Pulih, Butuh Setahun
PALEMBANG - Tersisa satu daerah di Sumsel yang berstatus PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level IV. Kota Palembang. Meski diperpanjang hingga 6 September, namun ada kelonggaran untuk operasional usaha dan aktivitas masyarakat lainnya. Baik itu mall (pusat perbelanjaan), tempat wisata, resepsi dan lain sebagainya.
Ini tentu saja memberikan angin segar. Kemarin (24/8), langsung saja semua mall beroperasional kembali hingga pukul 20.00 WIB. Namun, belum seluruh tenant buka. Pantauan di Palembang Trade Center (PTC) Mall sekitar pukul 15.30 WIB, pengunjung belum terlalu ramai. Vice General Manager PTC Mall, Felice, mengatakan, kemarin pihaknya sudah buka penuh, mulai pukul 10.00 - 20.00 WIB dan sebagian besar tenant sudah buka.
"Sebelumnya dibatasi pemerintah, hanya boleh tenant tertentu yang buka, tapi sekarang sudah beroperasional menyeluruh dengan standar protokol kesehatan," tuturnya. Pihaknya menyiapkan petugas patroli yang akan menegur pengunjung jika tidak prokes. "Sesuai ketentuan jumlahnya 50% dari luas mall dan kapasitas area, jelasnya. Untuk sertifikat vaksin, ujarnya, sejauh ini belum diberlakukan, namun PTC Mall tetap menyiapkan scan barcode sertifikat vaksin yang disediakan di akses pintu mall.
General Manager OPI Mall yang juga Wakil Ketua APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) Sumsel, Agus Ekawani, mengatakan, pihaknya cukup senang pemerintah memberi kelonggaran pada PPKM Level 3 dan 4 kepada shopping center dan pelaku usaha lainnya.
"Prokes ketat pasti kita jalankan, namun akses exit permit masuk ke mall sudah vaksin melalui aplikasi Pedulilindungi saat ini rasanya belum cocok dilakukan, karena prosentase masyarakat sudah divaksin baru mencapai 17%. "Kami akan semakin sulit dan sepi sekali bila masyarakat tidak bisa masuk mall, karena masih banyak sekali masyarakat belum divaksin," tuturnya.
"Kami telah berikan stimulus atau insentif ke tenant. sejak awal pandemi hingga saat ini, berupa diskon biaya sewa dan service charge berkisar 25-75% hingga free rental," terangnya. Namun walaupun sekarang sudah boleh buka, ya masih tidak sedikit juga tenant tenant yang terpaksa tutup karena omzet tidak ada sama sekali atau sangat kecil selama ini, sedangkan fix cost (biaya gaji, biaya sewa, service charge, air dan listrik serta bahan baku/ produk) tetap harus dikeluarkan atau dibayar.
"Kami sudah berdarah darah, hampir 1,6 tahun lebih merugi. Hingga kini belum ada sama sekali stimulus atau insentif dari pemerintah pusat atau daerah," tuturnya. Walaupun tenant sudah boleh operasional full, tapi belum semua karyawan bisa dipekerjakan. "Saat mall tutup kebanyakan karyawan tenant dirumahkan tanpa digaji atau digaji separuh atau bahkan kurang dari separuh. Saat toko buka mereka baru akan dibayar secara proporsional atau harian," bebernya.
Diperkirakan, yang masih dirumahkan atau PHK dari 15 mall sekitar 15 ribuan pekerja. Belum termasuk para supplier dan vendor/rekanan yang kena imbas karena efisiensi. "Rata rata setiap mall dan tenant melakukan efisiensi sekitar 50%, artinya sebelum pandemi ada sekitar 30 ribuan karyawan bekerja. Sekarang yang masih bekerja tinggal separuhnya," tuturnya. Untuk pulih (recovery) pasca pelonggaran PPKM bagi pengelola mall atau tenant dibutuhkan waktu yang tak sedikit. Bisa setahun atau lebih, tergantung karakter usaha. Chief Markering dan Komersial Palembang Indah Mall (PIM), Ongky Prasetya, mengatakan, sekarang mall dan tenant bisa usaha lagi. pekerja yang dirumahkan dipanggil kembali.
