PTPN Group Go Public Tahun ini
Holding perkebunan Nusantara atau PTPN III optimistis rencana menggelar initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terlaksana pada akhir tahun ini. Kinerja PTPN Group secara konsolidasi pada tahun 2021 menunjukkan hasil positif. Mereka mampu membukukan laba sebesar Rp 4 triliun dan earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) sebesar Rp 13,77 triliun. Tahun ini, PTPN Group menargetkan dapat memproduksi gula sebesar 1,1 juta ton. Selanjutnya, di tahun 2025 mendatang, targetnya 1,8 juta ton. Kebutuhan gula nasional di tahun 2025 diproyeksikan sekitar 3,5 juta ton, yang mana 60% kebutuhan gula nasional bisa dipasok PTPN Group.
Kinerja Korporasi : Laba Berangsur Pulih, ASII Loyal Tebar Dividen
Dividen final bernilai jumbo bakal kembali ditebar oleh PT Astra International Tbk. (ASII) kepada para pemegang sahamnya. Kas tebal juga membuat konglomerasi Astra agresif membidik lima subsektor investasi potensial pada tahun ini. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022, emiten berkode saham ASII itu menetapkan total dividen sebesar Rp9,67 triliun atau sekitar 47,89% dari laba bersih 2021 yang mencapai Rp20,19 triliun. Adapun, sisa laba bersih sebesar Rp10,52 triliun dibukukan ASII sebagai laba ditahan. Head of Corporate Communication Astra International Boy Kelana Soebroto mengatakan ASII telah menebar dividen interim sebesar Rp45 per saham atau Rp1,82 triliun pada 29 Oktober 2021. Dengan demikian, dividen final senilai Rp194 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp7,85 triliun akan dibayarkan perseroan pada 20 Mei 2022.
Kemelut Minyak Goreng Sawit: Menperin Buka Dialog Intensif
Kementerian Perindustrian membuka komunikasi intensif dengan pelaku industri minyak goreng menyusul penetapan empat orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Agung dengan tiga di antaranya merupakan pelaku swasta. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta pelaku usaha untuk tetap tenang sehingga dapat mencari solusi bersama di tengah upaya pemenuhan minyak goreng curah bersubsidi yang belum juga selesai. “Kami membuka komunikasi yang intensif dengan pelaku industri untuk mencari solusi terbaik dalam penyaluran minyak goreng curah bersubsidi bagi masyarakat,” katanya di Jakarta, Rabu (20/4). Dia mengatakan kasus terkait ekspor minyak goreng sawit yang tengah ditangani Kejaksaan Agung, lanjutnya merupakan proses penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan program penyediaan minyak goreng curah bersubsidi untuk masyarakat. Data Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) per 19 April 2022 menunjukkan distribusi bulan ini mencapai 136.720 ton, atau rata-rata 7.197 ton per hari atau sesuai perkiraan Kemenperin pada pekan lalu bahwa rata-rata distribusi minyak goreng curah bersubsidi pada minggu ketiga April 2022 akan mencapai rata-rata 7.000 ton per hari.
Angkutan Lebaran 2022: Waspada Mudik Jalur Darat
Presiden Joko Widodo meminta semua pihak mewaspadai aktivitas mudik Lebaran menggunakan jalur darat menyusul potensi besarnya pemudik menggunakan kendaraan pribadi. Kepala negara memperkirakan sebanyak 23 juta orang pemudik memilih menggunakan mobil dan 17 juta orang memilih menggunakan sepeda motor untuk pulang kampung pada libur Idulfitri tahun ini. Potensi pemudik menggunakan jalur darat itu mengacu hasil survei Badan Litbang Perhubungan Kementerian Perhubungan pada akhir Maret lalu. “Kami lihat di angka-angka untuk mudik yang lewat udara, saya kira masih ada ruang yang lebih longgar. Kemudian, yang lewat kereta api juga masih ada sedikit ruang yang masih bisa dipakai oleh masyarakat. Yang berat memang adalah yang mudik lewat darat,” katanya di seperti dikutip Antara, Rabu (20/4). Oleh karena itu, Presiden mengingatkan persiapan manajemen lalu lintas yang harus matang, di antaranya soal aturan ganjil genap, pemberlakuan satu arah, dan larangan bagi truk untuk menggunakan ruas jalan tol.
Dalam kesempatan terpisah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menambah perjalanan kereta api angkutan mudik Lebaran 2022 untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan bahwa selama masa angkutan Lebaran sepanjang 22 April–3 Mei 2022, terdapat 3.860 perjalanan kereta api jarak jauh reguler yang dioperasikan, atau rata-rata 167 perjalanan kereta api setiap harinya. Untuk tiket juga paling banyak dipesan untuk keberangkatan 7 Mei 2022 atau sekitar H+4 Idulfitri. Sebanyak 112.000 tiket disiapkan untuk keberangkatan pada saat itu, dan 60% di antaranya sudah dipesan oleh masyarakat.
Pariwisata Pascapandemi: Sulitnya Gaet Wisman Ke Bali
Tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Pepatah itu kiranya tepat menggambarkan situasi yang dihadapi Bali di era pascapandemi Covid-19.
Setelah mengalami kontraksi ekonomi akibat tidak adanya kunjungan wisatawan mancanegara, ekspektasi tinggi membuncah ketika sejak 4 Februari 2022, pulau ini diizinkan menerima warga negara asing (WNA) tanpa karantina serta cukup menggunakan visa on arrival (VOA). Hanya saja, harapan tinggi itu belum terbukti. Padahal berbagai sarana akomodasi hingga agen perjalanan wisata telah memberikan diskon dalam bentuk paket wisata harga terjangkau. Terhitung sejak 2 tahun pascapandemi, berbagai julukan seperti The Island of Gods, The Island of Paradise, The Island of Thousand Temple, The Morning of the World belum membuktikan tajinya. Data dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menunjukkan jumlah penumpang internasional yang datang masih pada kisaran angka 2.500 orang per hari.
