;

Wajib Pajak UMKM Meningkat Jadi 2,31 Juta

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Investor Daily, 17 September 2021

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, pertumbuhan wajib Pajak UMKM mengalami peningkatan sejak diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan dari usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu. PP tersebut memberikan skema kemudahan dan insentif bagi UMKM dengan mengurangi tarif pajak penghasilan (PPh) final menjadi 0,5%. Oleh sebab itu, Wajib Pajak UMKM pada 2016 mencapai 1,45 juta, pada 2019 tumbuh menjadi 2,31 juta wajib pajak atau naik 59%.

"Melalui skema pajak dalam PP Nomor 23 Tahun 2018, UMKM mendapatkan beberapa manfaat penting, yaitu penghitungan pajak dengan cara yang mudah dan sederhana, beban pajak yang lebih ringan, tarif rendah yang memotivasi kemudahan berwirausaha, peningkatan kepatuhan sehingga UMKM lebih bankable dan akses UMKM naik kelas lebih terbuka," ucap Teten dalam webinar "Aspek perpajakan Akuntansi, dan Digital Marketing untuk UMKM," Kamis (16/9). Dia mengatakan, pelaku UMKM merupakan potensi wajib pajak yang sangat besar. Jumlah UMKM mencapai 64,2 juta unit atau 99,9% dari populasi pelaku usaha dengan kontribusi terhadap produk domestik Bruto (PDB) sebesar 61.7%

"Akan tetapi, meski jumlah wajib pajaknya sudah meningkat, kontribusi pajak UMKM tercatat masih sangat rendah," kata Teten. Ia mendorong kepatuhan wajib pajak UMKM dengan adanya skema penyederhanaan penghitungan, pelaporan, dan pengenaan satu jenis pajak untuk UMKM. Selain memberikan pengurangan PPh final menjadi 0,5% PP Nomor 23 Tahun 2018 juga memberikan alokasi waktu yang dapat digunakan UMKM belajar pembukuan dan pelaporan keuangan yaitu tujuh tahun untuk WP perorangan, empat tahun untuk WP badan usaha  berbentuk koperasi, CV, atau Firma, dan tiga tahun untuk WP badan berupa PT. (yetede)

Blibli Akuisisi Supra Boga Lestari

Yuniati Turjandini 18 Sep 2021 Investor Daily, 17 September 2021

Perusahaan e-commerce milik Group Djarum, PT Global Digital Niaga (Blibli.com) menjadi pengendali baru PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), setelah mengakusisi 51% saham emitan yang mengoperasikan supermarket Ranch Market, Farmest Market, The Gourmet by Ranch Market, dan Day2Day by Farmers Market tersebut. Adapun BliBli mengakuisisi kepemilikan dari tujuh entitas  pemegang saham Supra Boga, yakni PT Wijaya Sumber Sejahtera, PT Prima Rasa Inti, PT Gunaprima Karyaperkasa, PT Eka Putra Mandiri, Kusumodjojo, Suhamo Kusumodjojo, dan Herman Siswanto. "Tujuan rencana pengambilalihan adalah untuk pengembangan usaha dan perluasan ekosistem perseroan sebagai salah satu perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia." ungkap management dalam keterangan resmi, Kamis (16/9).

Rencana pengambilalihan ditargetkan selesai selambat-lambatnya 40 hari kalender sejak penandatanganan perjanjian  atau tanggal lainnya sebagaimana telah disepakati  oleh para pihak. Sampai dengan tanggal pengumuman negosiasi ini, perseroan tidak memiliki,  baik langsung maupun tidak langsung, saham-saham yang telah diterbitkan oleh Supra Boga. Secara terpisah, CEO&Co-founder Blibli Kusumo Martanto mengatakan, akuisisi Supra Boga Lestari merupakan bentuk komitmen Blibli dalam mempercepat pengembangan dan perluasan ekosistem bisnis sebagai salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia. 

