;

Menaker Lepas 150 Perawat Profesional ke Arab Saudi

Yuniati Turjandini 30 Jun 2022 Investor Daily

Menteri Ketenagakerjaan (menaker) Ida Fauzyah melepas 150 pekerja migran Indonesia (PMI)  profesional di bidang kesehatan itu ke Arab Saudi  untuk memenuhi permintaan  pemerintah Arab Saudi. Mereka akan ditempatkan dan bekerja di klaster-klaster kesehatan di Arab Saudi. "Kalian semua duta bangsa. Bekerjalah dengan penuh rasa syukur sehingga saudara sekalian dapat mencerminkan citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar, bangsa yang santun, bangsa yang taat aturan dan bangsa yang unggul sumber daya manusianya. Jagalah marwah diri dan jaga kehormatan bangsa Indonesia." ucap Ida Fauzyah dalam siaran pers, Rabu (29/6). Keberadaan 150 PMI profesional di bidang kesehatan itu harus diglorifikasikan  kepada masyarakat Indonesia secara luas. Ida berharap, pelepasan PMI ini dapat membuka cakrawala masyarakat tentang besarnya peluang kerja di luar negeri. Sehingga mereka berpacu untuk membekali diri dengan kemampuan dan keahlian khusus sejak dibangku sekolah. (Yetede)

Pindah Komando Penanganan Wabah

Yuniati Turjandini 30 Jun 2022 Tempo (H)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, langsung memimpin rapat koordinasi penanganan penyakit  mulut dan kuku (PMK) setelah tongkat komando beralih ke lembaga tersebut. Dalam forum itu, dia mengatakan strategi penanganan wabah PMK tak akan jauh berbeda seperti  menghadapi Covid-19. Dengan pengalaman tersebut, dia berharap BNPB bisa membantu mempercepat penanganan penyakit itu. Kepada para juru warta, dua hari lalu, Suharyanto menyebutkan penanganan wabah PMK akan melibatkan sejumlah pakar yang kompeten dalam menangani penyakit hewan. Ia meminta pemerintah daerah memastikan dokter hewan dan otoritas veteiner sebagai pejabat otoritas veteriner (POV). Hingga kemarin sore lebih dari 290 ribu hewan terjangkit penyakit ini. Setelah terdeteksi di Jawa Timur pada akhir April lalu, wabah PMK sudah menyebar di 19 provinsi. "Kami mendorong pemerintah daerah mereaktivasi satgas, yang dulu di era satgas Covid-19 sampai ke tingkat satgas PPKM mikro, karena PMK ini ada ditingkat desa," katanya Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. (Yetede)

Daging Terjangkit untuk Stok Pangan

Yuniati Turjandini 30 Jun 2022 Tempo (H)

Para peternak meminta pemerintah membeli dari daging sapi yang terkena penyakit kuku dan mulut (PMK). Usul tersebut diajukan untuk menekan kerugian akibat turunnya harga daging yang bergejala ataupun terjangkit virus. Selain itu, jika sapi mati peternak harus mengeluarkan biaya pemusnahan. Ketua Umum Himpunan Ternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI). Nanang Purus Subendro, menyatakan daging sapi yang diserap bisa dimanfaatkan sebagai stok pangan nasional. "Kami sudah bertemu dengan Badan Pangan Nasional. Sedang dibuatkan skema penyerapan daging  ternak yang terjangkit," tuturnya saat dihubungi kemarin. Anggota Komunitas Sapi Indonesia (KSI) Jombang, Rahardi Gautama, mengatakan penyerapan oleh pemerintah bisa membantu memutus rantai penularan PMK. "Karena tidak terjadi lagi pemotongan di belakang rumah ataupun ternak mati sia-sia. Dengan adanya rumah potong hewan yang  menampung sapi terjangkit PMK, penyebaran wabah dapat dicegah," katanya. (Yetede)

Aman di Konsumsi Manusia

Yuniati Turjandini 30 Jun 2022 Tempo (H)

Para praktisi kesehatan hewan dan peternak menjamin daging hewan ternak yang tertular wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) masih aman di konsumsi manusia. Dosen dari Divisi Kesehatan dan Masyarakat Veteriner dan Epidemiologi Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis di Institutut Pertanian Bogor (IPB), Denny Widada Lukman, virus mematikan pada ternak berkaki belah, seperti sapi, kambing, domba, dan babi, itu tidak akan menular ke manusia. "Jika PMK ibarat kunci, tidak ada lubang kunci yang pas bagi PMK pada sel manusia. Artinya, mustahil menular," kata dia kepada Tempo. Denny, yang juga dokter hewan, tak menampik soal imbauan pemerintah di berbagai daerah soal prosedur pengkonsumsian daging hewan yang terjangit PMK. Namun kaidah yang juga diakui Organisasi Kesehatan Hewan Dunia  itu dibuat untuk menahan laju  penularan PMK pada hewan, alih-alih melindungi kesehatan manusia. 

