;

Inflasi Ubah Pola Konsumsi Masyarakat

Yoga 27 Feb 2023 Kompas

Inflasi yang melambung pada 2022 telah mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat. Masyarakat lebih memprioritaskan belanja kebutuhan sehari-hari ketimbang belanja barang keinginan. Riset Asian Insight SparX: Indonesia Consumption Basket, yang dirilis DBS Group Research, pekan lalu, menyebutkan, dengan inflasi yang tinggi, 96 % responden akan mengubah pola konsumsinya. (Yoga)

Transaksi Kripto 2022 Sebesar Rp 306,4 Triliun

Yoga 27 Feb 2023 Kompas

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mencatat, nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada 2022 mencapai Rp 306,4 triliun. Hingga bulan lalu, terdapat 16,9 juta pelanggan terdaftar. Menurut Ketua Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia Teguh Kurniawan Harmanda, Jumat (24/2), industri ini terus tumbuh dua tahun terakhir. (Yoga)

Berjualan secara Daring di Kios

Yoga 27 Feb 2023 Kompas

Lestari, berjualan tas secara daring melalui fasilitas siaran langsung di media sosial Facebook di kios miliknya di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, , Minggu (26/2). Berjualan secara daring menjadi salah satu strategi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas dengan tidak mengharuskan pembeli datang langsung ke pasar. (Yoga)

Natuna Kembangkan Wisata Gunung Ranai

Yoga 27 Feb 2023 Kompas

Pemkab Natuna, Kepulauan Riau, mengucurkan anggaran Rp 1 miliar dari dana alokasi khusus untuk mengembangkan wisata di Gunung Ranai. Namun, upaya itu masih terkendala aksesibilitas menuju   Natuna. Kadis Pariwisata Natuna Hardinansyah, Minggu (26/2) mengatakan, wisata Gunung Ranai amat berpotensi dikembangkan menjadi salah satu destinasi unggulan di kabupaten tersebut. Di Gunung Ranai terdapat air terjun, hutan gaharu, dan juga monyet endemik Natuna yang disebut kekah.

”Anggaran Rp 1 miliar itu akan kami gunakan untuk menyiapkan lokasi parkir, membangun loket dan gerbang, serta fasilitas mandi, cuci, dan kakus. Terkait rencana pembangunan untuk kepentingan wisata itu, kami sudah mengantongi izin dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Kepri,” kata Hardinansyah saat dihubungi dari Batam. Gunung Ranai merupakan salah satu dari sembilan destinasi wisata di Geopark atau Taman Bumi Nasional Natuna. Saat ini, Taman Bumi Natuna diusulkan kepada UNESCO untuk diakui menjadi taman bumi dunia. ”Daya tarik destinasi,Natuna tidak kalah dengan daerah lain. Namun, kunjungan wisatawan ke Natuna masih rendah karena biaya transportasi yang mahal,” ujarnya. (Yoga)


Kesenjangan Ekonomi Cukup Serius

Yuniati Turjandini 27 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID —Kesenjangan ekonomi yang cukup lebar perlu direspons dengan lebih sistematis oleh pemerintah dan para penyelenggara negara. Pemerintah diimbau untuk memastikan bahwa setiap petani harus memiliki lahan yang cukup. Tenaga kerja yang terus meningkat harus dialihkan ke sektor industri dan jasa. Pertumbuhan ekonomi harus lebih inklusif, menyentuh sektor padat karya, sektor yang menyerap banyak tenaga kerja. Dalam jangka pendek, laju inflasi, terutama sektor pangan, harus dikendalikan. Di tengah kesenjangan ekonomi yang melebar, para penyelenggara negara dan keluarganya tidak pantas memamerkan kekayaan, apalagi mempertontonkan tata hidup hedonis. Kasus putra pejabat Ditjen Pajak yang memamerkan mobil jeep Rubicon saat melakukan penganiayaan terhadap pemuda berusia 15 tahun sama sekali tidak mencerminkan sensitivitas sebagai warga negara dan putra pejabat. Seperti tercermin pada rasio gini 0,381, September 2022, tingkat kesenjangan ekonomi di Indonesia cukup lebar dan tidak ada penurunan signifikan sejak September 2019 saat rasio gini 0,380. Dalam rentang waktu dua dekade, rasio gini cenderung membesar. Pada tahun 2002, rasio gini Indonesia 0,344. Semakin mendekati nol, pemerataan semakin baik. Sebaliknya, rasio gini yang membesar menunjukkan peningkatan kesenjangan dan rasio gini 1,000 artinya 100% kesenjangan. (Yetede)

