Catat Transaksi Rp 365 Juta per Hari
PALEMBANG – Perhelatan Sriwijaya Expo 2021 resmi ditutup, kemarin (5/7). Berdasarkan evaluasi, selama kegiatan berlangsung, antusiasme warga sangat tinggi. Terbukti, dalam sehari ada sekitar 2 ribu pengunjung datang. Sedangkan transaksinya mencapai Rp 365 juta per hari. Transaksi ekonomi tersebut berasal dari stand di dining hall, vape, game stone, kopi, batu akik, dan ikan cupang,
Plh Sekda Sumsel, H Akhmad Najib mengatakan, event ini diharapkan dapat mengembangkan dan membangun ekonomi di Sumsel melalui produk unggulan yang bernilai jual. Selain itu juga membuat stakeholder agar dapat terus berkarya, berinovasi menghasilkan produk produk ungulan masing-masing sehingga pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumsel. "Produk yang berkualitas pastinya berdampak pada permintaan pasar dan peningkatan ekonomi para pelaku usaha,” katanya saat menutup perhelatan Sriwijaya Expo, kemarin.
Apalagi, sambung dia, Sumsel merupakan daerah yang kaya akan potensi perkebunan dan pertanian. Daerah ini tak kalah dengan daerah lain dengan hasil yang menghasilkan komoditi unggulan berbasis agro potensi produk unggulan dan berkualitas. Namun komoditi yang berkualitas ini membutuhkan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah bagi komoditas unggulan.
"Melalui Sriwijaya Expo ini jadi wadah bagi pelaku ekonomi untuk hilirisasi dan pemasaran produk, yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan perekonomian dan ke depannya menjadikan Sumsel sebagal barometer dan pusat pertumbuhan ekonomi Sumatera,” ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Sriwijaya Expo 2021 sekaligus Ketua Harian Dekranasda Sumsel Ir Hj Ernila Rizar MM menambahkan ajang ini berjalan sukses, meski dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Sebab itu dia berharap hal tersebut dapat mempromosikan produk unggulan, jasa, investasi, pariwisata, industri, dan kerajinan oleh Pelaku Industri Kecil dan Menengah dan UKM/IKM Binaan BUMN/BUMD.
Kemudian, diharapkan juga membantu UMKM dan juga pelaku usaha lainnya yang terkena dampak Covid-19 untuk memasarkan produknya serta menjaring mitra bisnis baru. "Diharapkan juga memberikan hiburan kepada masyarakat dengan kegiatan yang bersifat edukatif seperti pelatihan dan keterampilan, festival, kompetisi dan lain lain dalam konsep one stop information,” ujarnya.
Paling penting kegiatan ini tidak menggunakan APBD melainkan berasal dari support para sponsor. "Saya mengucapkan terima kasih kepada BSB yang telah support kegiatan, para sponsor lain, peserta, masyarakat, dan pemerintah kabupaten/kota di Sumsel yang ikut pada event ini," tukasnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023