NFT KOMPAS, Keping Sejarah di dalam ”Blockchain”

Yoga 30 Jun 2022 Kompas (H)

Koleksi ”non-fungible token” atau NFT bertajuk ”Indonesia dalam 57 Peristiwa” dari harian ”Kompas” memantik beragam kisah bagi para kolektor. Mereka yang mengoleksi aset itu memetik cerita baru dari masa lalu. Ada pula yang meruwat cerita lama agar tak lekas hilang dari ingatan. NFT Kompas turut meramaikan OpenSea, salah satu lokapasar di jaringan rantai blok (blockchain) Ethereum sejak perilisan perdana pada Selasa (28/6). Meski begitu, euforia terhadap koleksi ini sudah hadir sejak sehari sebelumnya. Pada Rabu (29/6) malam, 41 dari 57 koleksi NFT Kompas telah dimiliki sejumlah pengguna. Dari puluhan pengguna, ada Peter Cung (29) yang mengoleksi edisi ”Jatuhnya Orde Baru”, arsip Kompas tahun 1998. Dia begitu terobsesi dengan edisi berjudul ”Pak Harto: Saya Ini Kapok Jadi Presiden” pada halaman utama itu.

Banyak kolektor NFT Kompas lain juga turut berbagi kisah di sejumlah media sosial. Hadi Ismanto (33) turut berbangga mengoleksi tiga NFT sekaligus dari Kompas, antara lain edisi ”Emas Pertama RI di Olimpiade” tahun 1992, ”Pemberedelan Media Massa” tahun 1994, dan ”Pemilu” tahun 2014. Awalnya, Hadi mengoleksi edisi ”Pemberedelan Media Massa” lantaran kedekatan pada industri media. Hadi merasa peristiwa itu penting. Edisi itu juga membuatnya teringat peran media massa yang begitu signifikan pada masa itu saat kebebasan berpendapat sangat dibatasi  pemerintah.

Bagi sejumlah kolektor, edisi ”Indonesia dalam 57 Peristiwa” menjadi semacam cara untuk merawat kepingan sejarah. Randy Nugraha (40), misalnya, turut mengoleksi edisi ”Operasi Seroja ke Timor Timur” yang terbit di Kompas tahun 1975 karena menganggapnya sebagai tonggak sejarah yang berdampak besar terhadap Indonesia dan dunia internasional. Kejadian ini berkaitan dengan rencana deklarasi kemerdekaan Republik Demokratik Timor Timur pada saat itu. Pendiri Komunitas Historia Indonesia, Asep Kambali, menuturkan, sejarah ditulis para pemenang, sementara masa depan ditulis mereka yang mau berjuang. Inisiatif peluncuran arsip berita dalam bentuk NFT yang dilakukan Kompas,  merupakan bentuk perjuangan untuk merawat ingatan bangsa agar tetap hidup di memori generasi muda. (Yoga)


Indonesia Siap Jadi Pendamai Ukraina-Rusia

Yoga 30 Jun 2022 Kompas (H)

Indonesia menawarkan diri menjadi pembawa pesan damai antara Ukraina dan Rusia yang sedang berperang. Indonesia juga berusaha mendorong agar hambatan ekspor aneka komoditas kedua negara itu bisa segera diatasi. Dengan demikian, aneka komoditas itu bisa masuk pasar internasional. Tawaran tersebut disampaikan Presiden Jokowi kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Rabu (29/6) dalam pertemuan di Istana Mariinsky, Kyiv, Ukraina. Zelenskyy menerima Jokowi dalam pertemuan bilateral pada pukul 15.15-16.10 waktu setempat. ”Saya menawarkan diri  membawa pesan dari Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin yang akan saya kunjungi segera,” ujarnya.

