DPK Minimal Naik 8% di Tahun 2023
Regulator dan bankir meyakini, dana pihak ketiga (DPK) bisa tumbuh positif menopang penyaluran kredit di tahun 2023.
Kepala Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa optimistis DPK di tahun 2023 tumbuh hingga 8% secara tahunan atau year on year (YoY) meski kredit tumbuh 10% hingga 12% YoY.
Purbaya mengakui memang bakal ada tekanan pertumbuhan DPK saat ekonomi melanjutkan pertumbuhan. Sehingga, sebagian simpanan nasabah akan digunakan untuk melakukan ekspansi.
Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono menambahkan, saat pertumbuhan ekonomi meningkat, penyaluran kredit akan naik lebih tinggi dibandingkan DPK. Didik menilai likuiditas bank tersebut masih longgar tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) di level 82%.
Bank BJB masih menyusun rencana bisnis bank 2023 yang akan disampaikan ke OJK pada akhir bulan. Kendati demikian, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi memproyeksikan pertumbuhan kredit bisa naik 9% hingga 11% di tahun mendatang.
GOCEK CUAN PIALA DUNIA
Pesta sepak bola telah tiba. Tak cuma memanjakan penggemar sepak bola, Piala Dunia edisi Qatar 2022 yang dimulai Minggu (20/11), juga membuka pintu cuan bagi sejumlah korporasi. Bukan hanya pebisnis di Qatar, sang tuan rumah, sejumlah korporasi di Indonesia juga berpeluang mencicipi laba dari momentum olahraga 4 tahunan tersebut. Salah satu di antaranya tentu saja adalah Emtek Group, pemegang hak siar Piala Dunia 2022 di Indonesia. Pengumuman Emtek Group sebagai official broadcaster FIFA World Cup 2022 sudah disampaikan sejak Maret 2022. Ajang itu bukan kali pertama konglomerasi milik Eddy K. Sariaatmadja menyiarkan tontonan sepak bola kelas dunia. Di bawah bendera PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK), pertandingan Piala Dunia 2022 akan ditayangkan di seluruh platform media milik perseroan dari free to air (FTA) melalui SCTV, Indosiar, O Channel, dan Mentari TV, direct to home Nex Parabola, hingga over the top (OTT) melalui Vidio.com. Dus, EMTK pun berpotensi melanjutkan tren kinerja positif selama ini. Dalam 9 bulan 2022, EMTK mengantongi pendapatan Rp11,04 triliun atau meningkat 15,01% dari Rp9,59 triliun. Kontribusi terbesar pendapatan EMTK berasal dari penjualan barang Rp4,45 triliun, iklan Rp4,11 triliun, serta jasa kesehatan dan rumah sakit Rp1,38 triliun. Direktur Surya Citra Media Mutia Nandika mengatakan prospek pendapatan iklan selama Piala Dunia 2022 terlihat positif. Hal itu terlihat dari tanggapan pemilik merek atau pengiklan yang tertarik dan mensponsori program FIFA World Cup 2022.
UPAH MINIMUM 2023 : APINDO SESALKAN KENAIKAN 10%
Pengusaha menyesalkan terbitnya Permenaker No. 18/2022 tentang Penetapan Upah Minimum (UMP) Tahun 2023 yang menetapkan kenaikan upah minimum maksimal 10%. Ketua Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Antonius J. Supit menilai pemberlakuan peraturan itu hanya untuk mengakomodasi kepentingan buruh yang sedang bekerja, padahal UMP untuk membuka kepentingan pencari kerja. “Ini kok malah menaikkan itu yang saya tidak paham, dan ini mengorbankan kepentingan kelompok pencari kerja. Upah minimum adalah untuk orang yang mau bekerja. Coba misalnya saja orang yang sedang bekerja beberapa lama, terus dia pindah apakah mau digaji sama dengan pas awal?” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Minggu (20/11). Dia menambahkan, pelaku usaha di sektor padat karya akan sulit membuka lapangan kerja apabila kenaikan tersebut diberlakukan. Alasannya, untuk sektor garmen, sepatu, dan tekstil kini mengalami kelesuan akibat permintaan ekspor yang anjlok signifikan.
