DPR Panggil Mendikbud Soal Dana Pelatihan Guru
Mundurnya Dikdasmen PP Muhammadiyah dalam program organisasi penggerak Kemendikbud sampai ditelinga komisi X DPR RI. Salah satu alasan Muhammadiyah mundur karena merasa tidak jelasnya kriteria organisasi yang lolos dalam program Ini dan menerima dana pelatihan dari pemerintah, anehnya ada lembaga CSR yang justru lolos ujar Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf.
Program Organisasi Penggerak sendiri adalah program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mendorong hadirnya sekolah penggerak yang berkelanjutan dengan melibatkan peran serta organisasi. Dalam program ini organisasi yang lolos akan mendapatkan bantuan dana sesuai dengan kategori, mulai dari Rp. 1 miliar hingga Rp. 20 miliar. Dede pun mengatakan DPR akan meminta klarifikasi menteri (Pendidikan Dan Kebudayaan) terkait hal ini mengingat dana yang digelontorkan mencapai 400 miliar.Gasifika Batubara Mulai Bergulir
Kepala Badan Litbang Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan, pemerintah saat ini fokus mengembangkan DME batubara berkalori rendah, Alasannya, sumber daya dan cadangan batubara jenis ini melimpah atau sekitar 20 miliar ton. Uji terap pemakaian DME 100% telah berlangsung di Palembang dan Muara Enim pada Desember 2019 hingga Januari 2020 kepada 155 kepala keluarga dan secara umum dapat di terima oleh masyarakat. Uji terap DME 20%, 50%, dan 100% juga bergulir di Jakarta tepatnya di daerah Marunda Jakarta Utara kepada 100 kepala keluarga. Terkait hal itu, Kementerian ESDM mencatat untuk mengganti impor LPG sebanyak 1 juta ton, maka perlu DME 500.000 ton. Lantas untuk memasok DME sebanyak itu, maka perlu pasokan 6 juta ton batubara tiap tahun. Adapun untuk harga batubara yang menjadi bahan baku gasifikasi, pemerintah siap menerapkan harga khusus yaitu kisaran US$ 20 per ton hingga US$ 21 per ton.
Turis Asing Seret, Turis Lokal Menjadi Bidikan
Pemerintah mulai menyusun strategi untuk menumbuhkan roda ekonomi di masa pandemi setelah unsur kesehatan dan ekonomi berjalan beriringan dengan pembentukan Komite Kebijakan. Salah satu targetnya adalah mendongkrak pariwisata. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bilang, saat ini, sektor pariwisata mendapatkan hantaman selama pandemi. Akibatnya sekitar 2.000 hotel terpaksa menghentikan operasional dan membuat lebih dari 180.000 tenaga kerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di PHK dan dirumahkan. Pemerintah kini berupaya agar bisnis wisata bisa tumbuh lagi. Karena susah mengundang wisatawan asing, pemerintah kini fokus menggarap turis domestik.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Wishnutama Kusubandio berharap para pengelola wisata serta perhotelan juga tetap menerapkan protokol kesehtan. Ia juga melihat beberapa daerah sudah siap dalam melaksanakan protokol kesehatan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menjelaskan sektor perhotelan dan restoran sudah siap menerapkan protokol kesehtan, meski diakui menambah anggaran operasional 10%.
Jiwasraya Memulai Restrukturisasi Polis Di Agustus
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bersiap untuk memulai restrukturisasi polis. Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko mengatakan, manajemen baru Jiwasraya bersama Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan selaku pemegang saham sedang menyusun rencana strategis terbaru dalam rangka memperbaiki kinerja perusahaan dan memenuhi kewajiban kepada nasabah tersebut. Lebih lanjut Hexana bilang, rencana strategis Jiwasraya telah dikomunikasikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Rencana strategis tersebut akan diimplementasikan ke dalam program restrukturisasi yang direncanakan akan dimulai bulan Agustus 2020 setelah mendapat konfirmasi pendanaan dari pemegang saham.
Realisasi Investasi Turun, Terinfeksi Pandemi Korona
Realisasi investasi langsung sepanjang kuartal II-2020 turun 4,3% secara year on year (yoy). Kontributor pertumbuhan ekonomi terbanyak kedua ini tidak bisa terealisasi dengan baik lantaran ikut terdampak pandemi virus corona (Covid-19). Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total realisasi investasi sepanjang periode April hingga Juni 2020 sebesar Rp 191,9 triliun. Angka tersebut turun 4,3% yoy, bahkan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, terjadi penurunan 8,9%. Bila dirinci, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada kuartal kedua sebesar Rp 94,3 triliun, turun 1,4% yoy. Di periode yang sama, Penanaman Modal Asing (PMA) atau foregn direct investment (FDI) tercatat Rp 97,6 triliun, turun 6,9% yoy.