"Di Blibli, formula terpenting menjalankan bisnis adalah kualitas layanan, inovasi, kolaborasi. Diperkuat dengan ekosistem teknologi bisnis menyeluruh  yang mencakup B2C, B2B, B2B2C, dan B2G, Blibli terus fokus membangun  kepercayaan, memberikan pengalaman ritel terbaik, memastikan kebutuhan pelanggan, memberdayakan mitra bisnis, dan menciptakan inovasi solusi nyata," katanya kepada Investor Daily. Disisi lain, Blibli.com dikabarkan akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public of fering saham pada awal tahun 2022. Perusahaan akan bekerja sama dengan Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki kemungkinan penjualan saham ke publik tersebut. (yetede)

Hotel Smart Pangkas Harga Kamar

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sumatera Ekspres

LUBUKLINGGAU - Hotel Smart Lubuklinggau siap menyambut event-event besar di Kota Lubuklinggau. Sepanjang September 2021, pihaknya pun promo harga kamar berupa diskon 50 persen. Manajer Operasional Hotel Smart, Sherly Susanti, mengatakan promo ini untuk meningkatkan okupansi hotel.

"Kamar standar yang tadinya di harga Rp525 ribu per malam, kami beri diskon 50 persen Cukup bayar Rp250 ribu. Itu sudah termasuk breakfast dan free berenang" jelasnya, kemarin (17/9).

Tak hanya soal harga yang kompetitif, pihaknya juga memberikan kenyamanan dan keamanan, terutama di masa pandemi Covid-19. "Kita secara ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes). Tamu yang masuk wajib memakai masker, di pintu masuk disiapkan thermogun pengukur suhu tubuh tamu, bilik disinfektan, dan tempat cuci tangan," tegasnya.

Untuk menghindari kerumunan, sarapan pagi tamu pun diantar ke kamar. "Resto tetap kita buka dengan tetap menerapkan prokes," lanjutnya. Di masa PPKM Level 11 di Lubuklinggau, pihaknya juga sudah membuka ballroom dengan kapasitas terbatas.

"Kapasitas ballroom kita 1.500 orang, namun kita batasi kurang dari 50 persen. Ya paling diisi 500-600 orang saja, katanya. Begitu pun ruang meeting sudah mulai dibuka, dengan kapasitas 50 persen.

Penyelenggaraan event di Kota Lubuklinggau ikut meningkatkan kunjungan tamu. Karena itu, pihaknya mengapresiasi jika dalam waktu dekat Kota Lubuklinggau menjadi tuan rumah peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpenas) Ke-14. Dalam event tingkat Provinsi Sumsel tersebut akan ada Pameran Property pada 24-30 September.

"Ya kami senang dan mendukung adanya penyelenggaraan event di Lubuklinggau. Kami berharap bisa meningkatkan okupansi, sebab di event itu ada potensi tamu yang akan menginap," pungkasnya.


Ekspor Sumsel Naik 14 Persen

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sumatera Ekspres

PALEMBANG - Meski dalam situasi pandemi Covid-19, pertumbuhan ekspor Sumsel cukup menggembirakan. Diiringi peningkatan ekspor beberapa komoditas. Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya bersyukur situasi pandemi terus turun, aktivitas ekspor ke Singapura dan peti kemas meningkat.

"Saya bangga dengan kapasitas Pelabuhan Boom Baru saat ini yang sudah lebih tinggi dari Pelabuhan Lampung," ujarnya saat memimpin upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke-50 Tahun di Dermaga Pelindo II Cabang Palembang, Jumat (17/9).

Harapannya ini terus didorong dengan dibangunnya Pelabuhan Samudra Tanjung Api-Api. "insya Allalh, ground breakingnya dicanangkan Presiden akhir tahun ini, jelas Mawardi. Progresnya saat ini sudah pada hasil Kepres Presiden.

Dia menilai, banyak pelabuhan provinsi lain yang memiliki peralatan dan fasilitas. Namun sejak pembangunan Pelabuhan Boom Baru justru belum pernah tersentuh perbaikan. Karena itu, harapannya Pelabuhan di Tanjung Api-Api segera terealisasi.

General Manager PT Pelindo lI Cabang Palembang, Silo Santoso, mengungkapkan pertumbuhan ekspor Sumsel cukup menggembirakan. "Ekspor kita semester 1 tahun ini meningkat 14 persen dari tahun sebelumnya. Pada kondisi pandemi, ekspor masih bisa terlayani, sehingga pertumbuhannya positif," tukasnya.

