;

Perang Dagang Australia-Cina Dongkrak Harga Batu Bara

08 Apr 2021 Koran Tempo
Perang Dagang Australia-Cina Dongkrak Harga Batu Bara

JAKARTA - Harga jual batu bara terdongkrak setelah hubungan dagang Australia dan Cina memanas. Peseteruan ini berujung pada larangan impor batu bara dari Australia. Analis dari Central Capital Futures, Wahyu Tribowo Laksono, mengatakan keputusan Cina untuk melarang impor batu bara dari Australia membuat pasokan mereka berkurang. Dampaknya, harga komoditas tersebut meningkat di atas angka yang ditetapkan pemerintah. Cina harus mencari produsen lain untuk memenuhi kebutuhan tersebut demi menekan kenaikan harga. 

Selain batu bara, Wahyu menilai perseteruan Cina dan Asutralia tak banyak mempengaruhi harga komoditas lainnya. Menurut dia, saat ini harga komoditas sedang dipengaruhi oleh tarik-menarik di antara beberapa faktor yang membawa dampak positif ataupun negatif. Pada satu sisi, dolar Amerika Serikat sedang menguat. Hubungan Cina dan Australia memburuk saat Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mendorong penyelidikan terhadap asal-usul Covid-19. Pemerintah Australia mendukung usul tersebut, tapi pemerintah Cina menolak Kementerian Luar Negeri Cina menyatakan usul tersebut tak berdasar dan menganggapnya sebagai bentuk keraguan terhadap transparansi Cina dalam mengusut penyebab pandemi. 

Head of Center of Industry, Trade, and Investment Indef, Andry Satrio Nugroho, menyatakan belum ada tanda bahwa hubungan kedua negara itu membaik. Dia memperkirakan dampaknya masih akan terasa bagi harga batu bara. "Ini peluang bagi Indonesia," katanya.  Selain batu bara, dia menilai tak banyak komoditas yang akan terkena dampak sentimen positif dari ketegangan Australia dan Cina. salah satu yang mungkin akan berpengaruh adalah bijih besi dan baja, lantaran kdua komoditas ini diperdagangkan dalam jumlah besar oleh kedua negara. 

(Oleh - HR1)

Tags :
Download Aplikasi Labirin :