"Operasional mall sangat membantu para pekerja dan berpengaruh besar bagi perekonomian. Kalau selama PPKM kemarin, banyak pegawai dirumahkan," tuturnya. Untuk surat vaksin masuk mall, pihaknya prinsipnya mengikuti aturan pemerintah, namun karena belum ada keputusan pihaknya belum menerapkan.
Markom Palembang Square Mall, Intan, mengatakan pihaknya beroperasional sesuai keputusan pemerintah. "Untuk restoran atau rumah makan dan kafe skala kecil, sedang atau besar baik yang berada di lokasi sendiri maupun mal dapat melayani makan di tempat dan dibatasi jam operasional hingga pukul 20.00 WIB, kapasitas pengunjung 25%, 2 orang per meja," tuturnya. General Manager Palembang Icon Mall, Coing, menambahkan operasional Picon juga berdasarkan aturan Mendagri dan menunggu surat edaran pemkot. "Operasional kami tetap prokes kapasitas 50%," tuturnya.
Wali Kota Palembang, H Harnojoyo, mengatakan memang ada beberapa kelonggaran dalam perpanjangan PPKM level IV kali ini. "Jadi silakan buka (tempat usaha), tapi tetap patuhi prokes dan aturannya," kata dia, kemarin.
Untuk mal boleh buka pukul 10.00-20.00 WIB, dengan kapasitas 50% dari kapasitas pengunjung Tempat wisata juga boleh buka. Resepsi sudah boleh digelar dengan tamu undangan 25% dari kapasitas tempat tuturnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Palembang, Isnaini Madani, mengatakan, secara detail dirinya belum mempelajari perubahan aturan dalam perpanjangan PPKM. "Tadi baru lihat sekilas, tapi pada dasarnya jika memang sudah ada dilumendagri dan Perwali, kita mengacu aturan tersebut," tambahnya. Soal tempat wisata atau mall yang dibuka kembali, tentu akan kembali menggeliatkan perekonomian. "Sudah boleh buka, tapi prokes tetap harus dan jangan lalai," tegasnya.
Ketua PHRI Sumsel, Herlan Asfiudin, menyambut baik adanya pelonggaran PPKM. "Alhamdulillah kami lega, artinya usaha dapat kembali berjalan," pungkasnya.
Terpisah, Ketua APJI Sumsel, Susi Sulatha, mengatakan, pihaknya bersyukur adanya pelonggaran meski masih status PPKM. "Artinya kita sedikit bisa bergerak dan bernapas untuk menggaji karyawan-karyawan kami," kata Susi.
Selama PPKM, kata dia, sektor usaha wedding dan katering sangat terimbas, terlebih lagi katering banyak kegiatan yang tadinya sudah dibooking malah diundur bahkan di cancel. "Kita tidak bisa apa-apa," katanya.
Kepala Operasional Amanzi, Melisa mengatakan pihaknya rencana buka lagi mulai 27 Agustus. "Saat ini kita masih mempersiapkan izin dari satgas maupun kepolisian," jelasnya Manajer Operasional Taman Wisata Punti Kayu, Raden mengatakan pihak sudah menggelar rapat dan berkordinasi dengan pihak kepolisian dan Satgas Covid-19. "Kita sudah siap buka. Jika tidak ada kendala, besok (hari ini, red) kita mulai buka," pungkasnya.
Ketua Forum Kedai/Kafe Palembang Bersatu Sumsel, Rudianto Widodo mengatakan saat ini kafe-kafe sudah mulai buka. Namun seiring waktu belum maksimal. "Kondisi masih sangat jauh dari sebelum pandemi, sangat tidak maksimal," ujar pemilik Kedaton Coffee ini.
Dia mengatakan, selama masa PPKM dilarangnya kedai atau kafe beroperasi dengan waktu terbilang lama sangat berdampak. "Kita juga pengelola kafe perlu beradaptasi kembali," ungkapnya. Di masa pandemi, banyak karyawan sudah dirumahkan bahkan mencapai 50 %.