Menurut Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Pencapaian buruk realisasi investasi di triwulan kedua ini juga mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Di mana, jumlah penyerapan tenaga kerja hanya 263.109 orang, angka ini lebih rendah daripada kuartal sebelumnya yang mampu menyerap 303.085 tenaga kerja. Namun, secara tahunan, jumlah penyerapan tenaga kerja di April-Juni 2020 ini masih lebih baik. Bahlil menambahkan, ke depan tantangan untuk realisasi investasi di Indonesia masih berat. Mengingat, pandemi Covid-19 sampai saat ini belum usai.
Pembelian Jet Tempur Masih Dalam Kajian
Pembelian
persenjataan merupakan hal yang kompleks. “Semua masih dalam kajian, termasuk rencana
pembelian jet tempur Typhoon dari Austria,”kata Wakil Menteri Pertahanan Sakti
Wahyu Trenggono,Rabu (22/7/2020). Direktur Imparsial Al Araf mengatakan, ide
membeli 15 pesawat tempur bekas ini berpotensi menimbulkan masalah di masa
mendatang seperti masalah akuntabilitas anggaran pertahanan.
Memulihkan Konsumsi dan Investasi
Penanganan aspek kesehatan serta program bantuan sosial ke masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan pemulihan ekonomi nasional. Pemulihan ekonomi juga di topang realisasi investasi. Namun, dimasa pandemi Covid-19, tantangan untuk menarik investasi padat karya ke Indonesia cukup berat. Untuk memadukan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, pemerintah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020.
Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta W Kamdani, Rabu (22/7/2020), pengusaha menyambut baik pembentukan komite baru yang menggabungkan penanganan kebijakan kesehatan dan ekonomi itu. Shinta menambahkan penanganan kesehatan tetap menjadi kunci pemulihan ekonomi. “Kalau kita tidak bisa mengendalikan Covid-19, ekonomi tetap lama pulihnya”.
Berdasarkan data Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada semester I-2020 naik 13,2 persen secara tahunan menjadi Rp 207 triliun. Sementara, penanaman modal asing (PMA) turun 8,1 persen secara tahunan menjadi Rp 195,6 triliun pada Januari-Juni 2020.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memaparkan, sebagian besar investasi didominasi sector tersier. Sebab, ruang gerak untuk mendorong investasi padat karya dimasa pandemi Covid-19 terbatas. Investasu menghadapi tantangan terberat pada triwulan II-2020 ketika pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan.
Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal berpendapat, Prospek investasi selama pandemi Covid-19 tertekan cukup dalam, baik yang bersumber dari pemerintah maupun swasta. Prospek ekonomi yang suram tahun ini juga mendorong pemerintah memangkas belanja besar-besaran, terutama belanja modal.
Pebisnis Otomotif Beradu Strategi Menggaet Pembeli
Jongkie Sugiarto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Galkindo) mengatakan volume penjualan mobil nasional diperkirakan hanya 600.000 unit tahun ini. Pada juni lalu, penjualan mobil secara ritel tercatat 29.862 unit, naik 72,8% dibandingkan mei. PT Honda Prospect Motor (HPM), misalnya, fokus mempertahankan perolehan pangsa pasar 14,3% di tahun ini. “ Penjualan kredit memang berkontribusi 53% dari total penjualan HPM,“ ujar Yusak Billy, Sales Marketing Director HPM.
Penjualan kendaraan BMW Astra juga tidak kebal pandemi, Teguh Widodo, Operation Manager BMW Astra mengatakan meski penurunan masih rendah ketimbang laju penurunan pasar yang mencapai 40% lebih, penjulan mobil BMW pada enam bulan pertama di tahun ini 20% dibanding tahun lalu. Vice president PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto tetap optimis ekonomi di semester kedua akan lebih baik dan bertekad menaikan pangsa pasar mobil nasional yakni 32%. Daihatsu juga membidik target penguasaan pasar minimal sebesar 17% dari total nasional. Adapun Marketing Communication Dept. Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia Puti Annisa akan fokus menggarap pelanggan niaga yang memiliki sektor usaha stabil. Sedangkan Head Marketing PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso mengatakan fokus pihaknya dalam menawarkan paket kredit dan memanfaatkan media digital.
BLT Dana Desa Tak Bisa Terserap 100%
Bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu program andalan pemerintah pusat untuk pemulihan ekonomi nasional pada tahun ini. Salah satu kebijakan dari program tersebut, yakni bantuan tunai langsung (BLT). Meski demikian, pemerintah memperkirakan penyaluran BLT tak akan terealisasi sepenuhnya pada tahun ini. Terutama, BLT dana desa.
