Kyiv Siaga Menyambut Kunjungan Presiden Jokowi
Indonesia akan menunjukkan solidaritas pada kemanusiaan dan kontribusi pada upaya perdamaian Ukraina-Rusia lewat kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina serta Rusia. Bantuan kemanusiaan akan diserahkan di sela-sela lawatan presiden ke Ukraina. Sehari menjelang kedatangan Presiden Jokowi, penjagaan di Kyiv terlihat lebih ketat daripada hari-hari sebelumnya. Sejak Minggu siang, media-media Ukraina telah memberitakan rencana kunjungan itu. Pada Selasa siang (28/6), jumlah aparat bersenapan di sekitar Alun-alun Kemerdekaan atau Maidan Plaza lebih banyak dibandingkan dengan hari sebelumnya, terlihat regu-regu patroli polisi, tentara, dan wajib militer yang menenteng aneka senapan. Pada Selasa kemarin, hanya pekerja media yang terdaftar di markas besar Angkatan Bersenjata Ukraina yang boleh merekam video dan foto. Petugas patroli menanyakan kartu akreditasi dari militer sebelum mengizinkan perekaman video dan foto.
Anggota badan keamanan nasional dan protokoler kepresidenan Ukraina juga terlihat di sejumlah lokasi yang akan disambangi Presiden Jokowi. Sejak Selasa pagi, mereka, antara lain, terlihat di jalan-jalan sekitar Maidan Plaza. Bersama anggota Paspampres dan protokoler kepresidenan RI, mereka, antara lain, membahas mekanisme pengangkutan rombongan Presiden RI selama di Ukraina. Untuk perjalanan menuju Ukraina, menurut Komandan Paspampres Mayjen Tri Budi, pengamanan melekat pada Presiden dan Ibu Negara Nyonya Iriana dilakukan 39 personel. Berbagai antisipasi sudah dilakukan sejak sebelum keberangkatan Presiden Jokowi dengan sejumlah latihan di Mako Paspampres di Jalan Tanah Abang 2, Jakarta.
Di Ukraina, agenda utama Presiden adalah menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Mariinsky, Kyiv, yang merupakan kantor kepresidenan Ukraina, terletak 2 km dari Alun-alun Kemerdekaan atau Maidan Plaza. Agenda lain di Ukraina meliputi penyerahan bantuan kemanusiaan. Presiden juga dijadwalkan meninjau beberapa lokasi di Ukraina. Kedubes RI di Kyiv terus mematangkan agenda lawatan dengan Istana Mariinsky. Sejumlah sumber di Kemenkes Ukraina membenarkan, Indonesia akan memberi bantuan kesehatan senilai 5 juta USD. Dalam agenda, Presiden Jokowi dijadwalkan melawat ke rumah sakit dan klinik yang menerima bantuan dari Indonesia. (Yoga)
PEMBANGUNAN DESA TERTINGGAL, Angin Perubahan Baik Berembus di Aik Mual
Wajah Dusun Aik Mual, Desa Sekotong Timur, Lombok Barat, NTB, perlahan berubah ketika tersedia fasilitas pendidikan, kesehatan, dan air bersih sejak 2016. Kini, perkawinan anak juga coba dikikis habis. Saat ini sudah ada AFC Health Center alias Puskesmas Pembantu Plus Bakti Nusantara Aik Mual, selain dilengkapi peralatan medis, di puskesmas ini juga terpasang instalasi listrik tenaga surya sehingga pelayanan tak akan terganggu jika listrik padam. Tersedia pula sumur, tendon air, dan toilet komunal yang sangat membantu kebutuhan dasar warga. ”Alhamdulillah sekarang tak jauh lagi ambil air. Warga dusun lain juga bisa ke sini. Jalan sudah ada, paling lama 5-10 menit (naik sepeda motor) sudah dapat air bersih. Kalau mau berobat sudah dekat, turun bukit jalan kaki paling 15-30 menit sampai. Ini membantu dan jadi mudah sekarang,” kata Muainah (38), Jumat (24/6).
