Emas Kembali Berpendar Jika The Fed Tak Lagi Agresif
Harga emas kembali mengkilap di awal tahun ini. Namun, tren kenaikan harga emas belum akan berlangsung lama. Arah bunga bank sentral global hingga kondisi geopolitik akan menjadi penggerak harga emas sepanjang tahun ini.
Rabu (11/01) harga emas di pasar spot sempat mencapai US$ 1.886,60 per ons troi. Ini level harga tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Tapi per 22.30 WIB, harga emas kembali turun ke US$ 1.871,15 per ons troi.
Analis menilai tren naik harga emas bisa berlanjut dalam jangka pendek. Tapi, kenaikan akan terhenti usai rapat bank sentral Amerika Serikat awal Februari nanti.
Alasannya, menurut Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi, The Fed akan kembali menaikkan Fed
fund rate
(FFR). Sepanjang tahun ini kenaikan mungkin sekitar 75-100 basis poin (bps). Kebijakan ini tidak menguntungkan bagi emas.
Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf juga sepakat, kenaikan bunga akan membuat investor meninggalkan emas. Ini karena emas bukan aset yang memberi imbal hasil layaknya US treasury atau aset yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih suram memaksa investor merotasi dana dan mencari aset aman seperti emas. Tapi kondisi ini bisa berubah jika The Fed agresif menaikkan bunga.
Permintaan emas secara musiman pun masih besar, terutama saat perayaan Imlek dan Diwali. Karena itu, Alwi menilai, harga emas bisa terus naik tahun ini, dengan catatan tidak ada kenaikan bunga yang agresif.
Giliran Crazy Rich Menjadi incaran Pajak
Pemerintah berupaya mengoptimalkan lagi penerimaan pajak tahun ini yang ditargetkan Rp 1.718 triliun. Salah satu caranya adalah membidik pajak penghasilan (PPh) dari orang kaya.
Mulai tahun ini, pemerintah menerapkan layer batas PPh tertinggi. Tarif PPh sebesar 35% diberlakukan untuk wajib pajak yang memiliki penghasilan lebih dari Rp 5 miliar dalam setahun.
Nah, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, ada sekitar 1.119 orang wajib pajak yang berpenghasilan di atas Rp 5 miliar per tahun.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, DJP, Neilmaldrin Noor mengatakan, sebanyak 1.119 wajib pajak yang masuk kategori
high wealth individual
(HWI) itu berasal dari wajib pajak (WP) yang terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Empat alias
Large Tax Office
(LTO).
Sementara itu, Kasubdit Peraturan PPN Perdagangan, Jasa dan Pajak Tidak Langsung Lainnya DJP, Bonarsius Sipayung menambahkan, data 1.119 orang wajib pajak yang berpenghasilan di atas Rp 5 miliar per tahun didapat dari lembaga keuangan yang diterima Direktorat Pajak.
Apalagi dilihat dari struktur penerimaan pajak, pada saat ini kontribusi pajak orang pribadi masih sangat rendah. PPh orang pribadi (OP) karyawan tercatat sebesar 24%. Sementara PPh OP usahawan sebesar 2%.
Perputaran Uang Belanja Pemilu Capai Rp 270 Triliun
Menjelang tahun politik, belanja pemilihan umum (pemilu) menjadi salah satu hal yang menarik untuk disorot. Biasanya di periode tersebut, perputaran uang makin tambun.
Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas Leo Putera Rinaldy menghitung, ada tambahan uang sekitar Rp 118,9 triliun hingga Rp 270,3 triliun selama tahun politik berlangsung. Tambahan uang tersebut merupakan efek multiplier dari gelontoran uang untuk kampanye yang dilakukan menjelang tahun politik.
Harga Bahan Baku Lesu, Saham CPIN Melaju
Ketika mayoritas saham emiten peternakan unggas atau
poultry
masih berkubang di zona merah, harga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) justru melonjak drastis. Bahkan harganya melampaui kenaikan indeks saham LQ45.
Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/1), harga saham CPIN bertengger di posisi Rp 6.225. Jika dilihat sejak awal tahun, harga saham CPIN sudah meroket 10,18%. Analis Phintraco Sekuritas Rio Febrian melihat, salah satu pendorong harga saham CPIN adalah meningkatnya permintaan produk di akhir 2022. Antara lain, dari momen Natal dan tahun baru 2023. Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Fajar Dwi Alfian menambahkan, lonjakan harga CPIN juga didorong melandainya sejumlah harga komoditas pangan, yang berpotensi menekan biaya bahan baku emiten poultry.
