;

Pemerintah Resmi Bebaskan Pajak Sewa Gerai di Mal

Rima armelia 04 Aug 2021 Investor Daily, 4 Agustus 2021

Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi memberikan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah sebesar 10% atas sewa gerai di mal hingga lapak di pasar.Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 102/PMK.010/2021 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Jasa Sewa Ruangan atau Bangunan kepada Pedagang Eceran yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2021. Beleid ini berlaku per tanggal 31 Juli 2021.

Insentif ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan usaha sektor perdagangan eceran di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah mendukung sektor perdagangan eceran melalui insentif PPN atas penyerahan jasa sewa ruangan atau bangunan kepada pedagang eceran yang ditanggung Pemerintah.

PPN tersebut dihitung dari tarif PPN dikalikan dengan dasar pengenaan pajak berupa penggantian. Adapun insentif yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional 2021 itu diberikan kepada pedagang eceran yang terutang jasa sewa ruangan atau gerai yang berdiri sendiri.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menuturkan, insentif PPN DTP sewa ruangan akan membantu pelaku sektor ritel yang sangat terdampak PPKM, khususnya pedagang eceran yang menjual barang dan/atau jasa langsung ke konsumen akhir.

KKP Rilis Aturan Penataan Ruang Laut Berkelanjutan

Hairul Rizal 04 Aug 2021 Investor Daily, 4 Agustus 2021

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Permen KP No 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Laut guna menata ruang laut secara berkelanjutan, Sejalan dengan arah kebijakan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, penataan ruang laut merupakan panglima dalam pembangunan seluruh sektor di laut. Terbitnya Permen KP No 28 Tahun 2021 akan melindungi kepentingan masyarakat lokal, tradisional, dan pesisir, juga memberikan kepastian hukum, kepastian ruang, dan kepastian berusaha dan investasi bagi pengguna ruang laut, menjadi acuan perolehan peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) serta menjadi strategi untuk menerapkan ekonomi biru dan menjadi alat kendali guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Penataan ruang laut sangat diperlukan karena laut bersifat common property (milik bersama). Artinya, pemanfaatan ruang laut dan sumber daya harus di bawah kontrol pemerintah, sehingga berlaku rezim open access. Siapa saja boleh memanfaatkan laut untuk berbagai kepentingan Penataan ruang laut sangat diperlukan agar tidak terjadi kehancuran sebagai akibat tragedi bersama (tragedy of the common) yang mempunyai potensi konflik pemanfaatan ruang laut sangat tinggi,” ujar dia.

(Oleh - HR1)

PHI Usul Pajak Karbon Dipungut dari Transaksi Perdagangan Emisi

Hairul Rizal 04 Aug 2021 Investor Daily, 4 Agustus 2021

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mengusulkan pajak karbon sebaiknya dipungut dari  transaksi dari perdagangan karbon, karena baik penjual maupun pembeli dalam perdagangan karbon memperoleh manfaat dari transaksi ini. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo mengatakan, penerapan pajak karbon berdasarkan transaksi dari perdagangan karbon perlu penguatan melalui percepatan infrastruktur kelembagaan yang saat ini sedang digarap, seperti proses pendaftaran di Sistem Registrasi Nasional, pengukuran, pelaporan dan verifikasi, penerbitan sertifikat penurunan emisi, serta kelembagaan perdagangan karbon domestik. Sektor ini ditargetkan menurunkan emisi sebesar 29% setara dengan pengurangan emisi 834 juta ton CO2e dengan kemampuan sendiri dan sampai 41% setara dengan 1.081 juta ton CO2e dengan dukungan internasional pada tahun 2030.Dari total target tersebut, sektor kehutanan dituntut menyumbang penurunan emisi sebesar 497 juta ton CO2e.

(Oleh - HR1) 


Merger dengan SPAC, Induk Usaha Kredivo Masuk Bursa AS

Rima armelia 04 Aug 2021 Investor Daily, 4 Agustus 2021

Impact Acquisition Holdings II. Valuasi kedua perusahaan setelah merger diperkirakan mencapai US$ 2,5 miliar. Co-Founder dan CEO FinAccel Asia Tenggara Akshay Garg mengatakan, "Mengingat sebesar 66% populasi Asia Tenggara masuk dalam kategori belum mendapatkan atau minim akses ke layanan perbankan, sehingga kami melihat kesempatan yang luar biasa untuk melayani konsumen dengan beragam kebutuhan keuangan non-kredit. Kami sangat bangga dengan dukungan dan kepercayaan yang tak henti dari para investor terhadap visi dan strategi pertumbuhan jangka panjang kami," ujar Akshay dalam keterangan resminya. 

Dari transaksi ini, Kredivo menghasilkan dana tunai sebesar US$ 430 juta. Dana ini termasuk private placement sebesar US$ 120 juta yang dipimpin oleh Marshall Wace, Corbin Capital, SV Investment, Palantir Technologies, Maso Capital, dan sponsor Victory Park Capital dengan komitmen sebesar US$ 55 juta dari investor eksisting Naver dan Square Peg. Partners, dan Kejora Intervest. Dana dari transaksi ini bakal digunakan untuk pengembangan produk, ekspansi ke negara lain, dan pengembangan lini bisnis baru. 

