;

Pemerintah Siap Gulirkan Minyak Goreng Curah Tanpa Subsidi

Yoga 17 May 2022 Kompas

Kemendag akan menggulirkan program minyak goreng curah seharga Rp 14.000 per liter tanpa subsidi mulai pekan ini. Minyak goreng curah tanpa subsidi itu diupayakan digulirkan 200 liter per hari guna menstabilkan harga di dalam negeri. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan, program minyak goreng curah tanpa subsidi itu menyasar rumah tangga berpenghasilan rendah dan usaha mikro. Menurut rencana, minyak goreng ini digulirkan di 10.000 titik secara bertahap di Indonesia. ”Pendistribusian minyak goreng curah tanpa subsidi seharga Rp 14.000 per liter nanti by name by address (sesuai data nama dan alamat) dengan syarat KTP,” ujarnya, Minggu (15/5). Program ini ditangani Kemendag bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan akan diluncurkan pada Selasa (24/5). Adapun program minyak goreng curah bersubsidi Rp 14.000 per liter merupakan tanggung jawab Kemenperin. Pengawasan kedua program itu dilakukan lintas kementerian terkait bersama dengan Satgas Pangan Polri.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pangan dan Kebutuhan Pokok Kemendag, harga rata-rata nasional minyak goreng curah per 13 Mei 2022 Rp 17.300 per liter, baru turun 0,57 % dari harga minyak goreng curah Rp 17.400 per liter pada 28 April 2022 saat larangan ekspor CPO dan sejumlah produk turunan mulai diberlakukan. Pemerintah akan mencabut larangan ekspor minyak goreng beserta bahan bakunya jika harga minyak goreng curah mencapai Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kg. Hal itu disampaikan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 26 April 2022. (Yoga)


PERIKANAN, Sanksi Perlu Transparan

Yoga 17 May 2022 Kompas

Penerapan sanksi administratif terhadap pelanggaran kapal perikanan diminta transparan. Transparansi pengenaan sanksi dan besaran denda administrative terhadap pelaku pelanggaran dinilai perlu guna memberikan kepastian iklim berusaha. Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Mohammad Abdi Suhufan mengatakan, pemerintah menerapkan asas ultimum remedium yang mengedepankan sanksi administratif terhadap pelanggaran kapal perikanan. ”Perlu ada transparansi terkait rujukan aturan pengenaan dan besaran sanksi agar (denda) tidak membuat terkejut pelaku usaha,” ujarnya saat dihubungi, Senin (16/5). Di sisi lain, Abdi menilai, penerapan sanksi administratif tidak menjamin akan mencegah tindakan pidana perikanan serta menyelamatkan sumber daya ikan dan ekosistem. Selama Januari-April 2022, Kementerian KP menangani  pelanggaran terhadap 60 kapal perikanan, meliputi peringatan atau teguran tertulis untuk enam kapal dan pengenaan denda administratif terhadap 47 kapal. Kemudian, pembekuan perizinan berusaha untuk dua kapal, pencabutan perizinan berusaha terhadap empat kapal, dan proses pidana untuk satu kapal.

Pengurus Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin), Muhammad Bilahmar, meminta agar pemerintah mengumumkan dan menyosialisasikan hitungan denda sanksi administratif kepada seluruh pelaku usaha perikanan. Seperti halnya pengenaan denda terhadap pelanggaran lalu lintas, tarif denda terkait pelanggaran kapal perikanan perlu dirinci agar tidak menimbulkan keresahan bagi pelaku usaha. ”Hitungan denda sanksi administratif yang jelas dan rinci perlu diumumkan ke pelaku usaha. Tarif denda perlu dibuka agar transparan,” ujar Bilahmar. (Yoga)


Mei 2022, Harga Batubara Indonesia Turun

Yoga 17 May 2022 Kompas

Harga batubara acuan Mei 2022 turun menjadi 275,64 USD per ton dari sebelumnya 288,4 USD per ton pada April 2022. Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam siaran pers, Jumat (13/5), penurunan harga disebabkan China dan India meningkatkan produksi sembari mengurangi impor. (Yoga)

Penyaluran BLT Minyak Goreng Capai 95 Persen

Yoga 17 May 2022 Kompas

Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng oleh PT Pos Indonesia di Papua dan Papua Barat mencapai 95 %. Prosesnya melibatkan aparat keamanan di daerah rawan konflik. Kepala Kantor Pos Cabang Utama Jayapura Arya Febrianto, Senin (16/5), memaparkan, bantuan Rp 300.000 per bulan ditujukan bagi 384.784 keluarga penerima manfaat (KPM) di Papua dan 65.800 KPM di Papua Barat. (Yoga)

Revisi UU Cipta kerja Memasuki Fase Kritis

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan (H)

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di titik kritis. Mahkamah Konstitusi (MK) hanya memberikan waktu dua tahun sejak memutuskan sebagai UU inkonstitusional bersyarat 25 November 2021 lalu, hingga kini pemerintah dan DPR belum merampungkan draf revisi UU itu. Waktu pembahasan makin terbatas mengingat tahun 2023 sudah masuk tahun politik. Banyak yang khawatir. revisi UU Cipta Kerja gagal mencapai target sehingga sesuai putusan MK, beleid sapu jagad itu menjadi inskonstitusional. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono bilang, saat ini, ada dua wacana perbaikan UU Cipta Kerja yang berkembang di internal pemerintah. Pertama, putusan MK terkait UU Cipta Kerja adalah uji formil, bukan materil.

