;

'Hil yang Mustahal' Investasi Besar

Yoga 26 Oct 2022 Tempo

SESUMBAR pemerintah memasang target investasi Rp 1.400 triliun pada tahun depan sungguh sangat tidak realistis. Selain tidak mencantumkan parameter program untuk mencapai target fantastis tersebut, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melupakan bahwa perekonomian dunia sedang tidak baik-baik saja. Padahal target investasi wajib hukumnya memperhitungkan kemampuan ekonomi dalam negeri dan kondisi ekonomi global. BKPM mencatat realisasi investasi Januari hingga September 2022 mencapai Rp 892,4 triliun atau 74,4 % target Rp 1.200 triliun. Itu pun dalam kondisi normal. Sedangkan saat ini dunia sedang tidak baik-baik saja. Wajar jika para pengusaha ataupun ekonom pesimistis target Rp 1.200 triliun tahun ini bisa tercapai. Lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga acuan BI bakal menjadi batu sandungan. Asosiasi Pengusaha Indonesia mencatat kenaikan suku bunga dan inflasi menjadi pertimbangan investor untuk menanamkan modal. Sebab, melambungnya inflasi dan suku bunga BI akan membuat biaya investasi membubung.

Kondisi global menjadi penting karena investasi di Tanah Air didominasi penanaman modal asing atau  53,7 %. Belum lagi pertimbangan iklim investasi di Indonesia. Peringkat Indonesia sebagai negara dengan penanaman modal asing anjlok dari peringkat ke-15 menjadi ke-20 dalam laporan World Investment Report 2022 dari United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) pada Agustus lalu. Dengan ancaman resesi global tahun depan, sudah saatnya target realisasi investasi Rp 1.400 triliun pada 2023 direvisi total. Apalagi dengan perhitungan bahwa proyek-proyek di ibu kota negara Nusantara diklaim bisa mendatangkan investasi minimal Rp 200 triliun di tahap pertama, yang sangat pantas diragukan. Investor yang akan menanamkan uangnya, di tengah perekonomian dunia yang sedang melambat, sudah pasti meminta kepastian potensi pengembalian investasinya. (Yoga)


Lebih Murah dengan Energi Terbarukan

Yoga 26 Oct 2022 Tempo

International Renewable Energy Agency (IRENA) mengungkapkan bahwa pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri dapat menghemat biaya US$ 400-600 miliar. “Indonesia memiliki posisi unik dalam mengembangkan sistem energi berkelanjutan karena diberkahi dengan sumber daya energi terbarukan yang melimpah,” ucap Dirjen IRENA, Fransisco La Camera, dalam keterangan resminya, Jumat, 21 Oktober lalu. Berdasarkan laporan bertajuk Indonesia Energy Transition Outlook, Fransisco mengatakan, sampai 2050 nanti, Indonesia perlu menggelontorkan dana US$ 10,7 triliun untuk penerapan transisi energi. Jumlah itu diperkirakan bisa lebih rendah, menjadi US$ 10,1-10,3 triliun, jika pemerintah mengikuti skenario berdasarkan Paris Agreement.

Dalam laporan tersebut, mayoritas biaya dalam pelaksanaan transisi energi tersebut akan digunakan untuk biaya bahan bakar dan listrik yang digunakan di sektor hilir. Nilainya mencapai US$ 7 triliun sampai 2050 mendatang. Angka ini setara 69 % total biaya yang dibutuhkan dalam penerapan transisi energi. IRENA memberikan sejumlah rekomendasi bagi Indonesia. Program Officer IRENA, Nicolas Wagner, mengatakan, kalkulasi biaya yang kompleks dari energi terbarukan sangat bergantung pada setiap sistem yang spesifik, seperti sumber daya lokal, cakupan sinar matahari atau angin, dan pangsa pasar energi terbarukan. “Kami telah menganalisis sistem kelistrikan di Indonesia dengan sangat detail dan menemukan bahwa sistem kelistrikan dengan bauran energi terbarukan yang besar akan lebih murah dibandingkan dengan sistem kelistrikan sekarang yang mayoritasnya berasal dari energi fosil. (Yoga)