KEPENDUDUKAN DAN PANGAN, Menghidupi 8 Miliar Manusia
Kemampuan manusia mengatasi berbagai kesulitan dan tantangan hidup membuat populasi manusia akhirnya mencapai 8 miliar jiwa. Namun, jumlah penduduk Bumi yang besar itu menimbulkan kekhawatiran besarnya tekanan terhadap lingkungan saat manusia ingin memenuhi kebutuhan pangannya, karena memberi makan 8 miliar mulut, bukan perkara gampang. Terlebih, masifnya pertumbuhan manusia yang bertambah delapan kali lipat hanya dalam 200 tahun terakhir menurunkan daya dukung lingkungan dengan hebat hingga memicu kerusakan lingkungan dan perubahan iklim. Tiga perempat daratan dan dua pertiga wilayah perairan di Bumi telah diubah dan dieksploitasi manusia. Sejak revolusi industri dimulai akhir abad ke-18 hingga sekarang, suhu permukaan Bumi naik 1,5 derajat. Ujungnya, pemanasan Bumi itu memicu berbagai bencana yang berbalik mengancam eksistensi manusia. Menurunkan populasi bukan jawaban sederhana agar manusia bisa makan tanpa banyak merusak alam. Menurunkan populasi bukan perkara mudah karena pertambahan penduduk menjadi 8 miliar yang ditetapkan PBB pada 15 November 2022 justru menjadi pertambahan penduduk tercepat dibandingkan dengan kenaikan semiliar penduduk sebelumnya, hanya 11 tahun. Banyak negara maju yang telah mengalami penurunan fertilitas harus menanggung konsekuensinya, terutama akibat kurangnya tenaga kerja dan perlambatan ekonomi.
Meski penduduknya lebih sedikit, banyak negara maju justru paling boros dalam menghasilkan emisi gas rumah kaca akibat pola hidupnya yang tidak mendukung keberlanjutan lingkungan. Jika pola konsumsi warga dunia sama seperti pola konsumsi masyarakat Singapura saat ini, setidaknya dibutuhkan 3,7 Bumi untuk menopang segala kebutuhan mereka. Jika warga dunia hidup dengan pola konsumsi orang Indonesia dengan tingkat pendapatan lebih rendah, tetapi jumlah penduduknya 47 kali lipat penduduk Singapura, ”hanya” diperlukan 1,1 Bumi. Terjadi atau tidaknya krisis sumber daya dalam memenuhi hajat hidup 8 miliar manusia sangat bergantung pada pilihan dan keputusan manusia. ”Pengalaman sejauh ini menunjukkan dunia sukses beradaptasi dan menemukan solusi untuk menjawab masalah yang dihadapi,” kata Patrick Gerland dari Departemen Ekonomi dan Urusan Sosial PBB, seperti dikutip National Geographic, 14 November 2022. Saat ini memang ada 8 miliar manusia yang harus diberi makan, tetapi juga ada miliaran manusia yang bisa diajak berpikir mencari solusi dan menjawab tantangan ini. Hal senada diungkapkan Direktur Institute for Advance Studies in Economic and Business, UI Turro S Wongkaren, Kamis (17/11). Manusia selalu mampu mencari solusi saat menghadapi tekanan. Solusi itu bisa dilakukan dalam berbagai langkah, mulai dari mengubah pandangan hidup dan gaya hidup hingga membuat teknologi baru. (Yoga)
Perusahaan Kejar Pertumbuhan Sehat
Co-founder dan Country Manager Glints diIndonesia Steve Sutanto saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (19/11) mengatakan upaya perekrutan di perusahaan-perusahaan relatif menurun. Rata-rata perusahaan yang berkecimpung di sektor ini sedang fokus mencapai pertumbuhan bisnis yang sehat agar mampu bertahan. Namun, tidak semua bisnis terdampak serupa dari isu ketidakpastian makroekonomi. Secara umum, bisnis yang menguntungkan dan arus kas positif berada dalam posisi baik untuk memanfaatkan bakat yang kuat mencari peran baru. ”Perekrutan massal di Indonesia telah mendingin, tetapi pertarungan mendapatkan talenta-talenta paling berbakat tetap memanas,” ujarnya. Menurut dia, masih ada perusahaan teknologi dengan posisi bisnis yang kuat yang tetap aktif mempekerjakan pekerja untuk peran komersial, seperti penjualan, demi menumbuhkan topline dengan margin sehat. Steve memandang fenomena itu sebagai koreksi pasar dan bersifat sementara.