Selepas dari Kyiv, Jokowi akan bertolak menuju Moskwa, Rusia. Di sana, Presiden Rusia Vladimir Putin akan menerima Jokowi di Kremlin atau kantor kepresidenan Rusia. Pertemuan di Kremlin dijadwalkan pada Kamis (30/6) ini. Seusai pertemuan dengan Zelenskyy dan sebelum meninggalkan Kyiv, Presiden Jokowi bersama Menlu Retno LP Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung menerima Kompas. Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan, yang terpenting dalam kunjungannya ke Ukraina dan Rusia adalah mengupayakan titik temu di antara kepentingan kedua negara sehingga perang bisa berakhir. Persoalan pangan yang sangat genting dinilai dapat menjadi titik temu tersebut. (Yoga)


Ledakan Informalisasi Kerja

Yoga 30 Jun 2022 Kompas

Berdasarkan data BPS, jumlah pekerja informal naik dari 75,5 juta orang sebelum pandemi (Februari 2020) menjadi 77,68 juta orang di awal pandemi (Agustus 2020). Pada Februari 2021, jumlah pekerja informal naik lagi menjadi 78,14 juta orang. Jumlah tersebut kemudian sempat turun tipis pada Agustus 2021 menjadi 77,91 juta orang. Fenomena meningkatnya pekerja informal di awal pandemi itu bisa dipahami sebagai respons atau siasat menghadapi krisis. Saat itu, lowongan kerja di sektor formal memang terbatas. Berbagai sektor usaha masih terpuruk sehabis diterjang  gelombang Covid-19. Akan tetapi, pada Februari 2022, ketika pertumbuhan ekonomi kembali menguat selama dua triwulan berturut-turut di kisaran 5 %, jumlah pekerja di sektor informal justru meledak.

BPS mencatat, ada 81,33 juta pekerja informal pada Februari 2022, bertambah 3,19 juta orang dibanding tahun sebelumnya. Jumlah pekerja informal ini bertambah 5,83 juta orang dibandingkan kondisi sebelum pandemi (Februari 2020). Alih-alih mereda, tren informalisasi kerja justru kian menjadi-jadi. Hasil olahan terhadap data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2022 oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menunjukkan, dalam satu tahun terakhir, ada 4,55 juta tenaga kerja baru yang terserap di pasar kerja. Namun, 70,1 % (3,19 juta orang) masuk ke sektor informal. Informalisasi kerja yang meledak justru ketika perekonomian berada di jalur pertumbuhan positif itu menunjukkan adanya problem struktural yang lebih mendasar. Anomali ini juga mencerminkan realitas bahwa pertumbuhan ekonomi 5 % yang dicapai selama dua triwulan terakhir ini sebenarnya belum cukup berkualitas.

Ekonom Indef, Abdul Manap Pulungan, mengatakan, ledakan informalisasi itu tidak lepas dari gejala deindustrialisasi dini selama 15 tahun terakhir ini. Total kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB nasional terus menurun. Pada triwulan I- 2022, kontribusi sektor pengolahan 19,19 %, turun dari 19,83 % pada tahun sebelumnya. Meskipun nilai investasi di sektor sekunder naik dan indeks manufaktur selalu ekspansif, sektor pengolahan sebenarnya tengah lesu. Naik turunnya dinamika perekonomian global dan krisis rantai pasok dunia yang tak berkesudahan ikut berdampak pada ketidakyakinan perusahaan untuk kembali membuka rekrutmen tenaga kerja baru dalam skala besar. (Yoga)


Pengaturan Konsumen Pertalite lewat Perpres

Yoga 30 Jun 2022 Kompas

Pengaturan konsumen BBM jenis pertalite akan diatur lewat revisi Perpres No 141 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Pertalite oleh pemerintah diputuskan sebagai BBM bersubsidi untuk menggantikan premium yang dihapus dari pasaran. Agar subsidi pertalite yang dijual Rp 7.650 per liter tepat sasaran, pendataan konsumen dilakukan lewat laman MyPertamina sebagai bagian dari upaya pencocokan data. Pendataan konsumen dimulai per 1 Juli 2022 mendatang dan baru akan diuji cobakan di 11 kota, yakni Bukittinggi, Padang Panjang, Kabupaten Agam, Tanah Datar (Sumbar), Banjarmasin (Kalsel), Bandung, Tasikmalaya, Sukabumi, Ciamis (Jabar), Manado (Sulut), serta Yogyakarta (DI Yogyakarta).

Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dalam webinar ”Generating Stakeholders Support for Achieving Effectiveness of Fuel and LPG Subsidies”, Rabu (29/6) mengatakan, uji coba per 1 Juli itu bukanlah dimulainya pembatasan, melainkan pembukaan untuk registrasi. Mengenai kriteria kendaraan pengguna, Pertamina masih menunggu Revisi Perpres No 191/2014. Ega menuturkan, segmentasi yang tertuang dalam perpres yang berlaku saat ini sangat lebar. Sementara jika dilihat dari draf revisi perpres, segmentasi sudah terdapat pembatasan. (Yoga)


UMKM, Menggali Peluang untuk Bangkit dan ”Naik Kelas”

Yoga 30 Jun 2022 Kompas

Di masa transisi Pandemi Covid-19, banyak usaha rintisan (start up) mengalami kontraksi dan sulit bertahan. Namun, tak sedikit pula yang menemukan peluang baru dan bangkit di tengah kesulitan. Pendiri dagingmania.id, Adhitya Farkhaan, menyatakan, usaha penjualan daging milik kakaknya sempat merosot di awal pandemi tahun 2020. Di tengah kesulitan itu, ia dan kakaknya berupaya mencari konsep bisnis baru agar usahanya bertahan. Saat dirintis, pemasaran hanya melalui aplikasi Whatsapp. Secara bertahap, pemasaran merambah ke lokapasar seperti Tokopedia, Shopee, Traveloka, dan Gojek. Produk marinasi daging olahan kini menjadi andalan dagingmania.id dengan penjualan 50 kg per minggu. Adhitya dan kakaknya memutuskan ikut kompetisi KoinWorks Neo Inspirasi guna mengumpulkan modal untuk ekspansi bisnis dan memenangi kompetisi tersebut untuk kategori UMKM.

CEO Dhara Studio Roro Widi Astuti menemukan ide baru di tengah kesulitan bisnis studio yoga. Usaha studio yoga The Good Prana yang dia dirikan tahun 2018 itu fokus pada yoga. Namun, selama pandemi, usaha itu kesulitan karena pembatasan sosial dan perubahan perilaku masyarakat. Konsep usaha diubah dengan fokus lebih ke pelatihan kesehatan dan kebugaran perempuan yang sebelum pan demi dinilai cukup banyak peminat. Nama studio diubah dari The Good Prana jadi Dhara Studio. Beberapa layanan antara lain olahraga prenatal, pasca kelahiran, kelas edukasi kesehatan untuk keluarga, dan konsultasi psikologi bagi ibu-ibu yang mengalami depresi setelah melahirkan. Roro menjadi pemenang KoinWorks Neo Inspire Competition kategori womenpreneur.

Ajang KoinWorks Neo Inspire Competition yang diikuti hampir 9.000 peserta terdiri atas beberapa kategori lomba, antara lain UMKM, perempuan pengusaha (womenpreuner), usaha rintisan, dan creator konten. Chief Strategy Officer KoinWorks Ethan Zhang mengemukakan, KoinWorks Neo Inspirasi diyakini membantu UMKM dan sektor terkait untuk pengelolaan yang lebih baik dalam hal keuangan serta pengelolaan bisnis dengan cara yang lebih cerdas dan efisien. CEO dan Co-Founder KoinWorks Benedicto Haryono mengemukakan, tidak semua UMKM membutuhkan pendanaan untuk ekspansi bisnis. Namun, UMKM yang mendapatkan pendanaan dilatih dan dibimbing agar mampu mengelola bisnis lebih efisien. (Yoga)


Klaim Covid-19 Allianz Indonesia Rp 960 Miliar

Yoga 30 Jun 2022 Kompas

Sejak pandemi Covid-19 pada Maret 2020 hingga Mei 2022, klaim terkait kasus Covid-19 pada asuransi jiwa Allianz Indonesia mencapai Rp 960 miliar dari sekitar 50.000 kasus. Direktur Utama Allianz Life Indonesia David Nolan, Rabu (29/6) menjelaskan, selama 2021  Allianz total memberi klaim dan manfaat sebesar Rp 13,5 triliun dari 223.736 kasus klaim, termasuk yang terkait Covid-19. Nilai klaim pada 2021 itu bertumbuh 20,4 % secara tahunan. (Yoga)

Pilihan Editor