;

Membangun Masa Depan Indonesia Melalui MBG

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Setelah melalui masa uji coba di beberaoa daerah sejak Oktober 2024, pemerintah memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara serentak akan dilaksanakan pada 2Januari 2025. Uji coba telah dilakukan secara insentif mulai dari penyediaan bahan baku, operasional unit pelayanan, pengiriman makanan ke sekolah, hingga pengelolaan limbah. Program MBG adalah salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Lewat program ini, Presiden ingin mengurangi kesenjangan gizi, meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia, dan membentuk SDM unggul siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemerintah menganggarkan Rp 71 triliun pada program MBG tahun 2025, dengan target penerimaan terbagi dalam tiga kelompok. Pertama, Ibu hamil, menyusui, dan balita dengan menyasar 27,2 juta penerima manfaat. Kedua, anak sekolah sekitar 52% dari seluruh jenjang pendidikan dengan jumlah penerima manfaat dalam kelompok ini sebanyak 33,8 juta. (Yetede)

Geliat IPO Jumbo di Akhir Tahun

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Menjelang akhir tahun 2024, BEI diramaikan oleh kehadiran empat perusahaan yang siap mencatatkan sahamnya. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) memanfaatkan momentum akhir tahun untuk menggalang dana segar, dengan total potensi dana mencapai Rp 11,8 triliun. Berada di urutan pertama  adalah Adaro Andalan yang merupakan anak usaha PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten pertambangan batu bara milik konglomerat Garibaldi 'Boy' Thohir ini berhasil menggalang dana Rp 4,32 triliun melalui penawaran saham yang berlangsung pada 29 November-3 Desember 2024, menjadikannya salah satu aksi korporasi terbesar tahun ini. AADI sukses mencatatkan (listing) sahamnya di BEI pada 5 Desember kemarin, dan mencapai hattrick dengan menyentuh batasan auto ini diparkir di level Rp 9.200 atau naik 65,76% hanya dalam waktu 10 hari sejak listing perdana. (Yetede)

Suku Cadang RI Diminati Timur Tengah dan Afrika yang Mendatangkan Transaksi US$ 4,4 Juta

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Produk suku cadang kendaraan bermotor asal Indonesia  berhasil menarik minat pembeli dari kawasan Timur  Tengah dan Afrika. Hal itu terbukti  transaksi sebesar US$ 4,4 juta  atau sekitar Rp 70 miliar di Automchanika Dubai 2024 pada 10-12 Desember 2024. Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Dubai Widy Haryono menerangkan, keikutsertaan pada Automechanika Dubai 2024 adalah langkah stratgeis untuk membawa produk suku cadang Indonesia meramah pasar Timur Tengah dan Afrika. Apalagi, Dubai telah memposisikan diri sebagai hub perdagangan dunia. Dia menjelaskan, pameran Automechanika Dubai ini strategis dimanfaatkan para pelaku usaha  Indonesia untuk menyasar buyer. Tidak hanya di kawasan , tetapi juga buyer dari seluruh Indonesia. "Indonesia mampu menghasilkan produk suku cadang kendaraan bermotor berkualitas dan bersaing di pasar global. Hal ini terlihat dari capaian potensi transaksis sebesar USD 4,4 juta pada Automechanika Dubai 2024," ucap Widy. (Yetede)

Hindari Beli Tiket Penyebrangan di Menit-menit Terakhir

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Investor Daily (H)
Operator angkutan kapal penyebrangan PT ASDP Indonesia Ferry menghimbau masyarakat untuk tidak membeli tiket di menit- menit akhir atau H minus 1 (H-1) masa puncak periode angkutan natal 2024 dan tahun baru 2025, 22-23 Desember 2024.Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan, himbauan tersebut untuk mencegah antrian panjang penumpang kendaraan kepadatan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. "Kini tiket sudah bisa dibeli H-60 keberangkatan. Mohon, pastikan Anda sudah bertiket paling lambat H-1 keberangkatan dan tiba di pelabuhan sesuai dengan jadwal yang tertera pada e-tiket. Kami menghimbau terus supaya tiket dipesan online  lebih awal ini untuk mencegah terjadinya antrian panjang," tutur Heru. Heru mengatakan, pemesenan tiket masih bisa dilayani pada H-1, akan tetapi pengguna jasa diminta lebih awal memesan tiket akan berpengaruh pada perjalanan pengguna jasa yang menggunakan jasa yang menggunakan kendaraan roda empat. "Sedangkan jika bagi masyarakat yang tidak memiliki tiket akan kami siapkan pintu keluar sehingga mereka tidak akan berlama-lama disekitar kawasan atau area pelabuhan." ucap Heru. (Yetede)

Kepercayaaan Masyarakat ke Bank Tradisional Menurun

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Tempo
 Perusahaan perangkat lunak blockchain dan web3 di balik MetaMask, Consensys, telah mengumumkan hasil survei terbarunya soal kepercayaan terhadap bank tradisional, keamanan, dan mata uang kripto di Indonesia. Sigi yang dikerjakan bersama YouGov itu menemukan adanya kepercayaan masyarakat yang menurun terhadap institusi keuangan seperti bank, layanan pinjaman, dan investasi, serta layanan internet di Indonesia. Kepercayaan terhadap institusi keuangan ini turun 14 persen dari 80 persen. 

