Salurkan Kredit, Bank Digital Mulai Unjuk Gigi
Pada awal kehadirannya, bank digital memberikan pemanis menarik nasabah dengan menggelar berbagai promosi. Kini, kelompok bank ini mulai mengoptimalkan kinerja dengan menyalurkan kredit dan mengoptimalkan pendapatan berbasis komisi.
Direktur Utama BCA Digital, Lanny Budiati menyatakan, telah menyiapkan berbagai strategi di sepanjang 2022. Mulai meningkatkan customer-based berkualitas, mengembangkan produk-produk sesuai kebutuhan nasabah dan masyarakat serta menghasilkan pendapatan. Sementara Bank Neo Commerce mengoptimalkan kredit dan pendapatan berbasis komisi di tahun 2022. Presiden Direktur Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan menyatakan, dalam memacu pendapatan berbasis komisi, juga menggarap bisnis wealth management secara digital.
INVESTASI ENERGI HIJAU BERKILAU
Pengembangan energi baru terbarukan yang menjadi komitmen global ditangkap Indonesia sebagai peluang untuk mendorong terjadinya akumulasi investasi dalam menciptakan ketersediaan energi bersih nasional. Komitmen tersebut seiring dengan upaya pengurangan emisi karbon atau zero emission dari kegiatan operasional sektor industri. Sejalan dengan itu, dunia internasional terus menggaungkan ihwal penggunaan energi terbarukan (EBT) di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 yang berlangsung di Scholl, Elmau, Jerman. Terbaru, Jerman melalui Green Infrastructure Initiative berkomitmen untuk mengucurkan pendanaan sebesar 2,5 miliar euro selama 5 tahun. Dalam pertemuan itu, Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bersepakat memperkuat kerja sama di bidang EBT. Adapun, kebutuhan pendanaan untuk mengembangkan EBT di dalam negeri memang cukup besar agar bisa mencapai target netral karbon pada 2060. Presiden menyebutkan bahwa Indonesia setidaknya butuh hingga US$30 miliar untuk transisi energi 8 tahun ke depan. Oleh karena itu, tidak salah jika Presiden dan para menterinya kerap memperkuat kerja sama di bidang energi hijau itu.
Akan tetapi, upaya keras pemerintah belum bisa sejalan dengan implementasi di lapangan. Sepanjang Januari hingga saat ini, realisasi investasi sektor EBT dan konservasi energi baru US$0,67 miliar. Jumlah tersebut baru sekitar 16,9% dari target sepanjang tahun ini yang dipatok US$3,97 miliar. Selain itu, cara yang dilakukan Presiden juga bisa mendongkrak minat investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Pasalnya, Indonesia saat ini dianggap kurang menarik oleh investor yang ingin mengembangkan EBT, dan hal tersebut tercermin dari rendahnya realisasi investasinya. Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) pun menyebut Indonesia saat ini belum menjadi target investasi EBT dari sejumlah negara maju dibandingkan dengan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara. Ketua Umum AESI Fabby Tumiwa menerangkan, hal itu disebabkan sejumlah kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan cenderung kontraproduktif dengan agenda besar transisi energi. Malahan, beberapa kebijakan yang dikeluarkan justru menghambat daya tawar dari iklim investasi EBT di dalam negeri.
