;

Siap-Siap Pemerintah Mulai Batasi Distribusi Elpiji 3 Kg

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Kontan (H)

Bersiaplah! Pemerintah dalam waktu dekat bakal memperketat distribusi subsidi elpiji 3 kilogram (kg). Akhir bulan lalu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif telah merilis Keputusan Menteri ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang Liquefied Petroleum Gas Tertentu Tepat Sasaran. Aturan ini menjadi payung hukum pengendalian subsidi elpiji 3 kg, yang volume konsumsinya terus menanjak dan berpotensi menjebol anggaran subsidi energi. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji bilang, beleid ini bertujuan untuk mewujudkan pasokan elpiji yang memadai dan dapat diakses masyarakat secara berkelanjutan dengan harga yang terjangkau. "Aturan ini juga menjamin distribusi elpiji 3 kg tepat sasaran dan tepat harga bagi konsumen pengguna tertentu, yaitu rumah tangga, usaha mikro, nelayan sasaran dan petani sasaran," kata Tutuka, akhir pekan lalu (5/3). Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Banjaran Surya Indrastomo menilai, kebijakan ini serupa dengan kebijakan registrasi pembelian bahan bakar Pertalite tahun lalu. "Dampaknya lebih ke administrasi, bukan inflasi," ujarnya, Senin (6/3).

Subsidi Motor Listrik Cair, Motor BBM Tetap Cair

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Kontan (H)

Pemerintah akan mulai mengucurkan subsidi pembelian kendaraan listrik pada 20 Maret 2023. Tapi, subsidi pembelian motor listrik tak efektif mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jika tak diimbangi dengan pembatasan penjualan kendaraan bermotor. Tahap awal, pemerintah akan mengalokasikan subsidi motor listrik sebesar Rp 1,75 triliun. Anggaran itu dialokasikan untuk subsidi pembelian 200.000 unit sepeda motor listrik, serta biaya konversi sepeda motor konvensional menjadi motor listrik yang menyasar 50.000 unit. Nilai subsidi pembelian maupun konversi ditetapkan sama, yakni Rp 7 juta per unit. Alhasil, Rp 1,4 triliun untuk subsidi pembelian motor listrik dan Rp 350 miliar untuk konversi motor listrik. "Kami berharap bantuan ini bisa mulai diberikan pada 20 Maret 2023," ungkap Febrio Nathan Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Senin (6/3). Subsidi pembelian motor listrik akan diprioritaskan bagi pelaku UMKM, terutama penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pelanggan listrik 450 VA-900 VA juga menjadi target subsidi ini. Selain motor listrik, pemerintah akan memberi subsidi untuk 39.500 unit mobil listrik dan 138 unit bus listrik. Namun, besaran subsidi pembelian mobil dan bus listrik masih digodok. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, subsidi ini hanya diberikan bagi kendaraan listrik yang diproduksi di dalam negeri atau memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% atau lebih. Saat ini baru dua merek mobil listrik yang memenuhi syarat TKDN, yakni Hyundai dan Wuling. "Untuk kendaraan roda dua, ada tiga produsen motor yang memenuhi syarat TKDN, yaitu Gesits, Volta dan Selis," kata Agus.

Bansos Pangan Tak Bisa Redam Inflasi

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Kontan

Pemerintah bakal menggelontorkan bantuan sosial (bansos) pangan selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Namun, bansos pangan tersebut diperkirakan tak akan signifikan mengerek daya beli masyarakat. Akhir pekan lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, bansos pangan dalam bentuk beras, telur dan ayam akan diberikan kepada masyarakat selama tiga bulan, yakni Maret, April dan Mei. Rencananya, bansos pangan tersebut akan diberikan kepada masyarakat penerima program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Yang helas menurut Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir, bansos tersebut digelontorkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang puasa dan Lebaran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun ini. "Apalagi momentumnya Maret sudah Ramadan dan April pada Idul Fitri, sehingga dampak multiplier-nya sangat besar terhadap peningkatan kegiatan ekonomi," tandas Iskandar kepada KONTAN, Senin (6/3). Namun, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, bansos pangan tidak mampu menekan harga pangan selama momen perayaan puasa dan Lebaran. Sebab, tekanan kenaikan harga bersumber dari masalah pasokan, distribusi hingga kenaikan permintaan pasca pelonggaran mobilitas. Bhima juga bilang, bansos pangan tersebut belum mampu mengkaver potensi lonjakan inflasi periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini yang diramal bisa mencapai 5,8% year on year (yoy) hingga 6,7% yoy. Alhasil, bansos tidak akan signifikan mendongrak daya beli masyarakat.

