Asal Usul hingga Cara Penggunaannya
Kegiatan berstandar nasional ini menghadirkan Dosen Universiti Teknologi Mara Malaysia, Wan Mohd Yaseer Mohd Abdoh, terkait bedah uang digital. Dijelaskan Wan Mohd Yaseer, Cryptocurrency atau yang biasa kita sebut kripto adalah mata uang atau aset digital yang dirancang sebagai media pertukaran di mana catatan kepemilikan koin kita, disimpan dalam buku besar dalam bentuk data base (block chain) sebagai basis data transaksi keuangan publik. Melalui melalui block chain inilah pengguna mata uang digital, dapat melacak setiap transaksi yang dilakukan. Namun dalam proses pengecekan transaksi, nama pengguna tersedia dalam bentuk anonim. "Tidak seperti uang kertas, Kripto, tidak tersedia dalam bentuk fisik dan biasanya tidak dikeluarkan oleh otoritas pusat (pemerintah),” jelasnya. Bitcoin merupakan mata uang Kripto yang pertama kali hadir, dirancang oleh Satoshi Nakamoto (nama samaran) pada tahun 2008 Satoshi Nakamoto sendiri merupakan nama alias yang hingga kini belum dikatahui identitas aslinya. Bitcoin muncul sebagai respon dari krisis keuangan Amerika Serikat hingga menyebar ke Eropa, ditambah ketergantungan transaksi keuangan dunia pada bank. Yang menjadi daya tarik dari aset mata uang digital, lanjut Mohd Yaser, menawarkan janji biaya transaksi yang lebih rendah dari meknasime pembayaran online tradisional dan dioperasikan oleh otoritas yang terdesentralisasi, tidak seperti mata uang kertas yang saat ini yang dikontrol oleh pemerintah.
Bagimana Cara menggunakan Crytpocurrency sebagai sistem pebayaran? Pertama anda harus memiliki akun dompet elektronik Crypto apapun baik Bitcoin, Etehereum, Ripple, EOS D dan lainnya, lalu unduh ke dalam smartphone atau komputer Anda, Kedua, anda harus melakukan pendaftaran akun, tetapi ingat ketika sudah mendaftarkan diri, nantinya anda diberikan serial number yang akan menjadi indentitas kepemilikan berharga yang harus disimpan dan dijaga. Ketiga, anda sudah dapat membeli aset mata uang digital dan dapat menyimpannya ke dalam Crypto E-wallet anda masing-masing untuk melakukan transkasi pembayaran online.
Apa Keuntungannya? Dijelaskan, keuntungan menggunakan aset kripto, antara lain, mengurangi korupsi. Jadi setiap data transaksi dan pemindahan dana oleh pemilik rekening akan dapat terbaca karena datanya disimpan dalam bentuk database yang tidak dapat ubah-ubah. Kedua, menghilangkan pencetakan uang yang berlebihan. Lalu ketiga, memangkas perantara, tidak seperti mata uang konvensional saat ini yang membutuhkan banyak perantara seperti bank atau layanan pembayaran digital lainnya, dalam melakukan transaksi mata uang digital tidak membutuhkan perantara yang banyak, sehingga memangkas biaya transaksi dan lebih hemat. Sementara Ketua BEM FE Unsri, Farrell Farhan Zhafiri, mengatakan penyelenggaraan SEISS dilaksanakan selama empat pekan, dengan bahasan utama tentang aset kripto. "Minggu depan akan disambung lagi hingga akhir Juli Seminar ini dihadiri beberapa dosen ekonomi dari lintas negara yaitu, Indonesia, Malaysia dan Filipina," katanya.