Kebanyakan komoditas yang diekspor pertanian, seperti karet dan kelapa yang memberi kontribusi besar, selain minyak CPO. Hampir 80 persen didominasi ekspor karet latex. Di sisi lain, tingkat ekspor mendominasi 60 persen ketimbang impor. "Kemarin sudah ada satu lagi kapal baru masuk Palembang, membawa barang impor dari Singapura. Sore sandar dan tadi subuh sudah berangkat lagi membawa komoditi karet sekitar 300 kontainer," katanya.

Total kapasitas kontainer di Pelabuhan Boom baru lebih banyak 25 persen dari Pelabuhan Lampung. Sehingga, dalam seminggu ada 2-3 kapal ke Singapura dan 3-4 kapal ke Jakarta. Untuk pelaksanaan Pelabuhan lanjung Carat, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat.


Isuzu Soekarno Hatta Support Penuh Bisnis J&T

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sumatera Ekspres

PALEMBANG - Pasar commercial truck masih begitu besar di Metropolis. Diyakini, walau kondisi pandemi Covid-19, market segmen ini masih tetap bagus. Untuk itu, Astra Isuzu Palembang pun terus mengupayakan memperluas cakupan market, salah satunya membidik sektor ekspedisi dan logistik.

"Hari ini (kemarin, red) kita serah terima unit truk NMR 71 T SDL bor kepada perusahaan J&T. Kami support penuh kebutuhan dan operasional bisnis J&T di Palembang sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres, pos, dan logistik," ungkap Branch Manager Astra Isuzu Palembang, Dimas Ariananta didampingi Marketing Isuzu Dadang Eriansyah dan Ali Kosai, usai serah terima 2 unit truk secara simbolis kepada pihak J&T Palembang, kemarin (15/9).

Isuzu sendiri menyiapkan produk dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis pengiriman ekspres. "Dengan harga produk yang bersaing dan dukungan after sales Isuzu yang sangat kuat. Kami menyediakan layanan Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) dan layanan servis spare part bagi J&T selama 24 jam," imbuhnya.

Layanan ini juga sebagai bentuk dukungan mengingat J&T harus memberikan pelayanan pengiriman barang setiap hari secara cepat dan prima kepada Customer. "Kalau secara nasional, perusahaan J&T sudah menggunakan produk Isuzu ratusan unit,” pungkas Dimas.


Kampung Industri Kreatif Rumahan

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sumatera Ekspres

PALEMBANG - Kampung Kreatif Kawilahan Cindo (Kampung Industri Olahan), terletak di wilayah RT 06, RW 09, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat Satu (IB-1) Palembang.

Kampung ini diprakarsai kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Daun. Camat IB-1 Palembang, Muflih SSTP MH, mengatakan pihaknya ikut nembantu mempromosikan Kampung Kawilahan Cindo dan membina kampung tersebut.

"Ini menjadi salah satu kampung unggulan Kelurahan Siring Agung karena terdapat industri kreatifrumahan yang membantu pergerakan ekonomi masyarakat sekitar dan juga membantu penyaluran kreativitas warga Kelurahan Siring Agung," tuturnya.

la berharap kampung Kawilahan Cindo bisa dikenal masyarakat Kota Palembang dan menjadi destinasi pilihan wisata bagi masyarakat. Sementara itu, Plt Lurah Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat Satu (IB-1) Palembang Rosmala Dewi SE, mengatakan, Kawilahan Cindo (Kampung Industri Olahan) merupakan destinasi wisata pilihan.

"Kampung ini dibangun dengan dua nilai utama yaitu edukasi dan rekreasi," ujarnya kemarin. Dikatakannya, konsep Kampung Kawilahan Cindo berbasis kreativitas pangan olahan dan pemanfaatan pekarangan oleh warga khususnya KWT Hijau Daun yang sudah sampai tahapan menerinma bantuan dari Kementerian Pertanian.

"Kawilahan Cindo berfokus pada olahan kedelai," jelasnya lagi. Di kampung ini ada kreasi pengolahan hasil tanaman pangan (kedelai) seperti susu kedelai, pempek kedelai, somay kedelai dan peyek kedelai. Tak hanya itu, kenapa kampung ini sangat kreatif, masyarakat juga ada tanaman vertikultur dengan rak bantuan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang," sebutnya.

Kampung Kawilahan Cindo, juga ada budidaya jamur tiram dan produk olahannya berupa keripik jamur. "Keripik ini juga menjadi produk olahan rumahan oleh ibu-ibu KWT Hijau Daun" sambungnya. Bahkan, di kampung ini juga ada kolam pembibitan ikan lele. "Industri kreatif rumahan yang membantu pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Semua bisa menopang perekonomian warga," jelasnya.