M Langkawi Dicky Farisa, pemilik kedai Lapang Yee mengatakan mulai kemarin malam (24/8), pihaknya buka dari pukul 18.00 hingga pukul 00.00 WIB. "Namun belum ada pengunjung," ujarnya. Walau sudah diberi kelonggaran, pihaknya merasa masih susah, karena pengunjung masih merasakan ketakutan dibubarkan. "Adanya penyekatan di Jl Demang Lebar Daun berimbas, pengunjung turun drastis sampai 95 %, sesalnya.
Owner Guns Cafe, Didit, mengungkapkan, omzet usaha kafenya turun 90 % dibanding sebelum pandemi. Dari Rp 100-150 juta, kini paling Rp 10-15 juta per bulan. Diperparah dengan aturan dan kebijakan PPKM. "Bulan Ramadan kemarin, yang diharapkan dapat mendongkrak pemasukan kafe dengan banyak orang buka bersama, jadi sepi dengan adanya PPKM," ulas Didit. Dia terpaksa kurangi karyawan. Dari awalnya 27 orang, tinggal 10 orang. "Mereka dirumahkan dulu," ucapnya.
Perpanjangan PPKM level IV di Kota Palembang, merujuk Inmendagri No 36/2021 ditujukan ke Gubernur Sumsel. Berlaku 24 Agustus hingga 6 September. Wakil Gubernur Sumsel. Mawardi Yahya, mengatakan mal boleh dibuka. tapi akan ada pembatasan. Ada pengaturan dibuat pemda setempat.
Penerima Banpres Ditambah 4 Juta
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, mengaku pemerintah bakal menambah empat juta penerima bantuan presiden produktif pada kuartal III 2021. Rinciannya, sebanyak tiga juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan satu juta pedagang kaki lima (PKL) yang akan mendapat bantuan Rp 1 juta.
"Kuartal III 2021 akan ada empat juta penerima bantuan langsung dari Presiden dengan total anggaran Rp 4,8 triliun," tutur Airlangga saat Rakerkonas Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Selasa (24/8). Pemerintah mencatat, hingga saat ini ada 9,8 juta UMKM menerima BPUM dengan alokasi Rp 11,76 triliun.
Menko Perekonomian menambahkan, selain banpres, pemerintah telah memberikan bantuan untuk UMKM melalui penempatan dana pada perbankan dan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan non-KUR dengan pagu Rp 42,17 triliun. Hingga saat ini, sekitar 4,45 juta UMKM memanfaatkan insentif ini. Insentif juga diberikan dengan subsidi pajak maupun sewa ruko bagi pelaku UMKM.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, anggaran pemulihan ekonomi melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp 744,7 triliun. Hingga saat ini, serapan anggaran ini mencapai 43,8% atau sekitar Rp 326,16 triliun.
Di sisi lain, Menko Airlangga juga mengaku pemerintah menargetkan investasi 2022 sebesar Rp 1.200 triliun di depan anggota Apindo. Menurut Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, target itu bisa di capai jika ada kerja sama pemerintah dengan Apindo atau stakeholder lain. "PR ini yang nanti tentu membutuhkan kerja sama dengan stakeholder utamanya Apindo dan Kadin," katanya. Dijelaskan, target itu bisa dicapai dengan memanfaatkan Lembaga Pengelola Investasi dan implementasi Omnibus Law Cipta Kerja.
Tahun Kedua, Perkuat Produk Baru
JAKARTA - Setahun meramaikan pasar home appliances di Tanah Air dengan produk iconic chest freezer warna-warni, Artugo kembali membawa beragam inovasi produk baru di tahun keduanya. Mulai dari lini hot product dan cool product. Untuk hot product ada sederet jenis kompor, mulai dari gas hob, electric hob hingga freestanding cooker diluncurkan dalam berbagai ukuran.