Kemenparekraf boleh saja mengeklaim penerapan VOA sejak awal Maret 2022 berhasil mendatangkan wisatawan mancanegara atau wisman hampir 15.000 orang ke Pulau Bali. Akan tetapi angka itu jauh dari jumlah wisman ke pulau ini mencapai 15.000 orang per hari ketika periode prapandemi. Bagi pelaku wisata, selain masih rendah, kualitas wisman yang datang belum menggembirakan.
APBN Berbalik Surplus Rp 10,3 Triliun
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 membukukan surplus Rp 10,3 triliun atau setara 0,06% dari produk domestik bruto (PDB) selama kuartal I tahun ini, dibandingkan periode sama tahun lalu defisit Rp143,7 triliun. Per Maret 2021, defisit APBN mencapai 0,85% dari PDB. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pendapatan negara hingga akhir Maret 2022 mencapai Rp501,0 triliun atau tumbuh 32,1% year on year (yoy) dari periode sama tahun lalu Rp379,4 triliun. "Pendapatan negara yang tumbuh kuat 32,1% tidak hanya kerana faktor komoditas atau windfall, namun juga didorong oleh pemulihan ekonomi yang cukup solid dan merata," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu. (20/4). Sementara itu, dia menyatakan, realisasi belanja negara mencapai Rp 490,6 triliun, namun 10,3%. Adapun tingkatan penyaluran transfer ke daerah dan dana desa tumbuh 2% dan menjadi Rp176,5 triliun. (Yetede)
Kenaikan Harga BBM Ganggu Stabilitas Ekonomi
Pemerintah diminta untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite dan solar. Kenaikan BBM bersubsidi akan menjadi cost push factor yang mendongkrak harga-harga barang dan jasa, memukul daya beli masyarakat menengah kebawah, dan berpotensi mendorong inflasi yang pada akhirnya akan mengganggu satabilitas ekonomi nasional. "Kondisi masyarakat kita saat ini sudah cukup berat dengan berbagai kenaikan harga. Apalagi akan menghadapi Hari Raya. Jadi sebaiknya dipertimbangkan kembali jika ingin menaikkan harga Pertalite, setidaknya dalam tiga bulan kedepan, Lebih bagus lagi jika bisa sampai akhir tahun," kata Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto. Menurut Sugeng DPR tidak dalam posisi menaikkan harga, juga tidak dapat melarang keputusan pemerintah, karena semua keputusan tersebut ada dalam pemerintah. (Yetede)
Penyesuaian Kebijakan Bank Sentral Akan Memicu Aksi Jual Pasar
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (19/4) waktu setempat mengeluarkan peringatan bahwa aksi jual di pasar saham akan terjadi lagi karena bank sentral dunia tengah menyesuaikan kebijakan dalam rangka memerangi laju inflasi tinggi dan menarik langkah-langkah stimulus terkait pandemi Covid-19. "Tentu saja ada resiko aksi jual lebih lanjut. Konsekuensi pengetaatan moneter dimaksudkan memperketat kondisi keuangan untuk memperlambat kegiatan ekonomi, dan saya tidak akan terkejut jika melihat sejumlah penyesuaian valuasi kedepan. Hal itu bisa terjadi di pasar obligasi perusahaan dan pasar negara," ujar Tobias Adrian, direktur pasar moneter dan modal di IMF kepada CNBC pada Selasa (19/4).
Kontribusi Industri pengolahan ke Ekonomi di Targetkan 21%
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) menargetkan kontribusi sektor industri pengolahan terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai 21% pada 2024. Adapun kontibusi tenaga kerja disektor industri diproyeksikan mencapai 15,7%. "Sebagai sektor yang bernilai tambah tinggi dan berpotensi menciptakan efek berganda sangat besar terhadap perekonomian, industri manufaktur berpotensi memberikan transmisi langsung kepada peningkatan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat Indonesia," ucap Amalia dalam Development Forum 2022 *IDEA Servis: Inovate". Rabu (20/4). Dalam rangka transformasi ekonomi yang berkelanjutan, industrialisasi diarahkan melalui peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, dan juga ekspor produk industri. Hal tersebut dapat dicapai melalui peningkatan ketrampilan, dan kompetensi tenaga kerja, serta pengembangan kawasan industri terpadu. (Yetede)
BI Siapkan Empat Langkah Percepat Inklusi Ekonomi
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memaparkan empat langkah untuk mempercepat inklusi ekonomi dan keuangan. Pertama, kata dia, adalah membuat jamaah, dengan maksud menghadirkan klasterisasi unit ekonomi secara kolektif. Sebab untuk memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diperlukan klasterisasi. Dengan adanya group atau jamaah,bisa meningkatkan peran dari UMKM. "Banyak pesantren diseluruh negeri, dan kami berhasil menjalankan ekonomi pesantren," ucap Perry dalam seminar daring bertajuk Financial Inclusion and Sustainable Economy, Rabu. Kedua, dia mengatakan, peningkatan kapasitas untuk UMKM melalui bantuan teknis dan produksi. Ketiga, demikian Perry, kebijakan yang afirmatif untuk mengembangkan UKM dalam inklusi ekonomi dan keuangan, termasuk pengembangan ekonomi syari'ah dan keuangan. Keempat, dia menyatakan, digitalisasi yang sangat penting dalam pengembangan UKM. Khususnya dalam pemasaran produk UMKM hingga ke manca negara. (Yetede)