Penggabungan usaha sudah memasuki tahap perjanjian definitif dan diharapkan rampung sebelum kuartal I-2022. Adapun Kredivo merupakan perusahaan penyalur pembiayaan kredit instan untuk pembelian di e-commerce dan offline. Kredivo melayani dana pinjaman tunai, berdasarkan real-time decisioning yang didukung teknologi artificial intelligence . Mengutip Dealstreet Asia, Kredivo berdiri sejak 2016 dan memiliki 4 juta pengguna yang terhubung dengan berbagai platform e-commerce di Indonesia. Kredivo berencana ekspansi ke pasar regional, seperti Vietnam pada kuartal III-2021, Thailand pada kuartal I-2022, dan Filipina pada kuartal II-2022. 

Pada 2020, Kredivo membukukan pendapatan sebesar US$ 74 juta dengan volume transaksi US$ 574 juta dari 2,2 juta pengguna. Kredivo memprediksi pendapatan bisa bertumbuh dua kali lipat menjadi US$ 163 juta pada tahun ini dengan mempertimbangkan banyaknya permintaan kredit di Indonesia.

Kredivo Bakal IPO di AS, Valuasi US$ 2,5 Miliar

Hairul Rizal 04 Aug 2021 Kontan

FinAccel sebagai perusahaan induk dari Kredivo mengumumkan bakal melantai di bursa Amerika Serikat melalui penawaran saham perdana (IPO). Kredivo akan bergabung dengan VPC Impact Acquisition Holdings II sebagai Special Purpose Acquisition Company (SPAC) yang didukung oleh Victory Park Capital (VPC). Dengan aksi korporasi tersebut akan membawa FinAccel untuk melantai di bursa Nasdaq dengan valuasi bisa mencapai kisaran US$ 2,5 miliar. Penggabungan perusahaan dan IPO di Nasdaq direncanakan akan selesai paling lambat di kuartal pertama tahun 2022. "Mengingat sebesar 66% populasi di wilayah Asia Tenggara masih dalam kategori belum mendapatkan atau minum akses ke layanan perbankan," ujar Akhsay Co-Founder dan CEO FinAccel, dalam rilis, selasa (3/8).

(Oleh - HR1) 

Pendidikan : Dana Rp 3,7 Triliun untuk Digitalisasi

Rima armelia 04 Aug 2021 Kompas

Dana tersebut akan dipakai untuk pengadaan perangkat teknologi dan informasi. Hal ini dilakukan dengan mendorong produksi dalam negeri didukung Google Indonesia Modernisasi perangkat keras di sekolah-sekolah mulai tahun 2021. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto mengatakan, pada 2021 Kemendikbudristek menyiapkan anggaran sekitar Rp 3,7 triliun untuk pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi, terbanyak untuk laptop Chromebook yang merupakan produksi dalam negeri. "Kolaborasi dilakukan dengan berbagai pihak, seperti Google dan perusahaan elektronik dalam negeri, dan nantinya melibatkan siswa SMK untuk perakitan dan pascapenjualan." 

Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, Google berkomitmen membantu transformasi pendidikan digital di Indonesia. Tak hanya mendukung teknologi yang terjangkau demi menyukseskan belajar jarak jauh atau daring, tetapi juga turut meningkatkan kompetensi guru, pelajar, dan orangtua untuk memanfaatkan teknologi pendidikan yang disediakan Google. "Pandemi Covid19 menunjukkan pentingnya alat tepat untuk bekerja sama dan PJJ . " Sejumlah jenis laptop memakai Chrome OS akan dibuat di Indonesia. Google Indonesia bekerja sama dengan enam produsen lokal untuk merakit Chromebook di Indonesia, yakni Axioo, Advan, Evercross, SPC, Zyrex, dan TSMID.

Google Ikut Mencuil Proyek Belajar Online

Hairul Rizal 04 Aug 2021 Kontan

Google dipastikan terlibat dalam proyek pengadaan laptop di sektor pendidikan mulai 2021. Hal ini setelah Google mengumumkan enam produsen laptop lokal akan memproduksi Chromebook pada tahun ini.Chromebook adalah laptop yang memiliki sistem operasi ChromeOS buatan Google. Adapun enam produsen laptop lokal itu adalah Advan, Axioo, Evercoss, SPC, TSMID, dan Zyrex. Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf mengemukakan, pengembangan teknologi di bidang pendidikan sudah menjadi misi penting bagi Google. Terlebih, di masa pandemi Covid-19 kebutuhan perangkat Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) kian meningkat seiring tuntutan kegiatan belajar mengajar virtual. “Ada 170 juta pelajar di seluruh dunia yang mengandalkan alat-alat dari kami. Google berusaha menghadirkan teknologi yang terjangkau untuk pendidikan,” ujar dia dalam acara Google for Education secara virtual, Selasa (3/8).