Bina Petani Hasilkan Kopi Berkualitas
PALEMBANG - Salah satu stand yang menarik dalam Sriwijaya Expo adalah Stand Gerai Hutan. Di sini menunjukkan berbagai hasil kreativitas petani kopi yang berasal dari berbagai daerah di Sumsel. Manajer Operasional Gerai Hutan Tanam Runmah Kreatif Petani Hutan, Aidil Fikri, mengatakan, di sini pihaknya menawarkan kopi berkualitas atau petik merah. Produk itu berasal dari petani binaan. "Itu dari petani Semendo, Cahaya Alam, Pagaralam dan Lahat. Mereka dibina di Rumah Kreatif yang berada di Jl Yudo Blok H Lorok Pakjo,” katanya, kemarin (5/7). Dia menjelaskan, di Rumah Kreatif petani diberikan edukasi. Mereka dilatih mengolah kopi berkualitas. "Rumah Kreatif Petani Hutan menjadi wadah bagi para petani untuk menghasilan kopi berkualitas atau petik merah,” ujarnya. Di situ, petani juga diajak menggarap hutan sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 83 Tahun 2016 tentang Perhutanan Sosial. "Mereka punya hak karena telah lama tinggal dan berada di sana, asalkan tidak merusak dan menjaga hutan serta tidak boleh dijual" tukasnya.
Percepat Digitalisasi Pelaku Ekonomi Kreatif
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno mendorong percepatan transformasi digitalisasi pelaku ekonomi kreatif. Hal ini dilakukan agar dapat menyelamatkan perekonomian di tengah Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3 - 20 Juli 2021 di Jawa dan Bali. Dia mengakui, rencana-rencana yang sudah susun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terdampak PPKM tersebut. "Rencana tersebut akan menyesuaikan dengan sand box. Dimana kita siapkan kebijakannya secara dinamis. Harus mampu untuk menjawab dengan singkat kenaikan kasus positif Covid-19 di sejumlah wilayah," katanya saat melaksanakan podcast dengan salah satu influencer di media sosial, akhir pekan lalu.
Sandiaga Uno menegaskan pada PPKM Darurat ini semua pusat pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Jawa dan Bali tutup. Selain itu wilayah lain yang di luar Jawa dan Bali menyesuaikan dengan kondisi masing-masing sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. "Dalam pertemuan secara daring dengan 3 - 4 ribu pelaku kuliner dan ekonomi kreatif kita sudah men-challange mereka dapat membantu pemerintah untuk melakukan digitalisasi ke target 10 juta orang" ungkap Sandiaga Uno.
Bantuan untuk pelaku ekonomi kreatif ini harus dipercepat. Mulai dari dana hibah pariwisata, bantuan insentif pemerintah, bantuan sosial, bantuan likuiditas untuk restrukturisasi kewajibannya terhadap perbankan sehingga pelaku bisnis tersebut tidak mengalami situasi kerusakan permanen. Dalam kesempatan itu, influencer bernama Panji tersebut mengakui dirinya pernah positif Covid-19 karena masih sering keluar untuk aktivitas rekreasi.
GIIAS Ditunda September
JAKARTA - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 yang semula dijadwalkam 12 - 22 Agustus harus ditunda. Pandemi Covid-19 yang kian meluas dan tingginya kasus konfirmasi positif menjadikan pameran terbesar di Indonesia itu di rencanakan pada 9 - 19 September. Padahal, berbagai persiapan telah dilakukan demi memastikan penyelenggaraannya memenuhi protap kesehatan di masa pandemi.
Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai instansi pemerintah terkait untuk memastikan pameran berlangsung dengan aman dan nyaman. "Namun, melihat dan menimbang kondisi peningkatan kembali kasus Covid-19 yang tinggi saat ini, serta kondisi kesehatan masyarakat yang belum kondusif, dengan berat hati Gaikindo mengambil keputusan menundanya," ujar Yohannes Nangoi, Ketua umum Gaikindo, kemarin.
Katanya, menunda penyelenggaraannya telah menjadi keputusan bersama Gaikindo dan para anggota. Termasuk Kementerian Perindustrian. "Dengan harapan September keadaan lebih kondusif untuk kembali menyelenggarakannya," tambahnya. Rizwan Alamsjah Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran menambahkan, semua pihak telah satu suara mendahulukan kesehatan dan keselamatan masyarakat.
