;

Memperkuat Basis di Asia Tenggara

R Hayuningtyas Putinda 08 Jul 2021 Koran Tempo

Jakarta - Ekspansi bisnis PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek di luar Indonesia diprediksi akan semakin kuat setelah menggandeng Grup AirAsia. Pengalihan layanan transportasi berbasis aplikasi dan teknologi finansial milik Gojek di Thailand kepada AirAsia akan membuat manajemen dapat berfokus ke Vietnam dan Singapura. Gojek pun akan membuka layanan baru di kedua negara tersebut. 

Fitur non-transportasi Gojek, khususnya pesan-antar makanan dan sistem pembayaran digital, menjadi senjata ekspansi terdepan di pasar internasional. Setelah melebur menjadi GoTo, Gojek dan Tokopedia diprediksi bakal menggenjot layanan di luar Indonesia. Penyatuan dua unicorn itu tercatat sebagai integrasi ekosistem digital terbesar di Indonesia. Selain karena aplikasi Gojek sudah diunduh 170 juta kali di Asia Tenggara sampai akhir tahun lalu, Tokopedia juga akhirnya bisa menjangkau hampir semua kecamatan di Indonesia.  

(Oleh - IDS)

Pusri Kembangkan Program Agrosolution

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Sumatera Ekspres

PALEMBANG - PT Pusri Palembang, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (persero) terus melanjutkan komitmennya. Khususnya dalam upaya meningkatkan produksi tanaman pangan. Salah satunya, lewat pengembangan Program Agrosolution di Sumsel. Pusri turut hadir dalam Kegiatan Temu Teknis Peningkatan Kapasitas Petugas Lapangan dan Penangkar Benih Tanaman Pangan. Menuju Sumsel Mandiri Benih dan Sebagai Provinsi Penyangga Pangan Nasional di Hotel Santika Premiere Bandara.  Di acara itu, ada penandatanganan kesepakatan bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru sebagai dukungan Pusri dalam menyediakan pupuk untuk penangkar benih. Hingga semester I tahun 2021, Pusri telah salurkan 90 % pupuk urea dan 135 % pupuk NPK di wilayah Sumsel. "Kami terus berupaya beri pendampingan intensif ke petani dan budidaya pertanian berkelanjutan," ujar Direktur Utama Pusri, Tri Wahyudi Saleh. Tak hanya itu, Pusri juga libatkan rantai pasok didukung teknologi berbasis triple bottom line 3P (people, planet, provit) melalui Program Agrosolution. Kata Tri, Program Agrosolution terbukti meningkatkan produktivitas dan keuntungan petani di beberapa daerah pilot project. Pusri juga menyediakan produk-produk komersil untuk menunjang sektor pangan dan komoditas unggulan nasional. "Kami akan terus melaksanakan pengembangan ekosistem agrosolution plasma sawit, karet, kopi, kakao, padi, jagung dan hortikultura," ungkapnya. Pihaknya mendukung program menjadikan Provinsi Sumsel mandiri benih dan sebagai penyangga pangan nasional. "Semoga niat baik ini dapat berjalan dengan baik dan segera terealisasikan," tukas Tri.

Dukung Infrastruktur Ketenagalistrikan

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Sumatera Ekspres

PALEMBANG - PT PLN (persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan (UIP Sumbagsel) audiensi dengan Bupati Musi Rawas (Mura) Hj Ratna Machmud. Silaturahmi itu bentuk penguatan sinergi dan koordinasi antara PLN dengan stakeholder dalam rangka peningkatan rasio elektrifikasi di Pulau Sumatera. Tentu saja melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dilaksanakan oleh PLN. Audiensi bertempat di ruang rapat Rumah Dinas Bupati Mura, Selasa (6/7). Temu wicara berlangsung hangat dan cair dengan tetap mematuhi prokes.

Dalam kunjungan itu, UIP Sumbagsel yang diwakili Senior Manajer Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi, Eko Rahmiko menyampaikan apresiasi perhatian dan dukungan Pemkab Mura yang telah diberikan kepada PLN hingga saat ini. "Apresiasi setinggi-tingginya kami ucapkan atas seluruh dukungan dan bantuan yang telah diberikan selama ini. Khususnya terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Mura yang sedang kami laksanakan," ujar Eko. Menurutnya, listrik telah menjadi kebutuhan dasar, penopang kebutuhan masyarakat dalam banyak hal. "Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang kami lakukan. Dengan meningkatnya rasio elektrifikasi dan kehandalan sistem kelistrikan, akan sangat berpotensi memunculkan banyak dampak positif dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat," tutur Eko.