Sektor Tambang Sulit Tumbuh Tinggi Seperti Tahun Lalu

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Kontan

Pertumbuhan kinerja emiten-emiten anggota indeks LQ45 di 2022 lalu memang terbilang istimewa. Emiten LQ45 yang sudah merilis kinerja di 2022 rata-rata mencetak pertumbuhan laba bersih dua digit. Bahkan pertumbuhan laba bersih emiten LQ45 yang bergerak di sektor tambang mencapai ratusan persen. Pertumbuhan laba bersih tertinggi dicetak oleh PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA). Sepanjang 2022, emiten energi ini mencetak kenaikan laba bersih 893,31%. ESSA juga merupakan emiten LQ45 dengan kenaikan pendapatan tertinggi, mencapai 141,07%. Di urutan kedua sampai keempat emiten dengan pertumbuhan laba tertinggi ada nama PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT United Tractors Tbk (UNTR). Keempat emiten ini juga mencetak pertumbuhan pendapatan tertinggi di 2022. Jadi, emiten sektor komoditas energi menjadi emiten dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tertinggi di 2022. Ini terjadi berkat kenaikan harga komoditas energi. "Rata-rata harga batubara sempat berada di atas level US$ 357 per ton di 2022 dan rata-rata harga minyak sempat berada di atas US$ 95 per barel di 2022," jelas Rio Febrian, Analis Phintraco Sekuritas, Senin (6/3). Rio menilai di sektor tambang, ITMG dan UNTR masih menarik dikoleksi.

Februari 2023, SWI Temukan Delapan Entitas Investasi Ilegal

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Kontan

Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK kembali menemukan delapan entitas yang melakukan penawaran investasi tanpa izin di periode Februari 2023. Empat di antaranya menawarkan investasi tanpa izin. Sedangkan sisanya melakukan kegiatan tanpa izin lainnya. SWI akan berkoordinasi untuk melakukan pemblokiran terhadap situs atau aplikasi yang melakukan penawaran investasi tanpa izin tersebut. SWI juga menyampaikan laporan informasi ke Bareskrim Polri untuk dilakukan penindakan. Salah satu entitas ilegal tersebut mencatut nama Ciputra Enterpreneurs Club dan menawarkan investasi tanpa izin lewat situs eclubciputra.com. Kemarin, situs ini tertulis sedang dalam perbaikan. Tongam Lumban Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, mengatakan, masih maraknya penawaran investasi ilegal akan terus jadi perhatian SWI. "Masyarakat kami imbau selalu waspada dan berhati-hati dalam memilih tawaran investasi," kata Tongam dalan keterangannya, Senin (6/3).

OBRAL INSENTIF KENDARAAN LISTRIK

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Bisnis Indonesia (H)

Mesin industri otomotif di dalam negeri berpotensi menderu kencang, setelah pemerintah mengumumkan beragam insentif untuk kendaraan listrik yang berlaku mulai 20 Maret mendatang. Penjualan ritel kendaraan listrik berbasis baterai pun siap melambung menyusul keputusan pemerintah memberikan insentif khusus untuk pembelian kendaraan jenis tersebut. Apalagi, penjualan mobil listrik tengah melaju. Buktinya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) pada 2022 sudah meningkat hingga 1.407,5% daripada 2021 atau menjadi 10.327 unit. Hal yang sama juga terjadi untuk kategori sepeda motor listrik. Sejumlah insentif yang ditebar pemerintah guna menggairahkan penjualan kendaraan listrik antara lain subsidi pembelian sepeda motor listrik sebesar Rp7 juta yang produksinya dilakukan di domestik, serta subsidi konversi sepeda motor konvensional ke listrik senilai Rp7 juta per unit. Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut B. Pandjaitan mengatakan bahwa kebijakan itu sebagai langkah awal Indonesia menjadi produsen kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di dunia.

