;

Tiga Perusahaan Siap Pasok Satu Juta Kompor Listrik

R Hayuningtyas Putinda 23 Apr 2021 Investor Daily, 23 April 2021

JAKARTA – Tiga produsen lokal, yakni PT Adyawinsa Electrical and Power (Myamin), PT Maspion, dan PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), akan memasok kebutuhan kompor listrik dalam program Konversi 1 Juta Kompor Listrik/ Induksi yang digagas Pemerintah. Program ini diyakini dapat menghemat Rp 60 triliun dari nilai impor LPG serta merupakan salah satu upaya untuk memaksimalkan cadangan listrik. “Sudah ada dua industri dalam negeri yang sudah memproduksi kompor listrik (induksi). Pertama, PT Adyawinsa Electrical and Power. Merek produknya adalah Myamin, dengan kapasitas produksi 17 ribu unit per tahun untuk satu lini produksi dan dapat ditingkatkan hingga delapan lini produksi. Kemudian, PT Maspion, dengan merek Maspion, yang memiliki kapasitas sebanyak 300 ribu unit per tahun,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufiek Bawazier dalam keterangan resminya, Kamis (22/4).

Program Konversi 1 Juta Kompor Listrik/Induksi diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui penandatanganan MoU untuk diversifikasi kompor gas LPG menjadi kompor listrik. Pemanfaatan listrik sebagai energi rumah tangga memiliki keunggulan lebih hemat, praktis, modern, nyaman, aman, ramah lingkungan (tanpa gas CO), tanpa api. Selain itu, Kementerian BUMN menyampaikan, pemerintah dapat menghemat Rp 60 triliun dari nilai impor LPG serta merupakan salah satu upaya untuk memaksimalkan cadangan listrik yang ada untuk dialihkan penggunaannya agar masyarakat dapat beralih ke kompor listrik

(Oleh - HR1)

Satgas BLBI Telisik 20 Obligor

Mohamad Sajili 23 Apr 2021 Kontan

Pemerintah terus mendata piutang terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, total piutang BLBI senilai Rp 110 triliun, terdiri dari 22 obligor dan 12.0000 berkas debitur.

Kementerian Keuangan bersama Satgas BLBI akan melakukan pendataan atas dokumentasi aset sejak kasus tersebut terjadi pada dua puluh tahun silam. Dari data yang masuk, pemerintah akan terus memperbaikinya dari sisi informasi dan dokumen pendukung lainnya supaya pada saat melakukan eksekusi tidak mengalami kendala.

Sebelumnya, pembentukan Satgas BLBI merupakan mandat Keputusan Presiden No 6 Tahun 2021. Satgas BLBI bertujuan untuk melakukan penanganan, penyelesaian, dan pemulihan hak negara yang berasal dari dana BLBI secara efektif dan efisien. Adapun jatuh tempo tugas Satgas BLBI sampai 31 Desember 2023.


Moderenisasi Peralatan Perang Sudah Mendesak

Mohamad Sajili 23 Apr 2021 Kontan

Insiden hilang kontak yang terjadi pada kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali menjadi momentum untuk segera memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kamis (22/4) menyampaikan, modernisasi ini dibutuhkan untuk meningkatkan pengamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun modernisasi ini masih menghadapi kendala harga peralatan perang yang mahal.

Berkaitan dengan kekuatan armada kapal selam, Indonesia saat ini terus melakukan pengadaan kapal selam. Sebelumnya Indonesia sudah mendatangkan 3 kapal selam baru dari Korea Selatan. Selain angkatan laut Prabowo optimis dalam waktu dekat akan memodernisasi alutsista di Angkatan Darat, dan Angkatan Udara.

Pada tahun 2020 lalu, Kemhan pernah menyebut kebutuhan membeli alutsista sebesar Rp 296 triliun. Alutsista ini meliputi 24 unit jet tempur F-16V buatan Amerika Serikat (AS)) serta dua kapal jenis fregat dengan tipe Signa 10514. Namun, usulan belum bisa terealisasi.


