;

The Fed Bakalan Agresif Kurangi Neraca

Yuniati Turjandini 06 Apr 2022 Investor Daily

Gubernur The Federal Research (The Fed) Lael Brainard  pada Selasa (5/4) mengatakan, bank sentral AS tersebut harus bertindak cepat dan agresif untuk menurunkan laju inflasi. Padahal anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tersebut selama ini lebih mendukung kebijakan moneter  longgar dan suku bunga rendah. "Inflasi saat ini jauh melambung tinggi sehingga menimbulkan banyak resiko buruk. Komite (FOMC) siap mengambil langkah lebih tegas jika indikator-indikator inflasi dan ekspektasi inflasi mengindikasikan bahwa langkah ini diperlukan," tutur dia seperti dilansir CNBC. Pasar finansial memperkirakan FOMC dalam rapat kebijakan Mei 2022 akan memaparkan rencana pemangkasan kepemilikan aset yang hampir mencapai US$ 9 triliun. Terutama kepemilikan surat utang negara dan Treasure dan sekuritas berbasis hipotek. Brainard dalam naskah pidatonya itu mengindikasikan proses pemangkasan ini bakalan sangat cepat. (Yetede)

Telin Buka Kantor Cabang di Dubai

Yuniati Turjandini 06 Apr 2022 Investor Daily

PT Telkom Indonesia (persero) Tbk, melalui anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin), mengumumkan pembukuan kantor representatif baru di Dubai, Uni Emirat Arab. Mulai akhir Maret lalu, kantor baru ini merupakan kantor kesebelas  Telin yang ada di luar negeri. "Kami perlu membangun pendekatan lebih lanjut  kepada pelanggan dan menjadikannya sebagai mitra demi pelayanan yang terbaik," imbuh Senior Account Manager Voice Wholesale Telin Shailesh Joshi. Kantor representatif Telin Dubai berada di Dubai  Internet City (DIC), atau terletak pada jarak 25 kilometer dari pusat kota Dubai dan Abu Dhabi. DIC merupakan pusat informasi dan teknologi komunikasi terbesar di Timur Tengah dan Afrika Utara. Tempat ini telah menciptakan dan dirancang untuk menyediakan informasi bagi perusahaan layanan teknologi informasi  dan komunikasi. (Yetede)

Nahkoda Baru OJK

Yuniati Turjandini 06 Apr 2022 Investor Daily

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memiliki awak dan nakhoda baru. Jika tidak ada aral melintang, para calon ketua dan anggota Dewan  Komisioner (DK) OJK bakal menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR pada Rabu (6/4) dan Kamis (7/4). Jika terpilih, mereka akan mengawaki OJK periode 2022-2027 yang masa baktinya segera berkahir. Ke-14 calon anggota DK OJK yang akan menjalani fit and popper test adalah nama-nama pilihan Presiden Jokowi. Dari ke-14 calon, DPR akan memilih 7 nama untuk mengisi tujuh posisi  DK OJK, yang kelak akan dikembalikan ke presiden untuk disetujui dan dilantik  sebagai DK OJK periode 2022-2027. Tujuh posisi DK OJK terdiri atas Ketua merangkap angggota, wakil ketua sebagai wakil ketua komite etik merangkap anggota, kepala eksekutif pengawas perbankan merangkap anggota serta kepala eksekutif pengawas pasar modal merangkap anggota. Posisi lainnya adalah kepala eksekutif pengawas perasuransian merangkap anggota, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya  merangkap anggota, anggota yang membidangi edukasi dan perlindungan konsumen. (Yetede)

Wika Gedung Gandeng DMD Modular

Yuniati Turjandini 06 Apr 2022 Investor Daily

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung  Tbk (Wika Gedung) menggandeng DMD Modular  untuk pengembangan Modular  high rise building di Indonesia maupun mancanegara. Kerja sama dengan DMD Modular dilakukan melalui PT Design Manufacture Delivery (DMD) Modular Indonesia selaku perwakilan DMD Modular di Indonesia. "Penandatanganan nota kesepahaman  ini untuk rencana kerja sama dalam pengembangan teknologi Modular. Dan saya pun berharap kemitraan ini dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan kedepannya," kata Direktur Operasi 1 Wika Gedung, Bagus Tri Setyana dalam siaran pers, baru-baru ini. Wika Gedung menggandeng DMD Modular yang berpusat di Polandia untuk  berkolaborasi mengembangkan teknologi modular dari sisi engineer. (Yetede)