"Ekspansi varian ini bukti Artugo tumbuh dinamis dalam menyediakan produk-produk pilihan," ujar Robert Widjaja, CEO PT Kreasi Arduo Indonesia, pemegang merek dagang Artugo, kemarin. Gas hob atau kompor tanam gas jadi pilihan utama konsumen, memiliki opsi paling kaya. Mulai dari builtin gas hob Artugo AH 273 FB, tiga tungku tipe AH 373 FB. "Thermocouple sebagai jaminan keamanan turut disematkan dalam kedua tipe premium ini," katanya. Kemudian AH 272 BB kompor dengan harga bersaing di kelasnya dan dilengkapi thermo couple. "Sedangkan pengguna yang ingin menggunakan kompor tanam gas dengan tipe paling ekonomis dapat memilih AH 2721 NB," tambahnya. Terbaru, kompor dengan sistem aliran gas top air dalam ukuran 30, 60, 70 hingga 90 sentimeter dengan berbagai keunggulan.
Kemudian jenis kompor freestanding cooker hadir dua tipe, AF 492 dan AF 5901 CB berukuran 90 sentimeter, keduanya tampil dengan desain stylish menyesuaikan kebutuhan dapur modern-minimalis. Penggemar kompor listrik, ada electric hob bertungku induksi ukuran 30, 60, hingga 70 sentimeter. Sedangkan tungku vitroceramic tersedia ukuran 30, 60 sentimeter. "Seluruh koleksi kompor tanam Artugo dapat disandingkan dengan alat pengisap asap dapur atau cooker hood dalam berbagai ukuran dan jenis demi kenyamanan memasak pengguna," katanya. Berbagai peranti perleng kapan ikut meramaikan, seperti produk Chopper CZ 5520 AS, Electric Oven CO 3510 AB dan duo Stand Mixer CM 6100 AV dan CM 6100. Produk kebersihan atau Hygene Product, koleksi lengkap mulai dari water heater listrik hingga gas berbagai kapasitas.
TYES Chapter 2 Cetak Digipreneur Muda
MEDAN - Telkomsel kembali hadirkan program TYES Chapter 2 bagi pelajar dan mahasiswa di Sumatera. Dalam pembukaan program Telkomsel Youth Entrepreneur Squad Chapter 2 ini, Telkomsel menggelar Inspiring Webinar dengan menghadirkan Merry Riana yang merupakan sosok entrepreneur, investor dan content creator di Indonesia.
Executive Vice President West Area Sales Telkomsel, Gilang Prasetya, mengatakan, lewat program TYES, Telkomsel berkomitmen selalu hadir dalam membuka semua peluang untuk membantu kemajuan pendidikan dan ekonomi digital di wilayah Sumatera. Di era digital seperti saat ini, para pelajar dan mahasiswa dituntut untuk inovatif dalam melihat semua peluang usaha.
"Kita ingin mengajak mereka untuk bersama-sama membuka peluang dan menjadi seorang Digipreneur dalam menciptakan usaha dan memulai bisnisnya sendiri," katanya. Dalam Program TYES ini, nantinya para pelajar dibekali berbagai skill wirausaha melalui serangkaian training dan kelas yang diisi para pembicaraan inspiratif. Dalam menambah keseruan dan tingkat kompetitif para peserta, Telkomsel juga memberikan beragam online challenge untuk mengasah kemampuan entrepreneur mereka. Selain itu, Telkomsel juga akan memberikan hadiah puluhan juta rupiah kepada para pelajar dan mahasiswa yang berhasil memperoleh peringkat tertinggi di program TYES Season 2 ini. "Saat ini, TYES telah menjadi bagian dari program CSR edukasi Telkomsel yang dilaksanakan di wilayah operasional Sumatera," tuturnya.
Di program TYES, pihaknya ingin mencetak para entrepreneur muda yang kreatif dan berbakat. Penggunaan platform digital seperti aplikasi dan medsos merupakan hal yang tak lagi asing di kalangan anak muda. Oleh karena itu Telkomsel ingin beri pelatihan memanfaatkan berbagai platform tersebut menjadi sesuatu yang menghasilkan dan memiliki nilai tambah. "Lewat kegiatan ini kami turut buka peluang untuk tumbuh bagi para mahasiswa dan pelajar agar terus mengembangkan kemampuan di bidang entrepreneur," ungkapnya.