KPK Dinilai Krisis Integritas

Mohamad Sajili 23 Apr 2021 Kompas

Rentetan pelanggaran kode etik dan dugaan tindak pidana yang dilakukan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi kian mencederai integritas lembaga antirasuah tersebut. KPK kini bahkan disebut mengalami krisis integritas dan demoralisasi.

Internal KPK kembali menjadi sorotan setelah salah satu penyidik KPK, Ajun Komisaris SRP, diduga memeras Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, M Syahrial. Dugaan pemerasan terjadi ketika KPK sedang menyidik dugaan korupsi dalam proses lelang atau mutasi jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai pada 2019. Personel kepolisian dan KPK menangkap SRT, Rabu (21/4/2021).

Peristiwa ini menambah panjang daftar problem di internal KPK. “Integritas di KPK telah mengalami banyak kemunduran. KPK telah keropos di dalam,” ujar peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Zaenur Rohman, saat dihubungi, Kamis (22/4/2021).

Hal itu dinilainya terjadi karena pimpinan KPK tidak menunjukkan contoh keteladanan integritas. Seperti diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri pernah dijatuhi sanksi karena divonis bersalah melanggar kode etik dan pedoman perilaku KPK oleh Dewan Pengawas. Sanksi dijatuhkan karena ia terbukti menggunakan helikopter mewah untuk perjalanan pribadi pada Juni 2020.

Guru Besar Universitas Islam Syarif Hidayatullah, Jakarta, Azyumardi Azra bahkan menilai, KPK saat ini mengalami krisis integritas dan demoralisasi. Menurut dia, sangat memalukan ketika ada pegawai KPK mencuri barang bukti, melakukan pemerasan, dan membocorkan operasi yang akan dilakukan oleh KPK.

Jika problem integritas di KPK tak segera diatasi, ia khawatir hal itu akan berdampak pada agenda pemberantasan korupsi oleh KPK. Pasalnya, integritas merupakan salah satu kunci dalam memberantas korupsi.

 


Belanja Iklan 2021, Prospek Masih Menjanjikan

R Hayuningtyas Putinda 23 Apr 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, JAKARTA — Prospek belanja iklan media pada tahun ini diproyeksikan moncer dan mampu melanjutkan tren peningkatan pada tahun lalu, kendati masih diterpa badai pandemi Covid-19.

Berdasarkan survei Nielsen, sepanjang tahun lalu belanja iklan di semua tipe media yang dimonitor, yakni televisi, cetak, radio, dan digital mencapai Rp229 triliun. Nilai tersebut naik dibandingkan kondisi prapandemi pada 2019 senilai Rp182 triliun.

Direktur Eksekutif Nielsen Ad Media Hellen Katherina mengatakan belanja iklan sudah menunjukkan pola pemulihan pada semester II/2020. Data Nielsen mengungkapkan lima kategori pengiklan terbesar masih menaikkan angka belanja iklannya pada kuartal IV/2020.

“Kategori memilih untuk menaikkan belanja iklan adalah produk online service seperti e-commerce, pemerintah dan partai politik, produk perawatan wajah, rokok, dan produk perawatan rambut,” ujarnya, Kamis (22/4).

Kendati demikian, dia tidak menampik ada sejumlah kategori yang menurunkan bujet untuk belanja iklan pada tahun lalu. Kategori tersebut antara lain, snack/biskuit, kopi dan teh, pasta dan sikat gigi, iklan korporasi, dan sabun.

Adapun, pada 2020 televisi masih menjadi ruang beriklan paling dominan, yakni di atas 70%.

Sementara untuk media cetak, Hellen menyebut dari tahun ke tahun penetrasinya terus turun. Tak hanya penurunan dari segi pembaca, media cetak juga mendapatkan tantangan dari kenaikan harga bahan produksi.

Kendati demikian, belanja iklan di media cetak masih memiliki harapan. Tahun lalu, jumlah pembaca media cetak masih mencatatkan pertumbuhan dari 2,1 juta pada 2019 menjadi 2,6 juta.

Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Janoe Arijanto mengatakan kenaikan nilai belanja iklan tahun ini sangat mungkin terealisasi jika dinamika dunia bisnis berjalan seperti beberapa bulan belakangan seiring dengan membaiknya geliat industri.