INGGRIS, PM Sunak Utamakan Pemulihan Ekonomi

Yoga 26 Oct 2022 Kompas (H)

Rishi Sunak resmi dilantik menjadi PM Inggris oleh RajaCharles III di Istana Buckingham, Selasa (25/10). Meskipun dia etnis minoritas pertama yang menjabat kepala pemerintahan, masyarakat menanti terobosan yang akan dilakukan menkeu periode 2020-2022 itu. Sunak berjanji memperbaiki kesalahan pendahulunya, Liz Truss, yang hanya memerintah selama 44 hari. Setelah diambil sumpah oleh Raja, Sunak menggelar jumpa pers di depan Downing Street Nomor 10, kediaman resmi PM Inggris. Ia berterima kasih kepada Truss yang mengalahkan dia dalam pemilihan ketua Partai Konservatif atau biasa disebut Tory, Juli lalu. Namun, ia juga mengkritisi pemerintahan Truss. ”Saya memahami niat mulia Liz untuk memulihkan ekonomi ketika dunia sedang dilanda krisis akibat pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina. Akan tetapi, kita harus mengakui ada kesalahan yang telah dilakukan,” ujarnya. Sunak mengacu pada kebijakan ekonomi Truss yang memotong pajak hingga 45 %.  Selain hanya menguntungkan pengusaha besar, keputusan ini membuat ekonomi Inggris kian terpuruk. Pemerintahan Truss dikabarkan tidak memiliki rencana mengganti pendapatan negara yang hilang akibat pemotongan pajak itu. Akibatnya, hanya dalam kurang dari dua bulan, Inggris kehilangan 65 miliar pound sterling.

Dalam debat memperebutkan kepemimpinan Tory, yang disiarkan salah satunya oleh Sky News, Sunak telah mengungkapkan bahwa pemotongan pajak adalah rencana yang tidak masuk akal. ”Inflasi membuat harga semua komoditas melonjak. Kita tidak bisa memotong pajak untuk menyelesaikan persoalan karena teori menyuruh rakyat semakin banyak berbelanja sementara pajak dikurangi selama inflasi itu dongeng belaka,” tuturnya. Sunak mengingatkan, dalam sambutan pertamanya sebagai PM, bahwa pemulihan ekonomi tetap menjadi agenda utama  pemerintah. Ini berarti rakyat harus siap saat pemerintah mengambil keputusan-keputusan yang sulit. Meski demikian, ia mengingatkan, masyarakat telah menyaksikan kiprahnya sebagai menkeu selama pandemic Covid-19 dengan berbagai skema bantuan untuk rakyat. ”Saya tidak akan meninggalkan utang yang harus ditanggung generasi mendatang, yaitu anak dan cucu kita. Saya akan bekerja keras demi kepercayaan Anda,” janjinya. (Yoga)


Inflasi dan Suku Bunga Tinggi

Yoga 26 Oct 2022 Kompas

Tekanan inflasi global masih tinggi. Bank-bank sentral menaikkan suku bunga lagi. Kemungkinan akan terjadi resesi global dan Indonesia harus menyesuaikan diri. Perekonomian Indonesia sendiri saat ini masih tumbuh cukup tinggi, didukung konsumsi dan harga komoditas yang tinggi. Dengan inflasi yang masih tinggi, yakni 8,3 % di AS, 9,1 % di Eropa, dan sangat tinggi di beberapa negara berkembang seperti Turki dan Argentina terutama karena tingginya harga energi dan pangan, ditambah berlanjutnya perang Rusia-Ukraina, bank sentral masih harus terus menaikkan suku bunga. Bank sentral AS (The Fed) menaikkan suku bunga lagi dengan cukup tinggi, 0,75 basis poin (bps), menjadi ke kisaran 3-3,25 %. Karena inflasi masih tinggi, diperkirakan The Fed masih akan menaikkan bunga lagi beberapa kali sampai 4 % pada akhir 2022 dan 4,6 % pada 2023 guna mengendalikan inflasi di kisaran 2 %.