Penunggak Pajak Bisa Mencicil
PALEMBANG - Sudah bukan hal tabu lagi jika pelaku usaha banyak yang kesulitan saat ini. Tak ayal, sejumlah kemudahan diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Bagi yang menunggak pembayaran pajak, Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) memberikan kelonggaran. Usaha Wajib Pajak (WP) dipastikan tak akan disegel.
Kepala BPPD Kota Palembang, Kgs Sulaiman Amin, mengatakan, sejak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Banyak usaha di Palembang tak bergerak banyak. Bahkan ada yang memilih tutup sehingga memengaruhi omzet.
"Pada masa pandemi saat ini ada usaha yang nunggak, uang pajak dipakai operasional bisa sampai puluhan dan ratusan juta tunggakan per setiap usaha," kata Sulaiman Amin, kemarin (24/8).
Alhasil, jelas Sulaiman, piutang pajak terbilang cukup tinggi. Bahkan, ada tempat usaha yang hutangnya mencapai Rp 400 juta.
"Akibat pandemi ini tempat usaha jadi tidak sehat dan piutang pajak juga tinggi sehingga penerimaan kita tidak optimal," ujarnya.
Jika sesuai aturan, lanjutnya. Maka tempat usaha ini bisa disegel, tapi dalam penagihan pajak dimasa sulit seperti sekarang BPPD lebih bersifat persuasif. "Kita beri kelonggaran cicilan 3 kali dalam setahun. Jika tidak dibayar tetap harus dibayar dan ada dendanya," kata dia.
Sebab katanya, pajak ini uang masyarakat pembayaran dari kesadaran masyarakat. Jika ada dukungan tersebut, Sulaiman optimistis penerimaan bisa terdongkrak. Meski target realisasi sebesar 100 % masih terbilang sangat sulit dicapai. "Jangan sampai penggelapan pajak karena pajak masyarakat harus di sampaikan lagi ke masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pemilik kafe di Kota Palembang, SN mengatakan, selama PPKM berlangsung memang membuatnya kesulitan. Dalam sebulan ini, dia harus menutupi biaya operasional yang rugi dari kantongnya sendiri.
SN, salah seorang pemilik Cafe Coffea di Kota Palembang mengungkapkan, jika dirinya selama PPKM level 4 hampir satu bulan harus menutupi biaya operasional yang rugi. "Kalau untuk bayar pajak harusnya akan dilihat dari berapa pendapatan kita, tapi ini saja banyak rugi," ujarnya.
Seharusnya, kata SN, pajak yang dikenakan itu ketika ada pelanggan melakukan transaksi. Jika usaha sepi, maka kafe juga tak dikenakan pajaknya. "Untuk perhitungannya misal harga kopi Rp 15 ribu per cup, kalau kami pungut pajak arti nya sekitar Rp 1,500 sampai Rp 2 ribu," contohnya.
Sebelumya, Ketua Apindo Kota Palembang, Gordon Butar-Butar juga meminta solusi terbaik atau kelonggaran- kelonggaran bagi pelaku usaha. "Kalau bisa kita minta kelonggaran karena banyak pelaku usaha kehilangan penghasilan sejak PPKM ini," tukasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data akhir pada Juli lalu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang dari sektor pajak baru mencapai sekitar 30,3 %. Dampak dari pandemi. Terutama di sektor- sektor usaha yang langsung berkaitan dengan sejumlah aturan pembatasan operasional penerimaannya terpengaruh cukup signifikan. Restoran, hotel, dan hiburan termasuk dalam pembatasan merupakan sektor yang terdampak langsung.
Pajak hotel penerimaan per Juli lalu baru sebesar Rp 3,4 miliar atau 3,72 % dari target, pajak restoran Rp 11,2 miliar atau 6,69 % dan pajak hiburan sebesar Rp 1,3 miliar atau 2,81 %.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan, jika masih turunnya capaian pajak Kota Palembang karena pandemi Covid yang belum usai dan berlakunya PPKM. Kondisi pandemi membuat pendapatan turun, sehingga penerimaan pajak juga masih turun," tukasnya.
