;

Beli Solar Bersubsidi Wajib Gunakan Kode QR

Yoga 01 Mar 2023 Kompas

Terhitung mulai 7 Maret 2023, pembelian solar bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum di NTT wajib menggunakan kode QR (quick response code). Deden Mochammad Idhani, Area Manager Communication Relations dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara, Selasa (28/2) mengatakan, hal itu agar penyaluran bahan bakar bersubsidi tepat sasaran. (Yoga)

Menanti Tuah Salim di IPO Amman Mineral Internasional

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Kontan (H)

Grup Salim akan kembali mengantarkan usahanya ke Bursa Efek Indonesia. Salim Grup tak lama lagi akan membawa PT Amman Mineral Internasional (Amman) menjadi perusahaan publik lewat Inital Public Offering (IPO). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang menelaah dokumen pernyataan pendaftaran IPO Amman yang memakai jasa Mandiri Sekuritas sebagai underwriter. Kata sejumlah sumber KONTAN, Amman membidik dana IPO US$ 1 miliar, setara Rp 15,2 triliun dengan kurs US$ 1=Rp 15.200. Jika benar, IPO Amman akan jadi ketiga terbesar sepanjang sejarah bursa Indonesia, di bawah IPO BUKA Rp 21,9 triliun dan MTEL Rp 18,79 triliun. IPO Amman menjadi salah satu yang ditunggu. Ini lantaran duet Salim dan Agus Prodjo di BUMI mampu menyudahi posisi saham BUMI dari satuan harga perdagangan terendah di bursa yakni gocap. Kepada KONTAN, Alexander Ramlie Direktur Utama Amman enggan buka suara atas rencana IPO Amman. Alaxander juga belum bersedia membeberkan kinerja keuangan perusahaan, termasuk cadangan mineral tembaga Amman yang dikabarkan terbesar kedua setelah PT Freeport Indonesia serta kinerja keuangannya.

Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Melambat

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Kontan

Peringatan bagi pemerintah. DBS Group meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal melambat pada tahun ini. Ekonom DBS Group Research Radhika Rao memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini hanya di kisaran 5% year on year (yoy), lebih rendah dari capaian tahun 2022 yang sebesar 5,31% yoy. Pelambatan ini dipicu penurunan konsumsi rumah tangga sebagai dampak lanjutan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang menyundut inflasi. "Biasanya, saat harga BBM dan inflasi naik akan menyebabkan penurunan konsumsi dengan jeda sekitar enam bulan," ujar Rao di hasil riset DBS edisi Februari 2023. Meski capaian inflasi tahun 2022 tak setinggi yang diperkirakan, tetapi DBS masih melihat adanya kekhawatiran masyarakat akan potensi kenaikan harga barang dan jasa. Terlebih masyarakat pernah mengalami lonjakan pengeluaran di semester II-2022 akibat kenaikan inflasi.

APBN 2024 Fokus Atasi Kemiskinan dan Stunting

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Kontan

Pemerintah mulai menyusun rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. Anggaran ini disiapkan sebagai instrumen kebijakan untuk menjalankan reformasi struktural guna memuluskan transformasi ekonomi di 2024. Mengutip dari Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2024, pemerintah menargetkan nilai belanja negara di tahun depan berkisar Rp 3.207 triliun hingga Rp 3.460,6 triliun. Target tersebut naik jika dibandingkan dengan belanja negara tahun ini yang sebesar Rp 3.061,2 triliun. Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Wahyu Utomo mengatakan, target yang dipatok dalam KEM-PPKF 2024 itu masih belum final. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, ada beberapa hal yang harus menjadi fokus pemerintah di anggaran belanja tahun depan. Pertama, anggaran belanja yang dialokasikan untuk mengatasi masalah sosial ekonomi, terutama pengangguran dan kemiskinan. "Jadi perlu anggaran yang tidak biasa untuk mencapai target tersebut," ujar dia ke KONTAN, Selasa (28/2). Ini artinya, anggaran belanja tahun depan perlu didesain untuk mengakomodir target sosial ekonomi, seperti pengangguran dan kemiskinan agar bisa tercapai. Misalnya, untuk mengurangi angka pengangguran, perlu ada stimulus bagi dunia usaha. Khususnya dunia usaha yang bisa menyerap angkatan kerja dalam jumlah besar.

