;

Pemulihan Ekonomi, Jabar Genjot Ekspor

Yuniati Turjandini 24 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggenjot ekspor produk kayu dengan memanfaatkan factory sharing atau ruang produksi bersama di bidang furnitur. Rencananya, fasilitas bersama bagi usaha kecil menengah (UKM) tersebut berpusat di wilayah Solo Raya. 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan bahwa factory sharing adalah sebuah ruang produksi bersama bagi UKM untuk memastikan pasokan dan kualitas bahan baku serta standarisasi produk jadi. Dengan begitu, produk UKM diharapkan memenuhi kualifikasi pasar baik untuk pasar lokal maupun mancanegara.Factory sharing furniture diharapkan sudah bisa beroperasi pada 2023 dengan managerial yang baik. Konsep yang sama, menurut Ema rencananya juga akan dibuat untuk sektor lain, seperti beras di Demak, fesyen di Rembang, dan logam di Tegal. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng Arif Sambodo mengatakan factory sharing adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk masyarakat. "Dukungannya adalah untuk proses standarisasi, khususnya SNI. Ada satu instalasi kami yang bisa menjadi bagian dari proses produksi," ujarnya.

Diretur Umum Wirasindo Santakarya Purnama Djati mengatakan sangat tertarik dengan ide tersebut karena memang yang dibutuhkan UKM untuk mengatasi persoalan salah satunya rantai pasok bahan baku. 

Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bang Jateng Irianto Harko Saputro mengatakan instansinya akan menyediakan pembiayaan bagi UKM dengan berbagai produk kredit mulai KUR, Kredit Milenial, dan sebagainya. (yetede)

Uji Strategi PPN Digital

Yuniati Turjandini 24 Sep 2021 Bisnis Indonesia

International Monetary Fund (IMF) menyarankan Indonesia untuk memperluas cakupan perusahaan e-commerce kena pajak. Menurut lembaga multilateral tersebut, perusahaan penyedia perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) yang berstatus sebagai wajib pungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) perlu diperluas. IMF menilai saat ini Indonesia baru fokus pada korporasi besar untuk memungut pajak kepada konsumen. Saat ini, Indonesia telah menunjuk perusahaan-perusahaan digital besar seperti Amazone, Google, Netflix, dan Spotify sebagai pemungut PMSE adapun untuk e-commerce  yang belum menjadi wajib pajak, pemerintah akan menambah jumlahnya secara bertahap.

Minim efektifitas penunjukkan wajib pungut PPN PMSE ke penerimaam negara tercermin dari terbatasnya realisasi penerimaan yang di kantongi pemerintah. Sejak diimplementasikannya pada 1 Juli 2020 hingga 31 Agustus 2021, penerimaan PPN PMSE hanya senilai Rp2,5 triliun. Pengamat perpajakan Danny Darussalam Tax Center, Bawono Kristiaji, mengatakan usulan IMF tersebut  layak untuk dipertimbangkan pemerintah. Menurutnya, dengan menggunakan pendekatan self-assesement, penggalian potensi penerimaan negara akan lebih maksimal sejalan dengan penambahan  jumlah wajib pungut PPN PMSE.

Kendati demikian skema self assement bukan tanpa resiko, Pemerhati Pajak Center for Indonesian Taxation  Analyses Fajry Akbar menilai implementasi opsi ini harus diimbangi dengan extra effort dari otoritas pajak. Assosiasi E-Commercer Indonesia (IdEA) membuka diri untuk berdialog dan bekerjasama dengan pemerintah dalam menentukan skema penunjukkan wajib pajak pungut PPN PMSE. IdEA menilai saran IMF tersebut memiliki dampak tidak hanya bagi platform dagangan el besar, tetapi juga bagi UKM,"kata Ketua Umum IdEA, Bima Laga. (yetede)

Lonjakan Harga Pakan Ternak, Hanya 3 Provinsi Defisit Jagung

Yuniati Turjandini 24 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Kementerian Pertanian menyatakan stock jagung lokal mengalami surplus mencapai 2,37 ton hingga pekan kedua September 2021, ditengah defisit komoditas itu yang masih melanda tiga provinsi. Di sisi lain, stok jagung nasional yang di klaim berlebih tersebut dipersoalkan oleh kalangan peternak ayam, karena harga di pasaran malah melambung tinggi. Oleh karena itu, mereka tetap mendesak pemerintah untuk segera mengimpor jagung sebagai strategi jangka pendek untuk menstabilkan harga pakan ternak yang melonjak tinggi selama satu triwulan ke belakang. Wakil Menteri Pertanian (wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengatakan defisit jagung disejumlah daerah terjadi akibat tidak meratanya salah satu bahan baku utama pakan itu disejumlah provinsi.