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan, penyaluran BLT dana desa tidak akan mencapai 100% lantaran ada sejumlah desa yang tidak menggunakan dana desa untuk menyalurkan BLT. Pertama, meski tak menyebutkan jumlahnya, dia bilang, ada daerah yang tidak memenuhi kriteria untuk menerima BLT dana desa. Sebab, warganya tergolong sebagai warga yang mampu. Kedua, karena faktor budaya. Abdul mengatakan, terdapat desa di Kabupaten Malang yang warganya tidak ingin menggunakan dana desa untuk BLT. Sebab, di sana, masyarakat mampu justru menyubsidi masyarakat yang tidak mampu. Ketiga, Abdul mengatakan masih terdapat 52 desa yang diblokir oleh Kementerian Dalam Negeri sehingga tidak bisa menerima BLT dana desa. Hal ini karena masih perlu ada verifikasi ulang terhadap status hukum dari desa itu.
Investasi USD 37 M dari RRT Segera Masuk ke Indonesia
Presiden Jokowi memastikan, tujuh perusahaan multinasional siap merelokasi pabriknya dari Tiongkok ke Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah (Jateng). Tujuh perusahaan itu di luar 17 perusahaan asing lain yang juga menyatakan minatnya untuk merelokasi pabriknya ke Indonesia dan diharapkan bisa segera menyusul bergabung ke KIT Batang.
Dalam peninjauan dan kunjungan ke KIT Batang, Kepala Negara didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, anggota Wantimpres Habib Luthfi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kar tasasmita, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Bupati Batang Wihaji.
Sementara itu, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, proses menggaet relokasi investasi tujuh perusahaan ke Indonesia dilakukan secara intensif. BKPM bahkan membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus relokasi investasi yang mana tim tersebut kemudian mengawal perizinan perusahaan mulai dari kementerian/lembaga terkait hingga pemerintah daerah.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan, terdapat tujuh perusahaan multinasional yang sudah memastikan akan merelokasi usahanya ke Indonesia, relokasi tersebut akan mendatangkan investasi US$ 850 juta dan mampu menyerap 30 ribu tenaga kerja lokal. Bidang usaha ketujuh perusahaan tersebut meliputi industri elektronika, audio dan video, lampu dengan tenaga surya, hingga suku cadang kendaraan bermotor yang semuanya berorientasi ekspor. Agus menjelaskan, pemerintah sendiri tengah berdiskusi dengan sejumlah investor tersebut dan berusaha mengakomodasi apa saja yang dibutuhkan mereka. Indonesia sudah mempunyai insentif fiskal yang dapat menarik minat investor, seperti tax holiday, tax allowance, hingga super deduction tax.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, guna menarik investor lebih banyak, KIT Batang akan menerapkan konsep baru yakni para investor tidak perlu membeli lahan. Mereka bisa menyewa dalam jangka waktu panjang dengan melakukan kerja sama dengan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group.
Direktur Utama PTPN Group Mohammad Abdul Ghani menyatakan kesiapannya untuk mewujudkan KIT Batang. Saat ini, lahan yang sudah siap mencapai 450 ha dari total luas lahan 4.00-4.300 ha. PTPN Group melalui PTPN IX akan membentuk konsorsium dan bekerja sama dengan PT PP (Persero) untuk memulai proses pembangunan kawasan, banyak fasilitas yang akan disiapkan, mulai dari gas, air, dan listrik.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Johnny Darmawan menilai, Indonesia memiliki banyak keunggulan dibandingkan para pesaing, antara lain dari segi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Namun, jika dibandingkan dengan Tiongkok, Indonesia masih kalah karena Tiongkok memiliki biaya industri yang lebih murah dan teknologi lebih canggih.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W Kamdani sebelumnya mengatakan, rencana kepindahan pabrik milik perusahaan asal AS dari Tiongkok ke Indonesia dicetuskan oleh US International Development Finance Coorporation (DFC). Lembaga ini menyebutkan, banyak pelaku usaha AS yang hendak merelokasi pabrik dari Tiongkok, karena tingginya tensi perang dagang antar kedua negara. Kadin, menurut dia, sedang melakukan penjajakan melalui jaringan-jaringan pengusaha di negara-negara asal pabrik yang hendak direlokasi ke Indonesia. Kadin sedang melakukan pemetaan untuk memperkirakan perusahaan-perusahaan yang menunjukkan keinginan kuat berinvestasi di Indonesia. Dari situ, pengusaha kemudian akan menindaklanjuti.