Pemerintah Kaji Kenaikan Pertalite dan LPG 3 Kg

Yuniati Turjandini 06 Apr 2022 Investor Daily

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah sedang mengkaji opsi kenaikan harga pertalite. Hal ini menyusul lonjakan harga  minyak mentah dunia beberapa waktu terakhir. Lebih lanjut Airlangga mengatakan sejumlah komoditas dunia naik, seiring perang Rusia-Ukraina. Contohnya, harga minyak mentah jenis Brent sudah menembus US$ 100 per barel. "Kenaikan berbagai komoditas pangan dan energi, sebagai dampak dari geopolitik Rusia dan Ukraina mulai bertransmisi ke Indonesia dalam bentuk kenaikan harga komoditas dan inflasi," tutur dia. Adapun harga sejumlah komoditas yang naik antara lain gas alam, batu bara, minyak mentah, minyak sawit (crude palm oil/ CPO), hingga komoditas gandum. "Secara keseluruhan akan terjadi kenaikan Pertamax, Pertalite, sementara Premium belum. Sementara itu,LPG 3 kg akan naik. Semua ini akan dilakukan bertahap. Yakni 1 April, Juli, dan September," kata Luhut Pandjaitan, Jumat (1/4). (Yetede) 

Cair Subsidi Penambah Gaji

Yuniati Turjandini 06 Apr 2022 Tempo

Pemerintah tengah mematangkan program bantuan subsidi upah (BSU) untuk 8,8 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan. Menurut Menteri Koordinator  Perekonomian Airlangga Hartarto, program BSU menjadi bantalan  sosial bagi masyarakat. "Sesuai dengan arahan Presiden, perlindungan sosial perlu terus dipertebal," kata dia, kemarin. Melalui program BSU, pekerja dengan gaji dibawah 3,5 juta akan mendapat subsidi upah Rp 1 juta per orang, BSU kata Airlangga, melengkapi program yang lain, seperti Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan langsung tunai  atau BLT minyak goreng. Presiden juga menyiapkan bantuan dana untuk 12 juta pelaku usaha mikro sebesar Rp 600 ribu per penerima. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sudah menyiapkan  anggaran untuk program-program tersebut. (Yetede)

Kambing Hitam Mafia Minyak Goreng

Yuniati Turjandini 06 Apr 2022 Tempo

Pengucuran bantuan langsung tunai minyak goreng untuk masyarakat memang lebih baik ketimbang subsidi barang bagi produsen. Jenis subsidi yang disebut paling awal lebih tepat sasaran, sedangkan yang terakhir hanya menguntungkan kelompok tertentu dan mengganggu kondisi pasar, seperti hilangnya pasokan  akibat akal-akalan segelintir orang. Akar persoalan krisis minyak goreng tak benar-benar dibenahi. Minyak goreng yang terjangkau tetap langka, meski Kementerian Perdagangan telah gonta ganti kebijakan dalam tiga bulan terakhir. Seperti ketika pemerintah tidak berdaya dalam urusan lain, "mafia" akhirnya kembali menjadi kambing hitam. Tapi kali ini cuci tangan  tersebut memercik ke wajah sendiri. Ketika harga minyak goreng membumbung, sebagaimana orang mengolok-oloknya  sebagai kekalahan pemerintah dari "mafia". Sindiran itu semakin mengena karena Indonesia adalah pemasok utama minyak sawit mentah dunia. (Yetede)

Dapur Emiten Resto Mulai Ngebul Lagi

Hairul Rizal 06 Apr 2022 Kontan

Kinerja bisnis restoran mulai membaik, meski masih jauh dari pencapaian sebelum pandemi Covid-19 melanda. Dari beberapa emiten restoran yang telah merilis laporan keuangan tahun 2021, mayoritas emiten mencetak perbaikan kinerja. Analis Philip Sekuritas Helen mengatakan, pertumbuhan kinerja emiten restoran di tahun 2021 ditopang oleh baseline yang rendah di tahun 2020 akibat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pembatasan yang ketat sempat diterapkan pada kuartal II 2020 sehingga pusat perbelanjaan ditutup. Menurut Helen, kondisi tersebut membaik di tahun 2021. "Pelonggaran pembatasan mobilitas masyarakat menjadi pendorong kinerja emiten restoran," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (5/4). 

Bank Amar Kembali Right Issue Untuk Tambah Modal

Hairul Rizal 06 Apr 2022 Kontan

Bank Amar Indonesia Tbk kembali akan menambah modal dengan memberi hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) II dengan jumlah sebanyak-banyaknya 20 miliar saham. Nilai nominal right issue ini Rp 100 per saham. Right issue ini untuk memperkuat struktur permodalan Bank Amar. "Juga sebagai tambahan modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha, terutama dalam rangka pemberian kredit ke nasabah secara bertahap," ujar direksi Bank Amar dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin (5/4).

OCBC NISP Bagikan Dividen Tunai Rp 504,8 Miliar

Hairul Rizal 06 Apr 2022 Kontan

Dalam RUPST, disetujui bahwa dividen yang diberikan senilai 20% dari total laba bersih Tahun Buku 2021 atau sebesar Rp504,8 miliar. Jumlah tersebut setara dengan Rp 22 per saham. Bank OCBC mencatat laba bersih sebesar Rp 2,52 triliun di tahun lalu. Keuntungan ini meningkat 20% year on year (yoy) dari pencapaian tahun 2020 yang sebesar Rp 2,10 triliun.

Pilihan Editor