Pelonggaran Prokes Jadi Titik Kebangkitan Sektor Transportasi
Pelonggaran protokol kesehatan (prokes) perjalanan dalam dan luar negeri diyakini menjadi ttik kebangkitan sektor transportasi. Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kebijakan pelonggaran penerapan prokes penggunaan masker serta perjalanan dalam dan luar negeri pada Selasa (17/5) lalu. Menindaklanjuti adanya kebijakan ini, Kemenhub telah menerbitkan surat edaran (SE) petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri, yaitu SE 54 Tahun 2022 untuk transportasi darat, SE 55 Tahun 2022 untuk trasnportasi laut, SE 56 Tahun 2022 untuk transportasi udara, dan SE 57 Tahun 2022 untuk transportasi perkertapian. Selain itu, Kemenhub juga menerbitkan SE juklak perjalanan orang luar negeri yaitu SE 58 untuk transportasi udara, SE 59 untuk transportasi laut, SE 60 untuk transportasi darat. SE Kemenhub tersebut diterbitkan merujuk pada SE Satgas Covid-19 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Pada Masa Pandemi Covid-19, yaitu SE Nomor 18 Tahun 2022 untuk perjalnan dalam negeri dan SE Nomor 19 Tahun 2022 untuk perjalanan luar negeri. (Yetede)
Tembus US$ 69,59 Miliar, Industri Manufaktur Masih Dominasi Ekspor
Industri pengolahan atau manufaktur masih memberikan konstribusi yang dominan terhadap nilai ekspor nasional, dengan capaian sebesar 74,46% sepajang Januari-April 2022. Selama empat bulan pertama 2022, kinerja pengapalan produk sektor menufaktur menembus hingga lebih US$ 69,59 miliat atau naik 29,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Guniwang Kartasamita menerangkan, hasil tersebut menunjukkan bahwa upaya dan kebijakan ekonomi nasional yang dilakukan oleh pemerintah berjalan dengan baik. Apalagi, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, sasaran ekspor Indonesia harus pada basis komoditas-komoditas dengan nilai tambah yang tinggi. "Tingginya dominasi sektor industri manufaktur pada capaian nilai ekspor nasional juga menstimulasi pengikatan nilai surplus terhadap neraca perdagangan kita saat ini," jelas Menperin. Surplus neraca perdagangan itu diperoleh dari nilai ekspor yang lebih tinggi dibandingkan nilai impor pada periode tersebut. (Yetede)
Luar Biasa! BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia Oleh Forbes Global 2000
Kinerja positif yang ditorehkan oleh perusahaan-perusahaan dari Indonesia mencatatkan pretasi gemilang di dunia internasional, salah satunya adalah masuknya tujuh perusahaan asal Indonesia di daftar 2.000 perusahaan terbesar di dunia versi majalah Forbes. Salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI yang dinobatkan menjadi perusahaan publik terbesar di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 Worlds Largest Public Company in Indonesia. BRI menempati rangking ke 349 dunia atau naik peringkat dari urutan ke 362 pada tahun lalu.
Mengutip situs resmi Forbes, terdapat 7 prusahaan publik di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut. dan 4 diantaranya adalah perusahaan BUMN. Dengan pencapaian ini, BRI menempatkan peringkat tertinggi di Indonesia untuk 8 tahun berturut-turut, "Hal ini tentu menjadi prestasi bagi perseroan, karena kendati ekonomi dihadang krisis akibat pandemi Covid-19, BRI tetap mampu menjaga kinerja positif. Hal tersebut diraih BRI dengan kembali fokus pada pemberdayaan dan menyelamatan segmen UMKM di masa sulit, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional," ujar Direktur Utama BRI Sunarso, menegaskan. (Yetede)
Rusia Berharap Terhindar dari Krisis Keuangan
Rusia yakin telah berhasil menghindarkan timbulnya krisis keuangan seiring reli mata uang rubel dan data-data ekonomi menunjukkan tanda-tanda merebak. Tetapi menurut para analis, data-data itu juga menutupi beberapa kenyataan buruk bagi Negara Beruang Merah. Meskipun inflasi di negara tersebut sedang tinggi, tapi terdapat pertanda bahwa kenaikan harga akan melambat dan terus menurun. Sementara mata uang Rubel telah berbalik dari titik rendah sepanjang masa pada Maret menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di dunia pada tahun ini.