Pembangunan berbagai fasilitas publik di Aik Mual dan beberapa dusun lain itu dimotori oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) bersama Pemkab Lombok Barat, Kepolisian Daerah NTB, dan didukung TNI. Berdasarkan data YTBN, dari lima dusun di Desa Sekotong Timur, yaitu Aik Mual, Memomang, Aik Mual Utara, Bunleleng, dan Bunleleng Selatan, ada 286 keluarga dari 345 keluarga (82,89 %) yang belum memiliki akses pada jamban bersih. Hal ini diperparah sulitnya mendapatkan akses air bersih dan fasilitas kesehatan. Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid menegaskan, pihaknya akan melanjutkan program yang digagas bersama YTBN. Salah satunya, menyalurkan atau membuat penampungan air bersih di sejumlah dusun sekitar. Tantangan itu tentu tak mudah karena kondisi geografis Desa Sekotong Timur merupakan perbukitan.
Perubahan di Dusun Aik Mual serta kawasan Desa Sekotong Timur juga terlihat dari pola pikir warga. Kepala Dusun Aik Mual Mudtazam (30) mengatakan, sebelum ada program pembangunan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) serta program pembelajaran dan penyuluhan dari YTBN, dirinya dan warganya sangat tertutup. Mudtazam juga pelaku perkawinan anak. Menikah pada usia di bawah 15 tahun merupakan hal biasa di dusunnya itu. Penetrasi pembangunan mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga akses air bersih serta perjumpaan yang intens dengan sukarelawan YTBN ataupun petugas pemerintah daerah, polisi, dan TNI membuka cakrawala warga. (Yoga)
G7 Janji Bantu Atasi Krisis Pangan Global
Kelompok tujuh negara terkaya di
dunia atau G7 menjanjikan tambahan dana 4,5 miliar USD untuk mengatasi risiko
krisis pangan global. Mereka juga meminta agar tidak ada negara ataupun
korporasi yang menumpuk pasokan pangan. Pada saat yang sama harus ada solusi untuk
perkara ditutupnya Laut Hitam sehingga ekspor komoditas pangan dari Rusia dan
Ukraina terhalang. Hal itu dibahas dalam KTT G7 di Elmau, Jerman, Selasa (28/6),
dimana Presiden Indonesia Jokowi turut hadir sebagai tamu dalam KTT itu.
Uni Eropa mengemukakan usulan untuk meningkatkan produksi pupuk di Afrika agar tidak tergantung impor dari wilayah lain. Usulan ini diterima oleh G7, yang juga menambahkan agar ada bantuan untuk menaikkan produksi pangan di negara-negara yang berisiko terdampak krisis. (Yoga)
INDONESIA-BANGLADESH, Setengah Abad Merawat Persahabatan
Bangladesh dan Indonesia memiliki hubungan diplomatik yang spesial. Keduanya sahabat sekaligus mitra kerja sama yang saling menguntungkan. 50 tahun lalu, pada 25 Februari 1972, Menlu RI Adam Malik menyampaikan keputusan mengakui kemerdekaan Bangladesh. Indonesia menjadi negara ke-45, sekaligus negara terakhir di Asia yang memberikan pengakuan. Pertimbangan utama pengakuan itu adalah perdamaian. Kala itu Bangladesh masih berkonflik dengan Pakistan. Peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Bangladesh dan Indonesia digelar Kedubes Bangladesh di Jakarta, Selasa (21/6). Dubes Bangladesh untuk Indonesia Mohammad Mostafizur Rahman menuturkan, Indonesia dan Bangladesh selama ini berbagi nilai dan persepsi yang sama tentang pembangunan ekonomi, demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan jender, perdamaian dunia, serta aturan dan stabilitas internasional.