Sementara, Bupati Mura Hj Ratna Machmud menegaskan dukungan Pemkab Mura kepada PLN. "Listrik adalah kepentingan urnum. Pemkab Mura akan senantiasa mendukung penuh PLN dalam melaksanakan tahapan proses penyediaan listrik di daerah ini," ungkapnya. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terkait ditegaskannya akan mendukung program pembangunan dari PLN.

Hasilkan Telur Lebih Banyak

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Sumatera Ekspres

KAYUAGUNG - Di tengah pandemi Covid 19, anggota PKK diminta tetap produktif. Tim Penggerak PKK Sumsel mengajak seluruh seluruh kader PKK membudidayakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) Pengembangan dan Pertanian di pekarangan rumah lestari. Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumsel Dr. Atekan SP MSi mengatakan, ini merupakan hasil rakitan Badan Litbang Pertanian. Keunggulannya produksi telur lebih banyak dibandingkan ayam kampung biasa. "Jika ayam kampung biasa itu setahun memproduksi dibawah 160 butir/ekor ayam KUB ini bisa memproduksi hingga 160 -180 butir/ekor," ujarnya di sela-sela Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari untuk Aku Hatinya PKK di kantor Aula Kantor Kebun Percobaan Kayuagung, kemarin (7/7).

Dikatakan, hasil telurnya lebih banyak karena masa petelurnya lebih lama. Sifat mengeramnya 10 %. "Ini bisa dikembangkan dalam skala rumah tangga dengan mengoptimalkan lahan pekarangan rumah," katanya. Untuk perawatan tak berbeda jauh dari ayam kampung lainnya. "Sebaiknya dikandangkan, cukupi pakan. Harus divaksin untuk mencegah terjadinya pertumbuhan virus yang membahayakan perkembangan ayam KUB," katanya.

Selain ibu PKK, pihaknya membina peternak plasma dibantu dari bibitnya. "Kita dampingi teknologi budidayanya dan kedepan direncanakan dari peternak kita ajari menseleksi yang berpotensi menetas kalau kesulitan menetas kita siap menampung," ujarnya. Wakil Ketua 3 TP PKK Sumsel, Fien Purwadi mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat. "Saya meminta peserta yang ikut pelatihan ini bisa mempraktikkan langsung di rumah masing-masing agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan bisa menjadi peternak dengan skala besar, ujarnya.

Giatkan KWT, Promosi Tulung Bodeng

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Sumatera Ekspres

LAIS - Desa Lais Kecamatan Lais, Kabupaten Muba mempunyai daya tarik tersendiri. Betapa tidak, desa tersebut memiliki sumber mata air murni yang langsung bisa diminum, Tulung Bodeng. Demikian dikatakan Kades Lais Hasrullah kepada koran ini. "Ya, desa ini dikenal Tulung Bodeng karena memiliki sumber mata air mumi," ujarnya. Dikatakannya, Tulung Bodeng hanya terdapat di Desa Lais dan tidak ada di desa-desa lain di Kabupaten Muba. "Airnya tak bau dan stril. Bahkan dinyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit," tuturnya. Ia juga mengatakan keberadaan Tulung Bodeng kini terus dilestarikan. "Kandela kami memang sulit memasarkan air ini. Namun warga sekitarnya menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Mengenai kegiatan PKK, lanjut nya, telah dibentuk kelompok wanita tani (KWT). "Semua kegiatan berjalan aktif. Ke depannya, terus mendapat dukungan dan support agar makin berinovasi dan kreatif dalam menjalankan program pokok PKK di Desa Lais,"katanya. Ketua PKK Desa Lais Aprya Sopa menambahkan kalau KWT telah dibagi menjadi beberapa kelompok. Seperti kelompok budidaya ternak ayam dan ternak kambing, kelompok tanaman toga, kelompok kerajinan atau home industry. "Untuk kerajinan tangan, kami melakukan daur ulang sampah menjadi bahan bermanfaat. Seperti tempat tisu dari bekas air aqua, tempat tisu dari koran, dan sebagainya," tuturnya Begitu juga kerajinan makanan telah dikelola pembuatan keripik ubi, keripik pisang, kemplang dan ikan salai. Untuk kegiatan rutin lainnya, kata Aprya Sopa, terus berjalan dengan baik. Antara lain, senam, pengajian, arisan dan posyandu. "Itu sudah menjadi bagian dalam kegiatan PKK Desa Lais," cetusnya.