RHB Tawarkan Lagi Dua Waran Terstruktur
RHB Sekuritas kembali menawarkan dua waran terstuktur baru. Kali ini, saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan PT Timah Tbk (TINS) yang menjadi underlying asset.
Kode waran terstruktur Bukalapak adalah BUKADRCV3A dan PT Timah TINSDRCV3A. Jenis kedua waran terstruktur ini adalah call warrant dengan jenis penyelesaiannya secara tunai.
RHB Sekuritas memasang harga penawaran waran terstruktur BUKA di Rp 4-Rp 20 dengan harga pelaksanaan waran terstruktur Rp 187-Rp 436. Lalu, harga penawaran waran terstruktur TINS Rp 17-Rp 70 dengan harga pelaksanaan Rp 840-Rp 1.560.
Penawaran waran BUKADRCV3A dan TINSDRCV3A ini berlangsung selama tiga hari, 11 Januari-13 Januari 2023. Steinly Atmanagara,
Head Sales & Marketing Equity Derivative
RHB Sekuritas, mengatakan, hadirnya waran terstruktur BUKA dan TINS ini menambah pilihan instrumen waran terstruktur.
Penguatan Harga Bitcoin dan Ether Dinilai Hanya Sementara
Harga bitcoin dan ethereum (ether) melanjutkan penguatan. Berdasarkan data Coinmarketcap.com, Rabu (11/1) per pukul 17.00 WIB, harga bitcoin di US$ 17.455, naik 1,16% dalam 24 jam dan menguat 3,6% sepekan.
Harga ether juga menguat. Ether naik 0,47% dalam 24 jam dan menguat 6,90% dalam sepekan jadi US$ 1.335.
Gabriel Rey De Leroy, Direktur Utama Triv, mengatakan, kenaikan harga bitcoin dan ether hanya sementara dan tergolong wajar. "Di tengah tren bearish, pasar memang tidak selalu bergerak turun, melainkan kadang ada rally temporer," kata dia.
Bianda Ludwianto, Public Relations Tokocrypto, berpendapat, investor dalam posisi risk on. Penggerak utamanya adalah penurunan indeks dollar Amerika Serikat (AS). "Ketika indeks dollar AS turun, investor lebih optimistis dengan aset lainnya, seperti kripto," kata dia, Rabu (11/1).
Tokocrypto memprediksi, pasar kripto akan naik beberapa hari ke depan. Tapi, dalam jangka panjang, perubahan harga masih belum stabil.
Sementara ether diperkirakan masih dalam tren positif, didukung volume perdagangan tinggi dan harga di atas moving average (MA) 20 hari. Level resistance ETH di US$ 1.439. Sementara support ada di level US$ 1.259.
SBN Ritel Perdana di 2023 Bisa Menawarkan Kupon Hingga 7%
Pekan depan, pemerintah akan mulai menawarkan surat berharga negara (SBN) ritel perdana tahun ini. Pemerintah akan menawarkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012 mulai 19 Januari hingga 9 Februari.
Berbeda dari biasanya, pemerintah akan menawarkan dua seri. Yakni, SBR012 T-2 yang memiliki tenor dua tahun dan SBR012-T4 dengan tenor empat tahun.
Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Fajar Dwi Alfian, menilai, penawaran dua seri SBR dengan tenor berbeda ini akan meningkatkan keterlibatan investor domestik. Apalagi, SBN ritel belakangan kerap mengalami kelebihan permintaan.
Analis Fixed Income Sucorinvest Asset Management Alvaro Ihsan memprediksi, SBR dengan skema bunga floating with floor akan menawarkan imbal hasil yang kompetitif.
Di tenor dua tahun, ia memperkirakan, spread bunga terhadap bunga acuan BI akan di bawah 200 basis poin (bps).
Kemudian, untuk SBR012 dengan tenor empat tahun, imbal hasil diprediksi akan disesuaikan dengan yield obligasi negara bertenor empat tahun. Saat ini, yield obligasi negara dua tahun di 5,9%-6% dan yield obligasi negara tenor 4 tahun di 6,7%-6,9%.
Bila mengacu pada asumsi spread tersebut, maka SBR yang berjangka waktu dua tahun bisa memberikan kupon 6,5%-7,5%. Sementara itu, SBR tenor empat tahun di 7%-7,8%.