Besarnya populasi kedua negara mendukung kerja sama yang menguntungkan di bidang perekonomian. Perdagangan bilateral mencapai 3,03 miliar USD pada tahun 2021, naik dari 1,66 miliar USD pada tahun 2017. Ekspor Indonesia ke Bangladesh tahun lalu mencapai 2,92 miliar USD. Indonesia menikmati surplus perdagangan atas Bangladesh. Bangladesh membeli batubara, minyak sawit, gas alam cair, suku cadang otomotif, rempah-rempah, dan karet dari Indonesia dalam jumlah besar. Tak hanya itu, PT INKA memasok 400 kereta ke Bangladesh. Pemerintah kedua negara berupaya terus mendekatkan hubungan bilateral. Pada April, rute penerbangan Medan-Dhaka dibuka untuk meningkatkan konektivitas. Upaya lain berupa pertukaran pelajar dan pemberian beasiswa. Investasi di Bangladesh terbuka lebar karena negara ini pintu gerbang ke negara-negara Asia Selatan. (Yoga)
Melambat untuk Menjawab Krisis
Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya teratasi, dunia menghadapi kombinasi krisis energi dan pangan. Solusi yang kita pilih untuk mengatasinya akan sangat menentukan tingkat keparahan masalah berikutnya : krisis iklim. Invasi Rusia ke Ukraina memicu sanksi larangan impor energi negara-negara Barat dari Rusia, yang dibalas Rusia dengan menghentikan pengiriman bahan bakar ke sejumlah negara Eropa. Padahal 41 % kebutuhan gas Eropa dipasok Rusia. Begitu Rusia memangkas kapasitas pipa Nord Stream 1 yang mengalirkan gas ke Eropa pekan lalu, Jerman mengumumkan kondisi darurat dan menyatakan bakal menghidupkan kembali pembangkit listrik tenaga batubara. Austria, Belanda, dan Italia segera mengikuti.
Lonjakan harga pangan yang terjadi sejak pertengahan 2020 akibat pandemi Covid-19 dan cuaca buruk diperparah oleh perang Rusia-Ukraina. Kedua negara itu adalah pengekspor pangan utama, menyumbang 30 % ekspor gandum global dan berperan dalam pasokan pupuk global. Harga pangan yang meningkat tajam dua tahun terakhir bakal naik lebih tinggi lagi jika harga bahan bakar terus naik. Gabungan krisis energi dan pangan global menjadi sumber petaka bagi negara-negara yang fondasi ekonomi-politiknya rapuh. Di Sri Lanka, orang mengantre bermil-mil untuk membeli bahan bakar. Kebangkrutan ekonomi dan jeratan utang membuat negara ini kesulitan membeli bahan bakar dan makanan.
Dunia harus mencari solusi jangka pendek atas hilangnya pasokan minyak dan gas dari Rusia, hal ini harus jadi momentum untuk mempercepat transformasi energi terbarukan, termasuk transfer teknologi ke negara-negara berkembang dan miskin. Jalan lain yang juga harus ditempuh adalah mengurangi konsumsi, terutama di negara-negara maju dengan emisi per kapita terbesar. Seperti diingatkan sejarawan Aviva Chomsky dalam bukunya Is Science Enough? Forty Critical Questions about Climate Justice (2022), penyebab sebenarnya perubahan iklim adalah sistem ekonomi global yang konsumtif dan tidak adil. Umat manusia membutuhkan energi dan pangan, tetapi kita harus memprioritaskan kebutuhan dasar manusia di atas kemewahan kelompok elite di Bumi ini. Ada biaya dan pihak lain yang lebih membutuhkan untuk setiap bentuk energi dan pangan yang dihamburkan. (Yoga)
Subsidi Energi Dinilai Belum Tepat Sasaran
Mekanisme penyaluran subsidi energi dinilai mendesak diperbaiki agar lebih tepat sasaran. Jika penyalurannya tidak tepat, gelontoran anggaran untuk subsidi dan kompensasi energi yang tahun ini mencapai Rp 500 triliun akan minim manfaatnya bagi pemulihan ekonomi nasional. Bank Dunia dalam laporan Indonesia Economic Prospects Juni 2022 menyebutkan, anggaran subsidi energi yang bersumber dari APBN sebagian besar menguntungkan rumah tangga kelas menengah atas. Kedua kelompok rumah tangga itu menyerap 42-73 % BBM bersubsidi dan 29 % elpiji bersubsidi. Bank Dunia merekomendasikan pemerintah menghapus subsidi energi guna memperbesar alokasi anggaran untuk bantuan sosial.