Bank sentral lain mengikuti menaikkan suku bunganya karena juga menghadapi inflasi tinggi dan  menyesuaikan langkah The Fed untuk mengatasi aliran modal keluar dan pelemahan nilai tukar mata uang. BI juga menaikkan lagi suku bunga kebijakan 0,50 % menjadi 4,75 %. Dengan inflasi 4,69 % dan perkiraan inflasi pada 2022 sekitar 7 %, nilai rupiah melemah melebihi Rp 15.000 per dollar AS, BI kemungkinan masih harus menaikkan suku bunga lagi untuk mengendalikan inflasi dan stabilitas rupiah. Inflasi tinggi tidak saja terkait dengan tingginya harga pangan dan energi, tetapi juga terkait dengan kebijakan moneter dengan suku bunga rendah untuk menstimulasi ekonomi yang berjalan cukup lama pascakrisis keuangan global 2009. Kenaikan inflasi semestinya dapat diantisipasi sebagai konsekuensi dari rendahnya suku bunga, tetapi bank sentral pada umumnya menyepelekannya sehingga terkejut dan terlambat mengantisipasi kenaikan inflasi. (Yoga)


INOVASI BISNIS, Kisah Pakaian Tidur

Yoga 26 Oct 2022 Kompas

Selama 1 Oktober 2021 sampai 30 September 2022, produk pakaian dalam dan pakaian tidur terbesar Walmart bermerek Secret Treasures menghasilkan penjualan 1 miliar USD. Perusahaan ritel ini tak mau cuan itu raib. Mereka memperbarui merek ini dengan nama Joyspun agar pendapatan besar itu berlanjut. Secret Treasures adalah salah satu dari 13 merek privat di antara berbagai barang dagangan yang menjadi fokus para peritel. Perdagangan produk itu juga menangkap basis pelanggan terbesar di pasar pakaian dalam dan pakaian tidur wanita di AS. Satu dari lima pembelian pakaian jenis ini bermerek Secret Treasures pada tahun 2021. Perubahan-perubahan yang tengah dilakukan Walmart di AS menyiratkan strategi dan inovasi menghadapi ancaman resesi. Harga-harga telah melonjak di negara itu. Mereka terus membikin perubahan agar permintaan tak seret. Mereka ingin mengulang kisah sukses sebelumnya. Saat pandemi, penjualan pakaian dalam dan pakaian tidur melonjak karena orang banyak bekerja di rumah. Mereka membeli baik ke toko luring maupun secara daring.

Penjualan pakaian dalam selama sembilan bulan pertama tahun 2020 tercatat 15 % lebih tinggi dari periode sama 2019. Penjualan pakaian tidur naik 52 % pada jangka waktu yang sama. Kenyamanan di rumah selama pandemi ternyata membuat dua jenis produk ini harus diganti karena sering dipakai. Walmart juga yakin pasar dua jenis produk ini masih sangat besar meski pandemi berakhir. Orang yang kembali berlibur dan berpesta tak hanya membeli pakaian baru, tetapi juga membeli pakaian dalam. Oleh karena itu, masih menurut CNBC, para pembeli Joyspun akan melihat perubahan desain dan gaya yang lebih modern pada produk-produk pakaian dalam di Walmart. Semua barang juga dijual dengan harga rendah. Bra dijual mulai dari harga 11,98 USD. Pakaian lainnya berkisar dari 7,98 USD untuk baju tidur hingga 34,98 USD untuk luaran berlapis. Harga-harga itu diharapkan bisa menarik konsumen untuk mau membeli di tengah lonjakan harga. (Yoga)


