;

Pertamina Teruskan Akuisisi Blok Migas Luar Negeri

Ayu Dewi 22 Jan 2019 Investor Daily
PT Pertamina (Persero) masih terus mencari peluang untuk menambah aset blok migasnya di negara lain, sejak terakhir mengakuisisi perusahaan migas Perancis pada 2016. Untuk itu, Pertamina menganggarkan dana investasi sebesar US$ 174 juta, naik dari tahun lalu US$ 110 juta, dan pendapatan ditargetkan sebesar US$ 1,4 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pengeboran 28 sumur dan pelaksanaan kerja ulang di 66 sumur. Saat ini, Pertamina telah memiliki sejumlah blok migas di 12 negara.

Oxfam : Naikkan Pajak Orang Kaya

Ayu Dewi 22 Jan 2019 Investor Daily
Sebanyak 26 orang terkaya di dunia saat ini menguasai kekayaan separuh umat manusia yang paling miskin. Untuk mengatasi jurang yang semakin lebar dan dalam antara kaya dan miskin ini, organisasi nirlaba internasional asal Inggris, Oxfam, mendesak pemerintah di seluruh dunia menaikan pajak untuk orang-orang kaya. Menurut Oxfam, jumlah kesenjangan antara si kaya dan si miskin juga sangat kontras. Laporan Oxfam menyebutkan antara 1980 dan 2016 sekitar separuh dari manusia termiskin hanya mengantongi uang 12 sen dolar AS dari setiap dolar AS pertumbuhan pendapatan global. Sedangkan yang dikantongi orang kaya sebanyak 27 sen dolar.
Oxfam mengingatkan, kebijakan pemerintah masing-masing negara turut memperburuk ketidaksetaraan. Indikasinya, anggaran untuk layanan publik berkurang dan pada saat yang sama pajak yang dipungut dari orang-orang kaya terus-terusan tidak sesuai dengan porsinya. Oxam menemukan bahwa meminta orang terkaya untuk membayar pajak tambahan hanya 0,5% dari kekayaan mereka dapat meningkatkan jumlah uang lebih banyak daripada biaya untuk mendidik 262 juta anak putus sekolah dan menyediakan perawatan kesehatan yang akan menyelamatkan nyawa 3,3 juta orang.

Bisnis Jasa Mengganggu Laju Industri Manufaktur

Budi Suyanto 21 Jan 2019 Kontan
BPS mencatat nilai ekspor 2018 US$ 180,06 miliar dan impor US$ 188,63 miliar, sehingga neraca perdagangan defisit US$ 8,75 miliar. Impor barang konsumsi melonjak 20,03%, bahan baku naik 20,06%, dan barang modal 19,54%. Sayangnya, laju pertumbuhan impor bahan baku dan barang modal tidak paralel dengan pertumbuhan industri manufaktur. Salah satu penyebabnya adalah perubahan pola konsumsi masyarakat. Di sisi lain, industri jasa sedang tumbuh.
Semestinya pemerintah bisa mendorong masuknya investasi yang bergerak pada industri bahan baku dan barang modal. Untuk tahun 2019, pemerintah fokus pada peningkatan daya saing, salah satunya dengan perbaikan usaha melalui OSS, insentif perpajakan dan pengembangan program vokasi untuk jangka pendek. Untuk jangka panjang, perbaikan prosedur untuk mengurangi biaya ekspor, memilij komoditas sektor unggulan, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM tetap akan diupayakan pemerintah.

Otomotif Terdongkrak Beleid DP 0%

Budi Suyanto 21 Jan 2019 Kontan
Penjualan kendaraan roda empat tumbuh 7% pada 2018. Analis memperkirakan penjualan otomotif tahun ini tumbuh berkat kebijakan DP 0%. Namun demikian, beberapa analis memprediksi produsen mobil akan mengerek harga jual produknya.

Layar Bioskop Semakin Jauh Membentang

Budi Suyanto 21 Jan 2019 Kontan
Industri film semakin berkembang seiring lepasnya film dari daftar negatif investasi sesuai revisi Perpres 44/2016. Tahun ini Bekraf memproyeksikan penambahan 2.400 layar. Data per 12 September 2018 sebanyak 681 layar dengan total 312 bioskop. Pemain industri bioskop terus berkspansi, seperti PT Graha Layar Prima (BLTZ), CGV Cinemas, FLIX Cinema, dan Lotte Sinema.

Eropa Menekan Pajak Perusahaan Teknologi

Budi Suyanto 21 Jan 2019 Kontan
Eropa sepakat pungut pajak lebih tinggi bagi Google, Facebook dan sebagainya. Aturan ini mencegah raksasa digital menghindar dari pajak di Eropa.

