;

Komoditas Sagu, Mimpi Diversifikasi Pangan Di Negeri Nasi

R Hayuningtyas Putinda 15 Dec 2020 Bisnis Indonesia

Peluang pengembangan sagu terbilang makin besar di tengah kebutuhan pasar pangan terus berkembang. Pemerintah bertekad untuk mengurangi ketergantungan pada impor pangan. Di dunia ada lebih dari 50.000 jenis tanaman pangan, tetapi hanya 15 jenis diantaranya yang menjadi penyedia 90% dari asupan energi.  

Direktur Jenderal Industri Agro Kementrian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim mengatakan peluang pengembangan industri berbasis bahan pangan di luar beras, jagung, dan gandum sangat besar. Kemenperin tengah mengusahakan upaya subtitusi impor hingga 35% dalam 3 tahun mendatang. Untuk sagu, didasarkan pada subtitusi impor gandum dan terigu yang saat ini nilainya sangat besar mencapai Rp 40 triliun. Produsen utama dunia untuk pati sagu hanya Indonesia dan Malaysia.

Sagu merupakan satu dari enam sasaran kegiatan diverifikasi pangan lokal sumber karbohidrat nonberas di 34 provinsi. Sasaran peningkatan produksi dan konsumsi sagu mencakup tujuh provinsi penghasil sagu, yaitu Riau, Kep. Riau, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua, dan Papua Barat. Hal yang paling menyedihkan adalah potensi komoditas sagu belum tergarap dengan baik. Hingga kini, setidaknya baru ada tiga industri besar yang mengelola bisnis persaguan ini.

Sagu adalah masa lalu dan masa depan pangan Indonesia. Memetakan kembali bidang industri dan pertanian yang mendukung cita-cita ketahanan pngan harus dilakukan sejak sekarang. Kini, saatnya mengangkat kembali sagu di negeri pemakan sega.

Geliat Industri Perbankan, Bisnis WM Bakal Lebih Berkilau

R Hayuningtyas Putinda 15 Dec 2020 Bisnis Indonesia

Bisnis Wealth Management (WM) perbankan diyakini bakal makin merekah pada tahun depan seiring dengan indeks harga saham gabungan yang sudah tembus ke level 6.000 akhir tahun ini. Kinerja pasar modal sudah mulai membaik beberapa bulan membaik beberapa bulan terakhir. Kinerja secara bulanan per November bahkan menunjukkan kinerja indeks reksa dana saham naik 10,96% unggul dibandingkan indeks reksa dana lain.

Perbaikan harga saham saat ini mendapat sentimen positif dari banyak perkembangan, termasuk dengan distribusi vaksin. Hal ini memberi banyak pilihan bagi nasabah prioritas perbankan untuk kembali meningkatkan penempatan dananya yang selama ini banyak terhimpun di deposito dan surat berharga negara. Selain itu, masih banyak investor milenial di perbankan juga memberi potensi peningkatan dana WM ke depan. Perbankan perlu tetap mengambil langkah konservatif untuk mendorong nasabah prioritas kembali ke pasar saham.

Perbaikan Rasio Pajak, Strategi Insentif Jadi Kunci

R Hayuningtyas Putinda 15 Dec 2020 Bisnis Indonesia

Adanya kewajiban perusahaan perseorangan menyusun laporan keuangan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelaporan Keuangan diprediksi bakal meningkatkan rasio pajak. Dalam RUU tentang Pelaporan Keuangan, pemerintah mewajibkan perusahaan perseorangan menyusun laporan keuangan yang menjadi modal basis data pajak sebagian wajib pajak orang pribadi. Misi ini perlu diimbangi dengan strategi insentif yang diterapkan oleh pemerintah. Kendati masih menjalankan program pemulihan ekonomi nasional (PEN), guyuran insentif perlu lebih dikendalikan untuk memangkas beban fiskal pemerintah.

RUU tersebut juga diklaim bisa meningkatkan rasio pajak alias tax ratio yang sejauh ini masih sangat rendah Pasalnya, aktivitas bisnis yang selama ini tidak terdaftar dalam sistem administrasi Ditjen Pajak dapat masuk sehingga berkontribusi bagi penerimaan. Dengan RUU ini, sistem pelaporan keuangan lebih terstandarisasi dan terintegrasi, sehingga mendorong terbentuknya ekosistem dunia usaha yang lebih sehat karena meningkatnya akuntabilitas dan transparansi dalam pelaporan keuangan.

Indonesia juga termasuk salah satu negara yang memiliki perbedaan terbesar antara realisasi penerimaan dengan potensi pendapatan. Posisi rasio penerimaan pajak Indonesia jauh berada di bawah negara berkembang lain, misalnya Brasil, India, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Republik Dominika. Indonesia hanya unggul tipis dari Sri Lanka.

