Pemalsuan KTP seharga 200.000 Diungkap
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Bali menangkap dua orang terkait pemalsuan surat kependudukan. Polairud Polda Bali menyita puluhan lembar KTP dan belasan lembar kartu keluarga yang sudah dicetak.
DENPASAR, KOMPAS — Jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Bali mengembangkan penyelidikan atas kasus tindak pidana administrasi kependudukan setelah mereka menangkap dua orang terkait pemalsuan surat kependudukan berupa kartu tanda penduduk dan kartu keluarga. Pihak Ditpolairud Polda Bali menyita puluhan lembar KTP dan belasan lembar kartu keluarga yang sudah tercetak serta menangkap dua tersangka.
Dalam jumpa media di Ditpolairud Polda Bali di kawasan Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Kamis (8/4/2021), Direktur Polairud Polda Bali Komisaris Besar Toni Ariadi Effendi menyatakan pihaknya masih mengejar satu orang lain yang sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) terkait pembuatan dan penjualan KTP dan KK palsu. ”Dari pengakuan tersangka, sudah 100 lembar KTP yang diedarkan sejak 2019,” kata Toni.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina menyatakan berterima kasih dan mengapresiasi kinerja aparat Ditpolairud Polda Bali yang berhasil mengungkap kasus pidana administrasi kependudukan dan pemalsuan surat kependudukan itu.
Kepada Kompas, Anom mengatakan mekanisme pembuatan KTP atau KK diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 tentang persyaratan dan tata cara pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Instansi yang berwenang melaksanakan pencatatan administrasi kependudukan adalah dinas kependudukan dan pencatatan sipil daerah.
”Kami sangat berharap agar masyarakat mengurus administrasi kependudukan secara mandiri ke instansi yang benar,” kata Anom yang dihubungi Kompas, Kamis (8/4/2021).
(Oleh - HR1)Fenomena Booming Bank Digital adalah Keniscayaan
Bank digital/neo bank tengah
menjadi fenomenal di Tanah
Air yang ditandai dengan
masuknya sejumlah investor
ke bisnis ini. Antara lain duet Patrick
Walujo dan Jerry Ng mengakuisisi
Bank Artos (kini Bank Jago), taipan
Chairul Tanjung membeli Bank
Harda, Ant Financial mem-backup
Bank Neo Commerce (BBYB) melalui
Akulaku Silvrr, dan Shopee mengendalikan Bank Kesejahteraan Ekonomi
lalu mengubahnya menjadi Seabank.
Di luar tiga nama itu, santer terdengar Grab dan OVO juga tengah menjajaki akuisisi bank untuk dikonversi
menjadi digital. Keduanya tengah
berupaya mengimbangi lompatan
besar Gojek yang lebih dulu investasi
di Bank Jago dan mengejar langkah
Shopee di Seabank.
Direktur Riset Center of Reform
on Economics (Core) Piter Abdullah
mengatakan, fenomena booming bank
digital saat ini merupakan keniscayaan.
Pasalnya, masa depan semuanya akan
digital, mereka yang tidak menyesuaikan akan tertinggal dan kalah bersaing.
“Demikian juga dengan layanan
bank harus berubah menuju layanan
digital. Semua bank akan menuju
layanan digital. Yang tidak melakukan akan kalah bersaing,” kata Piter
kepada Investor Daily, Kamis (8/4).
Sementara itu, Ketua Eksekutif
Industri Perbankan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) Heru Kristiyana
mengakui, sejumlah bank kecil dan
bank besar saat ini memang terlihat
memulai transformasi dan beradaptasi untuk menjadi bank digital.
“Saya amati bank besar dan beberapa
bank kecil sudah siap untuk melayani
digital banking. Bank tersebut bertransformasi dari bank tradisional jadi
bank digital,” ujar Heru dalam webinar
VIP Forum Digital Bank di Jakarta.
“Contohnya Bank Jago. Dari kewajiban modal minimal Rp 3 triliun,
sekarang modal bank ini sudah mencapai Rp 8 triliun. Ini karena kesiapan
transformasi digital butuh permodalan
cukup kuat melayani teknologi, butuh
modal dan SDM andal agar bisa melayani lebih baik ke depan,” kata Heru.