Board of Member Asosiasi Modal Ventura untuk Start Up Indonesia Edward Ismawan Chamdani saat dikonfirmasi mengatakan, ia percaya sejumlah perusahaan rintisan bidang teknologi di Indonesia masih mencari talenta terampil kendati mereka sedang memprioritaskan kesehatan arus kas. Mereka mengutamakan strategi mengejar untung dalam merespons ketatnya pendanaan. Pekan ini, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mengumumkan pemangkasan 12 % karyawan tetap atau 1.300 orang. Pemangkasan karyawan ini dilakukan demi menaikkan efisiensi. Keputusan GoTo ini menambah deretan perusahaan rintisan bidang teknologi di Indonesia yang melakukan PHK. (Yoga)
Turbulensi di Pasar Tenaga Kerja Bidang Industri Teknologi
Beberapa pekan terakhir, tagar #TwitterLayoffs, #MetaLayoffs, dan #LoveWhereYouWorked mewarnai media sosial, mulai dari Twitter sampai Linkedin. Banyak warganet yang bekerja di perusahaan teknologi raksasa itu mengunggah pengalaman PHK. The New York Times dalam artikel ”When Your Layoff Has a Hastag”, Kamis (10/11) menilai hal itu sebagai fenomena PHK zaman sekarang. Orang sering tidak dapat berduka dengan rekan di tempat kerja atau bar, tetapi mereka dapat berbagi dengan jutaan orang secara daring. Diberhentikan dari pekerjaan diera transparansi ekstrem, media sosial menyediakan ruang untuk saling meneguhkan Blind, platform teknologi yang memiliki lebih dari 7 juta pengguna dan memungkinkan karyawan mengunggah tempat kerja secara anonim, mengalami lonjakan pendaftaran akun baru. Menurut laman Layoffs.fyi yang melacak PHK, lebih dari 100.000 pekerja perusahaan teknologi kehilangan pekerjaan sepanjang 2022. Pemangkasan karyawan berasal dari perusahaan teknologi besar hingga perusahaan rintisan bidang teknologi digital (start up) di sejumlah negara, termasuk di Indonesia.
The New York Times dalam artikel ”Tech’s Talent Wars Have Come Back to Bite It” menyebutkan, pemangkasan karyawan juga terjadi pada perusahaan teknologi paling eksperimental. Sebagai contoh, perusahaan roket Astra memangkas 16 % karyawan pekan lalu setelah melipatgandakan staf tahun lalu. Di sektor aset kripto, beberapa perusahaan bervaluasi tinggi, termasuk Crypto.com, Blockchain.com, OpenSea, dan Dapper Labs, mengurangi pekerja dalam beberapa bulan terakhir. Kebanyakan eksekutif perusahaan teknologi dan investor modal ventura ”menyalahkan” situasi ekonomi yang memburuk sehingga gelombang PHK harus terjadi. Namun, sebagian lonjakan pemangkasan karyawan itu juga berasal dari dalam lingkungan industri teknologi sendiri. Selama dekade terakhir, suku bunga rendah mendorong investor ke aset berisiko dengan pengembalian lebih tinggi. Investor cenderung mengapresiasi pertumbuhan cepat daripada keuntungan dan relatif memberi penghargaan pada perusahaan yang mengambil risiko besar. Misalnya, perusahaan teknologi, yang ditinggalkan saat suku bunga naik tinggi saat ini. (Yoga)
Bulog Diminta Lebih Berani Salurkan Beras
Laju penyaluran beras di tingkat penggilingan lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan gabah di tengah musim tanam saat ini. Oleh karena itu, pelaku penggilingan membutuhkan cadangan beras pemerintah atau CBP yang dikelola Perum Bulog untuk mengisi pasar. Pelaku penggilingan diharapkan dapat mengimbangi laju penyaluran beras dengan penyerapan gabah. Ketum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso menilai, pemerintah dan Bulog mesti lebih berani menyalurkan stok CBP di pasar. ”Kami harus tetap mengisi permintaan pasar. Agar harga beras (di tingkat konsumen) tidak terganggu, pemerintah harus melepas cadangannya ke pasar,” katanya saat dihubungi pada Minggu (20/11). Perbedaan laju itu berdampak pada penurunan kapasitas penggilingan. Sutarto menyebutkan, kapasitas penggilingan besar dan menengah saat ini turun 25-50 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Adapun penggilingan kecil yang dia temui di Malang, Jatim, turun 5-10 %. Di sisi hulu, Sutarto mengatakan, laju penyerapan gabah lebih lambat dibandingkan dengan penyalurannya lantaran harga gabah yang tinggi, yakni Rp 5.100-Rp 5.300 per kg. Secara musiman, harga gabah di akhir tahun cenderung lebih tinggi karena kualitasnya lebih baik, sedangkan kuantitasnya lebih sedikit. Oleh karena itu, Sutarto berpendapat, pemerintah melalui Perum Bulog perlu menyalurkan beras lewat operasi pasar hingga 200.000 ton sampai akhir Desember 2022. Dia memperkirakan, jumlah tersebut dapat mengerem laju kenaikan harga di pasar. Stok beras yang dikelola Bulog mencapai 625.000 ton. Per 17 November 2022, realisasi penyaluran beras Bulog untuk program Ketersediaan Pangan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau operasi pasar 936.000 ton, sedangkan pengadaan dalam negeri mencapai 897.000 ton. (Yoga)
Peta Jalan Terpadu Energi Bersih 2060 Disiapkan
Kementerian ESDM akan memadukan peta jalan sektor energi Indonesia dari sejumlah lembaga, terma suk internasional, menuju emisi nol bersih (NZE) 2060. Peta jalan terpadu itu diharapkan rampung tahun ini sehingga dapat menjadi tuntunan dalam mencapai tahapan target pengurangan emisi gas rumah kaca di Indonesia. Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, Minggu (20/11) di Jakarta, mengatakan, pihaknya sudah memiliki peta jalan NZE 2060. Ada juga peta jalan yang dibuat, antara lain, oleh International Energy Agency (IEA) dan International Renewable Energy Agency (Irena). ”Selain itu, PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan IESR (Institute for Essential Services Reform) juga punya road map. Jadi, kami sedang melihat dan menggabungkan itu semua dan memastikan peta jalan (NZE) yang terbaik untuk sektor energi Indonesia. Draf sudah selesai dan diharapkan akhir tahun ini sudah selesai,” kata Dadan.
