DPR Kritisi Penangkapan Ikan Terukur
Kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota yang siap digulirkan oleh KKP dikritisi oleh Komisi IV DPR. Perizinan khusus penangkapan ikan terukur berbasis kuota terkesan memberikan hak istimewa bagi pemodal besar untuk menggarap sumber daya ikan nasional. Dalam rapat kerja Komisi IV DPR dengan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Selasa (30/8) anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDI-P, Yohanis Fransiskus Lema, mempertanyakan sejauh mana kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota mampu mengurangi angka kemiskinan nelayan tradisional dan kecil. Di sisi lain, bagaimana kemampuan negara untuk menjaga ekosistem laut dan cadangan ikan jika kebijakan itu diterapkan.
Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PAN, Alimin Abdullah, mengemukakan, Indonesia masih lemah dalam pengawasan laut. Sumber daya ikan Indonesia hingga kini terus dicuri nelayan asing, sedangkan nelayan Indonesia belum bisa sejahtera. Kebijakan penangkapan terukur dikhawatirkan akan sulit diawasi dengan pengawasan yang masih lemah. Menteri Trenggono menjelaskan, kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota telah disiapkan secara komprehensif. Hasil penangkapan ikan terukur dinilai akan mendongkrak PNBP yang hasilnya akan dialokasikan untuk mengangkat kesejahteraan nelayan Indonesia (Yoga)
Pahlawan Digital UMKM 2022 Digelar Lagi
Ajang Pahlawan Digital UMKM digelar kembali untuk mencari para inovator digital yang berkomitmen membantu UMKM naik kelas melalui inovasi dan solusi digital. Pendaftaran Pahlawan Digital UMKM 2022 dibuka pada 29 Agustus 2022 dan akan berlangsung hingga 26 September 2022. ”Kita butuh banyak inovator digital yang kita sebut Pahlawan Digital. UMKM tak bisa naik kelas sendiri, harus diagregasi,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Selasa (30/8). (Yoga)
Kinerja Emiten Teknologi Dibayangi Inflasi & Daya Beli
Satu per satu emiten sektor teknologi sudah merilis kinerja di semester I tahun ini. Terbaru adalah emiten yang acap disebut saham sejuta umat lantaran saham beredarnya dalam jumlah besar yakni PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Sampai semester I-2022, pendapatan bruto GOTO naik 49% secara tahunan atau year on year mencapai Rp 10,7 triliun dari Rp 7,19 triliun (proforma). Sementara nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) naik 42% mencapai Rp 290,5 triliun.
Direktur Keuangan Grup GOTO Jacky Lo dalam rilis (30/8) bilang, tingkat belanja per pengguna tumbuh 17% secara tahunan menjadi penopang.
Dampaknya, margin kontribusi atau nilai pendapatan setelah dikurangi berbagai biaya variabel naik 47 bps. Meski begitu, GOTO belum berhasil menekan kerugian bersih yang kini mencapai Rp 13,65 triliun. Angka ini membengkak 117,36% secara tahunan.
Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy melihat, realisasi kinerja GOTO masih di bawah proyeksi dia. "GTV sedikit di bawah ekspektasi kami. Kabar baiknya net take rate dari tiap bisnis GOTO tampak naik secara kuartalan," ujar dia.
Dia kecewa karena rugi bersih GOTO justru membengkak, padahal GTV dan pendapatan bruto GOTO naik. "Ke depan sentimen makro ekonomi masih menantang," ujar dia. Antara lain daya beli, harga BBM dan inflasi. Maka, Paulus masih memilih BUKA dengan target Rp 830.
Waspada Snow Ball Effect dari Naik Harga BBM
Rencana pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar bersubsidi terus bergulir.
Kabar yang masuk ke KONTAN, kenaikan harga akan dilakukan pekan ini. Agar tak memberatkan perekonomian, pengusaha kompak minta pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi secara bertahap.
Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) minta menaikkan harga BBM secara gradual dengan mempertimbangkan aspek perekonomian nasional, khususnya efek gulir kenaikan harga kebutuhan bahan pokok.
Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) juga menyebut kenaikan harga BBM subsidi, khususnya Solar akan berefek besar bagi tarif jasa angkutan logistik.
Jika harga Solar naik hingga 40% seperti yang dikabarkan, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Mahendra Rianto mengatakan akan mendorong tarif jasa angkutan.
"Jadi kalau BBM akan naik hingga 40% dan ditambah sparepart naik, maka bahaya.
Snow ball effect
terhadap biaya," ujar dia dia.
Proyeksi Penerimaan Pajak
Pegawai Pajak sedang melayani wajib pajak di salah satu Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Jakarta, Selasa (30/8). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi penerimaan perpajakan pada APBN 2023 sebesar Rp 2.016,9 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan outlook 2022 sebesarRp 1.924,9 triliun.
OJK Menolak Rencana Wanaartha
Proses penyelesaian kasus gagal bayar di PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) masih berjalan di tempat.
Lihat saja dari rencana penyehatan Wanaartha yang sudah diserahkan manajemen ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Regulator menilai, rencana itu tidak realistis.
Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK, Ogi Prastomiyono menyebutkan, selama ini sudah lebih dari lima kali manajemen perusahaan asuransi itu
menyerahkan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK). Dan OJK selalu menolak.