Artinya, ada 66 persen masyarakat yang saat ini masih percaya dan menganggap institusi keuangan ini penting. “Temuan ini menunjukkan adanya indikasi pergeseran kepercayaan masyarakat dari sistem tersentralisasi, membuka peluang bagi alternatif desentralisasi untuk mendapatkan perhatian pasar jika mereka mampu mengatasi kekhawatiran tentang keamanan,” kata Co-Founder Ethereum dan Founder sekaligus CEO Consensys Joseph Lubin dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu, 14 Desember 20.

Selain itu, survei ini juga menyoroti keamanan terkait mata uang kripto di Indonesia. Meskipun terdapat penurunan sebesar 3 persen dibandingkan tahun lalu, Indonesia tetap menjadi negara paling sadar akan keamanan di Asia. Hasil sigi ini menemukan ada 89 persen responden sangat memperhatikan keamanan transaksi dan investasi mata uang kripto. “Fokus ini menegaskan pentingnya upaya berkelanjutan untuk mengatasi kekhawatiran ini dan membangun kepercayaan terhadap sistem desentralisasi,” kata Lubin. 

Persaingan di Bisnis Telekomunikasi Memang Ketat

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Tempo
PEMAIN jaringan seluler di dalam negeri bakal makin berkurang tahun depan. PT XL Axiata Tbk serta PT Smartfren Telecom Tbk dan PT Smart Telecom memutuskan bergabung menjadi satu perusahaan pada 11 Desember 2024. Jika tak ada aral melintang, perusahaan gabungan mereka yang diberi nama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk itu bakal beroperasi pada paruh pertama 2025. Langkah itu menyebabkan industri layanan seluler di Indonesia hanya akan dikuasai tiga perusahaan, yaitu PT Telekomunikasi Selular, PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk, dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. Makin berkurangnya perusahaan yang menguasai pasar bisnis seluler ini menimbulkan kekhawatiran munculnya praktik oligopoli.

Persaingan di bisnis telekomunikasi memang ketat. Data pelanggan hingga kuartal III 2024 menunjukkan Telkomsel masih memimpin di sektor ini. Anak usaha Telkom Indonesia tersebut memiliki 158 juta pelanggan. Di posisi kedua ada Indosat dengan 98,7 juta pelanggan. Kondisi itu timpang dengan XL yang memiliki 58,6 juta pengguna dan Smartfren hanya 34,5 juta pengguna. Namun, setelah merger, jumlah pelanggan dua perusahaan itu bisa mendekati Indosat. 

Melihat komposisi tersebut, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Fanshurullah Asa mengatakan pasar telekomunikasi akan dikendalikan tiga perusahaan saja. Dengan kata lain, kondisi itu bisa menciptakan struktur industri oligopoli. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, oligopoli bisa terjadi jika dua atau tiga pelaku usaha menguasai lebih dari 75 persen pangsa pasar satu jenis barang atau jasa tertentu. "Keberadaan struktur tentu saja tidak salah karena yang diawasi adalah perilaku," kata Ifan—sapaan Fanshurullah—kepada Tempo, Ahad, 15 Desember 2024. (Yetede)

Paket Ekonomi Terkait PPN 12 Persen Diumumkan Hari Ini

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Tempo
Pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan ekonomi termasuk soal kenaikan pajak pertambahan nilai atau PPN 12 persen hari ini,  Senin, 16 Desember 2024. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengumuman akan dilakukan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat. Airlangga tidak banyak bicara tentang kebijakan apa saja yang termasuk dalam paket ekonomi tersebut. “Tunggu hari Senin jam 10.00,” kata dia saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat pada Jumat, 13 Desember 2024. Belum diketahui isi paket kebijakan ekonomi itu, namun Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengungkap potensi dampak kenaikan PPN menjadi 12 persen terhadap perbankan karena akan mempengaruhi daya beli masyarakat. “Kondisi penyesuaian tersebut akan berpotensi menciptakan kontraksi pada aktivitas ekonomi secara temporer,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae saat konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan pada Jumat, 13 Desember 2024.

