Menanti Tuah Salim di IPO Amman Mineral Internasional
Grup Salim akan kembali mengantarkan usahanya ke Bursa Efek Indonesia. Salim Grup tak lama lagi akan membawa PT Amman Mineral Internasional (Amman) menjadi perusahaan publik lewat
Inital Public Offering
(IPO).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang menelaah dokumen pernyataan pendaftaran IPO Amman yang memakai jasa Mandiri Sekuritas sebagai
underwriter.
Kata sejumlah sumber KONTAN, Amman membidik dana IPO US$ 1 miliar, setara Rp 15,2 triliun dengan kurs US$ 1=Rp 15.200. Jika benar, IPO Amman akan jadi ketiga terbesar sepanjang sejarah bursa Indonesia, di bawah IPO BUKA Rp 21,9 triliun dan MTEL Rp 18,79 triliun.
IPO Amman menjadi salah satu yang ditunggu. Ini lantaran duet Salim dan Agus Prodjo di BUMI mampu menyudahi posisi saham BUMI dari satuan harga perdagangan terendah di bursa yakni gocap.
Kepada KONTAN, Alexander Ramlie Direktur Utama Amman enggan buka suara atas rencana IPO Amman. Alaxander juga belum bersedia membeberkan kinerja keuangan perusahaan, termasuk cadangan mineral tembaga Amman yang dikabarkan terbesar kedua setelah PT Freeport Indonesia serta kinerja keuangannya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023