Penghentian subsidi energi dapat menghemat dana sebesar 1 % dari PDB. Penghematan dapat dialihkan untuk menambah anggaran untuk bantuan sosial sebesar 0,5 % dari PDB sebagai bantalan ekonomi kelompok rumah tangga bawah. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio N Kacaribu (28/6) menyatakan, saat ini subsidi energi turut dinikmati oleh golongan masyarakat mampu, hanya 23,3 % penggunaan elpiji 3 kg oleh masyarakat golongan miskin, sementara 57,9 % lainnya merupakan golongan masyarakat mampu. (Yoga)
Gerakan Konsumen untuk Pertanian Organik
Duta Organik Indonesia Soekirman menyatakan, gerakan konsumen dibutuhkan untuk meningkatkan pertanian organik. ”Semakin banyak konsumen yang sadar akan kebutuhan pangan sehat, pertanian organik pun berkembang,” kata Soekirman dalam seminar bertema ”Menuju Kebijakan dan Inovasi Pangan Sehat Berkeadilan bagi Petani”, di Medan, Sumatera Utara, Selasa (28.6). (Yoga)
Harga Cabai Tembus Rp 100.000 Per Kilogram
Harga cabai rawit merah di DKI Jakarta dalam dua pekan terakhir terpantau tinggi, di atas Rp 100.000 per kg. Lya Imbasari, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta, Selasa (28/6), menjelaskan, saat ini kondisi pasokan cabai yang masuk ke Jakarta memang berkurang. Hal ini dikarenakan di daerah-daerah sentra produksi cabai tengah mengalami kendala produksi. (Yoga)
Kondisi Global Untungkan Indonesia
Kondisi ekonomi yang kini diambang krisis akibat lonjakan harga energi dan pangan menguntungkan Indonesia. Sebagai salah satu produsen energi dan pangan terbesar di dunia, Indonesia justru memetik keuntungan berupa windfall profit, yang cukup untuk menjaga subsidi dan menggerakkan ekonomi nasional. Namun, pemerintah dihimbau untuk tidak membuat kebijakan yang melawan pasar. Selain kenaikan ekspor, pemulihan ekonomi makin kuat tahun 2022 lantaran faktor pandemi yang sudah bisa diatasi sehingga mendorong peningkatan mobilitas, kegiatan industri di dalam negeri, dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bahkan sudah melampaui level sebelum pandemi Covid-19 sebesar 5,20% pada tahun 2019. Badan Pusat Statistik mencatat pada kuartal I-2022 pertumbuhan ekonomi RI menembus 5,01% dan pada kuartal II diperkirakan bisa lebih tinggi, sehingga tahun 2022 bisa mencapai 5,1-5%. (Yetede)
33 Bank Raih Digital Banking Award
Sebanyak 33 bank meraih penghargaan pada ajang Digital Banking Award 2022 (DBA 2022) yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (28/6). Penghargaan yang baru pertama kalinya digelar itu diberikan oleh Majalah Investor-Berita Satu Media Holdings (BSMH) bekerja sama dengan Intellectual Business Community (IBC). Ketua Dewan Juri DBA 2022 Bayu Prawira Hie menjelaskan, pemeringkatan dan pemberian penghargaan ini dimaksud untuk mempercepat transformasi digital perbankan di Indonesia. "Acara ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dan OJK dalam mendorong transformasi digital sektor perbankan, mendorong bank-bank untuk memperbaiki kualitas layanan digital, serta mendorong terjadinya akselerasi pembentukan ekosistem digital perbankan di Indonesia," ujar Bayu dalam pernyataannya. (Yetede)