Menurut laporan, inflasi Rusia mencapai tingkat tertinggi dalan dua dekade, 17,8% year-on-year (yoy) pada April atau naik dari 16,7% pada Maret. Namun kenaikan harga mulai menunjukkan tanda-tanda melambat. Disebutkan, laju pertumbuhan konsumen melambat tajam dari 7,6% pada Maret menjadi 1,6% pada April Sedangkan harga barang non-makanan naik 0,5% dibandingkan 11,3% pada Maret. Kondisi ini terjadi setelah Bank Sentra Rusia (CBR) menerapkan kenaikan suku bunga darurat yang mendorong suku bunga acuan negara dari 9,5% menjadi 20% pada akhir Februari, beberapa hari setelah invasi Rusia ke Ukraina, sebagai upaya untuk menyelamatkan rubel. (Yetede)
Inflasi Capai 9%, Rakyat Ìnggris Terbelit Kenaikan Biaya Hidup
Laju inflasi Inggris pada bulan lalu dilaporkan melonjak ke level tahunan tertinggi dalam 40 tahun atau sejak 1982. Kondisi ini akan memaksa Menteri Keuangan (Menkes) Rishi Sunak untuk memberikan tambahan bantuan kepada kelompok-kelompok rumah tangga rentan dan semakin terbelit oleh kenaikan biaya hidup. Sementara itu, Bank of England (BoE) terus menaikkan suku bunga kendati dibayangi resiko resesi. Kantor Statistik nasional atau Office for National Statistics (ONS) menyampaikan pada Rabu (18/5) bahwa inflasi harga konsumen mencapai 9% pada April2022. Menurut laporan, inflasi Inggris tergolong tertinggi diantara negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar di Eropa dan hampir pasti di kalangan negara-negara G-7. Apalagi Kanada dan Jepang belum melaporkan data April. Kemungkinan tidak akan menandingi pertumbuhan harga Inggris, yang tampaknya juga bakal bertahan lebih lama. "Kami tidak dapat melindungi rakyat sepenuhnya dari tantangan global ini, tetap memberikan dukungan yang signifikan dimana kami bisa dan siap untuk mengambil tindakan lebih lanjut," ujar Sunak, yang dilansir Reuters. (Yetede)
The Fed Tidak Ragu Terus Naikkan Suku Bunga
Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powel menekankan tekadnya untuk menurunkan laju inflasi dengan terus mendukung kenaikan suku bunga sampai harga mulai turun kembali ke level yang sehat. "Jika itu termasuk bergerak melewati tingkat netral yang dipahami secara luas, kami tidak akan rugi untuk melakukan. Kami bakal melakukan sampai kami merasa berada dimana kami dapat mengatakan kondisi keuangan berada ditempat yang tepat, (yakni) melihat inflasi turun. Kami akan menuju ke ttitik itu. Tidak ada keraguan tentang itu," ujar dia dalam wawancara dengan Wall Street Journal pada Selasa (17/5) Menurut Powel, setelah kenaikan itu, pergerakan 50 basis poin yang serupa kemungkinan akan terjadi di pertemuan berikutnya, selama kondisi ekonomi tetap serupa dengan sekarang. Powel juga kembali mengulangi komitmennya pada Selasa untuk mendekatkan inflasi ke target 2% The Fed sekaligus memperingatkan bahwa itu mungkin tidak mudah, dan dapat mengorbankan tingkat pengangguran 3,6% yang saat ini tepat diatas level terendah sejak akhir 1960-an. (Yetede)
Delegasi G20 Sepakati Lima Isu Digital Untuk Deklarasi Bali Package
