HUNIAN TOD : Rumah Subsidi Tetap Jadi Prioritas
Budi Saddewa Soediro, Direktur Utama Perumnas, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk konsisten memberikan 20%–30% dari setiap proyeknya sebagai hunian bersubsidi. Hal itu dilakukan sebagai upaya menyukseskan program sejuta rumah. Dia mencontohkan satu dari tiga menara di proyek apartemen Samesta Mahata Tanjung Barat merupakan hunian bersubsidi, sedangkan dua menara lainnya dijual untuk segmen komersial. Tingginya angka backlog perumahan di kawasan Jabodetabek juga membuat Perumnas fokus mengembangkan hunian di sekitar Ibu Kota dengan konsep transit oriented development atau TOD. “Kami juga tengah berprogres untuk pembangunan stasiun kereta api baru untuk mengintegrasikan kawasan hunian tapak, seperti di Samesta Parayasa Bogor,” katanya, Kamis (12/1). Sementara itu, pengamat tata kota Nirwono Yoga mengingatkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta untuk lebih aktif menyosialisasikan rencana tata ruang dalam lingkup TOD. “Pemprov DKI harus sosialisasi rencana TOD kepada masyarakat luas, terutama yang akan terdampak terhadap pembangunan TOD,” katanya.
Postingan Terkait
Benahi Masalah Fundamental
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023