Dalam Energy Transitions Ministerial Meeting (ETMM) G20 di Bali, awal September 2022, disampaikan laporan peta jalan NZE Indonesia versi IEA, yang menyebutkan bahwa emisi yang dihasilkan Indonesia masih relatif tinggi dan target yang diusung Indonesia dinilai ambisius. Untuk mencapai target tersebut, perlu peningkatan ketersebaran pemanfaatan sumber energi terbarukan, efisiensi energi, serta koneksi elektrifikasi dan grid. Dekan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti M Burhannudinnur menilai, peralihan dari energi fosil ke energi yang lebih bersih adalah keniscayaan. Namun, dalam menetapkan peta jalan NZE 2060, Indonesia perlu hati-hati. Perlu perhitungan matang, termasuk dalam menjaga ketahanan energi nasional. Dalam mendukung transisi energi, sejumlah regulasi telah diterbitkan pemerintah. Salah satunya Perpres No 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, yang mengatur insentif bagi pengembang energi terbarukan. Sejumlah pihak masih menantikan aturan turunan dari perpres ini. (Yoga)
Investasi Kawasan Konservasi Didorong
Kawasan konservasi perairan yang mengusung keberlanjutan tekologi diarahkan untuk juga mendatangkan nilai ekonomi. Seiring itu, sejumlah kawasan konservasi perairan mulai dibuka untuk investasi. Sekretaris Ditjen Pengelolaan Ruang Laut KKP HendraYusran Siry mengemukakan, investasi kawasan konservasi diharapkan mendorong mekanisme pendanaan yang berkelanjutan dan pengelolaan kawasan secara lebih mandiri. Investasi pemanfaatan kawasan konservasi melalui kerja sama kemitraan diharapkan juga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Saat ini terdapat total 79 kawasan konservasi perairan nasional dan daerah. Dari jumlah itu, kawasan konservasi yang dibuka untuk izin pemanfaatan adalah 61 kawasan konservasi, terdiri dari 10 kawasan konservasi nasional dan 51 kawasan konservasi daerah. Sebagian kawasan konservasi itu belum ditunjang infrastruktur memadai, di antaranya minimnya kapal pengawas.
”Pengelolaan kawasan konservasi perairan masih banyak yang belum optimal. Namun, tidak seluruh kawasan konservasi bisa dimanfaatkan. Pemanfaatannya hanya pada zona penyangga,” kata Hendra saat dihubungi pada Minggu (20/11). Izin pemanfaatan mencakup, penyediaan infrastruktur pariwisata alam perairan serta penyediaan sarana atau penyewaan peralatan dan jasa pariwisata alam perairan. Ia menambahkan, potensi pemanfaatan kawasan konservasi perairan, antara lain, ntuk budidaya perikanan, penelitian, dan pariwisata. Pengelolaan kawasan konservasi yang sudah berkembang adalah Raja Ampat yang dikelola melalui badan layanan umum daerah. Luas kawasan konservasi perairan di Indonesia saat ini 28,4 juta hektar dengan luas area zona inti 0,5 juta hektar atau 1,9 %. Pemerintah menargetkan perluasan kawasan konservasi 32,5 juta hektar pada 2030 dan mencapai 97,5 juta hektar hingga tahun 2045. Hendra mengemukakan, komitmen perluasan kawasan konservasi perairan bertujuan menjamin keberlanjutan stok ikan, melindungi cadangan karbon, serta melindungi ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil untuk kesejahteraan masyarakat. (Yoga)
OJK Dorong Tata Kelola yang Baik pada Industri Jasa Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong praktik tata kelola yang baik dan pelaporan keuangan yang berintegritas pada industri jasa keuangan guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam pertemuan dengan perwakilan lembaga profesi dan asosiasi terkait governance, risk, dan compliance di Jakarta pekan lalu. (Yoga)