Menurut Dian, tidak dapat dipungkiri kenaikan PPN 12 persen berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat. Sementara itu dari sisi penawaran atau supply, kebijakan itu dinilai bakal secara bertahap memengaruhi komponen biaya produksi. Hal itu dilakukan pelaku bisnis guna menjaga produk dan layanan agar tetap memiliki daya tarik bagi pembeli. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai belum serta-merta dapat berimplikasi langsung pada kemampuan bayar debitur. Dian berkata OJK bersama regulator lain akan memantau indikator perekonomian guna mendorong pertumbuhan serta stabilitas ekonomi. 

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa tarif PPN 12 persen akan berlaku selektif hanya bagi barang mewah. Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan tarif PPN 12 persen tak akan berlaku bagi barang-barang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Adapun dari sisi perbankan, kredit masih mengalami pertumbuhan dua digit sebesar 10,92 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) per Oktober 2024. Dian mencatat bahwa ketika PPN naik dari 10 persen ke 11 persen pada 2022, kredit perbankan masih bisa tumbuh 10,38 persen yoy dengan NPL yang berada di level 2,19 persen. Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, PPN 12 persen berpotensi menambah pemasukan negara hingga Rp 75 triliun, namun juga bisa berdampak terhadap lonjakan inflasi. (Yetede)


Ini Peran Menkomdigi dalam Merger XL-Smartfren

Yuniati Turjandini 16 Dec 2024 Tempo
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, pihaknya belum menerima permohonan resmi ihwal merger operator seluler antara XL Axiata dan Smartfren. “Jadi, kami belum tahu karena belum melapor secara resmi keduanya. Jadi kami sifatnya menunggu sebagai penghulu untuk mempersatukan. Kurang lebih seperti itu peran Kemkomdigi,” ujar Meutya di Yogyakarta pada Rabu, 11 Desember 2024 seperti dilansir dari Antara. Meski begitu, dirinya mengatakan bahwa Komdigi tetap mendukung apabila kedua perusahaan ingin melakukan merger untuk menjaga iklim kompetisi industri telekomunikasi sehat. “Tapi saat ini belum ada secara resmi menyampaikan bahwa akan ada pernikahan di antara keduanya secara resmi,” ungkapnya.

Sebelumnya, terkait merger XL Axiata dan Smartfren diumumkan bahwa PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren), dan PT Smart Telcom (SmartTel) telah mencapai kesepakatan definitif untuk melakukan merger dengan nilai gabungan pra-sinergi mencapai lebih dari Rp104 triliun atau 6,5 miliar dolar AS. Dalam keterangan resmi pernyataan bersama, Rabu, merger tersebut menggabungkan dua entitas yang akan saling melengkapi dalam melayani pangsa pasar telekomunikasi Indonesia. XLSmart akan memiliki skala, kekuatan finansial, dan keahlian yang mampu mendorong investasi infrastruktur digital, memperluas jangkauan layanan, dan mendorong inovasi bagi pelanggan, sekaligus menciptakan pasar yang lebih sehat dan kompetitif.

XL Axiata akan menjadi entitas yang bertahan, sedangkan Smartfren dan SmartTel akan menggabungkan diri menjadi bagian dari XLSmart. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyebut langkah merger operator seluler XL Axiata dan Smartfren Telecom sebagai suatu keniscayaan. "Kita tahu kan industri telko ini makin saturated istilahnya, makin jenuh, ruang pertumbuhannya juga makin kecil, jadi saya kira tindakan merger itu sudah satu keniscayaan," kata Nezar di Yogyakarta pada Selasa 10 Desember 2024. Nezar mengemukakan bahwa langkah merger kedua operator seluler tersebut berpotensi mendatangkan iklim kompetisi yang lebih sehat dalam industri telekomunikasi. Kementerian Komunikasi dan Digital, dia mengatakan, akan memastikan semua operator seluler melakukan kegiatan operasional sesuai ketentuan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi. (Yetede)

Industri Modul Tenaga Surya Lokal penuh dilema

Yoga 16 Dec 2024 Kompas (H)

Rutinitas produksi berjalan normal di pabrik perakitan modul surya milik PT Indonesia Solar Global (ISG) Rabu (11/12) di Cikupa Industrial Complex, Tangerang, Banten. Dalam satu sif, terdapat 20 pekerja yang bertugas dalam perakitan, mulai dari menghubungkan sel surya dalam konfigurasi seri, melakukan enkapsulasi, yakni penyegelan sel fotovoltaik (PV) dengan komponen lain, hingga pengujian lewat pencitraan elektroluminesensi untuk memastikan tak adanya kecacatan mik-ro yang tak kasatmata dalam produk. Pabrik perakitan modul surya yang mulai aktif beroperasi pada 2022 ini memiliki kapasitas produksi hingga 65 megawatt (MW) per tahun. Kemampuan lini produksi PT ISG dapat mencapai 715 watt per modul surya. Terdapat dua produk utama yang dipasarkan dengan merek dagang ISGEN, yakni single glass monofacial dan double glass bifacial dengan daya 620 watt per modul.