Gelar Private Placement, JPFA Siap Melepas 1,17 Miliar Saham

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Kontan

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) siap menggelar aksi korporasi di tahun ini. Terbaru, JPFA bakal menggelar penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement. Merujuk keterbukaan informasi, Senin (27/2), JPFA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.172.657.520 saham baru dalam aksi private placement . Nilai ini mewakili 10% dari total modal ditempatkan dan disetor emiten ini. Saham baru yang akan diterbitkan berasal dari saham portepel Japfa Comfeed dengan nilai nominal Rp 200 per saham atau Rp 40 per saham jika dimungkinkan. "Tapi perseroan tidak memiliki rencana untuk segera melaksanakan private placement," jelas manajemen Japfa Comfeed. Rencana private placement JPFA akan mendilusi kepemilikan pemegang saham saat ini sebesar 9,09%. Rinciannya, kepemilikan Japfa Ltd akan menyusut menjadi 50,39% dari 55,43%. Sedangkan pemegang saham publik menciut menjadi 44,57% dari 49,61%. Maximilianus Nico Demus, analis Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai, langkah JPFA menggelar private placement bisa jadi ciri yang positif. Sebab, dengan aksi private placement, maka JPFA punya rencana bisnis yang akan dieksekusi.

SR018 Ditawarkan Dua Seri dengan Bunga 6,25%-6,4%

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Kontan

Sukuk ritel negara kembali ditawarkan pemerintah. Masa penawaran sukuk ritel seri terbaru, yaitu SR0018, akan berlangsung mulai 3 Maret hingga 29 Maret 2023. Sukuk ritel seri SR018 ini memiliki dua seri. Tenor tiga tahun bernama SR018-T3 memberi bunga 6,25%, sedangkan tenor lima tahun, SR018-T5, menawarkan kupon 6,4% per tahun. Tingkat kupon tersebut dinilai mampu menarik perhatian investor. Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto menyebut, besaran kupon SR018 mencerminkan kondisi pasar obligasi saat ini. "Respons investor harusnya akan tetap baik," kata dia, Selasa (28/2). Tapi menurut Ramdhan, SR018 dengan tenor tiga tahun akan lebih banyak dipilih investor dibandingkan tenor lima tahun. Sebab, kebiasaan investor memilih tenor lebih pendek, seperti SBR012 yang sebelumnya ditawarkan. Ramdhan memprediksi penjualan SR018 untuk kedua seri setidaknya dapat menembus angka penjualan sebesar Rp 20 triliun. Untuk diketahui, seri sebelumnya, yakni SR017, terjual sebanyak Rp 27 triliun di tahun lalu.

SINYAL PEMANTIK IHSG

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Bisnis Indonesia (H)

Sinyal pembagian dividen oleh emiten-emiten berkocek tebal dan geliat ekonomi jelang Ramadan diproyeksi menjadi katalis positif bagi pergerakan pasar saham pada Maret 2023. Sentimen itu bakal beradu kuat dengan tekanan akibat tren kenaikan suku bunga global dan konflik geopolitik. Sepanjang 2 bulan pertama tahun ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak lesu. Indeks komposit parkir di level 6.843,24 pada Selasa (28/2). Di level itu, IHSG memerah tipis 0,11% dari posisi akhir 2022. Pelemahan IHSG tak terlepas dari koreksi harga saham emiten-emiten berkapitalisasi jumbo, terutama yang bergerak di sektor perbankan dan pertambangan. Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya mengatakan IHSG sejauh ini terbebani oleh penurunan saham-saham terkait dengan batu bara sejalan dengan melandainya harga komoditas energi. Ke depan, IHSG dinilai berpotensi untuk rebound dan menembus level 7.000. Meski demikian, secara teknikal, resistance kuat IHSG ada di level 6.980 di tengah bayang-bayang sentimen The Fed. Potensi rebound IHSG, lanjut Cheryl, terbuka lantaran gangguan rantai pasok komoditas global masih terjadi akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina sehingga harganya diproyeksi bertahan di level tinggi. Selain itu, peluang pembagian dividen jumbo dari emiten-emiten di sektor energi juga menjadi magnet bagi investor untuk kembali melirik saham-saham batu bara. Head of Investor Rela­­­tions Astra International Tira Ardianti membenarkan nilai dividen yang akan diusulkan perseroan dalam RUPST pada April 2023 menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Tira menyatakan Grup Astra mencetak kinerja tertinggi pada 2022 didorong oleh pemulihan ekonomi dan harga batu bara.