Adapun, lanjutnya, pertumbuhan belanja iklan paling dominan akan dialami oleh platform digital sebagai ruang yang paling laris dipakai untuk beriklan. Dia memperkirakan pertumbuhan belanja iklan di ruang digital tahun ini bisa mencapai 30%.


(Oleh - HR1)

Penerimaan Pajak, Kontribusi Manufaktur & Konsumsi Jeblok

R Hayuningtyas Putinda 23 Apr 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, JAKARTA — Upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional masih tersendat. Hal itu tecermin dari realisasi penerimaan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan Badan, yang menjadi potret kondisi konsumsi dan manufaktur terkini. Pada kuartal I/2021, kedua jenis pajak itu kompak merosot.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi Pajak Penghasilan (PPh) Badan pada tiga bulan pertama tahun ini jeblok hingga 40,48%. Angka tersebut jauh lebih dalam dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu di mana  pajak korporasi mencatatkan penurunan sebesar 13,5%. Adapun Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang menjadi cerminan  konsumsi masyarakat juga terpangkas.

Adapun secara total penerimaan pajak pada kuartal I/2021 hanya  Rp228,1 triliun, turun 5,6% dibandingkan dengan kuartal I/2020.Menteri Keuangan Sri Mulyani  Indrawati berdalih, realisasi penerimaan pajak yang cukup seret  ini disebabkan karena banyak  korporasi di dalam negeri yang  masih tertekan akibat pandemi  Covid-19.“Banyak korporasi di Indonesia belum sepenuhnya sehat, sehingga pembayaran pajak menurun,” kata Sri Mulyani, Kamis (22/4).


Pertama dampak dari perlambatan ekonomi yang terjadi sejak tahun lalu. Kedua adanya insentif pengurangan angsuran PPh 25  sebesar 50%.Ketiga penurunan tarif PPh  Badan secara bertahap dari 25%  menjadi 22%.

Dihubungi terpisah, Pengamat  Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar mengatakan kinerja PPN menjadi cerminan kondisi konsumsi di  Tanah Air dan performa pajak.Dia menambahkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan  penerimaan PPN pada tiga bulan pertama tahun ini lebih rendah  dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.Pertama adanya pandemi, di  mana pada awal tahun lalu Indonesia masih belum menghadapi hawar Covid-19.  Kedua adanya pembatasan aktivitas sosial yang  baru dirasakan sejak pertengahan tahun lalu.

(Oleh - HR1)

Komoditas Kakao Bali, Produksi Tak Diimbangi Ekspor

R Hayuningtyas Putinda 23 Apr 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, DENPASAR —Peningkatan produksi kakao Kabupaten Jembrana Bali yang selama 2020 tidak dibarengi kinerja ekspor karena pasar global terhantam pandemi Covid-19.

Direktur Yayasan Kalimajari I Gusti Agung Ayu Widiastuti mengatakan rata-rata produksi petani anggota koperasi mencapai 100 ton—125 ton per tahun.

Selama 2020, produksi petani kakao di Jembarana Bali di bawah binaan koperasi Kalimajari dinilai mengalami peningkatan hampir 25% secara tahunan (year on year/yoy).

Peningkatan produksi ternyata dihadapkan pada rendahnya serapan kakao untuk diolah menjadi bijih fermentasi, apalagi ketika sejumlah negara improtir menunda sementara pembelian dari koperasi.

Setidaknya, ketika pandemi melanda Indonesia pengiriman ke Prancis 12,5 ton mengalami penundaan. Kondisi serupa disusul oleh Belgia dan sejumlah buyer lokal atau nasional.

Koperasi Kalimajari mengambil peluang dengan mengolah bijih kakao asalan menjadi kakao fermentasi yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Di Pasar lokal, bijih asalan kakao dijual Rp22.000—Rp25.000 per kilogram, sedangkan koperasi membeli kakao petani di harga RP40.000 per kilogram.

Pada akhirnya, di tengah kesulitan ekonomi saat pandemi berlangsung, Kalimajari berhasil mendapatkan pembelian dari buyer lama yakni Prancis dan Belanda, bahkan juga ada PO baru dari Jepang dan sejumlah buyer lokal.