"Semangat mendorong bangkitnya indutri otomotif lewat GIIAS masih jadi tujuan. Namun diharapkan dengan penundaan ini, penyelenggaraan pada 9 - 19 September akan berlangsung lebih aman dan nyaman untuk semua pihak." tukasnya.
Buka Gerai Khusus UMKM
PALEMBANG - PT Pos Indonesia berupaya memfasilitasi hasil produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumsel. Buktinya, BUMN ini me-launching Gerai UMKM POP (Pos Oleh-Oleh Palembang), di halaman Kantor Pos Indonesia Cabang Palembang di Jl Merdeka, kemarin (5/7).
Kepala Regional III PT Pos Indonesia, Wikandaru, mengatakan pembukaan gerai ini diharapkan dapat membangkitkan UMKM serta menjadi penopang ekonomi. "Kami berharap dibukanya ini dapat meningkatkan minat beli terhadap oleh oleh khas Palembang dan Sumsel," katanya.
Gerai ini, katanya juga melayani pembelian secara online. Masyarakat tak perlu keluar rumah untuk melakukan transaksi. "Bisa dibeli secara online dan juga dibayar non tunai dengan Pos Pay," ujarnya.
Pengiriman paket didukung dengan paket pos yang waktu pengirimannya disesuaikan dengan kebutuhan. "Nah di sini pelayanan beragam ada yang dalam hitungan menit atau jam saja untuk pengiriman dalam kota. Untuk luar kita juga tersedia pengiriman satu hari sampai," ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Rosyidin berharap gerai ini bisa terus bertahan. Lalu, makin melengkapi produknya. "Kita sangat apresiasi upaya PT Pos dalam mefasilitasi para pelaku UMKM. Pada pandemi ini kita memang harus berinovasi agar tetap bisa bertahan," pungkas Rosyidin.
Sediakan Layanan Booking dan Home Service
JAKARTA - Berlakunya kebijakan PPKM Darurat di Jawa Bali membuat Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyesuaikan kegiatan operasional dilernya. Hingga 20 Juli mendatang sesuai batas PPKM Darurat diberlakukan, MMKSI akan mengkoordinasikan seluruh kegiatan di diler sesuai peraturan pemerintah. Diler yang mendapat dispensasi dari Kementerian Perindustrian akan beroperasi sepanjang regulasi mengizinkan.
"Kami mendukung langkah pemerintah dan mengambil langkah cepat dengan menyesuaikan seluruh layanan di diler untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan. Kesehatan dan keselamatan adalah prioritas. Dan untuk alasan itu, kami akan memastikan diler untuk mendapatkan dispensasi yang tepat dari Kemenperin dan beroperasi sebagaimana diizinkan berdasarkan peraturan dan mematuhi prokes ketat. Sementara itu, kegiatan penjualan dan administrasi akan dilakukan dari jarak jauh,” ujar Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division MMKSI, kemarin.
MMKSI tetap berkomitmen memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan, bahkan di masa sulit ini. Dengan layanan berstandar Mitsubishi Motors, pihaknya menyiapkan berbagai cara yang memungkinkan, seperti telepon dan platfomn digital yang ada. “Kami juga memberikan 24 hour emergency service bagi pengguna kendaraan Mitsubishi Motors yang dalam keadaan darurat. Kami berharap seluruh upaya pemerintah ini dapat memulihkan Indonesia dari pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Pihaknya juga terus memonitor perkembangan kondisi terkini. Di kondisi ini, konsumen yang memiliki situasi darurat bisa memperoleh layanan Mitsubishi Motors dari diler yang telah mendapatkan dispensasi dengan syarat telah melakukan booking terlebih dahulu minimal satu hari sebelum tindakan.