Ekspor Bahan Baku Rumput Laut Akan Dibatasi

Yoga 26 Oct 2022 Kompas

Pemerintah berencana membatasi ekspor bahan baku rumput laut. Hilirisasi rumput laut akan didorong guna menghasilkan produk olahan rumput laut yang bernilai tambah. Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Rahmat Mulianda mengemukakan, tren global untuk pengembangan ekonomi biru atau pemanfaatan sumber daya laut yang berkelanjutan merupakan peluang bagi industri rumput laut Indonesia yang memiliki potensi pasar besar. Dari data Organisasi untuk Kerja Sama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) 2018, potensi ekonomi biru secara global senilai 1,5 triliun USD per tahun dan diprediksi mencapai lebih dari 3 triliun USD pada tahun 2030. Ini, disebabkan pemanfaatan bahan laut untuk produksi pangan, kosmetik, dan obat makin meningkat.

Produksi rumput laut dunia mencapai 35,8 juta ton yang bersumber dari 49 negara. Dari jumlah itu, 27,86 % produksi datang dari Indonesia. Indonesia menempati peringkat kedua produsen rumput laut tropis setelah China. Namun, nilai ekspor rumput laut Indonesia masih rendah karena sebagian besar produk yang diekspor berupa bahan baku, yakni rumput laut kering. Dalam peta jalan rumput laut yang disusun Kemenko Bidang Perekonomian, penguatan industri hilir ditargetkan pada 2021, yakni 20 % ekspor berupa rumput laut olahan, namun, tidak tercapai karena ekspor produk olahan hanya 7 %.”Akan dikaji upaya mengurangi ekspor rumput laut kering dan memperkuat industri dalam negeri secara bertahap,” kata Rahmat, Selasa (25/10) di Jakarta. (Yoga)


LPS Diusulkan Jamin Polis Asuransi

Yoga 26 Oct 2022 Kompas

RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan atau P2SK mengamanatkan wewenang baru kepada Lembaga Penjamin Simpanan, yakni sebagai lembaga penjamin polis asuransi. Langkah ini diyakini bisa memperkuat industri asuransi. Wewenang baru LPS tercantum dalam Pasal 7 RUU P2SK yang mengatur perubahan UU No 24 Tahun 2004 tentang LPS. Pasal itu menyebutkan fungsi LPS adalah merumuskan, menetapkan, dan melaksanakan persiapan tindakan resolusi bank dan perusahaan perasuransian. Sebelumnya, wewenang LPS hanya menjamin simpanan di perbankan.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pihaknya belum mendapatkan keterangan secara jelas tentang penambahan fungsi LPS dalam RUU itu. ”Kami siap menerima amanat tersebut dan segera mempersiapkan diri agar dapat menjalankan amanat tersebut,” ujar Purbaya saat dihubungi, Selasa (25/10). Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Bern Dwyanto mengatakan, pihaknya mendukung usulan mengenai penambahan fungsi LPS sebagai penjamin polis asuransi. Sebab, itu bisa mendorong tingkat kepercayaan masyarakat terhadap asuransi dan berdampak positif pada perusahaan dan industri asuransi secara keseluruhan. (Yoga)


Industri Kecantikan Punya Prospek Bagus

Yoga 26 Oct 2022 Kompas

Industri kecantikan tumbuh dari 819 perusahaan pada 2021 menjadi 913 perusahaan pada Juli 2022. Nilai pasar kosmetik Indonesia pada 2021 sekitar Rp 98 triliun. ”Industri kosmetik berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar 1,78 % pada triwulan II-2022,” kata Staf Ahli Menperin Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri Ignatius Warsito, Selasa (25/10) di Jakarta. (Yoga)