Keenam produsen laptop ini diharapkan dapat merekrut ribuan pelajar SMK untuk membantu produksi dan pasca produksi Chromebook. “Pihak OEM ini akan bermitra dengan sekolah kejuruan untuk mencapai target-targetnya,” imbuh Randy. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto menyatakan, proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendigitalisasi sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK.Pemerintah pun menyediakan anggaran Rp 3,7 triliun untuk pengadaan barang TIK produksi dalam negeri di tahun ini yang mana sebagian besar ditujukan untuk pengadaan laptop. Dari total anggaran Rp 3,7 triliun tersebut, Rp 1,3 triliun di antaranya berasal dari anggaran Kemendikbudristek dalam APBN Pusat, sedangkan Rp 2,4 triliun berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pendidikan tahun ini.“Anggaran ini tak hanya untuk laptop, melainkan peralatan TIK lain seperti access point, proyektor, dan sebagainya,” ungkap Wikan di acara yang sama, Rabu (3/8).
 
(Oleh - HR1)

Ekonomi Sulit, Mobil Bekas Malah Melejit

Hairul Rizal 04 Aug 2021 Kontan

Mobil bekas banyak diburu masyarakat. Meski ada insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) masih belum menggugah masyarakat untuk membeli mobil baru. Kalau melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada separuh pertama 2021, pembiayaan mobil bekas masih terkontraksi 4,18% menjadi Rp 56,4 triliun. Hanya saja, kontribusi pembiayaan mobil bekas terhadap keseluruhan pembiayaan mobil justru meningkat secara tahunan dari 32,24% menjadi 34,04%.

(Oleh - HR1)

Impor Tiga Kluster Produk di Lazada Ditutup

Rima armelia 04 Aug 2021 Kompas

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah terus mendorong pembatasan keran impor di ranah e-dagang demi menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah lokal. Kali ini, penutupan akses impor dilakukan di lokapasar Lazada untuk tiga kluster produk, yakni tekstil dan fashion,kuliner, serta kerajinan. Diyakini ketiganya dapat dipenuhi oleh UMKM lokal. Sebelumnya, lokapasar Shopee juga membatasi 13 kategori produk impor. Pembatasan masuknya pedagang cross border diharapkan akan memperbesar peluang UMKM lokal. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam konferensi pers daring ”Penutupan Akses Impor Melalui Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Indonesia”, Selasa (3/8/2021), mengatakan, ”Langkah ini lebih dilakukan untuk melindungi UKM, bukan untuk melawan praktik perdagangan.”

Mengawasi Akses dan Penggunaan Obat bagi Pasien Covid-19

Hairul Rizal 04 Aug 2021 Kompas

Penanganan kasus infeksi virus korona terus dilakukan Pemerintah Indonesia. Selain menguatkan 3T (pengetesan, pelacakan, perawatan) serta vaksinasi, pemerintah perlu menjamin akses terapi pengobatan bagi pasien di rumah sakit atau yang sedang isolasi mandiri di rumah. Akses obat juga harus diawasi agar penggunaan obat sesuai kebutuhan.Indonesia masih terus berjuang menghadapi wabah penyakit yang disebabkan virus korona tipe baru atau SARS-CoV-2. Hingga 30 Juli 2021, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 3,37 juta kasus. Wilayah Jawa masih menjadi episentrum penyebaran virus korona secara nasional.Keberhasilan pengobatan penyakit yang disebabkan virus korona menjadi harapan bagi seluruh pasien di Indonesia, baik yang dirawat di rumah sakit maupun sedang isolasi mandiri. Data Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, terdapat 2,64 juta orang dinyatakan sembuh dari positif korona. Jika dibandingkan data pasien sembuh tersebut dengan jumlah kasus terkonfirmasi, tingkat kesembuhan mencapai 80,24 persen.

Tak hanya Ivermectin, sejumlah obat lain juga mengalami lonjakan permintaan, seperti Azithromycin, Oseltamivir, Favipiravir, Actemra, dan Gamaras. Hal ini menimbulkan masalah kelangkaan obat terapi Covid-19 di sejumlah daerah. Kondisi tersebut adalah imbas lonjakan kasus positif di Indonesia sejak akhir Mei 2021.Kemenkes RI mencatat ada lonjakan permintaan obat terapi hingga 12 kali lipat sehingga perlu peningkatan kapasitas produksi obat. Stok sejumlah obat masih terus dipantau, seperti Azithromycin tersisa 11,4 juta stok secara nasional, Favipiravir sebanyak 6 juta stok, serta Oseltamivir sebanyak 12 juta stok.Tiga jenis obat tersebut dapat diproduksi di dalam negeri. Namun, ada jenis obat yang belum bisa diproduksi oleh Indonesia, yaitu Remdesivir, Actemra, dan Gamaras, sehingga sangat bergantung dari impor. Rencana impor ketiga obat tersebut adalah Remdesivir (1,2 juta stok), Actemra (138.000 stok), dan Gamaras (27.000 stok) pada Agustus 2021.

(Oleh - HR1)

Pilihan Editor