Produksi Kerajinan Kemplang Bakar

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Sumatera Ekspres

LAIS - Bagi warga yang doyan makan kemplang ikan bakar, Desa Teluk Kijing I. Kecamatan Lais, Muba tempatnya. Di desa tersebut. mayoritas warga memproduksi makanan kemplang bakar. Ketua PKK Desa Teluk Kijing I, Cik Angkut mengatakan makanan tersebut merupakan ciri khas yang ada di desanya. "Desa kami terkenal adanya kerajinan makanan berupa kemplang bakar," ujarnya. Menurutnya, kerajinan makanan itu sudah menjadi bagian dalam menunjang perekonomian keluarga. Sehingga tak heran bila kerajinan tersebut benar-benar digeluti warga Desa Teluk Kijing I. la juga mengatakan pembuatan kemplang bakar tidaklah rumit sehingga mudah dilakukan. Termasuk juga pemasarannya dengan menjajakan kemplang bakar di sepanjang Jalan Lintas Sumatera. "Namun ada juga pemesanan langsung atau dijual kewarung-warung terdekat," katanya.

Untuk harganya relatif murah. "Dijual Rp1.000, namun kalau permintaan banyak akan lebih murah lagi," tambahnya. Selain membuat kemplang bakar, Desa Teluk Kijing I juga tetap melaksanakan program PKK secara rutin. Antara lain, pengajian, arisan, senam, tanam toga dan sebagainya. "Kami juga memiliki kelompok wanita tani (KWT) yang bergerak menanam sayur. Hal ini dilakukan agar kebutuhan sayur mayur tetap terpenuhi," jelasnya. Begitu juga kerajinan tangan berupa daur ulang bahan bekas menjadi bahan bermanfaat.

Kades Teluk Kijing I Indra Gunawan mengaku akan terus mendukung program PKK. "Dengan aktifnya kegiatan PKK tentu pemberdayaan perempuan di desa berjalan dengan baik. Apalagi kegiatan tersebut salah satu tujuannya menjaga silaturahmi dan membudayakan gotong royong," tuturnya.

Jadi Turbin Ekonomi Sumsel

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Sriwijaya Post

PALEMBANG, SRIPO - Pemprov Sumsel terus mempercepat pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, TAA, Banyuasin yang diproyeksi jadi turbin penggerak ekonomi di Sumsel. Rencananya pada November mendatang, proyek ini akan dilakukan ground breaking. Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel, Ekowati mengatakan penentuan titik lokasi sudah ditinjau dan ditetapkan oleh Menteri Perhubungan, Gubernur dan Bupati. Maka itu, ditargetkan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat ini akan mulai dilaksanakan pada November 2021 mendatang. "Jadi kita sudah dapat area dan kemudian dilanjutkan titik. Begitu ground  breaking akan langsung pembangunan fisik," ujarnya usai pertemuan Advokasi Rencana Pemanfaatan Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat di Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (7/7/2021).

Dijelaskannya, Pelabuhan Tanjung Carat telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan demikian ada kemudahan untuk percepatan pembangunan pelabuhan ini. Mengingat, pengembangan pelabuhan tersebut nantinya akan menjadi pelabuhan besar dan internasional. Pihaknya telah melakukan peninjauan area untuk pembangunan pelabuhan dan memastikan kedalaman dan titik koordinat pembangunan pelabuhan tersebut. Meski pembangunan belum dilakukan, namun sudah ada investor yang tertarik untuk berinvestasi di mega proyek itu. "Pelabuhan ini juga dapat membuat efisiensi terhadap biaya logistik karena adanya kapal-kapal besar bisa bersandar di sana. Tentu ini dapat meningkatkan ekonomi dan investasi di Sumsel," jelasnya. Sementara itu Gubernur Sumsel, Herman Deru menambahkan, setelah menggelar rapat bersama Menhub RI untuk progres rencana Pelabuhan Tanjung Carat tidak ada koreksi, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Maka itu, ia meminta dukungan dan doa dari semua pihak serta masyarakat Sumsel semoga di bulan November ini di mulainya pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat oleh Presiden RI. "Artinya tidak ada hambatan-hambatan lagi, tetap on schedule. Insya Allah di bulan November ground breaking menyesuai kan jadwal Presiden RI, Joko Widodo untuk pelaksanaan nya," kata Deru. (Oca)