Dia mengatakan terus mengamati
transformasi bank tradisional lalu
berganti melayani secara digital.
Beberapa bank sudah melakukan
transformasi dari tradisional ke
digital karena beradaptasi dengan
perilaku nasabah khususnya milenial
(Oleh - HR1)
Harga Kedelai Naik Lagi, Perajin Tahu dan Tempe Kembali Menjerit
Perajin tahu dan tempe kembali menjerit karena harga kedelai naik lagi. Mereka berharap pemerintah bisa menstabilkan harga kedelai supaya mereka tidak merugi.
Sebelumnya, awal Januari lalu, kedelai mengalami kenaikan harga dari Rp 7.200 per kg menjadi Rp 9.200 per kg. Kenaikan membuat perajin tahu dan tempe di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, hingga Aceh mogok produksi pada 1-3 Januari 2021 (Kompas, 4 Januari 2021).
Kini, seperti terpantau di sentra produksi tempe dan tahu di Semanan, Jakarta Barat, harga kedelai merangkak naik lagi menjadi Rp 9.950-Rp 10.100 per kg. Adapun harga jual tempe Rp 12.000-Rp 14.000 per kg dan Rp 5.000-Rp 6.500 per potong serta harga tahu Rp 600 per potong dan Rp 28.000 per papan.
Ketua Umum Gakoptindo Aip Syarifuddin mengungkapkan, perlu ada campur tangan pemerintah untuk menaikkan harga tahu dan tempe karena selama ini ada rasa sungkan di kalangan perajin untuk menaikkan harga tersebut kepada pedagang.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra, dalam keterangan pers, meyampaikan bahwa pemerintah bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga harga kedelai impor di tingkat perajin tahu dan tempe pada kisaran Rp 9.750-Rp9.900 per kg dan harga di tingkat gudang importir Rp 9.200-Rp 9.300 per kg.
Jelang Ramadan, Kementan Pastikan Harga Cabai Segera Stabil
Menjelang Ramadan Kementerian Pertanian memastikan harga cabai segera berada di level yang stabil. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi, selama ini pemerintah sudah melakukan analisis dan berbagai perhitungan untuk menjaga stabilitas harga komoditas utama, baik dari sisi produsen maupun dari sisi konsumen.
“Begitu juga dengan komoditas cabai yang naik karena faktor cuaca. Kami intervensi sehingga masyarakat bisa membelinya dengan harga yang murah. Dan kami pastikan dalam waktu dekat ini harga cabai akan turun,” imbuhnya.
Di sisi lain pengamat pangan IPB sekaligus Ketua Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI), Dwi Andreas Santoso mengatakan dalam waktu dekat kondisi harga komoditas cabai di pasaran secara perlahan akan berangsur turun.
“Sebenarnya tidak ada kaitannya dengan Ramadan atau Lebaran. Kenaikan ini hanya siklus musiman biasa akibat cuaca ekstrim. Dan kalau kita perhatikan saat ini nampaknya mulai kembali normal,” ujarnya.
INKA Percepat Fase Pertama Proyek Kereta di Kongo
JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mulai mengeksekusi proyek kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo senilai US$ 11,7 miliar. Proyek kereta api yang terintegrasi dengan negara di Afrika Tengah itu akan dimulai dari survei kondisi tanah dan pengeboran dasar konstruksi rel layang. Direktur Utama INKA, Budi Noviantoro, mengatakan akan menangani paket pengadaan kereta; pengerjaan rel; serta beberapa infrastruktur penunjang, seperti jalan akses dan stasiun. "Tim kami berangkat ke Kongo pada 24 April sudah membawa basic design," kata dia kepada Tempo, kemarin.
INKA hanya satu dari badan usaha milik negara (BUMN) yang digandeng The Sandi Group (TSG) Global Holdings pada pertengahan tahun lalu untuk menggarap infrastruktur di Kongo. Grup yang memiliki anak usaha di Indonesia, PT TSG Utama Indonesia dan Titan Global Capital Pte Ltd, ini mendapat jaminan berupa konsesi tambang dari pemerintah Kongo yang tak membayar dengan uang. Investasi TSG Global di Kongo tak hanya melibatkan INKA. Ada juga PT Barata Indonesia (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT Merpati Nusanara Airlines (Persero), dan PT Dirgantara Indonesia (Persero).
