;

MERACIK TAKTIK HALAU KRISIS

Hairul Rizal 27 Jun 2022 Bisnis Indonesia (H)

Salah satu di antaranya adalah kian berlarutnya perang antara Rusia dan Ukraina yang memicu krisis energi dan pangan dunia. Ujung-ujungnya inflasi di sejumlah negara meroket. Kondisi ini pun direspons oleh bank sentral negara maju dengan mengerek suku bunga acuan ke tingkat yang teramat tinggi sehingga menguatkan kekhawatiran terjadi resesi ekonomi, terutama di Amerika Serikat (AS). Selain itu, kebijakan Zero Covid yang masih berlaku di China juga menghantam rantai pasok global yang sejatinya masih kusut dan belum mampu terurai dengan sempurna. Kendala yang cukup kompleks ini pun mendorong sejumlah lembaga merevisi prospek pertumbuhan ekonomi global. 

Terbaru, International Monetary Fund (IMF) memangkas outlook dari 4,4% menjadi 3,6%. Pun demikian Bank Indonesia (BI) yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dari 3,4% menjadi 3%. Tak ayal, semua negara pun memutar otak untuk mencari solusi dalam menangkal dampak lanjutan dari krisis pangan dan komoditas serta meminimalisasi risiko penggerusan ekonomi. Tak terkecuali bagi negara-negara ekonomi maju yang tergabung dalam The Group of Seven (G7). Sejatinya, Pemerintah Indonesia telah menyalakan alarm dini untuk mengantisipasi perubahan haluan ekonomi. Presiden Joko Widodo bahkan meminta kepada seluruh jajarannya untuk lebih peka terhadap ancaman krisis pada tahun ketiga pandemi Covid-19. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ekonomi yang mampu berdegup lebih kencang dihantui oleh ketidakpastian global sehingga pemerintah perlu responsif memitigasi risiko tersebut.


PEMENUHAN KEBUTUHAN ENERGI : EMP Bentu Pasok Gas ke PLTGU Riau

Hairul Rizal 27 Jun 2022 Bisnis Indonesia

EMP Bentu Ltd. mulai menyalurkan gas perdana atau first gas in untuk PLTGU Riau dengan kapasitas 275 megawatt (MW) sebagai bagian dari pemenuhan perjanjian jual beli gas sebesar 40 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Area Manager EMP Bentu Ltd, Yoyok S Purwanto mengatakan bahwa pasokan gas tersebut berasal dari lapangan potensial yang selama ini dikelola oleh EMP Bentu & Korinci Baru, yakni Lapangan Seng-Segat. Selain dari Wilayah Kerja Bentu, pasokan gas juga berasal dari Wilayah Kerja Korinci Baru yang kembali dioperasikan setelah sempat terhenti sejak 2013 lalu. “Dengan penyaluran gas perdana di titik serah Baru Gas Plant ini semakin menambah keandalan pasokan listrik di Riau, karena gas tersebut dimanfaatkan untuk PLTGU Riau milik PT MRPR di Kawasan Industri Tenayan Pekanbaru,” ujar Yoyok, akhir pekan lalu. Sementara itu, Kepala Divisi MPPF SKK Migas Ardiansyah menyampaikan bahwa tim proyek juga berhasil melakukan terobosan, yaitu dengan mengutamakan penyelesaian pemasangan peralatan utama, sehingga penyaluran gas perdana dapat dilaksanakan melalui balance of plant yang sudah selesai dibangun.