Konsultani : Sektor Ritel Paling Terdampak

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Tribun Sumsel

JAKARTA, TRIBUN - Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto menyatakan bahwa sektor ritel di berbagai pusat perbelanjaan paling terdampak dari adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. "Yang paling terdampak PPKM Darurat itu di sektor ritel," kata Ferry Salanto di Jakarta, Rabu (7/7). Menurut Ferry, hal tersebut karena aturan dalam PPKM Darurat sangat membatasi mobilitas masyarakat, sedangkan ritel sangat memerlukan pergerakan banyak orang. Begitu pula dengan beragam aspek terkait PPKM Darurat yang membuat jam operasional pusat perbelanjaan dibatasi, begitu pula dengan kapasitas pengunjung ke mal. "Ritel sangat tergantung kepada trafik (pergerakan mobilitas oleh manusia)," katanya.

Berdasarkan data Colliers Indonesia, pergerakan sektor ritel pada kuartal II-2021 ini antara lain adalah Pondok Indah Mall 3 yang mulai beroperasi dan menambah total pasok kumulatif ruang ritel di Jakarta menjadi 4,86 juta meter persegi. Pasok kumulatif di area Bodetabek tetap 2,84 juta meter persegi. Selain itu, Aeon Mall Tanjung Barat diperkirakan bakal siap beroperasi pada semester II-2021, serta akan ada tiga mal baru di area yang dijadwalkan akan selesai pada penghujung tahun 2021.

Sebelumnya, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) berharap bisa mendapatkan keringanan pajak menyusul pengetatan PPKM yang diterapkan pemerintah untuk menekan laju penukaran COVID-19. Ketua Umum APPBI Alphonsus Widjaja mengatakan setidaknya ada dua jenis insentif yang dibutuhkan pelaku pusat perbelanjaan, yakni insentif untuk mendongkrak penjualan dan insentif untuk meringankan beban pelaku usaha. "Pembebasan sementara atas pajak-pajak yang terkait dengan penjualan diharapkan dapat meningkatkan penjualan yang sudah lebih dari setahun ini dalam kondisi berat," katanya. Alphonsus juga berharap ada penghapusan sementara pajak-pajak yang bersifat final yang selama ini masih tetap harus dibayar meski kondisi usaha tutup ataupun dibatasi. Keringanan tersebut dinilai akan dapat meringankan pelaku usaha yang sudah dalam kondisi terpuruk sejak wabah COVID-19 masuk ke Indonesia tahun lalu. "Jadi dengan kedua jenis insentif tersebut maka diharapkan dapat segera mendongkrak penjualan dan sekaligus juga menyelamatkan pelaku usaha yang sudah mulai bertumbangan sejak tahun lalu, khususnya sejak akhir tahun lalu yang masih terus berlangsung sampai dengan saat ini," katanya. Selain itu, Alphonsus juga berharap pemerintah bisa memberikan subsidi atas upah pekerja.

Penerimaan Pajak Semester 1 Naik Nyaris 5 Persen

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Tribun Sumsel

JAKARTA, TRIBUN - Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yon Arsal menyebutkan penerimaan pajak semester I - 2021 telah mencapai Rp 557.77 triliun atau 45,36 % dari target Rp 1.229,6 triliun. Yon menyatakan penerimaan pajak sebesar Rp 557,77 triliun tersebut mengalami kenaikan sebanyak 4.9 % dibandingkan realisasi pada periode sama tahun lalu yang hanya Rp 531,77 triliun. "Ini menunjukkan peningkatan penerimaan yang relatif sangat signifikan dan stabil Penerimaan pajak ini merupakan cerminan perkembangan perekonomian," katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu. Yon menuturkan penerimaan pajak ini sudah mulai memasuki zona positif mengingat realisasi semester I - 2020 terkontraksi mencapai 12 % dibanding semester I - 2019 sebagai dampak terjadinya pandemi COVID-19.  "Itu turunnya sangat dalam kalau kita lihat memang di masa-masa awal pandemi tahun lalu dan sekarang kita sudah mulai memasuki zona positif," ujarnya. la mengatakan jika dilihat dari per jenis pajak maka hanya PPh NonMigas yang mengalami kontraksi pada semester I - 2021 ini yaitu minus 2,91 % dengan penerimaan sebesar Rp 303,17 triliun atau 47,52 % dari target.