Penerapan ESG Makin Diakui Dunia, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional The Asset Triple A

Yuniati Turjandini 27 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA – Komitmen kuat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menerapkan praktik keuangan berkelanjutan di industri perbankan dalam negeri semakin diakui dunia. Terbaru, BRI meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang The Asset Triple A Country Awards 2022 For Sustainable Finance yang diselenggarakan di Hong Kong (23/02). The Asset sebagai pemberi penghargaan adalah lembaga riset dan penerbit berita bisnis serta industri keuangan Asia yang berdiri sejak 1999 dan berbasis di Hongkong. Sedangkan penghargaan The Asset Triple A Awards adalah pengakuan utama bagi mereka yang unggul di industrinya masing-masing. Adapun BRI menerima 2 penghargaan sekaligus sebagai ‘The Best Issuer for Sustainable Finance’ dan ‘Best Sustainability Linked Loan’. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto dan SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi. Dalam menerima penghargaan tersebut, BRI juga mengajak perwakilan Insan BRILiaN (pekerja BRI) secara langsung ke Hong Kong untuk menyaksikan dan menerima penghargaan. Insan BRILiaN yang ikut serta merupakan pekerja berprestasi, perwakilan tersebut diantaranya meliputi Kepala Unit (Kaunit), Mantri, Relationship Manager (RM) Kecil, RM Menengah, dan RM Konsumer. (Yetede)

45 Unit Link Raih Award

Yuniati Turjandini 27 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Sebanyak 45 produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link mampu menunjukkan kinerja apik sehingga layak menerima penghargaan pada ajang Unit Link Award 2023. Ke-45 produk dari 18 perusahaan asuransi tersebut mampu menyisihkan seluruh peserta, berjumlah 457 produk, yang diikutsertakan dalam pemeringkatan. Unit Link Award ini digelar oleh Majalah Investor—media di bawah Grup B-Universe -- bekerja sama dengan PT Infovesta Utama. Penganugerahan award dilakukan secara daring, Jumat (24/2/2023) di Jakarta. Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito mengungkapkan, awalnya ada 564 PAYDI yang diseleksi. Namun hanya 457 produk yang layak diikutsertakan dalam proses perhitungan pemeringkatan. Dia menyatakan, penyusutan jumlah produk terjadi karena pertimbangan eliminasi dengan beberapa ketentuan. Di antaranya, kinerja produk unit link yang belum mencukupi periode minimal tiga tahun, kinerja dan/atau data historis produk yang tidak wajar, maupun produk-produk dari perusahaan asuransi yang sedang atau pernah mengalami permasalahan reputasi dalam lima tahun terakhir. Akhirnya Dewan Juri memutuskan sebanyak 45 PAYDI dengan kinerja apik yang layak menerima penghargaan. (Yetede)