Di sisi lain, pengamat pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menyarankan kepada pemerintah untuk menyusun skala prioritas dalam pemberian insentif pada tahun mendatang. Hal ini perlu dilakukan agar risiko pajak yang hilang akibat kucuran insentif tersebut dapat terkompensasi melalui sumber-sumber lain. RUU Pelaporan keuangan memang akan mendorong kinerja penerimaan pajak. Karena, kunci utama dari meningkatkan penerimaan pajak adalah informasi, mengingat Indonesia menganut self assessment. Hal yang tidak boleh diabaikan adalah kondisi internal dan eksternal.  

Digelar Virtual, Pameran Dagang Terbesar ke - 35 RI Catat Transaksi US$ 1,2 M

Mohamad Sajili 14 Dec 2020 Sinar Indonesia Baru

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkapkan Trade Expo Indonesia ke-35 Virtual Exhibition (TEI-VE) 2020 telah dilangsungkan sebagai pemeran dagang virtual terbesar di Indonesia di tengah pandemi Covid-19. TEI-VE 2020 yang berlangsung selama 10-16 November 2020 sukses membukukan transaksi prospektif sebesar US$ 1,2 miliar.

Agus menjelaskan, selama penyelenggaraannya, TEI ke-35 sukses menghadirkan 690 exhibitors atau pelaku usaha sukses dan sebanyak 7.459 buyers. Para buyers tersebut meliputi 3.352 buyers dari 127 negara mitra dagang dan 4.107 buyers lokal.

Lebih lanjut Agus merinci, total transaksi prospektif USD 1,2 miliar yang dicapai terdiri atas transaksi barang dan jasa, maupun investasi. Transaksi barang dan jasa tercatat senilai USD 1,1 miliar, sedangkan transaksi investasi mencatatkan nilai USD 110 juta.

“Trade Expo Indonesia ke-36 mendatang akan difokuskan pada penguatan produk yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan produk yang memiliki nilai tambah. Semoga kerja keras dan kerja tim yang sudah terjalin dengan baik seluruh pihak yang terlibat dapat terus ditingkatkan. Sampai jumpa pada TEI ke-36 tahun 2021 mendatang,” pungkas Mendag.


Menjelang Natal dan Tahun Baru, Harga Daging Babi Rp 140 Ribu/ Kg di Kota Kisaran

Mohamad Sajili 14 Dec 2020 Sinar Indonesia Baru

Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga daging babi di Kota Kisaran Kabupaten Asahan naik drastis. Harga daging babi yang biasanya mencapai Rp 90 ribu/Kg naik menjadi Rp 140 ribu/Kg. Kenaikan tersebut diduga akibat semakin sedikitnya peternakan warga dan efek virus yang sempat menyerang hewan ternak babi di seluruh Sumatera Utara beberapa bulan lalu.

“Pertengahan bulan November harga daging babi sudah naik bang, yang semula harga daging babi nomor 1 Rp 100/Kg naik menjadi Rp 140 ribu/Kg dan nomor 2 dari yang Rp 80 ribu/Kg naik menjadi Rp 120 ribu/Kg. Akibatnya, kami sebagai penjual daging babi banyak yang mundur karena pembeli sepi. Biasanya, langganan kami untuk rumah makan khas Batak di Kisaran beli daging 10 Kg tiap harinya kini hanya 5 Kg,” ucap Aliong (50) salah satu penjual daging babi di Pajak Hongkong Kota Kisaran kepada SIB, Minggu (13/12).


Telkom Tuntaskan Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia

Mohamad Sajili 14 Dec 2020 Sinar Indonesia Baru

PT Pertamina (Persero) bersama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menuntaskan program digitalisasi SPBU di seluruh Indonesia. Digitalisasi SPBU merupakan sistem monitoring distribusi dan transaksi penjualan BBM di setiap SPBU secara real-time untuk peningkatan standar layanan dan operasional.

Melalui digitalisasi ini, Pertamina dapat memantau kondisi stok dan penjualan BBM, transaksi pembayaran di SPBU serta pengelolaan penyaluran BBM bersubsidi. Di samping itu, seluruh data digitalisasi tersebut dapat diakses secara langsung oleh sejumlah pihak berwenang, seperti Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, serta BPH Migas sehingga dapat saling mendukung untuk pengawasan penyaluran BBM termasuk yang bersubsidi yaitu Bio Solar (B30) dan penugasan yaitu Premium.

Kolaborasi dua BUMN yang berbeda sektor ini dimulai sejak penandatanganan kerjasama digitalisasi SPBU sebagai tindak lanjut dari penugasan Kementerian ESDM kepada Pertamina untuk menggunakan sistem pencatatan penyaluran BBM subsidi secara elektronik sampai di ujung titik serah penyalur (nozzle). Dalam kurun waktu dua tahun berjalan, program ini telah selesai diimplementasikan dan manfaatnya telah dirasakan oleh berbagai stakeholder terkait, masyarakat hingga pemerintah.