Likupang, Surga Tersembunyi Di Bumi Nyiur Melambai
Pegiat media sosial atau influencer Dwidyawati Esther Mopeng bercerita kisahnya saat mengunjungi kawasan ekonomi khusus (KEK) Likupang, Sulawesi Utara. Baginya, Bumi Nyiur Melambai memiliki keunikan tersendiri karena menyimpan pemandangan pantai yang indah.
"KEK Likupang memiliki potensi geo-ekonomi cukup besar ditambah adanya gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI)," ucap Esther saat webinar Diginas Bangga Wisata Indonesia (BWI), Senin (24/8).
Esther menilai Likupang pantas dijadikan destinasi dan murah. KEK Likupang perlu disosialisasikan untuk diketahui banyak wisatawan lokal maupun Wisatawan mancanegara. Menurutnya, rencana KEK Likupang menjadi tuan rumah G20 juga menjadi momentum penting agar Bumi Nyiur Melambai semakin dikenal luas.
Diharapkan adanya sosialisasi yang masif membuat Sulawesi secara keseluruhan semakin diminati masyarakat Asia ataupun Uni Eropa," urainya.
Esther mengatakan akses jalan menuju tempat pariwisata di Sulawesi Utara saat ini sudah tersedia. Ketersedian infrastruktur ini memudahkan para pelancong untuk dapat mencapai tujuan tanpa memakan durasi waktu lama.
"Hadirnya infrastruktur tol Manado-Bitung memudahkan mobilitas dari para turis. Dan melalui QRIS diharapkan transaksi wisatawan juga semakin mudah," pungkasnya.
Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Odo R.M. Manuhutu menuturkan pengembangan infrastruktur KEK Likupang terus dimatangkan. Harapannya, ketika pandemi selesai atau paling tidak menjadi endemic fasilitas sudah terbentuk.
"Kalau kita lihat TTCI (Travel and Tourism Competitiveness Index) salah satu kekurangan Indonesia dari segi infrastruktur dan kebersihan. Saya kira ini perlu kita waspadai," ucap Odo.
Odo meyakinkan pelaku usaha pariwisata bahwa pemerintah selalu berada di belakang dalam kondisi sulit seperti sekarang. "Indonesia beruntung karena tidak terlalu bergantung terhadap wisatawan asing hanya sekitar 30 persen. Kuncinya adalah wisatawan lokal yang bisa memulihkan industri pariwisata ke depan," tambahnya.
Pemerintah mendorong wisatawan domestik untuk tetap berwisata di dalam negeri.
Hal ini, menurutnya, dapat menarik potensi uang yang biasanya dibelanjakan masyarakat Indonesia ke luar negeri. "Data sebelum pandemi lebih dari 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp 130 triliun uang yang dibelanjakan di luar negeri. Jumlah yang besar ini kita dorong untuk di dalam negeri. Saya kira ini PR besar," tutur Odo.
Luncurkan Mesin Mandiri EDC Android
JAKARTA, SRIPO - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meluncurkan mesin Electronic Data Capture (EDC) Android. Peluncuran ini merupakan salah satu upaya Bank Mandiri untuk terus meningkatkan layanan keuangan berbasis digital.
Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto mengatakan, Mandiri EDC Android diluncurkan untuk mempermudah transaksi nasabah. Mesin ini dapat terintegrasi dengan berbagai layanan lain seperti system point of sales (POS), aplikasi merchant, dan juga platform promosi dan loyalty. Selain itu, EDC Android juga dapat menerima lebih banyak alternatif pembayaran menggunakan QR Payment, nirsentuh, dan wearables.