Saat mengunjungi pabrik INKA di MAdiun, Jawa Timur, pada awal Maret lalu, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir meminta INKA memperluas investasinya ke proyek di luar negeri. Menurut dia, perusahaan manufaktur kereta api itu bisa mengakuisisi perusahaan asing. "Industri trasnportasi merupakan industri strategis, jadi pasar dan peluang bisnisnya sangat besar," ujar Erick.
(Oleh - HR1)
Manajemen Gojek dan Tokopedia Sepakat Merger
Manajemen dan pimpinan Gojek dan perusahaan e-commerce Tokopedia dikabarkan menyepakati merger atau penggabungan kedua perusahaan. Proses selanjutnya menunggu persetujuan dari para pemegang saham. "Manajemen dan board dari kedua startup itu secara resmi sepakat untuk melanjutkan merger," kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya dikutip dari Bloomberg, Jumat (9/4). "Mereka tinggal mencari kesepakatan pemegang saham melalui apa yang disebut paket persetujuan."
Namun, baik Gojek dan Tokopedia belum juga memberikan detail informasi kesepakatan itu. Gojek menyatakan akan memberitahukan informasi lebih lanjut dalam waktu dekat apabila ada aksi korporasi. "Kami memahami bahwa ada banyak diskusi yang beredar terkait isu ini, namun kami tidak dapat berkomentar saat ini," kata Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita kepada Katadata.co.id, Jumat (9/4). Begitu juga dengan Tokopedia. "Jika ada aksi korporasi, kami pasti akan menyampaikannya kepada publik," kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak.
Kolaborasi Mesra Gojek dan Tokopedia selama Ramadan
Salah satu sinyal kedekatan Gojek dan Tokopedia terlihat dari kolaborasi kedua perusahaan dalam program kampanye ramadan. Kampanye bertajuk 'Dekatkan yang Jauh, Kirim yang Bermakna' itu akan memfasilitasi pengguna Tokopedia yang berbelanja pada kategori khusus 'Parsel Ramadan' untuk mendapatkan layanan eksklusif dari GoSend.
Head of Logistics Gojek Steven Halim mengatakan, kolaborasi kedua perusahaan karena tingginya permintaan layanan pengiriman barang dan parsel selama ramadan. Pada ramadhan tahun lalu, permintaan layanan GoSend meningkat 40% dibandingkan tahun sebelumnya. "Kolaborasi ini tidak hanya dapat menghadirkan solusi pengiriman yang cepat, mudah, dan aman bagi pelanggan, tetapi juga mendorong pertumbuhan pedagang online," katanya dalam siaran pers, Kamis (1/4). Sedangkan, VP of Marketing Tokopedia Hilda Kitti mengatakan bahwa pada ramadan tahun lalu, transaksi parsel makanan di Tokopedia juga melonjak hampir empat kali lipat. "Ini menandakan belanja online semakin menjadi andalan masyarakat," katanya. Sebelumnya, Gojek dan Tokopedia juga telah berkolaborasi dalam berbagai inisiatif, diantaranya kampanye #SenangnyaInstan. Kampanye itu dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengiriman hemat bagi para pengguna layanan logistik Gojek, seperti GoSend, GoSend Portal, GoBox, dan GoShop.
(Oleh - HR1)
Pasar Ekspor Sarang Walet Terbuka
China dipastikan akan mengimpor sarang burung walet (SBW) dari Indonesia senilai 1,13 milar dolar AS, atau setara Rp 16,3 triliun (asumsi kurs Rp 14.500 per dolar AS).
Di Jatim, Kepala BBKP Surabaya, Musyaffak Fauzi mengatakan, nilai ekspor SBW asal Jatim jika dirata-rata perbulan pada setiap tahunnya selalu meningkat Tahun 2019 ekspor SBW rata-rata Rp4,79 miliar/bulan dengan total volume ekspor sebanyak 320,43 ton/tahun bernilai Rp5,75 triliun/tahun.
Dikatakan pula oleh Musyaffak, untuk negara tujuan ekspor SBW di Jatim sendiri ada banyak, meliputi China dan Non China seperti Ukraina, Australia dan lain lain.