Selain untuk sepeda motor listrik, pemerintah juga mengalokasikan insentif khusus untuk mobil listrik dengan kuota 35.900 unit. Namun, Luhut masih enggan menyebutkan bentuk insentif mobil listrik itu. Jika dirunut ke belakang, pemerintah mewacanakan insentif pemangkasan PPN dari 11% menjadi 1% untuk pembelian mobil listrik agar setara dengan Thailand. Kendati demikian, pemerintah sejatinya tak mengobral insentif begitu saja tanpa ada syarat yang harus dipenuhi. Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, kendaraan listrik yang berhak mendapatkan insentif harus memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40%. Saat ini, terdapat lima merek kendaraan listrik yang memiliki TKDN 40% yaitu Hyundai dengan Ioniq 5 dan Wuling dengan produk Air ev, sedangkan sepeda motor listrik adalah Gesit, Volta, dan Selis. Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Rida Mulyana mengatakan penggunaan KBLBB memungkinkan penurunan 0,03 juta ton efek gas rumah kaca, dan peningkatan lapangan kerja.

Tata Investasi Dana Publik

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Bisnis Indonesia

Setelah menyelesaikan permasalahan di Asuransi Jiwasraya dan Asabri, Kementerian BUMN kembali mengungkap permasalahan tata kelola investasi di Dana Pensiun BUMN. Selain dugaan faktor kecurangan dan korupsi, masalah keahlian tim pengelola menjadi kendala utama (Bisnis Indonesia, “Dapen BUMN Bermasalah Dikelola Bukan Ahlinya”, 24 Januari 2023). Untuk mencegah terjadinya kerugian investasi dana publik karena korupsi dan salah investasi, dapat dilakukan dengan mengendalikan dua aspek proses investasi, yaitu: kebijakan alokasi aset dan pilihan strategi investasi. Kebijakan investasi alokasi aset mengatur jenis aset yang menjadi target investasi dan proporsinya. Kelas aset yang bisa menjadi pilihan investasi di antaranya: uang tunai/deposito, Surat Utang Negara (SUN), obligasi korporasi, saham, komoditas (seperti emas), dan tanah/properti. Selain itu, ada kelas aset investasi alternatif seperti private equity, venture capital, dan kepemilikan langsung di perusahaan non-publik. Informasi kelas aset finansial seperti Deposito, SUN, obligasi, saham, dan emas tersedia dengan sangat transparan dari bursa, regulator, dan media, serta mudah diakses untuk diverifikasi. Hanya saja, bila manajer investasi (MI) dana publik mempunyai diskresi atas transaksi instrumen, seperti saham, juga dapat menimbulkan kerugian besar. Ini yang terjadi di Jiwasraya, Asabri, dan Dapen Pertamina. Pertama, MI dana publik berinvestasi pada saham yang bermasalah karena konflik kepentingan (curang). Kedua, MI mengalokasikan porsi berlebihan pada saham bermasalah tersebut. Untuk mencegah tata kelola investasi saham yang buruk terjadi, maka strategi investasi yang diterapkan harus memenuhi kriteria sederhana, transparan, netral terhadap risiko pasar, konsisten, akuntabel, dan efisien secara biaya (paling murah). Portofolio reksa dana indeks transparan karena siapa pun dapat mengetahui saham-saham apa saja dan komposisinya dalam reksa dana sesuai indeks yang ada. Baik Direksi, Dewan Pengawas, dan Auditor dana publik mudah melakukan verifikasi apakah reksa dana mengikuti dengan baik indeks yang menjadi acuannya.