RACIK PORTOFOLIO KEBAL RESESI
Awan mendung yang menggelayuti ekonomi dunia agaknya masih sulit tersibak. Termutakhir, Bank Dunia malah kembali memangkas proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global pada tahun ini menjadi hanya 1,7%, dari sebelumnya 3%. Tak ayal, prospek perlambatan laju ekonomi pada 2023 itu menambah panjang daftar katalis negatif pasar modal selain tren kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve, lompatan inflasi, dan rotasi investasi ke pasar Asia Utara terutama China. Dus, bagi investor, rotasi investasi ke aset defensif dan safe haven dapat menjadi strategi mitigasi. Apalagi, volatilitas pasar kini sedang meninggi. Bergerak di bawah tekanan, indeks harga saham gabungan (IHSG) merosot 3,89% sepanjang tahun berjalan 2023 ke level 6.584,45 pada akhir perdagangan kemarin, Rabu (11/1). Berbanding terbalik, harga emas spot justru makin berkilau dengan kenaikan 2,94% year-to-date (YtD) ke level US$1.877,71 per ons. Adapun, tingkat yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun menguat dari 6,94% pada akhir 2022 ke level 6,80 % dan rupiah menguat tipis 0,53% YtD atas dolar AS ke level Rp15.482. Direktur Samuel Sekuritas Suria Dharma mengatakan perlambatan ekonomi 2023 bukan hal yang mengejutkan. Sama halnya dengan proyeksi berlanjutnya kenaikan suku bunga hingga paruh pertama tahun ini yang telah diperhitungkan sebelumnya. Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya menilai investor bisa memilih saham defensif dan saham komoditas logam yang menjadi safe haven asset untuk memitigasi volatili tas tinggi. Senada, Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati mengatakan bola salju perlambatan ekonomi dapat menekan harga komoditas, salah satunya minyak mentah. Namun, kondisi itu justru dinilai menguntungkan emiten petrokimia seperti TPIA dan BRPT.
INDUSTRI PENERBANGAN : DUA BUMN BANDARA KERJA KERAS
Dua operator bandara pelat merah meyakini bisa melayani hingga 141 juta orang sepanjang 2023 atau naik 23% dibandignkan dengan 2022 karena ditopang percepatan pemulihan industri penerbangan. PT Angkasa Pura (AP) II yang mengoperasikan 20 unit bandara menargetkan melayani sebanyak 73 juta penumpang sepanjang 2023, sedangkan AP I dengan 15 bandara mengincar 68 juta penumpang. Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa target itu mengacu bakal banyak tambahan slot penerbangan yang beroperasi pada tahun ini, baik dengan membuka rute baru maupun lama yang sempat nonaktif selama pandemi Covid-19. “[Pada] 2022 kami sudah tembus [melayani] 62 juta traffic domestik dan internasional di total 20 bandara AP II. Untuk 2023, kami planning untuk forecast di sekitar 73 juta, itu proyeksi optimis,” ujarnya di Banyuwangi, Rabu (11/1). Dia mencontohkan penerbangan di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, sebelum pandemi secara reguler melayani 10 lepas landas (take off) dan mendarat (landing) atau tiga kali lipat lebih banyak dari saat ini. “Sekarang, baru empat take off-landing. Kota tujuan dulu juga bisa 6—7 kota tujuan dari Banyuwangi termasuk Kalimantan dan Bali. Sekarang baru dua, [yaitu] Jakarta dan Surabaya,” terangnya. Rencananya, dia mencatat ada penambahan maskapai yang akan masuk ke Bandara Banyuwangi yaitu maskapai Super Air Jet menyusul Batik Air dan Citilink.
Kemkeu Kaji Perpanjang Insentif Cukai Rokok
Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemkeu) mempertimbangkan perpanjangan insentif fiskal berupa penundaan pita cukai bagi pengusaha.
Mengingatkan, insentif ini sejatinya sudah diberikan pemerintah sejak 2020 dan berlanjut ke 2022. Pada tahun 2022, insentif ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 74/PMK.04/2022 tentang Penundaan Pembayaran Cukai untuk Pengusaha Pabrik atau Importir Barang Kena Cukai yang Melaksanakan Pelunasan dengan Cara Pelekatan Pita Cukai.
Pada tahun 2020 lalu, pemerintah merelaksasi penundaan pembayaran pita cukai, dari sebelumnya hanya 60 hari menjadi 90 hari. Harapannya, kebijakan ini bisa membantu cash flow perusahaan terdampak pandemi Covid-19. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, keputusan untuk memperpanjang atau tidak insentif fiskal tersebut kini masih dalam pembahasan di internal Kemenkeu. Namun, ia tak menampik adanya permintaan perpanjangan insentif tersebut dari industri hasil tembakau (IHT).
Pelaku usaha menyambut baik jika pemerintah memperpanjang lagi relaksasi ini. Managing Director Nojorono Kudus Arief Goenadibrata mengatakan, kebijakan tersebut akan mempengaruhi IHT.