Penyaluran Pinjaman Fintech Mencapai Rp 22,67 T

Budi Suyanto 21 Jan 2019 Kontan
Sepanjang 2018, tekfin menyalurkan pinjaman mencapai Rp22,67 triliun atau naik 784% yoy. Data OJK menunjukkan terdapat 88 tekfin terdaftar dan berizin per 21 Desember 2018, naik dibandingkan 24 tekfin pada akhir 2017. Pangsa pasarnya mencakup UMKM, dari sektor hulu hingga hilir. Model seperti ini dapat mematahkan peran tengkulak dan pialang.
Untuk tahun 2019, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menargetkan penyaluran kredit mencapai Rp 40 triliun. Untuk mencapai target tersebut, AFPI akan meningkatkan kolaborasi dengan industri perbankan, melakukan ekspansi pasar dan produk.

[Kripto] Melaju Tinggi saat yang Lain Melesu

Budi Suyanto 21 Jan 2019 Kontra
Diam-diam, harga Tron (TRX) terus melesat. Harganya sempat mencapai level tertinggi di US$ 0,034225. Sementara itu, kripto lain seperti Bitcoin (BTC), Ripple (XRP), dan Ethereum (ETH) nilainya anjlok cukup tajam.
TRX diciptakan untuk memecahkan masalah kontrol konten oleh perusahaan raksasa seperti Google, Toutube, Apple, Spotify, dan lainnya. Jika Anda seorang pencipta konten yang ingin menghasilkan uang melalui internet, Anda harus melalui 'perantara' yang dilakoni oleh perusahaan raksasa tersebut. Pihak 'perantara' tadi sekaligus mengambil sebagian keuntungan yang diperoleh berdasarkan jumlah klik, banyaknya like, menonton atau mendengar. Platform tersebut memiliki kontrol penuh atas berapa banyak bayaran yang diterima pembuat konten. Mereka juga wewenang untuk menyensor apa yang diciptakan pembuat konten.
Nah, Tron berupaya menghilangkan 'perantara' dan mengembalikan semua potensi penghasilan ke pencipta konten. Ini berarti ketika pengguna protokol Tron membuat konten, misalnya video, mereka dapat mengunggahnya langsung ke blockchain Tron dan mendapatkan bayaran berdasarkan seberapa viral video tersebut. Pemilik konten menerima kompensasi berdasarkan view, like, dan tepuk tangan tanpa terkena potongan dari perusahaan besar seperti Youtube.

Tarif Kejutan yang Bikin Geram

Budi Suyanto 21 Jan 2019 Tabloid Kontan
Ketua INACA menganggap kenaikan harga tiket adalah hal wajar. Namun demikian, Ketua Pengurus Harian YLKI mengatakan bahwa kenaikan tarif pesawat saat ini tidak memperhatikan psikologis konsumen.
Direktur Utama Garuda Indonesia mengungkapkan, awalnya pihaknya ingin menyehatkan keuangan Garuda dengan menaikkan harga tiket. Hal itulah yang kemudia diikuti maskapai-maskapai lainnya. Biaya operasional dipengaruhi biaya bahan bakar. Ketika bahan bakar naik 50% biaya operasional penerbangan bisa naik 20%.
Untuk menyiasati harga avtur yang fluktuatif, dilakukan dengan dua cara. Pertama, efisiensi operasional melalui hedging bahan bakar dan efisiensi utilisasi pesawat. Kedua, melakukan inovasi, seperti kemudahan booking dan checking agar orang tertarik terbang bersama maskapai tersebut. Penjualan ruang iklan juga memungkinkan maskapai memperoleh penghasilan tambahan.
Anggota INACA sepakat bakal menurunkan tarif hingga 30%. Namun mereka meminta kompensasi berupa penurunan harga avtur sekitar 10% dari Pertamina. Hanya saja, masih banyak pengguna jasa penerbangan yang belum merasakan penurunan tarif. Di media sosial, banyak yang menyebut, penurunan tidak sampai 30%.

Bank Syariah Kian Agresif Gaet Tekfin

Ayu Dewi 21 Jan 2019 Bisnis Indonesia
Sejumlah bank syariah semakin agresif menjajaki peluang kerjasama dengan pelaku bisnis teknologi finansial untuk meningkatkan ekspansi pembiayaan serta memperluas basis nasabah. OJK tengah merancang dua skema kerja sama bank syariah dengan perusahaan tekfin untuk meningkatkan daya saing bank syariah. Pertama, kerja sama dengan skema shadow investor (investor bayangan). Dalam skema tersebut, bank syariah dengan perusahaan tekfin kepada investor. Namun, dalam penawaran tersebut tidak diberitahukan kepada investor bahwa proyek pembiayaan tersebut dimotori oleh bank syariah. Kedua, OJK membuat skema outsourcing platform yang merupakan kerjasama antara bank syariah dengan perusahaan tekfin. Hampir mirip dengan skema pertama, perbedaanya hanya terletak pada informasi yang lebih terbuka kepada investor mengenai bank syariah sebagai promotor pembiayaan. Pola kerja sama antara bank syariah dengan perusahaan tekfin terus berkembang dan menjangkau berbagai lini bisnis.

Pilihan Editor