Berdasarkan data Kementan, total stock jagung hingga pekan kedua September 2021 mencapai 2,61 juta, untuk industri pengolahan tercatat menampung 20,962 ton jagung. Dalam kesempatan terpisah, Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Herry Dermawan justru mempersoalkan klaim surplus jagung tersebut. Bertolak belakang dengan Harvick, Herry justru mendesak pemerintah untuk secepatnya melakukan importasi sebagai upaya untuk menciptakan stabilitas harga pakan ternak.

Rencananya, pemerintah bakal mendekatkan distribusi pakan ternak khusus jagung dari sejumlah sentra di wilayah produksi lain. "Sesuai petunjuk Bapak Presiden, kita akan melakukan langkah cepat pada minggu ini agar kebutuhan jagung khususnya di tiga tempat yang bersoal, yakni Klaten, Blitar, dan Lampung bisa menangani dengan harga yang sangat normatif. Kalau perlu menggunakan subsidi tertentu," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Presiden Jokowi juga menginstruksikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menyelidiki potensi adanya mafia penimbun jagung yang menyebabkan harga pakan ternak melambung tinggi. (yetede)

Diskon PPnBM Otomotif, Prospek Manis Industri Suku Cadang

Yuniati Turjandini 24 Sep 2021 Bisnis Indonesia

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimis industri suku cadang mobil di dalam negeri mendapatkan untung besar dengan adanya perpanjangan diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) hingga 100% sampai dengan akhir tahun.  Ketua 1 Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan perpanjangan relaksasi PPnBM akan membuat penjualan bulanan mobil nasional kembali ke level 80.000 unit. "Pada akhirnya, hal ini juga membuat produk komponen kita naik lagi dengan penjualan mobil naik, pabrik ban, pelek, kaca, itu bekerja lagi," sebutnya, senin (20/9). Jongkie menambahkan  bahwa kebijakan PPnBM 100% juga akan tepat sasaran untuk memberikan efek domino kepada industri suku cadang maupun industri penunjang lainnya. Pasalnya, satu syaratnya adalah mobil yang diproduksi didalam negeri dengan local purchase atau pembelian komponen minimal sebesar 60%.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menjelaskan relaksasi PPnBM berpotensi mampu mendorong penjualan mobil kembali ke periode sebelum pandemi. Dia menuturkan, nilai penjualan selama 3 bulan penerapan intensif PPnBM 100% telah mencapai Rp 22 triliun,dari sebelumhya sebesar Rp10 trilliun. "Angka itu sudah sangat baik karena penjualan sebelum pandemi itu bisa Rp 25 triliun. Ini artinya sudah mendekati normal," katanya. Kendati demikian, Kukuh berharap pelaku industri dan dealer tetap menerapkan protokol ketat dalam operasionalnya.  (yetede)


Nilai Investasi Fintech Urun Dana Bizhare Meroket 2.000% dalam 2 Bulan

Mohamad Sajili 24 Sep 2021 Katadata

Startup teknologi finansial (fintech) urun dana atau crowdfunding Bizhare mencatat, nilai investasi melonjak 21 kali lipat atau 2.000% dalam dua bulan. Jumlah investor juga meningkat 364%.

CEO Bizhare Heinrich Vincent mengatakan, lonjakan nilai investasi terjadi selama Mei - Juli. Total investasi fintech urun dana ini Rp 50,6 miliar.

Sejak awal tahun hingga Agustus, jumlah investor aktif melonjak 364%. Sedangkan jumlah investor terdaftar tumbuh 166%. Hingga saat ini, total ada 61.122 investor terdaftar di Bizhare. "Ini membuktikan, saat pandemi corona, minat masyarakat berinvestasi sangat tinggi," kata Vincent saat konferensi pers virtual, Rabu (22/9).


Indonesia Bermimpi Jadi Pemain Baterai Mobil Listrik Dunia di 2025

Mohamad Sajili 24 Sep 2021 Sinar Indonesia Baru

Indonesia memasang target menjadi pemain dunia di industri baterai mobil listrik pada tahun 2025. Itu dilakukan untuk menciptakan hilirisasi atas industri dari pemrosesan nikel, yaitu baterai mobil listrik. Sebab, Indonesia tidak ingin terus mengandalkan ekonomi berbasis komoditas.


Pabrik yang "Direbut" RI dari China Kini Ekspor Mesin Cuci ke Jepang

Mohamad Sajili 24 Sep 2021 Sinar Indonesia Baru

Sejumlah perusahaan asing telah merelokasi atau memindahkan pabriknya dari China ke Indonesia. Salah satunya produsen mesin cuci dari PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PT PMI). Perusahaan tersebut kini berhasil melakukan ekspor perdana ke Jepang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, relokasi dan ekspor produk mesin cuci ke Jepang tersebut sangat membanggakan. Sebab, negara tersebut dikenal memilik pasar yang sangat sensitif dan selektif terhadap kualitas produk. Artinya, kualitas mesin cuci produksi PT PMI telah diakui.