Oleh-Oleh Jokowi dari Negeri Uwak Syam

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Inilah sebagian oleh-oleh hasil lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu. Dari hasil pertemuannya dengan sejumlah pebisnis asal Negeri Uwak Sam, Presiden Jokowi mendapatkan komitmen tambahan investasi dari pebisnis AS bagi Indonesia. Pertama, tambahan komitmen investasi US$ 3 miliar dari Air Products & Chemicals Seifi Ghasemi. Presiden Jokowi bertemu CEO Air Products & Chemicals Seifi Ghasemi di Hotel Ritz Carlton, Washington DC, Kamis (12/5). Tambahan komitmen investasi setara Rp 43,78 triliun tersebut, akan digunakan untuk membangun fasilitas produksi hidrogen di Indonesia. Nilai ini di luar dari total rencana investasi US$ 15 miliar. Komitmen investasi kedua, berasal dari Chevron yang akan menggarap potensi geotermal dengan Pertamina. Chevron menjanjikan investasi US$ 10 miliar atau setara Rp 146 triliun untuk 10 tahun ke depan.

Saat Menambah Saham Sektor Konsumer

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lesu dalam sepekan terakhir, pasca libur Lebaran. Mengutip data Bloomberg, sepanjang 24 April hingga 13 Mei 2022, IHSG terjerembab 8,73% ke posisi 6.597,99. Hanya dua yang menghijau dari sebelas sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka adalah sektor transportasi dan logistik naik 1,99% dan sektor konsumer primer naik 1,61%. Analis Binaartha Sekurtias Ivan Rosanova mencermati, sektor-sektor yang memerah umumnya dipengaruhi oleh potensi imbas negatif arah kebijakan kenaikan suku bunga. Terlebih, setelah The Fed menaikkan suku bunga 50 basis poin. Analis menilai sektor transportasi dan logistik yang masih menghijau, cukup atraktif karena pulihnya aktivitas pengiriman. Sementara sektor barang konsumen, cukup lama terkena aksi jual sehingga kini valuasinya lebih menarik. 

Genjot Laba dari Proyek Infrastruktur

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil membukukan kinerja apik sepanjang kuartal I tahun ini. Bank milik negara ini mencetak pendapatan sebesar Rp 20,48 triliun, naik 17,1% secara year on year (yoy). Sementara laba bersih BMRI naik 70% yoy menjadi Rp 10 triliun. Analis Trimegah Sekuritas Prasetya Gunadi dalam riset pada 28 April 2022 menuliskan, perolehan laba bersih di atas ekspektasi yakni memenuhi 30,9% dan berdasarkan konsensus mencakup 30,6%. "Biaya provisi yang lebih rendah pada kuartal I-2022, Rp 3,9 triliun menjadi alasan apik laba BMRI," tulis dia. Sementara, penyaluran kredit BMRI naik 2,2% secara kuartalan menjadi Rp 1.072,9 triliun. Tulis Prasetya, hal itu didorong kredit dengan yield tinggi seperti segmen mikro dan komersil yang menjadi fokus utama BMRI ke depan. Analis MNC Sekuritas Tirta Citradi mengungkapkan, tahun ini, BMRI akan fokus membidik penyaluran kredit ke sektor infrastruktur dalam rangka memperkuat bisnis wholesale sekaligus mengincar kredit dengan yield tinggi. Dia melihat, kredit dengan yield tinggi memang menarik, hanya saja BMRI harus mengukur risiko. Ia meyakini, strategi itu sebagai cara BMRI menaikkan NIM. Apalagi, saat ini BMRI memiliki cost of fund rendah, di kisaran 1,2%, imbas struktur dana murah dengan perolehan CASA 70%. Kata Tirta, BMRI berhasil menjalankan strategi pertumbuhan digital organik lewat aplikasi Livin’ by Mandiri. Saat ini, jumlah pengguna 7 juta dengan nilai transaksi naik 49% yoy jadi Rp 508 triliun di kuartal I-2022.

Dollar Naik Pamor

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Rupiah bergerak melemah pada Selasa (17/5). Pergerakan rupiah akan merespon rilis data penjualan ritel AS yang naik jadi 1,1% dari 0,5%. Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin bilang, rupiah telah melemah dalam lima kali perdagangan beruntun. "Sentimen bunga The Fed yang agresif juga untungkan dollar AS," ujar dia. Sejatinya defisit neraca dagang menurun dari US$ 4,35 miliar menjadi US$ 3,25 miliar.

Pasar Lesu, Bankir Siapkan Right Issue

Hairul Rizal 17 May 2022 Kontan

Pasar modal semakin semarak dengan aksi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue di sektor perbankan. Aksi korporasi tersebut untuk memenuhi ketentuan modal inti minimal perbankan sebesar Rp 3 triliun pada akhir tahun ini. Beberapa bank yang akan menggelar rights issue tahun ini seperti Bank Aladin, Bank Bisnis, Bank Neo Commerce dan Bank Ina.  Namun, Senior Investment Analyst Infovesta Utama, Edbert Suryajaya menilai, prospek rights issue tersebut harus memperhatikan sentimen pasar yang berkembang. Oleh karena itu, kesuksesan rights issue bergantung pada pemilihan waktu yang tepat. Namun aksi korporasi ini diperkirakan tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya, terutama dari bank digital. Namun tidak menutup kemungkinan euforia akan kembali jika bank bisa mencari momentum tepat. Ke depan, saham-saham bank yang memiliki fundamental solid dan laba stabil bisa tetap mempertahankan minat investor. Dengan demikian saham- saham tersebut lebih dilirik investor. Apalagi, bagi perbankan yang valuasinya juga masih murah. Sementara emiten-emiten yang dari kondisi belum oke, meski prospek tumbuh akan lebih tertinggal. Terlebih, kenaikan suku bunga akan mempersulit akses terhadap modal baru. Sebab perusahaan yang sudah profit masih bisa mengandalkan pendanaan internal.

Pilihan Editor