;

INFLASI TERKENDALI : SUKU BUNGA ACUAN TAK BERANJAK

Ekonomi Hairul Rizal 01 Mar 2023 Bisnis Indonesia
INFLASI TERKENDALI : SUKU BUNGA ACUAN TAK BERANJAK

Bank Indonesia kembali memberikan sinyal untuk melanjutkan pengenduran kebijakan moneter menyusul tingkat inflasi indeks harga konsumen yang berangsur terkendali. Sejak inflasi meroket pada Agustus tahun lalu, bank sentral telah menaikkan suku bunga acuan total sebanyak 225 basis poin. Hal itu dieksekusi guna menjaga ekspektasi inflasi, baik inflasi indeks harga konsumen (IHK) maupun inflasi inti.Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa stance kebijakan BI konsisten diarahkan untuk mengendalikan laju inflasi di dalam negeri. Dia meyakini inflasi inti akan tetap terjaga di bawah 4% pada semester pertama tahun ini dan inflasi IHK akan kembali ke tingkat di bawah 4% pada semester kedua 2023. “Sehingga tidak diperlukan lagi kenaikan suku bunga karena inflasi akan kembali ke target dan ini sebagai bagian dari mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelas Perry, Selasa (28/2). Bisnis mencatat, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2023 bank sentral memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan sebesar 5,75%. Adapun, pada Januari 2023, laju inflasi tercatat terus berlanjut turun menjadi sebesar 0,34% secara bulanan dan 5,28% secara tahunan. Penurunan inflasi pada periode ini didorong oleh inflasi inti dan administered prices yang melandai serta inflasi bahan pangan bergejolak (volatile food) yang terjaga. Sementara itu, konsensus ekonom Bloomberg memperkirakan tingkat inflasi pada bulan kedua tahun ini bergerak relatif tenang, dengan estimasi rata-rata sebesar 5,43%. Adapun, estimasi atas inflasi pada Februari 2023 berada pada posisi 5,7%, sedangkan estimasi bawah sebesar 5%.Dalam kaitan ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kendati inflasi relatif terkendali pemerintah tetap mewaspadai risiko lesatan IHK jelang Ramadan dan Idulfitri.

Tags :
#Inflasi #Bunga
Download Aplikasi Labirin :