Sementara untuk jenis pajak PPN dan PPnBM, PBB dan pajak lainnya serta PPh Migas telah mampu tumbuh positif pada semester I tahun ini dengan masing-masing 14,84 %, 22,69 %, dan 23,54 %. Yon merinci untuk realisasi penerimaan PPN dan PPBM pada semester I ini mencapai Rp 217,66 triliun atau 41.98 % dari target dan tumbuh 14,84 % dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp 189,53 triliun. Untuk PBB dan pajak lainnya terealisasi Rp 14,63 triliun atau 53,67 % dari target dan tumbuh 22,69 % dari periode sama 2019 yang sebesar Rp 11.93 triliun. Kemudian untuk PPh Migas terealisasi Rp 22,31 triliun atau 48,74 % dari target dan mampu tumbuh 23.54 % dibanding Rp 18,06 triliun pada periode sama tahun lalu. Yon menjelaskan baiknya kinerja penerimaan pajak didukung oleh pemulihan aktivitas ekonomi dan peningkatan harga komoditas yang mendorong produksi serta konsumsi sehingga berdampak pada peningkatan ekspor maupun impor. "Mudah-mudahan kita bisa segera keluar dari masa yang kritikal ini dalam waktu singkat sehingga perekonomian kembali ke tren yang baik," katanya.

Investasi Berkilau Zaman Kini

Fadilla Anggraini 08 Jul 2021 Tribun Sumsel

PALEMBANG, TRIBUN - Harga emas dunia diprediksi akan kembali menguat dan diprediksi terus naik sehingga emas masih menjadi investasi yang menjanjikan di masa pandemi. Pimpinan Cabang Rifan Financindo Berjangka (RFB) Palembang, Eko Budi Prasetyo mengatakan, harga emas dunia diprediksi akan menyentuh angka UUS 1800 par troy ons.  Harga emas yang terus menanjak rupanya membawa berkah bagi Rifan karena upayanya jemput bola mengajak masyarakat menjadi pialang saham lebih mudah. Selain itu emas juga lebih familiar di masyarakat dibanding jenis berdagangan berjangka lainnya. Dari delapan jenis perdagangan berjangka yang ada yakni forex, saham, mata uang asing dan lainnya, transisi emas mendominasi hingga 190 % transaksi.  "Kita memperkenalan emas ke nasabah lebih mudah karena mereka sudah mengenal emas, berbeda dengan menawarkan perdagangan forek atau valas lebih rumit dan orang awam sulit mengert," ujar Eko, Rabu (7/7/2021). 

Strategi yang bakal ditempuh antara lain, meningkatkan edukasi melalui media, dan memaksimalkan penggunaan social media baik untuk kebutuhan perekrutan maupun layanan edukasi kepada nasabah.  RFB mencatatkan total volume transaksi sebanyak 1.6 juta lot hingga akhir 2020, meningkat 6,59 % bila dibandingkan dengan pencapaian tahun 2019. Sepanjang 2020, transaksi bilateral atau sistem perdagangan alternatif (SPA) memberikan kontribusi terbesar dengan total volume transaksi sebesar 1,3 juta lot, sementara multilateral sebesar 315 ribu lot.

Hingga tahun 2020, total nasabah baru PT Rifan Financindo Berjangka mencapai 4.713 nasabah atau tumbuh 17,62%. Hingga Juni transaksi pialang berjangka Rifan Palembang tercatat 30 ribu lot transaksi dengan lot tertinggi 5.489 lot Jumlah transaksi ini memang sedikit terkoreksi namun jumlah nasabah terus tumbuh bahkan naik hingga 15 % lebih dari 1.000 nasabah hingga Juni. "Nasabah aktif hingga 75 % karena terus kita edukasi dengan pialang aktif yang mendampingi nasabah, ujar Eko, Selasa (7/7/2021). Eko mengatakan menawarkan perdagangan emas lebih mudah dibanding lainnya karena mindsetnya emas lebih mudah diterima masyarakat sebab emas lebih familiar. Selain itu perdagangan logo gold juga semakin mudah saat ini bunga bank nilainya turun dan hanya sekitar 6 % saja. Sementara itu peluang logo gold untungnya bisa lebih besar dibanding menabung karena harga emas dunia akan terus naik.

Pilihan Editor