Swasta Dilibatkan dalam Proyek EBT Rp 861,6 Triliun

Yoga 26 Oct 2022 Investor Daily

Pemerintah sedang menyusun peta jalan untuk “mempensiunkan” PLTU batu bara sebagai wujud komitmen Indonesia mewujudkan energi bersih, net zero emission, 2060. Pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) berkapasitas 20,9 gigawatt (GW) sedang dibangun dan ditargetkan rampung tahun 2030. Swasta diberikan kesempatan terlibat dalam proyek senilai US$ 55,18 miliar atau Rp 861,6 triliun itu. Hingga tahun 2021, EBT yang dihasilkan baru 12,2% energi nasional, jauh di bawah target 23% yang harus dicapai tahun 2025. Untuk itu, pemerintah mengakselerasi pembangunan pembangkit listrik EBT sebanyak 10,64 GW. Kontribusi terbesar, 36,7 % , adalah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 3,91 GW, pembangkit listrik tenaga tenaga air (PLTA) 3,15 GW dengan kontribusi 29,6%, pembangkit listrik tenaga panas bumi 1,44 GW dengan pangsa 13,6%, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) 1,05 GW atau 9,9%, pembangkit listrik tenaga bio energi 0,55 GW atau 5,2%, dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) 0,53 GW atau 5,0%.

Sedangkan pembangunan pembangkit listrik EBT 2021 hingga 2030 sebesar 20,9 GW. Dari jumlah itu, pangsa terbesar adalah PLTA berkapasitas 9,3 GW atau hampir 50%. Demikian benang merah diskusi bertema Investasi dalam Transisi Energi Fosil ke Energi Hijau Berkelanjutan, yang diselenggarakan di Bogor, Selasa (25/10). Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan emisi karbon di Tanah Air antara lain dengan memensiunkan PLTU secara bertahap. “Dalam peta jalan yang sedang disusun, tertuang skema transisi energi dari berbasis fosil ke EBT, pendanaan, serta implementasinya. Mesti semua bersepakat petanya seperti apa, target implementasi, dan funding-nya, karena kami ingin sekali mendorong investasi di energi EBT,” ujar Erick. (Yoga)


The Fed Diprediksi Naikkanlah Lagi Suku Bunga 75 Bps

Yoga 26 Oct 2022 Investor Daily

Para ekonom yang disurvei oleh Reuters mengatakan bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps) untuk keempat kalinya berturut-turut pada 2 November 2022. Mereka juga menyebut bank sentral AS itu tidak boleh berhenti sampai laju inflasi turun hingga sekitar setengah dari level saat ini. Siklus pengetatannya yang paling agresif dalam beberapa dekade telah membawa risiko resesi yang semakin besar. Survei juga menunjukkan kemungkinan rerata 65% sekali dalam satu tahun, naik dari 45%. Tetapi, sebagian besar responden yakni 86 dari 90 orang ekonom yang memperkirakan bahwa para pembuat kebijakan bakal menaikkan federal fund rate (FFR) tiga perempat poin persentase menjadi 3,75%-4,00% pada minggu depan. Hal ini dikarenakan tingkat inflasi masih tinggi dan angka pengangguran mendekati posisi terendah sebelum pandemi.

Hasil dalam jajak pendapat itu sebenarnya sejalan dengan harga suku bunga berjangka dan hanya empat responden yang memproyeksikan pergerakan 50 basis poin. “Pengaturan (front-loading) pengetatan kebijakan suku bunga yang telah kita lihat sampai sekarang telah ditujukan mencapai suku bunga dana riil positif pada awal 2023,” ujar Jan Groen, kepala ahli strategi makro AS di TD Securities, mengacu pada suku bunga yang telah disesuaikan untuk inflasi. Alih-alih berporos, tambah Groen, dalam pandangannya The Fed memberi sinyal bahwa mereka memperkirakan pergeseran dari front-loading hingga Desember, menuju lebih banyak kenaikan dengan cepat mulai saat itu dan seterusnya. Sebagai informasi, mayoritas ekonom dalam jajak pendapat 17-24 Oktober memproyeksikan kenaikan 50 basis poin lagi pada Desember sehingga membuat FFR menjadi 4,25%-4,50% pada akhir 2022. Hal ini sesuai dengan prediksi median data poin (dot plot) The Fed. Menurut 49 dari 80 ekonom, FFR juga diperkirakan mencapai puncaknya pada 4,50%-4,75% atau lebih tinggi di kuartal I-2023. (Yoga)


Pilihan Editor