Dengan demikian, mesin tersebut dapat memfasilitasi transaksi dengan kapabilitas yang jauh lebih masif, dengan pemantauan penggunaan EDC mobile dengan teknologi real time EDC positioning system. "Untuk merealisasikan visi Bank Mandiri menjadi partner finansial utama pilihan nasabah, kami terus beradaptasi dan mengadopsi perkembangan terkini terkait alat pembayaran digital agar dapat memberikan nilai tambah yang optimal kepada nasabah dan mitra merchant," jelas Aquarius Rudianto dalam keterangannya, Selasa (24/08/ 2021).
Dalam peluncuran EDC Android ini, Bank Mandiri bekerjasama dengan PT Mitra Transaksi Indonesia atau Yokke. Pada tahap awal, Bank Mandiri telah bekerjasama dengan Sogo Indonesia untuk menempatkan Mandiri EDC Android di sejumlah merchant. Aquarius berharap, kehadiran Mandiri EDC Android dapat memberikan nilai tambah tidak hanya untuk mitra Bank Mandiri namun kepada masyarakat dalam kemudahan layanan transaksi. "Mandiri EDC Android ini merupakan bentuk inovasi digital Bank Mandiri dalam memenuhi kebutuhan transaksi nasabah," katanya.
Adapun hingga Juli 2021 terdapat lebih dari 150.000 merchant yang telah bekerjasama, dengan jumlah EDC di kisaran 218.000 unit. Dari jumlah tersebut, Bank Mandiri mencatatkan volume penjualan sebesar Rp 62 triliun di posisi Juli 2021, dengan peningkatan sebesar 13 % dibandingkan tahun sebelumnya (year on year/ YoY). Di samping Itu Mandiri EDC mencatatkan transaksi sebanyak 104 juta di posisi Juli 2021 atau meningkat sebesar 12 % YoY.
Harga Logam Mulia Bergerak Naik
PALEMBANG, SRIPO - Harga logam mulia Antam batangan 24 karat pada Selasa (24/08/2021) dibandrol Rp 961 ribu per gram. Naik Rp 6.000 dibanding harga pada Senin (23/08/2021) yang dibandrol Rp 954 ribu per gram.
Informasi dari butik logam mulai PT Antam Palembang, logam mulia ukuran 0,5 gram dibandrol Rp 528 ribu per keping. Sementara itu harga beli kembali atau buy back dibandrol Rp 837 ribu per gram.
Sementara itu logam mulia edisi gift series ukuran 0,5 gram dibandrol Rp 528 ribu per keping dan logam mulia ukuran 1 gram edisi gift series dibandrol Rp 1.107 ribu per keping.
Logam mulia dengan berat 2 gram dibandrol Rp 932 ribu per gram. Logam mulia ukuran 3 gram dibandrol Rp 926 ribu per gram. Logam mulia ukuran 5 gram dibandrol Rp 920 ribu per gram
Sementara itu, logam mulia satuan 10 gram dijual seharga Rp 912 ribu per gram. logam mulia satuan 25 gram dijual Rp 905 ribu per gram Harga logam mulia untuk satuan 50 gram dibanderol Rp 902 ribu per gram sedangkan untuk cetakan berukuran 100 gram dapat di tebus dengan harga Rp 900 ribu per gram
Tersedia juga emas batangan edisi khusus idul Fitri ukuran 7 gram dibandrol Rp 1.062 per gram atau Rp7.467.000 per keping
ukuran 7 gram.
Transaksi Digital BSI Melesat 97,4 Persen
JAKARTA, SRIPO - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk membukukan transaksi digital melalui platform mobile banking, BSI Mobile, sebanyak 46,4 juta transaksi pada semester 1-2021. Capaian ini tumbuh 97,4 % secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan, peningkatan transaksi BSI Mobile ini didorong oleh hadirnya kebiasaan baru masyarakat Indonesia saat pandemi dan aktivitas transaksi keuangan nasabah dalam berbelanja di e-commerce. "Selama pandemi Covid-19, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sejak Maret 2020 porsi transaksi BSI Mobile terus mengalami kenaikan," kata Hery Gunardi dalam keterangannya, Senin (23/08/2021).