Menteri Komunikasi dan Infromatika (Menkominfo) Johhny G Plate mengungkapkan, pada pertemuan Digital Economy Working Group (DEWG) 2022 kedua yang berlangsung di Yogyakarta, para delegasi dan berbagai negara G20 menyepakati lima sub topik digital untuk menjadi bahan deklarasi Bali Package. Menkominfo menjelaskan, dalam pertemuan kali ini, delegasi negara-negara G20 membahas lima sub topik itu. Pertama, people center digital conectivity. Intinya, pemulihan ekonomi paska pandemi Covid-19 sangat diperlukan pemanfaatan konektivitas digital dalam memecahkan berbagai sektor publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi. "Berangkat dari kebutuhan tersebut, DEWG kedua ini membahas pemahaman bersama akan konektivitas digital dengan menempatkan masyarakat sebagai fokus utama pengembangan konektivitas digital," ujarnya. (Yetede)
RI, Thailand, Vietnam Berebut Investasi Tesla
Indonesia, Thailand, dan Vietnam kini berebut investasi Tesla, pemain mobil listrik papan atas dunia asal Amaerika Serikat (AS). Pemerintah meyakini Tesla akan memilih Indonesia sebagai bisnis produksi sel baterai hingga perakitan EV, lantaran memiliki ekosistem lengkap, dari hulu ke hilir. "Tunggu waktu yang tepat, kami akan umumkan. Tetapi,yakinlah,Presiden Joko Widodo mempunyai jurus khusus untuk menaklukkan Elon Musk. Saya pribadi punya keyakinan, Insya Alah Elon Musk akan berlabuh di pangkuan Ibu Pertiwi." kata Bahlil Lahadahlia dalam acara dialoq. Indonesia, kata dia,juga menjadi ekosistem baterai EV terbesar di dunia melalui relisasi investai LG Electrinics (LG) dan Contemporary AMperex Technology Co, Limited (CATL). Kemudian raksasa otomotif Jerman Volkswagen dan BASF juga sudah masuk Indonesia. "Jadi, tidak ada lagi pemikiran, baterai EV dikuasai oleh satu negara tertentu. (Yetede)
Main Selundup Setelah Ekspor Ditutup
Pengungkapan dugaan penyelundupan minyak goreng dan bahan baku minyak goreng semakin gencar dilakukan setelah pemerintah menerapkan larangan ekspor produk minyak sawit. Larangan ini dinilai memicu pengusaha untuk mencari keuntungan lebih dengan menjual produk minyak sawit di luar negeri. "Tingginya harga minyak goreng dunia pastinya mendorong pelaku untuk mencari celah mendapatkan keuntungan," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Agus Andrianto, saat dihubungi, kemarin. Agus menyatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan untuk meningkatkan pengawasan di pelabuhan resmi dan tak resmi. Polri juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, serta Kejaksaan Agung mengungkapkan dugaan penyelundupan ini. Saat larangan ekspor tersebut terbit, dugaan penyelundupan marak muncul. Pada 12 Mei lalu, misalnya, aparat menyita delapan kontainer minyak goreng di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Yetede)
Konflik Kepentingan Penentu Kebijakan
Kejaksaan Agung menyebutkan Lin Che Wei atau Weibinanto Halimdjati punya peran dan sosok berpengaruh dalam pengambilam kebijakan izin ekspor minyak sawit mentah dan turunannya, termasuk minyak goreng, di Kementerian Perdagangan. Padahal, Lin Che Wei bukan merupakan pejabat ataupun pegawai kementerian tersebut. "Intinya, dia tak punya kedudukan apa-apa, baik jabatan struktural maupun ikatan kerja dengan Kementerian Perdagangan. Namun dia bisa menentukan kebijakan dan perusahaan yang bisa mendapat fasilitas ekspor," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumendana, kemarin 18 Mei. Lin, menurut penelusuran Kejaksaan Agung, diketahui ada di lingkaran Kementerian Perdagangan sejak Januari 2022. Saat itu, kelangkaan minyak goreng mulai terjadi di Indonesia. Namun nama Lin baru muncul saat Kejaksaan mulia memeriksa kasus dugaan korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya di Kementerian. (Yetede)