AKSI KORPORASI : Titan Group Bidik Lonjakan Produksi Batu Bara

Hairul Rizal 07 Mar 2023 Bisnis Indonesia

Titan Infra Energy Group mengincar pertumbuhan produksi batu bara sebesar 42,8% menjadi sekitar 20 juta ton pada tahun ini dari sebelumnya 14 juta ton pada 2022 melalui pengoperasian proyek 1D Upgrade Phase 1.Direktur Utama PT Titan Infra Energy Darwan Siregar mengatakan, pengoperasian proyek tersebut bakal meningkatkan fasilitas pelabuhan yang saat ini, sehingga mampu mendukung target produksi sebanyak 20 juta ton per tahun.Dia memastikan perusahaan melalui PT Swarnadwipa Dermaga Jaya akan terus mengembangkan fasilitas di pelabuhan yang terletak di Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatra Selatan itu agar bisa menyesuaikan produksi dengan permintaan pasar. Untuk diketahui, Titan Infra Energy telah memiliki jalur khusus angkutan batu bara yang dikelola oleh anak perusahaannya PT Servo Lintas Raya. Saat ini, setidaknya ada 15 perusahaan tambang yang memanfaatkan jalur sepanjang 120 kilometer yang menghubungkan mulut tambang hingga stockpile di sungai.Chairman Titan Group Handoko A. Tanuadji mengatakan, selain meningkatkan produksi perusahaan, pihaknya juga bakal membawa Servo Lintas Raya dan Swarnadwipa Dermaga Jaya melantai di Bursa Efek Indonesia.

Insentif Segera Digulirkan

Yoga 07 Mar 2023 Kompas

Pemerintah menggulirkan program bantuan pemerintah atau insentif untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai pada Maret tahun ini yang bertujuan untuk mendorong percepatan adopsi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan menarik investor kendaraan listrik masuk ke Indonesia. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, produksi ataupun penjualan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia belum dapat berjalan secara cepat sejak terbit Perpres No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Dalam Perpres No 55/2019 disebutkan, percepatan program KBLBB didorong dalam rangka peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi, konservasi energi sektor transportasi, serta terwujudnya energy bersih, kualitas udara bersih, dan ramah lingkungan, serta yang terpenting adalah mengurangi ketergantungan pada impor BBM.

”Untuk itu, kami berinisiatif menerbitkan program bantuan pemerintah (insentif) untuk KBLBB sebagai langkah awal untuk meningkatkan keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat terhadap kendaraan listrik yang lebih luas serta memacu perkembangan industry otomotif energi baru. Program ini akan berlaku efektif pada 20 Maret 2023,” katanya di Jakarta, Senin (6/3). Selama ini, menurut Luhut, adopsi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai belum bisa berjalan dengan cepat karena masih terdapat perbedaan harga yang signifikan antara kendaraan listrik dan kendaraan konvensional. Disparitas harga itu menghalangi kemampuan masyarakat bertransisi ke kendaraan listrik. . ”Jika program insentif berjalan lancar dan adopsi massal terjadi, industri dalam negeri KBLBB akan terbentuk dan harga KBLBB akan menjadi lebih terjangkau,” ujarnya. (Yoga)


Mandiri Manajemen Investasi Terbitkan Reksadana ETF Baru

Yoga 07 Mar 2023 Kompas

Produk investasi di Bursa Efek Indonesia bertambah lagi. Kali ini PT Mandiri Manajemen Investasi, anak usaha Mandiri Sekuritas yang bergerak di bidang manajemen investasi, meluncurkan Reksadana Mandiri ETF LQ45, di Jakarta, Senin (6/3). Reksa dana Exchange Traded Fund (ETF) berbeda dari reksa dana konvensional. ETF yang dikelola secara pasif mengacu pada indeks tertentu. Kinerjanya menjadi cerminan dari indeks tersebut. ETF juga diperdagangkan pada jam bursa dengan harga seketika. Sementara harga reksa dana konvensional ditetapkan ketika hari bursa berakhir.

Mandiri Manajemen Investasi mengeluarkan reksa dana yang mengacu pada indeks LQ45, yaitu indeks yang memuat 45 saham terlikuid di BEI. Portofolio dari reksa dana tersebut disesuaikan dengan saham-saham di dalam daftar LQ45 tersebut. Dirut Mandiri Manajemen Investasi Aliyahdin Saugi mengatakan, saham yang termasuk dalam indeks LQ45 memiliki total kapitalisasi pasar 56,68 % dari keseluruhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ”Saham dalam indeks LQ45 dapat menjadi sarana yang efisien bagi investor untuk memiliki eksposur pada pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Aliyahdin. (Yoga)


Pilihan Editor