"Sampai dengan Juli 2021, transaksi BSI Mobile berkontribusi paling tinggi yaitu 46 % dari jumlah transaksi e-channel, sudah melebihi pencapaian tahun 2020," tambahnya. Sampai akhir tahun 2021, BSI menargetkan 3 juta pengguna baru BSI Mobile dan juga target fee based sebesar Rp 532 miliar dari transaksi e-channel. Hery melaporkan, jumlah pengguna BSI Mobile sampai dengan tanggal 17
Agustus 2021 sebanyak lebih dari 2,7 juta user atau meningkat 79,4 % sejak awal 2021 secara yoy, dengan pertumbuhan user aktif mencapai lebih dari 1,1 juta nasabah atau meningkat sebanyak 92,5 % secara yoy. Transaksi mobile banking tercatat menjadi kontributor fee-based income terbesar BSI. Secara performance fee based mobile banking terjadi peningkatan sebanyak Rp 12,9 miliar atau naik 71,85 % sejak awal 2021 secara yoy.
Peningkatan tersebut juga didorong oleh tingginya aktivitas transaksi pembayaran belanja yang dilakukan nasabah BSI di e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee mengalami kenaikan sebesar triple digit selama Juli 2021 secara tahunan. "Di sisi lain, transaksi top up e-wallet diantaranya GoPay juga mengalami kenaikan triple digit dan transaksi OVO naik double digit secara tahunan," papar Hery. BSI berencana untuk terus berinovasi dalam menghadirkan fitur-fitur baru lainnya di aplikasi BSI Mobile, seperti fitur Pay Later dan Mitraguna Online. "Harapannya, layanan BSI Mobile menjadi lebih lengkap dan mendukung berbagai kebutuhan nasabah dan masyarakat di era digitalisasi," ucap Hery.
Kemendag : Transaksi Kripto Indonesia Melonjak
JAKARTA, SRIPO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan bahwa transaksi aset kripto mengalami lonjakan luar biasa di Indonesia, karena kenaikan jumlah pelanggan dan transaksi yang signifikan. "Per Juli 2021, jumlah pelanggan kripto sudah mencapai 7,4 juta orang. Padahal, pada 2020 itu jumlahnya 4 juta orang. Jadi tumbuh dua kali lipat selama setahun. Nilai transaksinya mencapai Rp 478,5 triliun hingga Juli 2021, naik signifikan dari 2020 yang angkanya Rp 65 triliun," ungkap Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Selasa (24/08/2021).
Sementara itu, transaksi harian perdagangan kripto per Juli 2021 mencapai Rp 2,3 triliun, melonjak dari 2020 yang angkanya hanya Rp 180 miliar. Kenaikannya boleh dibilang sangat signifikan dan sangat tinggi. Pasti akan memberikan pengaruh, dalam arti share nilai transaksi harian di Indonesia secara global," ujar Jerry seraya menyebutkan, menurut data Kemendag, 80 - 90 % pelanggan atau pengguna trading kripto umumnya adalah generasi muda berusia 20 - 30 tahun. Hal itu membentuk sebuah pemahaman bahwa kripto sebagai salah satu aset dan komoditas itu potensial sebagai produk digital.
"Jadi, bisa dibayangkan ini bagaimana kripto menggerakkan trafik dan menaikkan volume, dan kami juga memastikan bahwa perdagangan ini ke depannya akan terus meningkat dan menciptakan sebuah ekosistem baru bagi pertumbuhan produk produk digital," tukas Wamendag sembari menambahkan, beberapa jenis aset kripto banyak diminati banyak kalangan di Indonesia, khususnya generasi muda. Dalam hal ini, bitcoin menjadi yang paling digemari dari beberapa jenis token lainnya.
Dari data tersebut, Jerry mengatakan bahwa ke depannya, aset kripto akan coba diversifikasi, diatur, dan dipastikan legalitasnya secara hukum oleh Kementerian Perdagangan. "Kami juga akan membuatnya semakin terintegrasi dengan menghadirkan bursa kripto sebagaimana yang banyak media sampaikan tentang pernyataan dari kami," tandasnya.









