Pilkada Diperkirakaan Tidak Berdampak Signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) diperkirakaan tidak berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV-2024. Adapun kalangan ekonom menilai kontribusi pilkada hanya sekitar 0,5% terhadap produk domestik bruto (PDB), untuk pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2024. Pada 27 November 2024 berlangsung pemilihan bupati/walikota dan gubernur secara serentah di seluruh Indonesia. Berkaca dari pengalaman kontestasi sebelumnya saat terjadi pilkada, maka ada peningkatan komponen konsumsi rumah tangga. Hal ini baik dalam bentuk pelaksanaan kampanye percetakan alat peraga kampanye seperti spanduk, hingga flyer. Hal-hal tersebut memompa pertumbuhan ekonomi. "Nominal PDB Indonesia sepanjang tahun 2024 diperkirakan sekitar Rp 22.000 triliun. Nah, anggaran partai, calon kepala daerah dan anggaran pemerintah untuk penyelenggaraan pilkada serentak pada tahun ini perkiraannya mencapai Rp 200 triliun hingga maksimal di Rp 1.000 triliun," kata Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang kepada Investor Daily. (Yetede)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Regulasi Perumahan perlu direformasi
26 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
23 Jun 2025
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
23 Jun 2025
Evaluasi atas Membengkaknya Belanja Pajak
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023