Utang Pemerintah Global Meroket Menjadi US$ 71,6 Triliun
Laporan Sovereign Debt Index memperkirakan utang negara global pada 2022 naik 9,5% menjadi US$ 71,6 triliun. Jumlah pinjaman baru juga diperkirakan tetap tinggi. "Utang pemerintah global melonjak 7,8% pada 2021 menjadi US$ 65,4 triliun karena setiap negara dinilai mengalami peningkatan pinjaman, sementara itu biaya pembayaran utang turun ke catatan terendah US$ 1,01 triliun, suku bunga efektif pun hanya 1,6%," demikian menurut laporan yang dilansir CNBC.
Menurut laporan itu, Inggris menjadi negara yang bakal merasakan efek paling tajam dibalik kenaikan suku bunga dan lonjakan inflasi pada sejumlah besar utang terkait indeks Inggris, bersamaan dengan biaya-biaya terkait penghentian program quantitative easing (QE) Bank of England (BoE). "Kami memperkirakan pinjaman tetap tinggi karena kebutuhan perputaran utang yang tinggi, serta tantagan normalisasi kebijakan fiskal yang ditimbulkan oleh pandemi, inflasi yang tinggi dan prospek sosial dan politik yang terpolarisasi," kata analis kredit S&P Global Ratings,Karen Vartapetov. (Yetede)
Tags :
#UtangPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023