPR tak berhenti di Bogor. OJK mencabut izin usaha PT BPRS Kota Juang Perseroda yang beroperasi di Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, pada 29 November 2024. Alasannya serupa. Bank yang berstatus dalam pengawasan sejak 13 Maret 2024 itu memiliki rasio kewajiban pemenuhan modal minimum di bawah ketentuan, yaitu negatif 184,74 persen, dan tak ada perbaikan. "Pencabutan izin usaha ini bagian dari tindakan OJK menjaga dan memperkuat industri perbankan serta melindungi konsumen," ujar Kepala OJK Provinsi Aceh Daddi Peryoga dalam keterangan resminya.

Sejak Januari hingga November 2024, tercatat 16 BPR dicabut izinnya oleh OJK. Jumlahnya meningkat dibanding pada tahun lalu yang hanya empat BPR. Urusan modal menjadi salah satu tantangan terbesar BPR. OJK mewajibkan bank memiliki modal inti minimum Rp 6 miliar sejak 2015. Lantaran tak kunjung dipenuhi, sejak tahun lalu Otoritas mendorong BPR untuk bisa memenuhi ketentuan tersebut sebelum 31 Desember 2024 dan BPR syariah (BPRS) sebelum 31 Desember 2025.  OJK menyatakan kebijakan soal modal inti minimum ini dibuat untuk memperkuat BPR. "Size does matter (Ukuran itu penting)," ucap Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perbankan OJK Eddy Manindo Harahap di Batam, Kepulauan Riau, seperti dilansir Antara pada Sabtu, 8 Juni 2024. (Yetede)

Bea Cukai Soekarno-Hatta Akan Hancurkan Barang Sitaan Senilai Rp1,2 Miliar

Yuniati Turjandini 29 Nov 2024 Tempo
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan akan melakukan pemusnahan barang yang menjadi milik negara (BMMN) hasil penindakan senilai Rp1,2 miliar. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi tindak lanjut penindakan yang telah dilaksanakan Bea Cukai Soekarno-Hatta.   Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan BMMN yang dimusnahkan terdiri dari 237.905 batang hasil tembakau, 81 kemasan tembakau iris, 632 botol MMEA, 121 pieces bagian tubuh makhluk hidup, 1.682 buah kosmetik, 6.383 buah obat dan suplemen, 7 buah barang pornografi, dan barang-barang lainnya.  

"Sekalian pada kesempatan hari ini, dari yang selain kami sampaikan hasil pencegahan kami bersama dengan APH (aparat penegak hukum) dan lintas KL (kementerian/lembaga) yang terlibat, akan dilakukan pemusnahan barang milik negara senilai Rp1,2 miliar," ujar Askolani dalam konferensi pers Hasil Penindakan DeskPencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan di Bidang Kepabeanan dan Cukai dalam Mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, di lapangan parkir depan Gedung B, Bea Cukai Soekarno-Hatta, Area Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat, 29 November 2024.   "Kami selalu pertama menjaga ekonomi kita dari pemasukan barang-barang ilegal. Yang kedua, kami menjaga pemasukan barang-barang yang berbahaya yang akan bisa merusak masyarakat Indonesia," ujar dia.  

Polda Metro Jaya Panggil Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Soal Bertemu Eko Darmanto, Berikut Kasusnya Ia mengatakan bahwa BMMN yang akan dimusnahkan merupakan barang yang tidak diselesaikan kewajiban kepabeanannya atau tidak dipenuhi ketentuan larangan pembatasannya ketika diimpor melalui Bandara Internasional Bea Cukai Soekarno-Hatta. Selain itu, BMMN ini bisa jadi barang-barang yang memang dilarang masuk ke Indonesia.   "Karena berpotensi merugikan negara dan masyarakat. Barang-barang tersebut dikirim, baik melalui kargo pesawat maupun melalui barang bawaan penumpang," kata dia.   (Yetede)


IPO Jumbo Hadapi Rintangan Berat

Hairul Rizal 29 Nov 2024 Bisnis Indonesia (H)

Pasar saham Indonesia tengah menghadapi tantangan besar terkait dengan Initial Public Offering (IPO) di penghujung tahun ini. Meskipun dua emiten besar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY), telah mengumumkan rencana IPO, langkah ini menjadi pertaruhan besar mengingat kondisi pasar yang tengah lesu. Sepanjang tahun ini, kebanyakan IPO didominasi oleh emiten kecil dan menengah dengan nilai emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu, yang mencatatkan 79 emiten baru. Selain ketidakpastian pasar yang mendorong calon emiten menunda IPO, kualitas IPO juga menjadi sorotan, terutama terkait dengan tindakan oknum yang mencoreng citra pasar modal, yang mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk lebih selektif dalam meloloskan emiten baru.

Tokoh yang relevan dalam artikel ini adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) sebagai dua calon emiten besar yang tengah menyambut kesempatan untuk melaksanakan IPO di tengah situasi pasar yang penuh tantangan.



Window Dressing, Harapan Akhir Tahun Pasar Saham

Hairul Rizal 29 Nov 2024 Bisnis Indonesia

Meskipun terdapat harapan akan terjadinya window dressing dan beberapa aksi besar di pasar modal, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir tahun ini cenderung lesu. Pada bulan November, IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 4,94%, meskipun secara tahunan (YoY) masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2,33%. Perdagangan yang lesu ini mencerminkan penurunan gairah investor dan transaksi pasar yang melambat, dengan rata-rata transaksi harian yang jauh di bawah target Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun, terdapat optimisme karena aksi window dressing yang biasanya dilakukan oleh manajer investasi di penghujung tahun, serta adanya dua IPO jumbo yang diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi pasar. Kedua emiten besar tersebut adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY), yang keduanya berpotensi meraup dana besar melalui IPO mereka, masing-masing sekitar Rp4,59 triliun dan Rp4,71 triliun.

Tokoh yang relevan dalam artikel ini adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY), yang diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan pasar saham Indonesia menjelang tutup tahun.


Pilihan Editor