 


Produk Fresh Jadi Andalan

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sriwijaya Post

PALEMBANG, SRIPO - Persaingan bisnis retail yang belakangan memaksa sejumlah peretail gulung tikar, membuktikan konsumen semakin selektif belanja.

Oleh sebab itu peretail memaksimalkan bisnisnya dengan memiliki produk andalan sehingga konsumen akan setia belanja dan menjadi konsumen loyal dengan terus belanja di toko tersebut. Seperti yang dilakukan Diamond Supermarket yang mengandalkan produk segar sebagai daya tarik bagi konsumen agar datang belanja.

Store Manager Diamond James Liwang mengatakan 40 persen produk yang dijual Diamond adalah produk segar baik itu sayur, buah, daging, ayam, ikan dan produk olahan ikan dan daging lainnya. Semuanya fresh karena selalu distok setiap hari. "Produk segar kita selalu kita sediakan setiap hari lengkap dengan harga bersaingai. Dengan supermarket serupa," kata James, Jumat (17/09/2021).

Selain itu promo juga menjadi andalan Diamond menggaet pelanggan agar mau kembali belanja. Promo tebus murah, hingga promo tukar poin dan harga khusus bagi member diberikan Diamond dalam rangka HUT ke 34. Promo ini akan berlangsung hingga akhir bulan ini.

Beragam produk di tebus murah ini diskon hingga 50 persen dan setiap hari produk yang dihadirkan selalu berganti setiap hari. Selain itu, bagi member yang sudah mengumpulkan 200 poin akan mendapatkan Voucher belanja senilai Rp 100.000.

Bagi konsumen yang ingin menjadi member Diamond, caranya cukup mudah. Dengan berbelanja senilai Rp 300.000, sudah bisa bergabung menjadi member secara gratis. "Banyak keuntungan menjadi member Diamond. Selain bisa ngumpulin poin, setiap acara yang kita adakan, poin tersebut bisa dipergunakan," ujarnya.


Produksi Beras Mura Terancam Turun 65.000 Ton

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Sriwijaya Post

MUSIRAWAS, SRPO - Pengeringan irigasi di Kabupaten Musirawas (Mura) terkait perbaikan jaringan, menyebabkan satu kali musim tanam petani yang memanfaatkan pengairan irigasi tersebut terputus dan otomatis 65.000 ton produksi beras bagi kabupaten ini hilang.

Pasalnya, 7.000 Haktare (Ha) lebih lahan pertanian tidak bisa ditanami padi karena tidak air. Berdasarkan data yang dihimpun, Jumat (17/9/2021).

Dinas Pertanian Kabupaten Mura, lahan sawah petani terdampak pengeringan Daerah Irigasi (DI) Tugumulyo sekitar 7.000 Ha, yang tersebar di Kecamatan Tugumulyo, Muarabeliti, Purwodadi, sebagian Kecamatan Sumber Harta, sebagian Terawas dan sebagian di Kecamatan Megang Sakti.

Apabila petani di wilayah tersebut tak bisa menggarap lahan sawahnya, maka berdampak pada turunnya produksi gabah kering panen (GKP) sebanyak 120.000 ton atau sebanyak 65.000 ton beras.

"Sangat berpengaruh (pengeringan irigasi) terhadap produksi. Jika seluruh petani yang terdampak di 7,000 hektar sawah itu tak bisa tanam, maka terjadi penurunan produksi gabah kering panen kita sebanyak 120 ribu ton atau beras sebanyak 65 ribu ton. Tapi kalau curah hujan tinggi, petani tetap bisa menggarap lahan sawahnya meskipun irigasi kering," kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Mura, Tohirin.

Sebagian petani di wilayah, pengeringan irigasi, saat ini masih ada yang menggarap lahannya dengan memanfaatkan persediaan air yang ada.

Dan juga diharapkan, dalam waktu dekat ini curah hujan akan tinggi sehingga petani masih tetap bisa menggarap sawahnya. Meskipun tidak mendapatkan pasokan air dari saluran irigas?, tapi masih bisa bercocok tanam padi dengan memanfaatkan air hujan. Dengan begitu, produksi beras di wilayah yang terdampak pengeringan tersebut masih bisa terjaga. (zie)

Produk Fresh Andalan Penjualan Diamond

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Tribun Sumsel

PALEMBANG, TRIBUN - Persaingan bisnis detail yang belakangan memaksa sejumlah pretail gulung tikar membuktikan konsumen semakin selektif belanja.