Presidensi B20 Indonesia Perkuat Peran Strategis Asean
Presidensi B20 yang dipegang oleh Indonesia sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam G20 akan memperkuat peranan strategis Asean di kancah global. Asean yang telah tumbuh menjadi kawasan regional yang terus mengembangkan kemitraan ekonomi dan perdagangannya memiliki peranan penting dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi dunia. Asean menyumbang peningkatan PDB yang signifikan seiring pertumbuhan ekonomi Asia, bahkan diprediksi 50% dari total PDB dunia pada 2040. Beberapa negara Asean seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Singapura bahkan sangat aktif memberikan pengaruh pada tata kelola rantai pasok di Asia Pasifik dengan kontribusi produksi dan distribusinya, mendorong peningkatan 40% total konsumsi dunia. Dengan Presidensi G20-B20 Indonesia, konsensus bersama yang akan dicapai melalui pertemuan multilateral ini diharapkan mampu memberi jalan keluar tidak hanya mengatasi krisis akibat pandemi, tetapi juga navigasi untuk berselancar atas situasi geopolitik dan geoekonomi dunia tersebut. Asean memegang peranan krusial dalam permasalahan dan tantangan global sebagaimana menjadi agenda penting Presidensi G20 Indonesia, yakni transisi energi, digitalisasi dan kesehatan global. Kerja sama regional ini mengemban posisi strategis perihal kemitraan ekonomi dan perdagangan global-multilateral yang berpotensi meningkatkan konektivitas, pertumbuhan dan pemulihan ekonomi dunia. Untuk transisi energi, Asean bahkan bergerak maju menjadikan pembangunan hijau sebagai fondasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi melalui kerjasama strategis dengan negara-negara yang telah lebih dahulu menginisiasi pembangunan hijau. Di antaranya melalui inisitiaf Asean Climate and Energy Project serta Working Group on Climate Change yang sukses merangkul banyak kerja sama strategis dengan negara-negara yang selangkah lebih depan soal penanganan masalah lingkungan serta perubahan iklim di seluruh dunia.
JELAJAH MAMMINASATA 2022 : KA Sulsel Gairahkan Ekonomi
Proyek kereta api Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diproyeksi rampung pada Oktober tahun ini diyakini mampu mengakselerasi perekonomian daerah. Saat ini, kereta api pertama di Indonesia timur dalam proses perampungan. Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan Andi Amanna Gappa menjelaskan pembangunan kereta api di Sulsel awalnya didesain untuk angkutan logistik, sehingga memiliki daya angkut yang lebih besar dari kereta di Jawa dan Sumatra. Namun, rencananya kereta api ini juga dapat digunakan untuk angkutan penumpang untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Menurutnya, dengan adanya kereta api ini akan menumbuhkan ekonomi baru di beberapa lokasi yang dilintasi. Ketika stasiun ada di lokasi tertentu, lanjutnya, di situ akan mendorong adanya pertumbuhan ekonomi.
Menguatkan Kembali Relasi Penghuni Bumi
Perubahan besar telah terjadi di Bumi. Platform digital global menciptakan gelembung informasi. Pandemi dan perang membatasi gerak orang dan barang. Dunia yang kian menyatu tak berbatas, kini menjadi penuh sekat. Banyak ahli memprediksi situasi ini akan membalikkan arah globalisasi dan jadi pertanda awal terjadinya deglobalisasi. Sampul majalah The Economist pun memberi judul ”Reinventing Globalisation”. Virus SARS-CoV-2 dan berbagai variannya semakin memutus interaksi penghuni Bumi. Pembatasan sosial berskala besar bahkan memutus interaksi fisik. Interaksi sosial menjadi terbatas dan berjarak. Pertemuan tatap muka berganti tatap layar. Perang Ukraina-Rusia yang diikuti pemberian sanksi ekonomi oleh negara-negara sekutu AS lebih memutus lagi relasi warga Bumi. Tidak hanya membatasi mobilitas orang, tetapi juga barang, bahkan peredaran uang.