"Harus benar-benar feasible dan asumsi-asumsinya itu benar-benar mencerminkan kondisi yang sebenarnya,” ujar Ogi, dalam wawancara dengan Redaksi KONTAN, Selasa (30/8).
Berdasarkan catatan KONTAN ada dana sekitar Rp 15 triliun yang sudah dihimpun dari sekitar 29.000 pemegang polis. Sejumlah itu yang diminta nasabah untuk dikembalikan dari Wanaartha Life.
Ogi menyinggung adanya permintaan agar pembekuan kegiatan usaha perusahaan asuransi itu sebagian bisa dicabut agar bisnisnya berjalan. Namun, OJK menolak permintaan itu, karena berisiko besar. Ditambah, ada temuan, banyak polis Wanaartha Life yang sudah dibeli, tapi tidak masuk dalam pembukuan perusahaan. “Itu namanya pidana,” ungkapnya.
Menjangkar Gerak Inflasi
Selain menyusun skenario penyusunan ulang kerangka subsidi energi, pemerintah juga punya tugas penting untuk memitigasi risiko lonjakan harga pangan. Jika harga pangan bergerak liar, laju inflasi bakal makin sulit diredam.Apalagi, berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), puncak kenaikan harga beberapa komoditas pangan terjadi pada empat bulan terakhir tahun ini.Komoditas yang cukup rentan antara lain telur ayam, daging ayam ras, bawang merah, serta cabai rawit. Pangan menjadi komoditas pendamping energi yang cukup membebani ruang fiskal sepanjang tahun ini.Faktanya, inflasi harga barang bergejolak telah mencapai 11,47% (year-on-year/YoY) per Juli 2022. Realisasi itu melambung jauh di atas batas atas angka kewajaran yang sebesar 4%—5%.Inflasi atas harga barang yang diatur pemerintah pun menjulang hingga 6,51% (YoY) seiring dengan kegelisahan konsumen akibat rencana perubahan kebijakan tata kelola bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Adapun, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo memperkirakan, tingkat inflasi pada tahun ini berpotensi jauh di atas batas atas pemerintah maupun otoritas moneter yang sebesar 4%.Sektor pangan perlu mendapat sorotan khusus agar gerak Indeks Harga Konsumen (IHK) lebih terprediksi. Terlebih, sejauh ini masih belum terdapat terobosan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
Kesiapan Infrastruktur KTT G20
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengisi daya mobil listrik didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Darmawan Prasodjo di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) The Apurva Kempinski, Badung, Bali, Selasa (30/8). Wapres Ma’ruf Amin memastikan kesiapan SPKLU PLN yang akan digunakan untuk mengisi daya kendaraan listrik saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Laporan Dari Uni Emirat Arab: HP Raih Pendapatan US$6 Miliar dari Kemitraan Global
Perusahaan multinasional asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang teknologi informasi, Hewlett Packard Inc., mencetak pendapatan senilai US$6 miliar dari kontribusi program Amplify Partner yang telah dirilis sejak tahun lalu.Amplify Partner merupakan program penilaian mitra, sumber daya, serta pelatihan yang diinisiasi oleh Hewlett Packard (HP) untuk turut mengambil peran dalam strategi bisnis berkelanjutan. Mitra yang dimaksud yakni reseller, retailer, serta distribution partners secara global.Kobi Elbaz, General Manager of HP’s Global Channel Organization, menjelaskan bahwa program Amplify Partner mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan pelatihan, koneksi, dan penguatan wawasan kepada mitra untuk melayani pelanggan dengan lebih baik sehingga mendorong pertumbuhan pendapatan.Program HP Amplify Partner berfokus pada tiga tujuan utama, yakni kolaborasi, kemampuan, dan performa mitra.
Komoditas Energi : Realisasi Investasi Migas Tertahan
Pelaku usaha hulu minyak dan gas bumi atau migas tetap berhati-hati dalam menentukan langkah investasinya di Tanah Air, meski harga komoditas fosil diprediksi tetap akan ada di level tinggi hingga 2024.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas melaporkan rasio investasi perusahaan minyak dan gas dunia masih tertekan cukup dalam, kendati telah memetik untung yang relatif besar dari reli harga minyak mentah dunia saat ini.“Kenaikan profit karena harga minyak yang diterima oleh perusahaan minyak dunia ternyata tidak menaikkan investment ratio,” kata Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Mohammad Kemal saat dihubungi, Selasa (30/8).Mengutip RystadEnergy, Kemal menjelaskan, rasio investasi sebelum periode pandemi Covid-19 berada di angka 50% hingga 70%. Angka itu susut cukup dalam di posisi 27% dari profi yang diperoleh perusahaan tahun ini.
Di sisi lain, SKK Migas melaporkan torehan investasi pada kegiatan hulu migas nasional baru mencapai US$4,8 miliar. Torehan itu relatif kecil lantaran target yang dipatok pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 mencapai US$13,2 miliar.Sementara itu, realisasi liftingminyak bumi hingga Juni 2022 tercatat sebesar 616.600 barel per hari. Capaian itu tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan target lifting dalam APBN 2022 sebesar 704.000 barel per hari.