Catat Transaksi Rp 365 Juta per Hari
PALEMBANG – Perhelatan Sriwijaya Expo 2021 resmi ditutup, kemarin (5/7). Berdasarkan evaluasi, selama kegiatan berlangsung, antusiasme warga sangat tinggi. Terbukti, dalam sehari ada sekitar 2 ribu pengunjung datang. Sedangkan transaksinya mencapai Rp 365 juta per hari. Transaksi ekonomi tersebut berasal dari stand di dining hall, vape, game stone, kopi, batu akik, dan ikan cupang,
Plh Sekda Sumsel, H Akhmad Najib mengatakan, event ini diharapkan dapat mengembangkan dan membangun ekonomi di Sumsel melalui produk unggulan yang bernilai jual. Selain itu juga membuat stakeholder agar dapat terus berkarya, berinovasi menghasilkan produk produk ungulan masing-masing sehingga pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumsel. "Produk yang berkualitas pastinya berdampak pada permintaan pasar dan peningkatan ekonomi para pelaku usaha,” katanya saat menutup perhelatan Sriwijaya Expo, kemarin.
Apalagi, sambung dia, Sumsel merupakan daerah yang kaya akan potensi perkebunan dan pertanian. Daerah ini tak kalah dengan daerah lain dengan hasil yang menghasilkan komoditi unggulan berbasis agro potensi produk unggulan dan berkualitas. Namun komoditi yang berkualitas ini membutuhkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah bagi komoditas unggulan.
"Melalui Sriwijaya Expo ini jadi wadah bagi pelaku ekonomi untuk hilirisasi dan pemasaran produk, yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan perekonomian dan ke depannya menjadikan Sumsel sebagal barometer dan pusat pertumbuhan ekonomi Sumatera,” ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Sriwijaya Expo 2021 sekaligus Ketua Harian Dekranasda Sumsel Ir Hj Ernila Rizar MM menambahkan ajang ini berjalan sukses, meski dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Sebab itu dia berharap hal tersebut dapat mempromosikan produk unggulan, jasa, investasi, pariwisata, industri, dan kerajinan oleh Pelaku Industri Kecil dan Menengah dan UKM/IKM Binaan BUMN/BUMD.
Kemudian, diharapkan juga membantu UMKM dan juga pelaku usaha lainnya yang terkena dampak Covid-19 untuk memasarkan produknya serta menjaring mitra bisnis baru. "Diharapkan juga memberikan hiburan kepada masyarakat dengan kegiatan yang bersifat edukatif seperti pelatihan dan keterampilan, festival, kompetisi dan lain lain dalam konsep one stop information,” ujarnya.
Paling penting kegiatan ini tidak menggunakan APBD melainkan berasal dari support para sponsor. "Saya mengucapkan terima kasih kepada BSB yang telah support kegiatan, para sponsor lain, peserta, masyarakat, dan pemerintah kabupaten/kota di Sumsel yang ikut pada event ini," tukasnya.
Utamakan Jual Kambing, Pembeli Hingga Brunei-Malaysia
Lapak hewan kurban la itu berada dipinggir Dijalan. Puluhan kambing dan sapi dibawa di sana. Hewan itu diletakkan di kandang dadakan. Sebuah tenda non permanen melindungi kandang itu dari sengatan panas. Sesekali pembeli datang. Sepintas mereka menanyakan kondisi hewan tersebut. Ada juga yang bertransaksi langsung membeli. Penjual hewan itu adalah Sari. Dia sudah tujuh tahun bergelut menjual hewan kurban. Nama usahanya, Arsyadah Aqiqah. Diakuinya, selama menjual hewan kurban. Diakuinya, baru sejak dua tahun terakhir mengalami kesulitan. Imbas pandemi minat warga berkurban turun. "Sekarang ini sudah tahun kedua Idul adha di masa pandemi, melihat penjualan di tahun lalu ada penurunan daya beli sampai 50 persen," katanya kepada wartawan.