Mengubah Peta Persaingan Bisnis Seluler

Hairul Rizal 23 Sep 2021 Koran Tempo, 18 September 2021

Merger atau penggabungan PT Indosat Tbk dengan PT Hutchison 3 Indonesia mengubah peta penguasaan pasar telekomunikasi seluler. Founder IndoTelkom Forum, Doni Ismanto Darwin, menyatakan perusahaan gabungan tersebut mampu mengeser PT XL Axiata Tbk dari sisi pelanggan meski masih sulit,untuk melibas dominasi PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Doni menuturkan, jika entitas hasil merger bernama PT Indosat Oredoo Hutchison Tbk mampu mengontrol harga, perang tarif bisa dihindari. Dampaknya, perusahaan-perusahaan penyedia jasa telekomunikasi bisa berfokus menggunakan dana untuk investasi peningkatan layanan. Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi, mengatakan konsolidasi kedua pemain bisa mendorong pemain lain untuk melakukan hal yang sama. Dengan begitu, industri bisa lebih sehat.  

Dampak Pengetatan Moneter AS "Kecil"

Hairul Rizal 23 Sep 2021 Kompas, 20 September 2021

Pelaku pasar dan masyarakat jangan terlalu khawatir terhadap kemungkinan terjadinya kembali taper tantrum seperti 2013. Cadangan devisa Indonesia saat ini dalam posisi sangat baik untuk menciptakan stabilitas moneter. Bank Sentral Amerika Serikat juga mengomunikasikan rencana tapering sehingga pasar lebih siap mengantisipasi.Sebutan tapering merujuk pada pengetatan kembali kebijakan moneter, lewat kenaikan suku bunga dan pengurangan uang beredar. Saat Bank Sentral AS melakukan itu, banyak negara berkembang ketiban masalah akibat gejolak kurs.

Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Raden Pardede memperkirakan, dampak tapering tidak akan menimbulkan gejolak besar seperti pada 2013. ”Saya kira relatif kecil dampaknya,” ujarnya pada webinar ”What Will Happen in 2022 Economic Outlook” dalam rangkaian acara Wealth Wisdom, digelar Bank Permata, Sabtu (18/9/2021).Menurut dia, cadangan devisa Indonesia dalam posisi sangat baik untuk menjaga stabilitas kurs rupiah dan keuangan. Per 31 Agustus 2021, cadangan devisa Indonesia 144,78 miliar dollar AS. Jumlah ini termasuk tambahan alokasi Special Drawing Rights (SDR) senilai 4,46 miliar SDR yang setara 6,31miliar dollar AS dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Diskon PPnBM Belum Menaikkan Penjualan

Hairul Rizal 23 Sep 2021 Kompas, 20 September 2021

Keputusan pemerintah untuk memperpanjang diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah atau PPnBM DTP 100 persen untuk kendaraan bermotor dinilai belum efektif mendorong penjualan mobil. Masyarakat masih mengerem belanja untuk kebutuhan tersier akibat ketidakpastian pandemi Covid-19. Pemerintah memutuskan kembali memperpanjang diskon PPnBM DTP 100 persen untuk kendaraan bermotor sampai akhir 2021. Sebelumnya, insentif yang berlaku sejak Maret 2021 itu berakhir pada Agustus 2021. Permintaan perpanjangan diskon PPnBM DTP 100 persen disuarakan oleh pelaku industri otomotif dan Kementerian Perindustrian. Kemenperin mengusulkan, perpanjangan PPnBM DTP sebesar 100 persen untuk mobil dengan isi silinder di bawah 1.500 cc, diskon 50 persen untuk mobil dengan isi silinder 1.500-2.500 cc berpenggerak 4×2, dan diskon 25 persen untuk mobil berkapasitas sama dengan penggerak 4×4. Usulan itu disepakati oleh Kementerian Keuangan lewat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120/PMK.010/2021 yang ditetapkan pada 13 September 2021.

Direktur Eksekutif Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad, Sabtu (18/9/2021),mengatakan, diskon PPnBM DTP kendaraan bermotor hanya berdampak signifikan pada awal berlakunya kebijakan itu. Sesudahnya, peningkatan penjualan tidak terlalu tinggi. Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Maret 2021, saat diskon baru berlaku, realisasi penjualan mobil domestik mencapai 84.900 unit. Namun, jumlah itu lantas cenderung turun. Pada April 2021, penjualan mobil domestik 78.900 unit dan pada Mei 2021 turun lagi menjadi 54.800 unit.Penjualan naik lagi pada Juni 2021 menjadi 72.700 unit, tetapi turun kembali pada Juli 2021 menjadi 66.600 unit. Ini menunjukkan dampak insentif PPnBM DTP tidak sesignifikan pada Maret 2021 meski tetap mampu menopang penjualan mobil tidak menukik terlalu tajam selama pandemi.


Pilihan Editor