INVESTASI HIJAU : PDN Nongsa Rampung 2023

Hairul Rizal 27 Jun 2022 Bisnis Indonesia

Pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di kawasan Nongsa Digital Park (NDP), Batam akan groundbreaking pada Juli 2022 dan ditargetkan selesai selama 18 bulan. Investasi hijau itu akan menelan dana sebesar US$160 juta atau sekitar Rp2,3 triliun, dengan skema Economic Development Cooperation Fund (EDCF) dari Korea Selatan atau Korsel. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate dan perwakilan Korsel juga sudah melakukan peninjauan langsung di lahan yang sudah dihibahkan untuk pembangunan pusat data kedua dari 4 PDN yang akan dibangun di Indonesia ini. “Target kami 18 bulan harus sudah selesai,” kata Johnny di Batam, Jumat (24/6). PDN tersebut akan dibangun dengan mengusung konsep ramah lingkungan atau green energy. PDN ini juga akan memiliki spesifikasi Tier 4 dengan kapasitas 43.000 core dan 72 petabytes. PDN ini akan menggantikan 2.700 data centre yang dipakai secara nasional. CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan mengatakan pihaknya bangga bisa ikut membangun ekosistem kreatif di Nongsa. Saat ini pengembangan SDM lokal juga sudah dilakukan di NDP, salah satunya menjadi lokasi Google Academy. Hadirnya fasilitas tambahan, seperti 13 kabel bawah laut yang terkoneksi serta fasilitas lainnya, termasuk PDN akan membuat NDP jadi ekosistem digital yang terintegrasi.

Target Setoran PPh Badan 2022 Bisa Menembus Rp 458 Triliun

Hairul Rizal 27 Jun 2022 Kontan

Proses pemulihan ekonomi Indonesia pada tahun ini mulai sudah membawa berkah bagi penerimaan pajak ke kas negara. Salah satunya berasal dari pajak penghasilan (PPh) yang dibayarkan oleh badan usaha alias PPh badan. Kementerian Keuangan mencatat penerimaan PPh Badan hingga akhir 31 Mei 2022 melonjak 127,5% secara tahunan. Penerimaan jenis pajak tersebut total mencapai Rp 190,88 triliun. Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Research Institute (TRI) Prianto Budi Saptono menilai lonjakan PPh badan pada periode Mei 2022 tersebut adalah hal yang wajar. Tapi ke depannya, pemerintah perlu mewaspadai tensi geopolitik bagi Indonesia imbas dari konflik Ukraina-Rusia yang hingga kini masih belum jelas kapan berakhirnya. Kemudian, faktor lain yang perlu diperhatikan adalah perkembangan harga komoditas global yang diprediksi sudah mulai melandai. Dengan adanya beragam faktor tersebut, Prianto memperkirakan penerimaan PPh Badan hingga akhir tahun ini bisa tembus sampai Rp 458,11 triliun.

KONSEP SENI NFT, Senyawa dalam ”Reconnection”

Yoga 27 Jun 2022 Kompas (H)

Karya bertajuk ”Reconnection” dari Dewa Gede Raka Jana Nuraga (30), seniman asal Gianyar, Bali, menghiasi halaman 1 Kompas edisi Senin (27/6). Raka menggambarkan seseorang yang mengenakan kacamata realitas berimbuh (augmented reality) sembari merayakan keberagaman budaya Indonesia. Latar belakang kerja sama ini tak lain kesamaan semangat yang sama-sama ingin beradaptasi dengan perubahan sembari tetap berpijak pada budaya Nusantara. Intinya, teknologi kekinian dan orisinalitas budaya sepatutnya bersenyawa.

Raka memandang perkembangan dunia yang mengarah ke Web3 sekarang ini dapat berjalan beriringan tanpa meninggalkan identitas budaya. Filosofi itu pula yang diyakini Kompas, teknologi terkini semestinya menjadi sarana bagi masyarakat untuk semakin terhubung dan menjalin ajang silaturahmi antar individu. Ilustrasi ini akan hadir juga sebagai NFT yang dapat menjadi bagian dari koleksi publik pada jejaring blockchain ethereum. ((Yoga)