Kesepakatannya, pemerintah Indonesia dan China akan meningkatkan nilai dagang antar kedua negara, dari 31 miliyar dolar AS pada saat ini, menjadi 100 millar dolar AS pada 2024.
Sementara itu, Koordinator Bidang Karantina Hewan BBKP Surabaya, Cicik Sri Sukaesih mengatakan melihat potensi ekonomi SBW cukup baik, Karantina Pertanian di seluruh Indonesia termasuk pihaknya siap untuk memberikan pendampingan terhadap para eksportir SBW di Jatim.
Gula Rafinasi Dibatasi, Nasib Industri Mamin Terancam
Sejumlah industri makan minum (mamin) di Jawa Timur yang tergolong sebagai industri pengguna tidak mendapatkan pasokan gula rafinasi sebagaimana biasanya.
Hal ini karena perubahan peraturan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No 3 Tahun 2021 yang mempersyaratkan bahwa izin impor hanya diberikan kepada industri gula yang izin usahanya terbit sebelum 25 Mei 2010.
Ketua Forum Lintas Asosiasi rafinasi Industri Pengguna Gula (FLAIPGR), Dwlatmoko Setiono, menilai. Permenperin No 3/2021 memaksa industri pengguna gula rafinasi hanya berhubungan dengan segelintir pelaku usaha. Karena itu la mengusulkan Permenperin No 3/2021 dicabut.
“Permenperin No 3/2021 selayaknya dicabut karena tidak menjamin persaingan usaha yang sehat kepada semua industri, malah menyebabkan kerugian pada industri pengguna karena kesulitan pasokan gula rafinasi dan membengkaknya biaya operasional,” lanjut Dwiatmoko.
100 Juta Vaksin Inpor Tertunda ke Indonesia
Indonesia terkena imbas kebijakan embargo di sejumlah negara sehingga menghambat masuknya vaksin Covid-19 ke Tanah Air. Sekitar 100 juta ampul atau dosis vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tidak diketahui kepastiannya kapan tiba di Indonesia.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan, jumlah vaksin yang terhambat itu sebenarnya didatangkan melalui dua mekanisme berbeda. Pertama, melalui mekanisme multilateral dengan GAVI sebanyak 54 juta dosis vaksin secara gratis. Kedua, melalui mekanisme bilateral melalui Bio Farma dan Astra Zeneca sebanyak 50 juta dosis vaksin.
Imbas embargo ini, kata Budi, nantinya 20 juta dosis vaksin saja yang dapat didatangkan ke Indonesia melalui pihak AstraZeneca Indonesia. “Sementara sisanya, yang 30 juta sisanya diundur ke 2022,” tandasnya.
Tarik Makin Banyak Penonton, GoPlay Fokus Kembangkan Live Streaming
Platform video on-demand (VoD) GoPlay pada tahun ini memprioritaskan pengembangan platform layanan live streaming, GoPlay Live, agar lebih banyak meraup pengguna. Platform besutan Gojek mencatat jumlah live show mengalami peningkatan hingga 10 kali lipat sepanjang kuartal pertama tahun ini. CEO GoPlay Edy Sulistyo mengatakan pertumbuhan live show ini didukung oleh jumlah konten kreator yang tumbuh signifikan 100% pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan periode sama tahun lalu. Beberapa konten bisa meraup hingga ribuan penonton. Misalnya, konten terbaru JKT48 Live Show yang mempunyai tiga program acara berbeda berhasil mendapatkan jumlah penonton tertinggi pada penayangan perdananya hingga lebih dari 4.000 penonton.
GoPlay menawarkan pengalaman berinteraksi sehingga pengguna tidak hanya menonton pertunjukan atau event dari konten kreator saja. "Ada game show, ada trivia, bisa tanya privat, atau lainnya," kata Eddy. Konten kreator pun bisa memonetisasi kontennya melalui GoPlay. Sebab, pengguna layanan GoPlay Live bisa memberikan dukungan dan apresiasi terhadap konten kreator melalui fitur virtual gift selama pertunjukan berlangsung. "Kami juga melihat tren pendapatan para konten kreator terus meningkat seiring antusiasme pengguna," katanya.
(Oleh - HR1)