Menghubungkan kembali relasi manusia di Bumi menjadi tugas utama ke depan. No one safe until everyone is. Semua manusia di Bumi hendaknya kembali terhubung dan bersinergi. Keselarasan bahkan perlu dibangun tidak saja antar sesama, tetapi juga dengan alam dan binatang yang juga menghuni Bumi. Gordon Allport, ahli psikologi AS, menjelaskan arti pentingnya kontak dalam membangun peradaban. Kisah pertemuan dua bersaudara kembar identik, Constand dan Abraham Viljoen, dengan Nelson Mandela, yang berhasil mencegah perang saudara jelang pemilu multirasial di Afrika Selatan, menjadi bukti betapa penting sebuah kontak. HUT Ke-57 Kompas mengangkat tema rekoneksi. Dengan saling terhubung, kita, bangsa, dan dunia akan jadi lebih baik. (Yoga)
BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia Versi Forbes Global 2000
BRI kembali menunjukkan prestasi terbaiknya dengan menjadi perusahaan publik terbesar dan terbaik di Indonesia dalam pemeringkatan Forbes 2022 Global 2000 World Larest Public Companies in Indonesia. Secara sensasional, BRI menempati ranking ke-349 atau naik dari peringkat 362 pada tahun lalu. Untuk meraih posisi bergengsi tersebut, terdapat empat aspek yang dinilai oleh Forbes yaitu, sales, profit, assets dan market value. Dirut BRI, Sunarso mengatakan, prestasi tersebut membuktikan pihaknya mampu menjaga kinerja positif yang berkelanjutan dengan manajemen risiko yang sangat terukur. (Yoga)
BRI Setor 27,09 Triliun Ke Negara Sepanjang Tahun 2021
Tak hanya perolehan laba yang signifikan, BRI juga telah menyetorkan dana Rp.27.09 triliun kepada negara sepanjang tahun 2021 lalu. Setoran tersebut terdiri dari pembayaran pajak senilai Rp. 20.17 triliun dan pembayaran dividen atas laba tahun buku 2020 senilai Rp. 6.92 triliun. Menurut Dirut BRI, Sunarso, keberhasilan BRI mencatatkan kinerja gemilang tahun lalu merupakan hasil strategi transformasi BRIvolution 2.0 pada tahun 2020 sehingga BRI mampu menghadapi tantangan dan peluang bisnis yang ada. (Yoga)
Dunia Dibayangi Ancaman Stagflasi
Konflik terkait geopolitik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia telah memporak porandakan pasar energi dan komoditas pangan, karena kedua negara merupakan penghasil utama komoditas energi dan pangan dunia. Invasi militer Rusia ke Ukraina menyebabkan aktivitas logistik di sekitar Laut Hitam terhenti. Sanksi yang diberikan Uni Eropa dan dunia kepada Rusia ataupun aksi balasannya menimbulkan implikasi luas, seperti kenaikan harga minyak, pangan, dan biaya distribusi global. Situasi diperparah dengan kondisi internal AS, China, dan Uni Eropa yang merupakan motor utama pertumbuhan global. China sedang tertekan akibat kebijakan penutupan wilayah karena kasus Covid-19 yang meningkat. Pergerakan harga komoditas pangan, energi, dan barang substitusi lain merangkak naik secara global. Inflasi di AS Mei 2022 tercatat 8,6 % secara tahunan, level tertinggi sejak 1982.
Inflasi Inggris pada April 2022 mencapai 9 % secara tahunan, tertinggi dalam 40 tahun. Tren kenaikan inflasi pada periode yang sama juga dialami Jerman (7,9 %), Italia (6,9 %), bahkan Lituania mencatat dua digit inflasi sebesar 18,9 %. Asia Tenggara tidak luput dari tren lonjakan inflasi global. Pada April 2022, Laos mencatatkan inflasi 9,9 %. Pada Mei 2022, Thailand mencatatkan inflasi 7,1 %. Inflasi Indonesia pada Mei 2022 terhadap Mei 2021 terbilang rendah, yakni 3,55 %. Meski masih rendah, sejak awal tahun inflasi Indonesia terus merangkak naik. Tren lonjakan inflasi secara global patut diwaspadai agar tidak tertransmisi pada kenaikan harga-harga di pasar domestik dalam negeri. Kondisi periode inflasi disertai penurunan pertumbuhan PDB disebut stagflasi.
Stagflasi berpotensi mengakibatkan jumlah pengangguran meningkat pesat. Adapun cara mengatasi stagflasi ini adalah menjaga agar pertumbuhan ekonomi terus meningkat sehingga bisa mengurangi pengangguran. Untuk mengantisipasi efek buruk dari stagflasi, inflasi di Indonesia perlu dijaga agar tetap rendah. Di tengah situasi serba tak pasti ini, diperlukan mitigasi untuk mengantisipasi situasi secara jangka pendek dan panjang. Kenaikan harga komoditas energi dan pangan akan menekan postur APBN. Alokasi anggaran untuk subsidi akan membengkak. Untungnya, penerimaan juga meningkat akibat kenaikan harga komoditas, khususnya batubara dan minyak sawit sebagai komoditas utama ekspor Indonesia, sehingga meski subsidi meningkat, defisit fiskal 2022 diproyeksikan masih bisa turun dari 4,85 menjadi 4,5 %. (Yoga)
Paradoks Bisnis Teknologi Digital
Setengah tahun pertama 2022, kita merasa di tengah keyakinan bahwa teknologi digital kian tak terbendung, tetapi bercampur keraguan akan prospek bisnisnya. Perang Rusia-Ukraina, inflasi, dan ancaman resesi berdampak terhadap industri teknologi digital. Perang Rusia-Ukraina berdampak banyak, termasuk terhadap pengembangan pasar dan investasi perusahaan teknologi, termasuk rintisan bidang teknologi (start up). Dari data Crunchbase, dalam tujuh tahun terakhir, investor strategis dan ventura di Rusia berpartisipasi dalam lebih dari 300 putaran pendanaan perusahaan rintisan berbasis di AS. Saat Bank Sentral AS, The Fed, menaikkan suku bunga, investor bakal rasional. Likuiditas jadi ketat. Akhir April 2022, mengutip The New York Times, enam perusahaan raksasa teknologi, Apple, Microsoft, Google, Amazon, Facebook, dan Netflix, secara kolektif kehilangan nilai pasar 2,2 triliun USD.