Direktur Pelaksana PT ISG Rama Dinara menyebutkan, sepanjang 2024 perusahaannya menerima 290 penawaran proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Ceruk pasar utama masih dari tiga instansi, yakni Kementerian ESDM, PLN, dan Pertamina. ”Saat ini pasar terbesar kami memang masih proyek PLTS dari BUMN dan yang menggunakan APBN,” ujar Rama. Diakuinya, permintaan produk modul surya lokal saat ini masih ditopang oleh regulasi yang mensyaratkan adanya sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Kendati masih mengimpor komponen terpenting, yakni sel surya dari China, Rama mengklaim modul surya yang ia produksi telah memenuhi syarat TKDN hingga 40 %, karena komponen lain seperti kaca pelindung, rangka aluminium, kotak sambungan (junction box), lapisan solar silikon, kepemilikan mesin, dan SDM berasal dari dalam negeri.

Rama mengklaim tidak ada perbedaan signifikan antara produk modul surya yang secara utuh dirakit di China dan produk rakitan lokal, mengingat teknologi yang digunakan produsen lokal mayoritas dari China serta komponen utama, yakni sel surya, juga diproduksi di China. Sayangnya, terdapat sejumlah regulasi yang membuat biaya impor komponen panel surya lebih mahal ketimbang impor barang jadi. Kondisi ini membuat harga jual panel surya buatan lokal lebih mahal dibanding impor dari China yang di negaranya sudah over-produksi. “Tanpa preemptive dari regulator, industri lokal yang ibaratnya saat ini baru take-off bisa babak belur,” ujarnya. (Yoga)  


Ironi mahalnya Harga Obat

Yoga 16 Dec 2024 Kompas

Mahalnya harga obat turut menghambat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Data menunjukkan harga sebagian obat di Indonesia jauh lebih mahal dibandingkan dengan di luar negeri, terutama untuk obat impor. Mahalnya harga obat ini meningkatkan biaya kesehatan. Karena itu, tata kelola pengadaan obat perlu dikaji secara menyeluruh. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengakui, harga obat di Indonesia jauh lebih mahal dibandingkan negara lain seperti Singapura, Malaysia, dan India. Harga obat di Indonesia bisa lebih mahal 1,5 kali hingga lima kali lipat. Mahalnya harga obat di Indonesia ini tak hanya akibat besarnya pajak. Biaya pemasaran dan distribusi serta kompleksnya rantai pasok juga memengaruhi besarnya harga obat yang harus dibayar masyarakat (Kompas, 13/12/2024).

Ada tiga golongan obat yang beredar di Indonesia, yakni obat paten yang diimpor, obat yang habis masa patennya (off patent) impor, serta obat serupa dengan obat off patent buatan dalam negeri atau obat generik. Harga obat paten impor lebih mahal. Harga mahal tak hanya ditemukan pada obat, tetapi juga alat kesehatan. Hal ini dipicu tata kelola pengadaan obat dan jalur perdagangan yang tak efisien karena pembiayaan tak terduga dan tak transparan. Penyediaan obat di fasilitas kesehatan juga dipengaruhi pemasok. Rantai pasok obat yang panjang memengaruhi harga obat. Setiap pelaku dalam rantai pasok, dari produsen, distributor, sampai penjual, menerapkan margin. Sementara, regulasi yang membatasi harga eceran obat belum berjalan baik.

Selain itu, pajak yang diterapkan untuk obat dan alat kesehatan belum mendukung perkembangan industri di dalam negeri. Saat ini produk alat kesehatan impor tak dikenai bea masuk, tetapi komponen pembentuk alat kesehatan dikenai bea masuk sekitar 15 %. Mahalnya harga obat dan alat kesehatan meningkatkan pembiayaan layanan kesehatan. Sebagian obat itu tak masuk formularium dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. Akibatnya, warga sulit mengakses obat yang dibutuhkan di fasilitas kesehatan. Karena itu, relaksasi pajak bisa diterapkan untuk obat-obatan impor yang belum bisa diproduksi di dalam negeri untuk menekan harga obat-obatan, terutama obat inovatif impor, yang dibutuhkan untuk layanan kesehatan di Indonesia. Juga perbaikan tata kelola pengadaan obat di Indonesia. (Yoga)  


Pilihan Editor