Serapan kakao petani yang dilakukan Kalimajari untuk diolah dan dieskpor mencapai 47 ton selama 2020 atau naik tipis dibandingkan 2019 sebesar 44 ton.


(Oleh - HR1)

6.200 Ton Daging Kerbau Sudah Masuk, Dijual Rp 80 Ribu/ Kg

Mohamad Sajili 23 Apr 2021 Sinar Indonesia Baru

Sebanyak 6.200 ton daging kerbau beku yang diimpor dari India sudah masuk ke gudang Perum Bulog. Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin iqbal mengatakan, daging kerbau tersebut dijual sampai ke konsumen dengan harga Rp 80.000/Kg.

la mengatakan, distribusi daging kerbau dari India itu masih terus berlangsung. Pihaknya menargetkan sampai Mei nanti sudah masuk 15.000 ton daging kerbau beku. Bulog sendiri mendapat jatah impor daging kerbau sebanyak 80.000 ton tahun ini. Pihaknya sudah meneken kontrak pengiriman 22.000 ton daging kerbau selama periode Maret-Juni 2021.

Sebelumnya, Bulog telah menggelar operasi pasar daging sejak Senin, (19/4) lalu, dan akan digelar sampai, Jumat (23/4) Dalam operasi pasar itu, Bulog menjual daging kerbau beku seharga Rp 80.000/Kg, dan juga tersedia daging sapi beku Rp 90.000/Kg, Daging sapi diimpor oleh PT (Persero), Operasi pasaritu digelar Rumah Pangan Kita Gatot Subroto, Jakarta.


Arab Investasi Rp 7 T ke Aceh, Luhut Siapkan Pelabuhan- Bandara

Mohamad Sajili 23 Apr 2021 Sinar Indonesia Baru

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Uni Emirat Arab akan melakukan investasi pariwisata di Kepulauan Banyak, Kabupaten Singkil, Aceh. Untuk menunjang investasi tersebut pemerintah akan membangun dukungan infrastruktur di antaranya adalah pendirian Pelabuhan Singkil dan Bandara Svekh Hamzah Fansyuri.

Dia menjelaskan Uni Emirat Arab (UEA) akan menanamkan Investasi senilai kurang lebih US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,15 triliun khusus di Kepulauan Banyak.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyambut baik rencana investasi tersebut. Dia menilai Kabupaten Singkil akan menjadi sentra pariwisata dengan investasi dari UEA.

Menurut pernyataan Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis, salah satu pertimbangan untuk mengembangkan proyek di Aceh adalah hanya berjarak lima jam dari UEA dengan menggunakan pesawat.

Luhut juga membahas mengenai potensi energi baru terbarukan yang besar untuk dikembangkan. Salah satu lokasi yang akan difokuskan untuk EBT adalah Kawasan Industri (KI) Ladong dengan lahan seluas 2.500 hektare yang akan dikembangkan khusus untuk energi baru terbarukan.

 


Waskita Sukses Divestasi Ruas Tol Medan - Kualanamu - Tebingtinggi

Mohamad Sajili 23 Apr 2021 Sinar Indonesia Baru

PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalul anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road dan Kings Ring Ltd telah menandatangani kesepakatan jual beli 30 persen saham PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) dengan nilai transaksi sebesar Rp 824 miliar.

Presiden Direktur Waskita Karya Destiawan Soewardjono menjelaskan bahwa PT JMKT merupakan badan usaha jalan tol pemegang konsesi ruas Medan-Kualanamu-Tebing tinggi. Transaksi divestasi ini merupakan langkah awal dari program divestasi 9 ruas tol yang direncanakan oleh Waskita pada tahun ini.

Program divestasi ruas tol sejalan dengan strategi Waskita untuk meningkatkan kinerja dengan aset recycle. Sebagai pengembang jalan tol terbesar di Indonesia, Waskita menciptakan value lewat proses investasi konstruksi dan divestasi.

Sebagal informasi, JMKT didirikan pada tahun 2014 dan berhasil memenangkan lelang pengusahaan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing tinggi yang ditetapkan pada 4 September 2014. Ruas sepanjang 61,7 km tersebut mulai beroperasi sejak tahun 2016, sementara nilai investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan mencapai Rp4,9 triliun.


Pilihan Editor