Managing Partner Strategy and Transactions Ernst & Young Indonesia David Rimbo, mengatakan, harga saham teknologi, baik di tingkat global maupun di Indonesia, anjlok. Sejumlah start up yang melantai di pasar saham 2022 harga sahamnya sempat lebih rendah dari penawaran awal. Kabar PHK menyeruak. Di AS, sejumlah perusahaan teknologi merumahkan sebagian karyawan, seperti Uber dan RobinHood. Entitas lokapasar asal Singapura, Shopee, cabut dari Spanyol pada 17 Juni setelah cabut dari Perancis dan India, Maret 2022, lima bulan setelah membuka bisnis di kedua negara itu. Di Indonesia beredar kabar senada. Mekanisme mengelola bisnis berkelanjutan akan menjadi satu-satunya cara bertahan dari gempuran persaingan atau kondisi makro ekonomi. (Yoga)
Jatuh Bangun Ketahanan Energi Indonesia
Sejalan dengan penanganan pandemi
yang membaik, aktivitas manusia mulai bergeliat, demikian pula industri, pusat
bisnis, dan komersial. Secara perlahan, harga minyak mentah merangkak naik.
Pada Januari 2022, jenis Brent tercatat seharga 86 USD per barel. Saat perang
Rusia-Ukraina meletus pada pekan terakhir Februari, harga minyak pada bulan
tersebut melonjak menjadi 96 USD per barel. Puncaknya, minyak mentah sempat
menyentuh harga 139 USD per barel pada awal Maret 2022. Sebagai negara net
importer minyak, Indonesia sama sekali tak diuntungkan dengan tingginya harga
minyak mentah kali ini. Pemerintah dipaksa menambah anggaran subsidi BBM,
khususnya jenis Pertalite (RON 90). PT Pertamina (Persero) menjual Pertalite
seharga Rp 7.650 per liter, sedangkan harga keekonomiannya saat ini di kisaran
Rp 12.000 per liter. Sementara jenis Pertamax (RON 92) dijual Rp 12.500 per
liter di saat harga keekonomiannya menyentuh Rp 17.000 per liter.
”Arus kas Pertamina menjadi negatif sejak awal tahun karena harus menanggung selisih harga jual BBM eceran,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Banggar DPR pada 19 Mei 2022. Pada Maret 2022 arus kas operasional Pertamina sudah negatif 2,44 miliar USD. Seperti data yang dipaparkan Sri Mulyani dalam rapat tersebut, jika tak ada tambahan penerimaan dari pemerintah (kompensasi atas selisih harga jual BBM eceran oleh Pertamina), pada akhir tahun ini kas Pertamina diperkirakan bisa defisit hingga 12,98 miliar USD. Situasi ini akan menurunkan peringkat kredit Pertamina. Tahun ini, subsidi energi (BBM, elpiji, dan listrik) yang diproyeksikan Rp 134 triliun membengkak jadi Rp 208,9 triliun. Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro (23/6) mengatakan, tingginya harga minyak mentah dunia saat ini sebenarnya bisa menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengoptimalkan sumber daya dalam negeri. Mengutip data SKK Migas, dari 128 cekungan di Indonesia, masih ada 68 cekungan yang belum diteliti mengenai kandungan sumber daya migasnya. (Yoga)