INFLASI TERKENDALI : SUKU BUNGA ACUAN TAK BERANJAK

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Bisnis Indonesia

Bank Indonesia kembali memberikan sinyal untuk melanjutkan pengenduran kebijakan moneter menyusul tingkat inflasi indeks harga konsumen yang berangsur terkendali. Sejak inflasi meroket pada Agustus tahun lalu, bank sentral telah menaikkan suku bunga acuan total sebanyak 225 basis poin. Hal itu dieksekusi guna menjaga ekspektasi inflasi, baik inflasi indeks harga konsumen (IHK) maupun inflasi inti.Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa stance kebijakan BI konsisten diarahkan untuk mengendalikan laju inflasi di dalam negeri. Dia meyakini inflasi inti akan tetap terjaga di bawah 4% pada semester pertama tahun ini dan inflasi IHK akan kembali ke tingkat di bawah 4% pada semester kedua 2023. “Sehingga tidak diperlukan lagi kenaikan suku bunga karena inflasi akan kembali ke target dan ini sebagai bagian dari mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelas Perry, Selasa (28/2). Bisnis mencatat, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2023 bank sentral memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan sebesar 5,75%. Adapun, pada Januari 2023, laju inflasi tercatat terus berlanjut turun menjadi sebesar 0,34% secara bulanan dan 5,28% secara tahunan. Penurunan inflasi pada periode ini didorong oleh inflasi inti dan administered prices yang melandai serta inflasi bahan pangan bergejolak (volatile food) yang terjaga. Sementara itu, konsensus ekonom Bloomberg memperkirakan tingkat inflasi pada bulan kedua tahun ini bergerak relatif tenang, dengan estimasi rata-rata sebesar 5,43%. Adapun, estimasi atas inflasi pada Februari 2023 berada pada posisi 5,7%, sedangkan estimasi bawah sebesar 5%.Dalam kaitan ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kendati inflasi relatif terkendali pemerintah tetap mewaspadai risiko lesatan IHK jelang Ramadan dan Idulfitri.

KEMISKINAN EKSTREM : Peran Swasta Ditingkatkan

Hairul Rizal 01 Mar 2023 Bisnis Indonesia

Sejumlah perusahaan besar di Jawa Tengah bakal turut membantu pengentasan kemiskinan di wilayah ini melalui berbagai upaya yang siap dijalankan.Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan pihaknya sudah dihubungi sejumlah perusahaan terkait penanganan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Perusahaan-perusahaan tersebut, imbuhnya, siap membantu pengentasan kemiskinan dengan pola keroyokan.Hal itu disampaikan Ganjar seusai memimpin rapat koordinasi penanganan kemiskinan 17 Kabupaten di Ruang Rapat Kantor Gubernur B lantai lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/2). “Forum CSR kami siapkan dan beberapa perusahaan swasta kemarin hubungi saya karena kami mau mengumumkan ke publik. Kira-kira kalau kami bagi-bagi tugas, kami butuh hampir Rp500 miliar untuk mengintervensi kemiskinan ekstrem. Jadi enggak banyak sebenarnya,” jelas Ganjar. “Nanti Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian, Perdagangan kami banyak yang bisa membantu, atau dari perusahaan-perusahaan. Ini kami percepat,” katanya. “Sementara dari Dinasnaker [dinas ketenagakerjaan] kita sedang berkeliling untuk mengecek perusahaan agar mereka bisa membantu keluarga-keluarga yang di dalamnya ada yang tidak bekerja, terus kemudian bisa mendapatkan penghasilan. Ini yang yang ada,” ujarnya.

Tingkat Kepatuhan WP Badan Baru 67%

Yuniati Turjandini 01 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Tingkat kepatuhan wajib pajak (WP) dalam melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tingkat kepatuhan WP badan tergolong rendah, hanya berkisar 60-67%. Level kepatuhan tersebut lebih rendah dibanding kepatuhan WP orang pribadi (OP) yang mencapai 79-89%. “Tingkat kepatuhan WP badan dan WP orang pribadi meningkat dalam tiga tahun terakhir. WP badan meningkat dari 60% menjadi 67%, sedangkan WP orang pribadi meningkat dari 79% menjadi 89%,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direkorat Jenderal Pajak (DJP), Neilmaldrin Noor kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (27/2/2023). Neilmaldrin tidak setuju jika tingkat kepatuhan WP disebut rendah. Dia justru menyebut tren realisasi rasio kepatuhan melaporkan SPT Tahunan terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, pengamat pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar, anggota Komisi XI DPR M Misbakhun, dan pengamat pajak Ronny Bako yang dihubungi Investor Daily secara terpisah di Jakarta, Selasa (28/2), mengungkapkan, gaya hidup mewah (hedonisme) yang dipamerkan para oknum pejabat pajak dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi DJP yang bisa berujung pada menurunnya kepatuhan membayar pajak. (Yetede)

Pilihan Editor