PEREKONOMIAN DAERAH : MENEROPONG GELIAT INVESTASI BUMI SASAMBO
Hadirnya Sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika diyakini menjadi pintu masuk investasi di sejumlah sektor lainnya pada tahun ini, terutama dalam pengembangan ekonomi pesisir. Proyek penghiliran katoda tembaga juga bakal mengerek kinerja investasi Bumi Sasambo. Optimisme tersebut bukan tanpa sebab. Capaian kinerja investasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2 tahun terakhir menjadi modal kuat guna mengakselerasi realisasi pada tahun ini.Di tengah pandemi Covid-19 pada periode tersebut, investasi di provinsi ini justru mampu menunjukkan performa yang ciamik. Pada 2021, misalnya realisasi investasi wilayah ini mampu melampaui target yang ditetapkan. Dengan capaian Rp14,7 triliun, dari target sebesar Rp13 triliun. Sementara itu, pada tahun lalu Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB optimistis realisasi investasi juga bakal melampaui target. Padahal, target sepanjang 2022 dikerek naik menjadi Rp18,5 triliun. Optimisme itu ditandai dengan capaian investasi hingga kuartal III/2022 yang telah mampu menembus level 78%, atau sebanyak Rp15,4 triliun. Kepala DPMPTSP NTB Mohammad Rum menjelaskan, jika dihitung dengan kuartal IV/2022 yang datanya belum dirilis oleh BKPM, realisasi pada tahun lalu bisa melampaui target. Kini, menapaki 2023 yang oleh sebagian kalangan dinilai kian menantang akibat berbagai sentimen negatif yang menambah ketidakpastian, Rum justru memandang bahwa Provinsi NTB makin menarik bagi para pemilik modal. Hal itu, imbuhnya, tecermin dari mulai banyaknya investasi baru yang sudah masuk dan berjalan pada 2023.
Menurutnya, investasi yang paling anyar adalah konstruksi pembangunan kereta gantung ke Gunung Rinjani di Lombok, dengan nilai investasi lebih dari Rp1 triliun.
Tak ayal, Rum optimistis kinerja investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) pada tahun ini bakal memiliki porsi yang seimbang. Bahkan, pihaknya telah menyiapkan strategi guna terjadinya pemerataan investasi di kabupaten/kota. Rum bersama dengan pemerintah kabupaten/kota telah membagi target sebesar Rp 22 triliun itu ke 10 Pemerintahan Dati II. Sementara itu, kawasan pesisir NTB juga dinilai mampu menjadi daya tarik bagi investor, khususnya pemodal yang concern dengan pengembangan kawasan ramah lingkungan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) NTB Muslim menjelaskan bahwa terdapat peluang investasi di enam kawasan pesisir NTB pada tahun ini.
Di sisi lain, pengamat Ekonomi Universitas Mataram Firmansyah menilai bahwa target investasi NTB sebesar Rp22 triliun merupakan angka yang fantastis di tengah ketidakpastian ekonomi global.Kendati demikian, dia meyakini bahwa target tersebut dapat dicapai apabila semua pemangku kepentingan terkait (stakeholder) di NTB bergerak seirama.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023