Telkom mendukung program digitalisasi SPBU Pertamina ini meliputi penyediaan inftastruktur telekomunikasi baik melalui jaringan fixed, mobile, dan satelit; penyediaan perangkat Electronic Data Capture (EDC); penyiapan 290 agen contact center dan 600 petugas lapangan untuk melayani pengaduan gangguan SPBU; serta pembuatan command center untuk memantau perangkat di SPBU secara proaktif.


Gaet Investor Masuk ke Jatim Lewat Kawasan Industri Halal

Mohamad Sajili 14 Dec 2020 Surya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tengah giat menggaet investor masuk ke Jawa Timur lewat pengembangan Kawasan Industri Halal. Pasalnya lahan seluas 480 hektar sudah disiapkan di Sidoarjo untuk menampung para pengusaha yang ingin sukses di Jatim melalui Kawasan industri Halal.

Kawasan Industri halal sendiri adalah suatu area yang dikhususkan untuk produksi dan tempat penyimpanan produk halal. Dimana integritas suatu produk halal dijamin oleh kawasan melalui sistem dan prosedur halal yang ketat. Kawasan Industri Halal ini merupakan pengembangan kawasan industri di Safe N Lock berdiri di atas lahan seluas 480 hektar. Lahan kawasan industri halal ini direncanakan total 148 hektar.

Hal ini juga didukung dengan potensi Jawa Timur yang memiliki sekitar 6.826 pondok pesantren dan bertahap sedang dikembangkan program One Pesantren One Proctuct (OPOP). Hal tersebut membuktikan bahwa pasar dunia masih terbuka lebar untuk Indonesia dan Jawa Timur. Dengan adanya peluang tersebut, sangatlah tepat bila di Jawa Timur dengan masyarakatnya yang religius didirikan Kawasan Industri Halal.


BISI-18 Palsu Diproduksi di Nganjuk

Mohamad Sajili 14 Dec 2020 Surya

Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap kasus benih jagung pemalsuan merk BISI-18. Jagung yang diberi label BISI-18 dengan harga murah itu merupakan jagung oplosan dari benih jagung merek lain dengan kualitas jauh di bawah kualitas benih BISI-18.

Kanit II Ekonomi Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Samsul Arifin menjelaskan, semua produksi benih jagung ini ada di Nganjuk. Dia jelaskan, bisnis gelap ini dijalankan oleh lima orang yang sudah saling kenal.

Samsul menerangkan, harga beli benih jagung yang bukan BISI-18. per karungnya hanya Rp 7.000 -Rp 10,000, setelah itu, mereka campur atau oplos dan dikemas dalam karung berlabel BISI-18. “Mereka jual ke pasar dengan harga Rp 37.000 - Rp 42.500 per karungnya,” tambah dia. Padahal harga benih jagung BISI-18 yang asli di pasaran mencapai Rp 75.000 per karung.

Selain itu, polisi juga mengamankan 845 sak bahan baku benih jagung dari berbagai macam merek, 380 sak BISI-18 palsu kemasan sak 20 kg dan 522 lembar hologram BISI-18 palsu, mesin pengemas sealer otomatis, satu mesin penggulung kemasan, dua set stempel besar, dan beberapa barang bukti lainnya yang berhasil diamankan.

 


Amanda Brownies Siapkan 3.000 Box Saat Opening Outlet Baru

Mohamad Sajili 14 Dec 2020 Surya

Hariyawan Lukito, Humas dan Marketing Brownies Amanda Surabaya mengatakan, sepanjang hari pembukaan outlet baru itu, pihaknya menyediakan 3.000 box brownies. “Karena memang promo buy 1 get 1 ini khusus untuk brownies. Tapi karni juga menyediakan produk lain di outlet baru ini,” kata Hariyawan.

Pembukaan outlet baru ini sekaligus juga merayakan ulang tahun Brownies Amanda yang ke-20. jaringan roti yang berpusat di Bandung ini, telah hadir di kota Surabaya sejak tahun 2007 atau 13 tahun.

“Ke depan, kami masih melihat potensi yang besar dari konsumen kami. Nah di outlet baru ini kami juga menambah produk dengan kue basah, kue kering dan makanan khas oleh-oleh lainnya, serta, puding dan minuman dingin.” tandas Hariyawan.


Tambang Emas Luwu

Mohamad Sajili 14 Dec 2020 Tribun Timur

Wilayah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, diyakini menyimpan kandungan emas. Hal itu setelah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengeluarkan surat izin kepada perusahaan yang diberi rekomendasi adalah PT Bastem Indonesia.

Perusahaan itu akan melakukan eksplorasi di lima desa, Desa Dampan, Barana, Tede di Kecamatan Bastem Utara, dan Posi, Bukit Harapan di Kecamatan Bua. Lokasi dieksplorasi seluas 4.166 hektare.

“Kegiatan perusahaan tersebut adalah pertambangan mineral logam atau emas,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu, Andi Pangerang membenarkan hal tersebut, Minggu (13/12/2020).

Diketahui, sudah ada satu tambang emas beroperasi di Luwu, yakni PT Masmindo Dwi Area di Kecamatan Latimojong.


Pilihan Editor