Kebanyakan penjualan mengandalkan pembeli-pembeli langganan yang berdatangan ulang. Pembeli yang minta hewan kurban langsung dipotong di tempat juga bisa dilayani. Menurutnya, dari sebelum musim haji peminat kurban kambing sudah tinggi. Sehingga harganya juga ada kenaikan, untuk yang biasanya jual harga Rp2 juta jadi Rp2,5 juta. "Kalau dari kita masih agak murah karena langsung dari peternakan, untuk kambing bobot 25 kg harganya sekitar Rp2 juta, kalau yang super ada kambing yang bobotnya sampai 100 kg dengan kisaran harga Rp7,5 juta, ungkapnya. Selain itu, permintaan dari luar kota bahkan luar negeri juga banyak yang cari. "Pesanan datang bisa dari luar kota sampai ada yang dari Brunei Darussalam dan Malaysia yang cari kambing. Mungkin karena kebutuhan juga makin banyak," katanya. Dibanding sapi, harganya masih lumayan stabil dari tahun ke tahun. Umumnya harga sapi per ekor dengan rata-rata bobot 200-an kg sekitar Rp15 jutaan. "Kita utamanya jual kambing, sapi juga ada beberapa, kalau ada banyak yang pesan besoknya datang lagi dari peternakan,” jelasnya. Rencana stoknya ada 250 ekor yang dijual, baru setengah saja yang disiapkan.
Ia mengatakan, biasanya pada kondisi normal sebelum pandemi bisa menjual 200 kambing dan 100 sapi. Semua hewan kurban tersebut didatangkan langsung dari peternakan di Lampung. "Memang terasa penurunan tahun lalu, mudah-mudahan tahun ini mulai stabil. Kalau yang sekadar nanya-nanya sudah banyak, biasanya 1-2 minggu sebelum hari H mulai banyak yang beli. Untuk saat ini baru ada sekitar 30 kambing terjual," tukasnya.
Kenalkan Kopi hingga Kinjar
LAHAT - Sejumlah produk lokal khas Bumi Seganti Setungguan terus diperkenalkan dalam berbagai kegiatan. Salah satunya melalui ajang Sriwijaya Expo. Produk yang dipamerkan di antaranya kerajinan tangan dari keranjang, tudung saji, dan kinjar, Lalu, ada juga kopi, daun kopi hingga batik khas Lahat seperti motif megalit. "Semua ini indutri kecil binaan kita," ujar Kepala Dinas Perdagangan Lahat Fikriansyah SE, Senin (5/7). Dikatakannya, industri kecil Lahat rencananya bakal jadi diajukan proposal untuk menerima bantuan di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. "Untuk pembinaan terus kita lakukan. Di antaranya yang telah kita lakukan mengajukan sertifikasi halal untuk produk olahan kopi," ungkapnya.
Sementara Erentio, pengusaha industri kecil kopi Lahat yang juga petani mengungkapkan ajang Sriwijaya Expo sangat baik. Salah satunya mengenalkan produk kopi Lahat dan kopi Sumsel. "Kita mengajak agar pengusaha kafe mengenalkan dan menggunakan kopi Sumsel. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang, kapan lagi," tegasnya.
Keripik Lempok Diminati
BATURAJA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) OKU mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru. Beberapa produk kerajinan dan kuliner OKU juga kini bersaing dan diapresiasi masyarakat luar daerah OKU. Kadisperindag OKU Lukmanul Hakim Ssos MSi mengatakan, ada beberapa produk kuliner kemasan OKU yang cukup besar diminati masyarakat. "Seperti keripik, lempok" ujarnya, dikonfirmasi kemarin (5/7). Usaha kuliner yang sudah dikenal masyarakat ini seperti Keripik Dona, Keripik Seluang Ayakh Ugan, Lempok Lorong Sunda. "Kuliner ini juga kita tampilkan dalam pameran Sriwijaya Expo 2021 2-5 Juli di Palembang" ujarnya. Selain kuliner, ada juga kerajinan kopiah resam dan batu fosil. "Kopiah resam ini masih dipertahankan oleh masyarakat di Desa Bandar Agung, Kecamatan Lubuk Batang, dan rehal rotan bambu," ujarnya.