Menyelamatkan ”Start Up” Indonesia

Yoga 27 Jun 2022 Kompas

Tanda-tanda masalah sudah muncul di pendanaan usaha rintisan berbasis teknologi. Perusahaan rintisan bidang teknologi atau start up diperkirakan masih berjibaku menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan potensi kenaikan suku bunga. Maka, usaha rintisan harus memahami kebutuhan pasar serta memiliki produk dan model bisnis yang menghasilkan profit berkelanjutan daripada mengejar pertumbuhan secepat mungkin (Kompas, 25/6). Menurut Vice President Marketing and Value Creation Alpha JWC Ventures Chery lNG, fenomena penyesuaian bisnis (company rightsizing) di kalangan start up diperkirakan masih terjadi dalam beberapa bulan mendatang. Fenomena yang terjadi beberapa pekan terakhir, seperti penyesuaian bisnis yang menyebabkan pengurangan karyawan, baru tahap awal.

Informasi yang dikumpulkan menyebutkan, investor ventura yang biasa membiayai usaha rintisan mulai mengambil langkah aman. Mereka mengalihkan investasi ke sesuatu yang riil atau fisik. Langkah ini bisa dipahami ketika ekonomi global tak menentu sehingga instrumen investasi di pasar finansial tergolong berisiko. Data terakhir menyebutkan jumlah usaha rintisan di Tanah Air mencapai 2.347 usaha, sehingga Indonesia berada di urutan kelima dunia dalam jumlah usaha rintisan. Keguncangan di usaha ini akan memengaruhi ekonomi nasional karena perannya tak kecil. Pemutusan hubungan kerja bakal menjadi isu yang menyebabkan sektor lain terganggu. Untuk itu, pelaku usaha rintisan harus makin memastikan masa depan bisnisnya. Target harus jelas dan perlu memastikan produk atau layanannya memang dibutuhkan masyarakat. (Yoga)


Mendekat ke AS, Merangkul China

Yoga 27 Jun 2022 Kompas

Saat menerima kunjungan sejumlah media dari Indonesia bersama Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) dan Korea Foundation, 31 Mei 2022, Direktur Perencanaan Kebijakan Biro  Perencanaan Kebijakan Kemenlu Korsel Park Chi-young menyampaikan bahwa visi kebijakan luar negeri pemerintahan baru Korsel adalah menjadi negara poros utama (global pivotal state) yang mempromosikan nilai-nilai kebebasan, perdamaian, dan kemakmuran. Terkait AS, seperti disampaikan selama kampanye, ujar Park, Yoon akan memperkuat aliansi Korsel-AS. Dalam KTT Korsel-AS di Seoul, 21 Mei 2022, Presiden Yoon dan Presiden AS Joe Biden sepakat memperkuat hubungan kedua negara menjadi aliansi strategis komprehensif global.

Park Chi-young menyatakan, di era ketika ekonomi dan keamanan tidak bisa dipisahkan, Korsel dan AS akan memperluas kerja sama teknologi. Di antaranya bidang semikonduktor, cip, baterai, energi nuklir, teknologi luar angkasa, dan keamanan siber. Soal China, ujarnya, Korsel menghendaki hubungan masa depan yang sehat dan matang berbasis pada saling menghormati kepentingan dan kebijakan masing-masing. Dalam konferensi virtual, Menlu Park dan Menlu China Wang Yi menekankan, kedua negara harus mencari kepentingan bersama sambil tetap menghargai visi dan nilai masing-masing. Korsel mengelola hubungan yang erat dengan AS dan pada saat yang sama merangkul China, dimungkinkan karena ada ruang dalam politik luar negeri untuk menjalani keduanya.