Menkeu: Pejabat Negara Pamer Harta Ciderai Kepercayaan Masyarakat

Yuniati Turjandini 27 Feb 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, kegiatan pejabat negara khususnya pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang gemar memamerkan harta seperti motor besar (moge) akan menyebabkan degradasi kepercayaan masyarakat. Hal ini menjadi ironi tersendiri dan menimbulkan persepsi masyarakat terhadap Kementerian Keuangan (Kemenkeu) termasuk DJP. “Bahkan apabila moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi, mengendarai dan memamerkan moge bagi pejabat/pegawai pajak dan Kemenkeu telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik. Ini mencederai kepercayaan masyarakat,” ucap Sri Mulyani dikutip dari akun Instagram resmi dengan nama akun @smindrawati, Minggu (26/2/2023). Beberapa hari ini ramai pemberitaan tentang Dirjen Pajak Suryo Utomo mengendarai moge bersama klub Blasting Rijder DJP, yaitu komunitas pegawai pajak yang menyukai naik motor besar. Hal ini turut menimbulkan erosi kepercayaan dari masyarakat ke pegawai DJP. Oleh karena itu, Menkeu sudah memberikan instruksi kepada Dirjen Pajak agar membubarkan klub Blasting Rijder. “Saya meminta agar klub Blasting Rijder DJP dibubarkan. Hobi dan gaya hidup mengendarai moge (dapat) menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai DJP,” tegas Sri Mulyani. (Yetede)

PAN Isyaratkan Usung Ganjar-Erick pada Pilpres 2024

Yuniati Turjandini 27 Feb 2023 Investor Daily (H)

SEMARANG, ID - Partai Amanat Nasional (PAN) mengisyaratkan nama Ganjar Pranowo dan Erick Thohir akan diusung sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024. Hal tersebut tersirat ketika Ketua Umum PAN Zulkifli  Hasan membacakan sebuah pantun pada akhir pidato sambutan Rapat Koordinasi Nasional Pemenangan Pemilu PAN di Semarang, Minggu (26/2/2023). “Izinkan saya mengakhiri pidato pada Rakornas PAN. Jalan-jalan ke Simpanglima, jangan lupa beli lumpia. Kalau Pak Ganjar dan Pak Erick sudah bersama, Insya Allah Indonesia tambah jaya,” kata Zulhas, sapaan akrab Ketua Umum PAN yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan kader yang menghadiri rakornas. Acara Rakornas PAN ini dibuka oleh Presiden Jokowi dan dihadiri Menteri Negara BUMN Erick Tohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. Acara ini juga dihadiri sebanyak 1.4. (Yetede)

Aset Membludak Pemungut Pajak

Yuniati Turjandini 27 Feb 2023 Tempo

Kekayaan Rafael Alun Trisambodo terus menjadi sorotan publik. Pria yang terakhir menjabat eselon III di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebelum dicopot Menkeu Sri Mulyani itu, seperti tercatat di laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) 2021, memiliki harta Rp 56 miliar, naik 27,8 % dari kepemilikannya pada 2018, sebesar Rp 44,08 miliar. Nominal kekayaan Rafael jauh melampaui Dirjen Pajak, Suryo Utomo, yang "hanya" Rp 14,45 miliar. Nilai harta bekas Kabag Umum Kantor Wilayah DJP Jaksel II itu bahkan mendekati aset Sri Mulyani, eks direktur pelaksana Bank Dunia, Rp 58 miliar. Tak pelak, jumlah kekayaan Rafael membuat publik bertanya-tanya mengenai sumber harta tersebut.

Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai jumlah aset Rafael sangat fantastis untuk pejabat selevel eselon III. Berdasarkan simulasi Fitra, pejabat eselon I DJP, seperti Suryo Utomo, dengan gaji pokok Rp 5,2 juta dan tunjangan kinerja Rp 117,3 juta membutuhkan 30 tahun untuk mendapatkan harta Rp 56 miliar. Itu pun dengan catatan, selama rentang waktu tersebut, gaji dan tunjangan kinerja yang diterima ditabungkan. Adapun pejabat eselon III dengan gaji pokok Rp 4,7 juta dan tunjangan kinerja Rp 46,4 juta membutuhkan waktu 98 tahun untuk mencapai nominal Rp 56 miliar. "Tentu ini tidak masuk akal. Sulit diterima nalar sehat," ujar Sekretaris Jenderal Fitra, Misbah Hasan, kepada Tempo, akhir pekan lalu.. (Yetede)


Pilihan Editor