Oleh sebab itu peretail memaksimalkan bisnisnya dengan memiliki produk andalan sehingga konsumen akan setia belanja dan menjadi konsumen loyal dengan terus belanja di toko tersebut.

Seperti yang dilakukan Diamond Supermarket yang mengandalkan produk segar sebagai daya tarik bagi konsumen agar datang belanja.

Store Manager Diamond James Liwang mengatakan 40 persen produk yang dijual Diamond adalah produk segar baik itu sayur, buah, daging, ayam ikan dan produk olahan ikan dan daging lainnya.

Semuanya fresh karena selalu distok setiap hari.

Selain itu promo juga menjadi andalan Diamond menggaet pelanggan agar mau kembali belanja. Promo tebus murah, hingga promo tukar poin dan harga khusus bagi member diberikan Diamond dalam rangka HUT ke 34. Promo ini akan berlangsung hingga akhir bulan ini.

Beragam produk di tebus murah ini diskon hingga 50 persen dan setiap hari produk yang dihadirkan selalu berganti setiap hari.

Selain itu, bagi member yang sudah mengumpulkan 200 poin akan mendapatkan voucher bebelanja senilai Rp 100.000.

Bagi konsumen yang ingin menjadi member Diamond, caranya cukup mudah. Dengan berbelanja senilai Rp 300.000, sudah bisa bergabung menjadi member secara gratis. "Banyak keuntungan menjadi member Diamond. Selain bisa ngumpulin poin, setiap acara yang kita adakan, poin tersebut bisa dipergunakan," ujarnya.


Pengusaha Sarang Walet Enggan Lapor

Fadilla Anggraini 18 Sep 2021 Tribun Sumsel

TRIBUN LUBUKLINGGAU, Tribun - Penerimaan pajak sarang burung walet di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) belum maksimal. Badan Penerima Pajak Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Lubuklinggau mencatat hingga memasuki akhir Agustus 2021 capaian target baru tercapai Rp.100 juta dari target Rp 250 juta.

Padahal di Kota Lubuklinggau sendiri tak sedikit masyarakat yang mengadu nasib melalui usaha sarang walet. Bahkan sarang walet menjamur hingga ketengah pemukiman warga. Kepala BPPRD Kota Lubuklinggau, Tegi Bayuni melalui Kabid Pajak dan Lainnya, April Wawan Diansyah mengungkapkan belum maksimalnya penarikan pajak sarang burung walet ini karena banyak pengusaha yang tidak melapor.

Supaya maksimal sekarang kita menunggu Peraturan Daerah (Perda) dari perizinan waletnya. Kalau masalah Perda pajak walet ini sudah ada yakni Perda nomor 11 tahun 2010," ungkapnya pada Tribunsumsel.com, Senin (17/9).

la menuturkan sejak tahun 2010 lalu sarang burung walet sudah masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun saat ini pihaknya kesulitan menghitung jumlah wajib pajaknya. "Karena untuk wajib pajak ini susah maksimalnya nya karena untuk menemui wajib pajaknya susah, karena kebanyakan kadang tidak ada di tempat ketika didatangi,” ungkapnya.

Kemudian pihaknya Juga tidak bisa memastikan apakah gedung walet yang mereka datangi berisi atau tidak, karena apabila masuk kedalam sarang walet tanpa izin maka akan menyalahi aturan. "Kalau kita masuk sembarangan nanti mereka kabur, itulah kita tidak bisa masuk sembarangan karena waletnya bisa setres," ujarnya.

Saat ini BPPRD sudah berkomunikasi untuk lebih melakukan pengetatan melalui perizinan, nanti harapannya melalui perizinan ini potensi PAD bisa dimaksimalkan.

"Karena penarikan pajak ini apabila sudah memenuhi syarat subjektit dan objektitnya itu bisa kita kenakan pajak tanpa harus ada izinnya. Namun kalau belum sinkron dengan perizinan kita terkendala bagaimana mencabut izinnya bila tak berizin," ungkapnya.


Pilihan Editor