Kepala Pusat Studi ASEAuN-India pada Korea National Diplomatic Academy Kemenlu Korsel Wongi Choe berpendapat, Presiden Yoon ingin mengubah itu semua. Tidak mau hanya fokus dengan dialog hubungan antar-Korea, ia ingin memperkuat hubungan dengan AS, memulihkan hubungan dengan Jepang, dan merespons tegas setiap ancaman nuklir dan rudal dari Korut. Peneliti politik internasional di Pusat Riset Politik BRIN, Nanto Sriyanto, berpendapat, arah politik luar negeri Korsel tidak bisa dilepaskan dari situasi geopolitik dan geoekonomi di Semenanjung Korea. Di tengah keinginan untuk membangkitkan perekonomian, Korsel tetap menanggung beban faktor keamanan. Meski aktivitas ekonomi Korsel-China dominan, aliansi dengan AS perlu dijaga. (Yoga)


Habis Pandemi Lowongan Marak Lagi

Yoga 27 Jun 2022 Kompas

Gencarnya vaksinasi Covid-19 dan pelonggaran pembatasan sosial menambah keyakinan pelaku usaha terhadap pemulihan ekonomi. Iklan lowongan kerja marak lagi sejak tahun lalu. Namun, pelaku industri mewaspadai kondisi global di tengah ancaman resesi tahun ini. Tren pembukaan lowongan kerja baru antara lain terlihat di JobStreet.com Indonesia. Laman lowongan dan tempat melamar kerja itu dalam JobStreet Outlook Report 2022 menyebutkan, jumlah iklan lowongan kerja yang terpasang di JobStreet Indonesia pada 2021 naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2020.

Sektor industri yang paling banyak memasang iklan lowongan kerja di platform JobStreet Indonesia sepanjang tahun 2021 antara lain manufaktur (22.700 iklan loker), ritel dan perdagangan (21.200 iklan). ”Kalau perusahaan sektor manufaktur memiliki iklan lowongan dan jumlah pelamar kerja terbanyak, itu selaras pernyataan pemerintah yang menyebut sektor manufaktur sebagai penopang pertumbuhan ekonomi,” ujar Country Marketing Manager JobStreet Indonesia Sawitri Hertoto (25/6). Sepanjang 2021, JobStreet Indonesia mencatat kenaikan volume pemasangan iklan loker khusus pemasaran digital sebesar 167 %. Porsi iklan loker spesialisasi itu mencapai 10,7 % total iklan yang masuk. (Yoga)


Penerapan Pajak Karbon Ditunda Lagi

Yoga 27 Jun 2022 Kompas

Penundaan penerapan pajak karbon diharapkan tidak mengurangi intensi pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.  Proses pematangan skema pasar karbon tetap perlu diiringi ikhtiar efisiensi penggunaan energi fosil sembari mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan untuk mengejar target pengurangan emisi karbon. Penetapan pajak karbon yang menurut rencana diimplementasikan pada 1 Juli 2022 kembali ditunda. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan beralasan penundaan tersebut lantaran perekonomian nasional tengah menghadapi risiko global yang membayangi pemulihan ekonomi.

Penundaan ini jadi yang kedua kali setelah pada akhir 2021 pemerintah berencana mengimplementasikan pajak karbon yang diamanatkan UU No 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Perpajakan mulai 1April 2022. Saat itu, pemerintah berdalih implementasi diundur untuk menunggu kesiapan mekanisme pasar karbon. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa (28/6) menilai bahwa penundaan ini menunjukkan upaya dalam menyiapkan aturan pajak karbon tidak didukung dengan analisis yang kokoh terkait implikasi penerapan aturan terhadap ekonomi nasional. (Yoga)


Beli Minyak Goreng Bisa Pakai Peduli Lindungi

Yoga 27 Jun 2022 Kompas

Pemerintah dan ID Food atau Holding BUMN Pangan akan mengintegrasikan aplikasi Warung Pangan dengan Peduli Lindungi untuk memperluas distribusi minyak goreng curah. Dengan begitu, masyarakat dapat membeli minyak goreng curah Rp 14.000 per liter melalui aplikasi Peduli Lindungi. Dirut ID Food Frans Marganda Tambunan, Minggu (26/6) mengatakan, 3.900 warung, toko, dan koperasi mitra Warung Pangan telah mendistribusikan minyak goreng curah program pemerintah. (Yoga)

Pilihan Editor